Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bab 4 Standar Audit dan Akuntansi Global

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bab 4 Standar Audit dan Akuntansi Global"— Transcript presentasi:

1 Bab 4 Standar Audit dan Akuntansi Global

2 Tujuan Pembelajaran Faktor yg mendorong harmonisasi Perbedaan harmonisasi dan konvergensi Keuntungan, Kecaman, dan Hambatan Standar Internasional Penerapan Standar Internasional Organisasi Internasional yang mendukung Konvergensi Akuntansi

3 Faktor yang mendorong harmonisasi
Berkembangnya globalisasi bisnis internasional dan pasar surat berharga. Meningkatnya pencatuman saham oleh banyak perusahaan. Beragam perbedaan utama dalam persyaratan dan pembuatan laporan keuangan diseluruh dunia. Meningkatnya kebutuhan pengguna laporan keuangan untuk membandingkan informasi dari perusahaan di dunia.

4 Harmonisasi mrp penghapusan perbedaan antara berbagai standar yang sudah ada.
Konvergensi mrp pembuatan standar baru yang belum tercantum dalam standar yang sudah ada.

5 Konvergensi akuntansi mencakup:
Standar akuntansi (peraturan untuk menyajikan laporan keuangan); Pengungkapan yg dibuat oleh perusahaan- perusahaan publik terkait dg penawaran surat berharga dan pencatatan pada bursa efek; dan Standar audit (peraturan untuk menjalankan audit)

6 Keuntungan dari Standar Internasional
Daya banding informasi keuangan internasional => akan menghilangkan kesalah pahaman yang ada sekarang mengenai keandalan laporan keuangan luar negeri dan menghilangkan salah satu rintangan bagi arus investasi internasional. Penghematan waktu dan uang yang sekarang dibutuhkan untuk mengkonsolidasi informasi keuangan yang berbeda untuk menyesuaikan diri dengan hukum dan praktik nasional. Ada kecenderungan bagi standar akuntansi diseluruh dunia untuk diangkat ke tingkat tertinggi dan untuk konsisten dengan kondisi ekonomi, hukum, dan sosial lokal.

7 Argumen yang membenarkan upaya standarisasi akuntansi
Kepentingan khusus dari manajer yang bertanggungjawab bagi pelaporan keuangan dan kebutuhan pemakai informasi keuangan. Keterbatasan kapasitas penerima informasi keuangan untuk menginterpretasi informasi secara tepat. Kredibilitas keseluruhan proses pelaporan keuangan dan profesi akuntansi yang mendukungnya. Perlunya daya banding informasi keuangan yang diungkapkan.

8 Kecaman terhadap Standar Internasional
Pengamat mengatakan bahwa: Merupakan cara perusahaan jasa akuntansi profesional internasional besar untuk mempertinggi potensi pendapatan mereka. Adanya kepentingan politik nasional seringkali mencampuri urusan akuntansi dan gangguan politik internasional tersebut akan membahayakan hasil akuntansi keluar batas toleransi.

9 Hambatan standarisasi akuntansi internasional
Perbedaan latar belakang nasional dan tradisi Perbedaan kebutuhan dari berbagai lingkungan ekonomi Tantangan standarisasi terhadap kedaulatan nasional

10 Penerapan Standar Internasional
Perjanjian internasional atau politik Ketika standar akuntansi diterapkan melalui proses politik , hukum, atau peraturan biasanya ada pihak yang berkepentingan yang mengatur proses penerapan tersebut. Ketaatan sukarela (atau anjuran profesional) Usaha-usaha standar internasional lain dlm bidang akuntansi pada dasarnya dilakukan secara sukarela. Standar2 tsb akan diterima atau tdk tergantung pd orang2 yg menggunakan standar akuntansi. Keputusan oleh badan pembuat standar akuntansi nasional Ketika standar nasional dan internasional berbeda satu sama lain, praktik yang ada mengunggulkan standar nasional. Jika tekanan persaingan bisnis atau pasar keuangan mendorong perusahaan multinasional untuk mengunakan standar internasional maka biasanya akan menghasilkan pelaporan keuangan ganda.

