Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Askeb 1 Oleh : atikah mayang sari Nim :

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Askeb 1 Oleh : atikah mayang sari Nim :"— Transcript presentasi:

1 Askeb 1 Oleh : atikah mayang sari Nim : 140047
Perubahan anatomi dan adaptasi fisiologis pada ibu hamil trimester I II III sistem kardiovasculer Askeb 1 Oleh : atikah mayang sari Nim :

2 PERUBAHAN SISTEM KARDIOVASKULAR
Banyak perubahan pada system kardiovaskuler pada ibu dalam masa kehamilan antara lain :   Cardiac Output Cardiac Output adalah produk denyut jantung dan volume detak meningkat yaitu sekitar 30-50% selama kehamilan. Cardiac output mencapai kadar maksimal selama trimester pertama atau kedua kehamilan dan tetap tinggi sampai persalinan. Tekanan Darah Penurunan tahanan Vascular Perifer selama kehamilan disebabkan karena relaksasi otot polos akibat pengaruh hormone progeteron. Penurunan dalam peripheral Vascular Resistance mengakibatkan penurunan tekanan darah selama usia kehamilan pertama. Tekanan systolic turun sekitar 5-10 mmHg dan diatolic mmHg. Setelah usia kehamilan 24 mg, tekanan darah sedikit demi sedikit naik dan kembali kepada tekanan darah sebelum hamil pada saat aterm

3 Perubahan-Perubahan lain yang mempengaruhi jantung dan sirkulasi
Perasaan lelah dan menurunnya, semangat/lesu merupakan hal yang biasa terjadi selama kehamilan. Hyperventilasi ringan juga normal selama kehamilan, edema pada kaki sangat umum terjadi pada akhir kehamilan karena meningkatkan tekanan aliran batik pada kaki, terhalangnya aliran lympratic dan menurunnya tekanan osmotic colloid plasma Perubahan kardio vaskuler yg trjdi pda ibu hamil di trimester I Sirkulasi darah itu dalam kehamilan dipengaruhi oleh sirkulasi ke plasenta, uterus yang membesar pula, uterus yang membesar dengan pembuluh darah yang membesar pula, mammae dan alat lain yang memmang berfungsi berlebihan dalam kehamilan. Volume plasenta maternal mulai meningkat pada saat 10 minggu usia kehamilan dan terus menerus meningkat sampai minggu, sampai ia mencapai titik maksimum. Pada akhir trimester I mulai terjadi palpitasi karena pembesaran ukuran serta bertambahnya kardiac output. Hidung tersumbat/berdarah karena pengaruh hormon estrogen dan progresteron terjadi pembesaran kapiler, relaksasi otot vaskuler serta peningkatan sirkulasi darah.

4 Pada trimester ke II dan III terjadi perubahan
Terjadi Edema dependen kongesti sirkulasi pada exstrimitas bawah karena peningkatan permeabilitas kapiler dan tekanan dari pembesaran uterus pada vena pelvik atau pada vena cava inferior. Gusi Berdarah karena trauma terhadap gusi yang karena pengaruh hormon estrogen sangat vaskuler, percepatan pergantian pelapis ephitel gusi dan berkurangnya ketebalan ephitel tersebut. Hemorrhoid akibat tekanan uterus terhadap vena hemorrhoidal. Hipotensi supinasi karena terbloknya aliran darah di vena cava inferior oleh uterus yang membesar apabila ibu pada posisi tidur terlentang. Timbul spider nevi dan palmar erythema kareana meningkatnya aliran darah ke daerah kulit. Varises pada kaki dan vulva karena kongesti vena bagian bawah meningkat sejalan tekanan karena pembesaran uterus dan kerapuhan jaringan elastis karena pengaruh hormon estrogen.

5 PENYAKIT JANTUNG Pada kehamilan dengan jantung normal, wanita dapat menyesuaikan kerjanya terhadap perubahan-perubahan secara fisiologis. Perubahan tersebut disebabkan oleh : 1. Hipervolemia: dimulai sejak kehamilan 8 minggu dan mencapai puncaknya pada minggu lalu menetap 2. Jantung dan diafragma terdorong ke atas oleh karena pembesaran rahim. Dalam kehamilan : Denyut jantung dan nadi: meningkat Pukulan jantung: meningkat Tekanan darah: menurun sedikit. Maka dapat dipahami bahwa kehamilan dapat memperbesar penyakit jantung bahkan dapat menyebabkan payah jantung (dekompensasi kordis). Frekuensi penyakit jantung dalam kehamilan berkisar antara 1-4%. Penyakit yang paling banyak dijumpai adalah penyakit hipertensi, tirotoksikosis, dan anemia.

6 1. Pengaruh kehamilan terhadap penyakit jantung Saat-saat yang berbahaya bagi penderita adalah :
Pada kehamilan minggu, dimana volume darah mencapai puncaknya (hipervolumia). Pada kala II, dimana wanita mengerahkan tenaga untuk mengedan dan memerlukan kerja jantung yang berat. Pada Pasca persalinan, dimana darah dari ruang intervilus plasenta yang sudah lahir, sekarang masuk ke dalam sirkulasi darah ibu. Pada masa nifas, karena ada kemungkinan infeksi. 2. Pengaruh penyakit jantung terhadap kehamilan : Dapat terjadi abortus. Prematuritas: lahir tidak cukup bulan. Dismaturitas, lahir cukup bulan namun dengan berat badan lahir rendah. Lahir dengan Apgar rendah atau lahir mati. Kematian janin dalam rahim (KJDR).

7 Sistim kardiovasculer

8 Klasifikasi penyakit jantung dalam kehamilan :
Kelas I - Tanpa pembatasan kegiatan fisik - Tanpa gejala pada kegiatan biasa Kelas II - Sedikit dibatasi kegiatan fisiknya - Waktu istirahat tidak ada keluhan - Kegiatan fisik biasa menimbulkan gejala insufisiensi jantung - Gejalanya adalah lelah, palpitasi, sesak nafas, dan nyeri dada (angina pektoris). Kelas III -  Kegiatan fisik sangat dibatasi -  Waktu istirahat tidak ada keluhan -  Sedikit kegiatan fisik menimbulkan keluhan insufisiensi jantung.

9 Kelas IV -  Waktu istirahat dapat timbul keluhan insufisiensi jantung, apalagi kerja fisik yang tidak berat. Kira-kira 80% penderita adalah kelas I dan II serta kehamilan dapat meningkatkan kelas tersebut menjadi II, III atau IV. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi adalah umur, anemia, adanya aritmia jantung dan hipertrofi ventrikuler, dan pernah sakit jantung. Diagnosis 1. Anamnesis : -  Pernah sakit jantung dan berobat pada dokter untuk penyakitnya -  Pernah demam rematik. 2. Pemeriksaan: auskultasi/palpasi Empat kriteria (Burwell & Metcalfe) : -  Adanya bising diastolik, presistolik, atau bising terus-menerus. -  Pembesaran jantung yang jelas. -  Adanya bising jantung yang nyaring disertai thrill. -  Aritmia yang berat. 3. Pemeriksaan elektrokandiogram (EKG) Keluhan dan gejala: mudah lelah, dispnea, palipitasi kordis, nadi tidak teratur, edema/pulmonal, dan sianosis. Hal ini dapat dikenal dengan mudah.

10 THANKYOU


Download ppt "Askeb 1 Oleh : atikah mayang sari Nim :"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google