Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

REVIEW ANATOMI & FISIOLOGI SISTEM INTEGUMEN

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "REVIEW ANATOMI & FISIOLOGI SISTEM INTEGUMEN"— Transcript presentasi:

1 REVIEW ANATOMI & FISIOLOGI SISTEM INTEGUMEN
LUKY DWIANTORO

2 anat_muskuloskeletal/ikun/2007

3 anat_muskuloskeletal/ikun/2007

4 anat_muskuloskeletal/ikun/2007

5 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
ANATOMI Anatomi = ilmu urai Ilmu yg mempelajari suatu bangun atau suatu bentuk dengan mengurai-uraikannya ke dalam bagian-bagiannya Anatomi makroskopik  hanya menggunakan mata Anatomi mikroskopik  juga menggunakan mikroskop  histologi (histos = jaringan; logos = ilmu) anat_muskuloskeletal/ikun/2007

6 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
SIKAP ANATOMI Secara deskriptif: tubuh manusia sll dipandang dlm sikap anatomi Sikap anatomi “mata memandang lurus ke depan, sejajar bidang Jerman (bidang yg melalui pinggir bawah lekuk mata dan pinggir atas liang pendengaran luar), mendatar, kedua lengan tergantung di samping badan dengan tapak tangan menghadap ke depan, badan tegak dan kedua kaki berdampingan dengan jari-jari kaki mengarah ke depan.” anat_muskuloskeletal/ikun/2007

7 Istilah-istilah dalam Anatomi
Bidang Median: bidang yg membagi badan dlm 2 belahan, kiri dan kanan Sagital: bidang yg sejajar dgn bidang median Paramedian: bidang sagital yang dekat pada bidang median Frontal: bidang yg tegak lurus pd bidang median dan sejajar dg sumbu panjang badan Transversal: bidang melintang yang tegak lurus pada sumbu panjang badan anat_muskuloskeletal/ikun/2007

8 Istilah-istilah dalam Anatomi
Arah Transversal: arah kiri-kanan Sagital: arah muka-belakang Longitudinal: arah sumbu panjang anat_muskuloskeletal/ikun/2007

9 Istilah-istilah dalam Anatomi
Letak Anterior: letak lebih dekat ke bagian depan badan Posterior: letak lebih dekat ke bagian belakang badan Superior: letak lebih dekat ke atas (kepala) Inferior: letak lebih dekat ke bawah (kaki) Medial: letak lebih dekat ke bidang median Lateral: letak lebih jauh dari bidang medial Kranial: letak lebih dekat ke kepala Kaudal: letak lebih dekat ke ekor anat_muskuloskeletal/ikun/2007

10 Istilah-istilah dalam Anatomi
Ventral: letak lebih dekat ke perut Dorsal: letak lebih dekat ke punggung Rostral: lebih dekat ke pertengahan (regio oris & regio nasi); lebih dekat ke ujung depan Radial: lebih dekat ke os radius; Ulnar: lebih dekat ke os ulna Tibial: lebih dekat ke os tibia; Fibular: lebih dekat ke os fibula Distal: lebih jauh dari batang badan; proksimal: lebih dekat dr batang badan anat_muskuloskeletal/ikun/2007

11 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
JARINGAN PENGERTIAN JARINGAN ADALAH; SEKUMPULAN SEL YANG SERUPA BENTUK , BESAR DAN FUNGSINYA SERTA TERIKAT MENJADI SATU. MACAM-MACAM JARINGAN JARINGAN EPITEL JARINGAN OTOT JARINGAN SARAF JARINGAN IKAT/ KONEKTIF anat_muskuloskeletal/ikun/2007

12 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
JARINGAN EPITEL JARINGAN PENUTUP YANG MENUTUPI PERMUKAAN TUBUH BAGIAN LUAR DAN DALAM YANG BERHUBUNGAN DENGAN UDARA. DI DALAM JARINGAN INI TERDAPAT PEMBULUH DARAH TERDAPAT DI PERMUKAAN KULIT, SELAPUT LENDIR, JALAN NAFAS DAN PENCERNAAN/ VISERAL. BENTUK JARINGAN INI TERDIRI DARI ; BERBENTUK GEPENG/EPITEL SKUAMOSA BERBENTUK KUBUS/ EPITEL KUBOIDEA BERBENTUK SILINDER/ EPITEL KOLUMNAR PADA BEBERAPA TEMPAT MEMBENTUK ALAT YANG DISEBUT KELENJAR MENGHASILKAN GETAH UNTUK SEKRESI/ PAKAI DAN EKSKRESI/ BUANG. anat_muskuloskeletal/ikun/2007

