Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Suprastruktur.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Suprastruktur."— Transcript presentasi:

1 Suprastruktur

2 A. Perhatian Antropologi Budaya terhadap Religi
E.B. Tylor menjelaskan asal mula religi adalah kesadaran manusia akan faham jiwa. Kesadaran itu disebabkan pada: perbedaan yang tampak kepada manusia antara hal-hal yang hidup dan yang mati. Peristiwa mimpi Menurut Frazer: manusia memecahkan persoalan hidupnya dengan akal dan pengetahuannya yang semua ini ada batasnya – magic  segala perbuatan manusia untuk mencapai maksud melalui kekuatan-kekuatan yang ada dalam alam.

3 Dalam pandangan Frazer, pada mulanya manusia hanya mempergunakan ilmu ghaib untuk mengatasi persoalan hidup yang ada di luar batas kemampuan dan pengetahuan akalnya. Lambat laun terbukti bahwa perbuatan magic itu tidak ada hasilnya, maka mulaialah ia percaya bahwa alam itu didiami oleh mahluk-mahluk halus yang lebih berkuasa dari padanya, karena itu ia mencari hubungan dengan mahluk- mahluk halus yang mendiami alam itu, maka dari sini muncullah religi. Magic  segala sistem perbuatan dan sikap manusia untuk mencapai tujuannya dengan menggunakan kekuatan dan hukum-hukum ghaib yang ada di alam. Religion  segala sistem perbuatan manusia untuk mencapai suatu maksud dengan berpedoman pada kemauan dan kekuasaan mahluk-mahluk halus seperti ruh, dewa yang menempati alam.

4 Manusia menganggap adanya kekuatan-kekuatan yang melebihi kekuatan- kekuatan yang telah dikenal manusia di dalam alam sekelilingnya  Supranatural. Hal ini dianggap oleh Marett sebagai suatu kepercayaan yang ada pada mahluk manusia sebelum ia percaya kepada mahluk halus dan ruh.

5 Empat unsur pokok dalam religi:
Emosi keagamaan atau getaran jiwa yang menyebabkan manusia menjalankan kelakuan keagamaan. Sistem kepercayaan atau bayangan-bayangan manusia tentang bentuk dunia, alam dan alam ghaib. Sistem upacara keagamaan yang bertujuan mencari hubungan dengan dunia ghaib berdasarkan sistem kepercayaan. Kelompok keagamaan atau kesatuan-kesatuan sosial yang mengopsikan dan mengaktifkan religi beserta sistem upacara.

6 B. Sistem Kepercayaan Kekuatan yang menduduki dunia ghaib meliputi:
Dewa-dewa yang baik maupun jahat Mahluk-mahluk halus seperti ruh-ruh leluhur yang baik ataupun yang jahat Kekuatan sakti yang bisa berguna maupun yang bisa menyebabkan bencana.

7 Kepercayaan tentang hidup dan maut merupakan unsur penting dalam sistem kepercayaan.
Ruh yang meninggalkan tubuh, menurut kepercayaan pergi ke salah satu dari tiga tempat, ialah: a). tempat ruh, b). Tubuh yang baru, c). Menempati alam sekeliling tempat tinggal manusia.

8 c. Sistem Upacara Keagamaan
4 komponen dalam upacara keagamaan: 1). Tempat upacara, 2). Saat upacara, 3). Benda-benda dan alat-alat upacara, 4). Orang-orang yang melakukan dan memimpin upacara.

9 D. Unsur Upacara Keagamaan
Bersaji Berkorban, merupakan suatu perbuatan pembunuhan binatang korban atau manusia. Berdoa, merupakan suatu ucapan keinginan manusia yang diminta leluhur berupa ucapan-ucapan hormat dan pujian. Makan bersama, merupakan unsur perbuatan yang mat penting dalam upacara religi. Hal ini dilakukan untuk mengundang dewa-dewa pada pertemuan makan bersama. Menari, merupakan unsur penting dalam upacara keagamaan. Hal ini dilakukan sebagai suatu teknik untuk mencapai keadaan kemasukan ruh dalam upacara syamanisme.

10 f. Berprosesi, seringkali membawa benda-benda kramat seperti patung dewa- dewa, lambang-lambang, benda-benda pusaka yang sakti supaya kesaktian yang memancar dari benda-benda itu bisa memberi pengaruh pada sekitar tempat tinggal terutama tempat-tempat yang dilalui pawai. g. upacara permainan seni drama h. Berpuasa. Latar belakang dari perbuatan iini adalah membersihkan diri atau menguatkan batin dengan penderitaan. i. Intoxikasi, dilakukan untuk memabukkan atau menghilangkan kesadaran diri para pelaku upacara. j. Bertapa k. bersemedi

11 E. Kelompok Keagamaan Merupakan kesatuan kemasyarakatan yang mengkonsepsikan suatu religi beserta sistem upacara keagamaan Tipe kelompok keagamaan: 1). Keluarga inti 2). Kelompok kekerabatan yang lebih besar, seperti klen 3) kesatuan-kesatuan hidup setempat 4).kesatuan-kesatuan sosial dengan orientasi yang khas.

12 Agama memiliki dua fungsi:
Fungsi sosial Menyediakan fasilitas untuk kepentingan manusia Memberi sanksi dan memegang peran penting dalam pengendalian sosial Pemeliharaan solidaritas sosial Fungsi psikologis Ketentuan-ketentuan moralitas sosial, membebaskan setiap anggota masyarakat dari beban tanggungjawab dalam pengambilan keputusan Memberikan kekuatan positif ketika mengikuti upacara keagamaan.

13 Bentuk-bentuk Religi


Download ppt "Suprastruktur."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google