11 Organisasi Internasional yang mendukung Konvergensi Akuntansi
International Accounting Standars Board (IASB) Komisi dari Masyarakat Eropa (EU) International Standards of Accounting and Reporting (ISAR) Organization of Economic Cooperation and Development (OECD) Organisasi Internasional Komisi Pasar Modal (IOSCO) Federasi Internasional Akuntan (IFAC)

12 IASB IASB adalah badan internasional yg paling aktif dg tanggung jawab untuk menyusun standar akuntansi internasional. badan pembuat standar sektor swasta yg indepeden Dahulu IASC terbentuk tahun 1973 sbg hasil dari persetujuan organisasi akuntansi profesional dari 9 negara, dan direstrukturisasi pada tahun 2001. Tujuan dari IASC adalah: Untuk pengembangan dan harmonisasi standar akuntansi & prosedur yg berhubungan dg penyajian laporan keuangan Untuk mendorong penggunaan dan penerapan standar-standar tersebut yang ketat Untuk membawa konvergensi standar akuntansi nasional dan Standar Akuntansi Internasional dan Standar Pelaporan Keuangan Internasional ke arah solusi berkualitas tinggi Setelah direorganisasi IASB mencakup: Badan Wali, Dewan IASB, Dewan Penasihat Standar, Komite Interpretasi Pelaporan Keuangan Internasional

13 EU Stakeholders akan mendapat keuntungan dari harmonisasi hukum dan peraturan yg mengatur aliran bebas barang, jasa, & sumber2 ekonomi diantara negara anggota. Uni Eropa didirikan tahun 1957 dg tujuan untuk mengharmonisasikan sistem hukum dan ekonomi negara2 anggotanya. Masyarakat Eropa menerbitkan Directives dan Regulations. Directives harus dimasukkan ke dalam hukum negara- negara anggota. Regulations adalah hukum yg dapat dijalankan semua negara anggota tanpa perlu pembuatan undang-undang nasional oleh negara anggota. The Four Directive: laporan keuangan, metode penyajian, metode penilaian, & pengungkapan informasi. The Seventh Directive: laporan konsolidasi.

14 ISAR ISAR didirikan tahun 1982. Aktivitas ISAR mencakup:
Pelaporan posisi aktivitas dan organisasi akuntansi internasional. Pengukuran akuntansi teknis dan rekomendasi pelaporan. Analisis isu-isu akuntansi internasional yang sedang mencuat. Pengembangan akuntansi dengan secara khusus menunjuk pada kebutuhan negara-negara berkembang

15 OECD OECD dibentuk tahun 1960 dan memiliki 24 negara.
Tujuan : meningkatkan pertumbuhan dan pengembangan ekonomi di negara anggota, dan memberikan informasi penjelas bagi anggotanya. OECD dalam mendukung harmonisasi standar akuntansi membentuk Series on Accounting Standard Harmonization, yang meliputi aturan translasi valuta asing, kebijakan konsolidasi, pajak, hasil operasi perusahaan asuransi, dan laporan keuangan konsolidasi.

16 IOSCO Beranggotakan sejumlah badan regulator pasar modal yang ada di lebih dari 100 negara. Tujuan utama: untuk memfasilitasi kemampuan perusahaan memperoleh modal secara efisien melalui pasar global surat berharga.

17 Standar Pengungkapan Internasional
Identitas Direktur, Manajemen senior, dan Penasehat serta Pernyataan tanggung jawab Menawarkan statistik dan Perkiraan jadwal Informasi utama Informasi mengenai perusahaan Evaluasi serta prospek operasi dan keuangan Direktur dan Manajemen Pemegang saham utama dan transaksi pihak istimewa Informasi keuangan Penawaran Informasi tambahan

18 Federasi Internasional Akuntan (IFAC)
IFAC merupakan organisasi tingkat dunia yang memiliki 159 organisasi anggota di 118 negara, yang mewakili lebih dari 2,5 juta orang akuntan. Didirikan pada tahun 1977 Misi IFAC adalah untuk mendukung perkembangan profesi akuntansi dengan harmonisasi standar sehingga dapat memberikan jasa berkualitas tinggi secara konsisten demi kepentingan umum.

19 Prinsip-prinsip pengungkapan dan Pelaporan
Elemen pokok kewajiban pengungkapan yang berjalan Ketepatan waktu Pengungkapan simultan dan identik Penyebarluasan informasi Kriteria pengungkapan Perlakuan pengungkapan yang setara

20 Badan Standar Audit dan assurance
Internasional dalam IFAC mengeluarkan Standar Audit Internasional: Bagian pendahuluan Tanggung jawab Perencanaan Kendali internal Bukti audit Penggunaan hasil kerja pihak lain Kesimpulan dan pelaporan audit Bidang-bidang khusus Jasa-jasa terkait


Download ppt "Bab 4 Standar Audit dan Akuntansi Global"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google