13 FUNGSI JARINGAN EPITEL
PROTEKSI, melindungi jaringan di bawahnya ABSORPSI, menyerap zat-zat, mis. pd usus. SEKRESI, mengeluarkan & menghasilkan zat-zat yg berguna bagi tubuh, mis. kelenjar SENSASI, rangsang sensorik menembus sel epitel yg memiliki reseptor/ujung-ujung saraf sensorik EKSKRESI, mengeluarkan zat-zat yg sudah tdk berguna, mis. Epitel pd ginjal & kelenjar keringat FILTRASI, menyaring zat-zat, mis. Dinding kapiler darah & kapsula bowman pd ginjal DIFUSI, memperantarai difusi gas, cairan, & zat gizi PEMBERSIH, epitel bersilia membantu membersihkan partikel & benda asing yg masuk ke saluran anat_muskuloskeletal/ikun/2007

14 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
Kelenjar Kumpulan sel yg berfungsi sebagai organ sekretori atau ekskretori berupa hormon, enzim, metabolit, & molekul lain Macam-macam kelenjar: 1. Kelenjar eksokrin; memiliki saluran & mengalirkan produknya ke permukaan tubuh 2. Kelenjar endokrin: tdk memiliki saluran ke permukaan tubuh; produk yg dihasilkan menembus membran sel ke interstisial & berdifusi ke kapiler anat_muskuloskeletal/ikun/2007

15 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
Kelenjar Eksokrin Merocrine Produk yg disekresi dikeluarkan dg cara eksositosis vesikel ke permukaan apeks kelenjar. Sbgn besar kelenjar merupakan kel.merokrin. Apokrin Bagian apeks dari sel terlepas & hilang selama proses sekresi. Produk sekresi mengandung komponen sel spt membran sel. Cth: kelenjar payudara Holokrin Sel sekretori dilepaskan sbg & mrpkn bgn dari produk. Cth: kelenjar keringat di aksila, area pubis, & areola payudara; kelenjar sebasea  anat_muskuloskeletal/ikun/2007

16 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
Kelenjar Endokrin Kelenjar yg menghasilkan hormon Beberapa kelenjar endokrin: 1) Kelenjar hipofisis 2) Kelenjar tiroid 3) Kelenjar adrenal 4) Pankreas 5) Ovarium 6) Testis anat_muskuloskeletal/ikun/2007

17 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
JARINGAN IKAT Fungsi utama: menyokong tubuh & mengikat atau menghubungkan bbrp macam jaringan yg berbeda. Fungsi lain: - membentuk kerangka kerja mekanik untuk bergerak, mis.sistem rangka Merupakan substansi intrasel terbesar (disebut substansi dasar atau matriks) Matriks dapat berbentuk padat (mis.pd tulang), lunak (sbg jar.ikat longgar), atau cairan (mis.darah) anat_muskuloskeletal/ikun/2007

18 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
JARINGAN IKAT Macam-macam jaringan ikat: Jaringan ikat longgar - serat kolagen - serat elastin - serat retikular Jaringan ikat fibrosa: sbgn bsr tersusun atas serat kolagen yg rapat - ligamen & tendon Jaringan ikat khusus - jaringan adiposa  lemak - tulang rawan/ kartilago  serat kolagen dl substansi gel - tulang  serat kolagen & mineral (kalsium fosfat) - darah anat_muskuloskeletal/ikun/2007

19 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
SISTEM INTEGUMEN Mrpkn organ terbesar, tertipis, & sangat penting (vital, diverse, complex, extensive) Mampu memperbaiki sendiri (self-repairing) & mekanisme pertahanan tubuh pertama (pembatas antara lingkungan luar tubuh dg dalam tubuh) Pd orang dewasa: luas=1,6-1,9 m2; tebal= 0,05-0,3cm anat_muskuloskeletal/ikun/2007

20 anat_muskuloskeletal/ikun/2007

21 anat_muskuloskeletal/ikun/2007

22 anat_muskuloskeletal/ikun/2007

23 Fungsi Sistem Integumen
PELINDUNG; dr kekeringan, invasi mikroorganisme, sinar ultraviolet, & … mekanik, kimia, atau suhu PENERIMA SENSASI; sentuhan, tekanan, nyeri, & suhu PENGATUR SUHU; menurunkan kehilangan panas saat suhu dingin & meningkatkan kehilangan panas saat suhu panas FUNGSI METABOLIK; menyimpan energi mll cadangan lemak; sintesis vitamin D EKSKRESI & ABSORPSI anat_muskuloskeletal/ikun/2007

24 Struktur kulit (membran kutan)
Epidermis Dermis Lapisan subkutan/ hipodermis/fasia superfisial  jaringan lemak & areolar Kulit tipis  kulit yg menutupi sbgn besar permukaan tubuh Kulit tebal  kulit yg menutupi telapak tangan & kaki anat_muskuloskeletal/ikun/2007

25 anat_muskuloskeletal/ikun/2007

26 anat_muskuloskeletal/ikun/2007

27 anat_muskuloskeletal/ikun/2007

28 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
EPIDERMIS Dibentuk oleh 5 lapis sel epitel: Stratum corneum tdd sel skuamosa yg sangat tipis; mengandung keratinosit Stratum lucidum Tdd keratinosit yg bersih, tdk berinti, & tdk jelas batas antar selnya; sel berisi materi spt gel (eleidin) yg akan diubah mjd keratin; eleidinlemak berikatan dg proteinmenghambat masuk/keluarnya air; pd kulit tipis lapisan ini tdk ada. Stratum granulosum Proses keratinisasi dimulai dr lapisan ini. Tdd 2-4 lapis sel yg berisi granul (keratohyalin) yg dibutuhkan untuk pembentukan keratin. Sitoplasma sel memiliki kadar enzim lysosom yg tinggi, inti sel tdk ada & berdegenerasi. Pd kulit tipis lapisan ini tidak ada. anat_muskuloskeletal/ikun/2007

29 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
EPIDERMIS Stratum spinosum Tdd 8-10 lapis sel yg berbentuk tdk teratur (polyhedral). Sel pd lapisan ini kaya akan RNA yg menginisiasi sintesis protein untuk produksi keratin. Stratum basale Tdd 1 lapis sel kolumnar yg dapat mengalami mitosis  aktivitas regenerasi  sel berpindah dari lapisan terbawah ke paling atas Stratum germinativum (growth layer)  stratum spinosum + stratum basale anat_muskuloskeletal/ikun/2007

30 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
DERMIS Tdd lapis tipis papil & retikular tebal Lapisan dermis lebih tebal drpd epidermis Bny tdp jaringan saraf & ujung-ujung saraf reseptor sensori somatik Bny tdp pembuluh darah  regulasi suhu tubuh anat_muskuloskeletal/ikun/2007

31 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
DERMIS Lapisan papil (dermal papillae) Lapisan retikular - tdd retikulum jaringan serat kolagen (terbanyak) & serat elastin - tmpt menempelnya serat otot rangka (wajah & kulit kepala) & otot polos (arrector pili muscles/ akar rambut) - tdpt reseptor sensori somatik (rasa nyeri, tekanan, sentuhan, & suhu) anat_muskuloskeletal/ikun/2007

32 anat_muskuloskeletal/ikun/2007
Warna Kulit Penentu dasar warna kulit: kuantitas melanin yg tersimpan di dlm sel epidermis Melanosit yg memproduksi pigmen tersebar di stratum basale epidermis Melanosit: mengubah as.amino tyrosin mjd pigmen melanin coklat kehitaman yg diatur oleh enzim tyrosinase. Konversi tyrosin mjd pigmen tgtg pd: (1) gen/ keturunan , (2) paparan cahaya matahari, (3) hormon ACTH Pd keadaan ttt yg bersifat sementara, warna kulit berubah oleh perubahan volume darah yg melalui kapiler kulit & jumlah hemoglobin yg teroksigenasi anat_muskuloskeletal/ikun/2007

33 SELAMAT BELAJAR


Download ppt "REVIEW ANATOMI & FISIOLOGI SISTEM INTEGUMEN"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google