Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

A M A R I L I S (Hippeastrum spp).

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "A M A R I L I S (Hippeastrum spp)."— Transcript presentasi:

1 A M A R I L I S (Hippeastrum spp)

2 AMARILIS (Hippeastrum spp)
Amarilis Tanaman herba berumbi Famili Amarylidaceae Ordo Liliflorae Daunnya besar panjang Daun keluar setelah berbunga Bunganya berbentuk terompet Warna merah, merah putih Satu tangkai bunga terdiri dari 2-3 kuntum bunga Bunga terbentuk setelah umbi ditanam sebelum daunnya tumbuh

3 Umbi terdiri dari sejumlah sisik yang menutupi tunas secara rapat
Sisik luar → kering mati Sisik dalam → hidup → terdapat cadangan makanan karbohidrat, protein, dan lemak Umbi mengalami masa dormansi yang panjang Syarat tumbuh : Tanaman terbuka (sinar matahari penuh) Suhu yang baik °C → siang 15-20 °C → malam Tanah subur, gembur, bahan organik tinggi pH yang baik 6-7 Campuran media tanah : kompos → 4 : 1

4 Penyiraman pada awal pertumbuhan agak sering
Setelah umur 1 bulan mulai dikurangi (pembungaan akan berakhir) Perangsangan pembungaan Faktor yang mempengaruhi pembungaan Tingkat kematangan umbi Proses pembentukan daun Lingkungan Cara-cara yang banyak dilakukan untuk induksi pembungaan adalah : Perlakuan fisik → vernalisasi Perlakuan kimia → menggunakan ZPT

5 Vernalisasi adalah perlakuan suhu rendah selama periode tertentu untuk mengaktifkan pembungaan pada tanaman berumbi yang mengalami masa dormansi Untuk Amarilis, vernalisasi dilakukan selama 6 minggu → 4-5 °C Kandungan protein pada sisik ↑ Hormon-hormon tertentu seperti auksin ↑ GA ↑ ∑ bunga tetap → cenderung tahan suhu ↑

6 Penggunaan Asam Giberelin (GA)
→ Memecahkan dormansi → Tangkai bunga ↓ Faktor yang mempengaruhi : Jenis GA → GA3 ; GA4 + GA7 Konsentrasi → ppm, 6 jam Lingkungan tumbuh Spesies tanaman Pemberian GA dapat juga dilakukan untuk stimulasi pertumbuhan daun pada umur 7-9 minggu setelah tanam 400 ppm 24 jam → pada umbi → jumlah daun ↑ → akar terhambat

7 Pemberian KNO3 → 13 % N 44 % K2O → Kalium → kofaktor dalam fotosintesis → Stimulasi penyimpanan karbohidrat << Kalium → penundaan pembungaan, jumlah bunga yang terbentuk berkurang

8 Pada Amarilis Kalium → meningkatkan jumlah daun, presentasi tanaman berbunga 20 % N + 40 % K2O → ukuran umbi besar, jumlah daun banyak Konsentrasi KNO3 yang baik 10 ppm, terlalu tinggi konsentrasi → perombakan karbohidrat sangat cepat → aktifitas menurun Pengaruh kalium pada bunga Amarilis → Jumlah kuncup yang mekar → Panjang tangkai bunga

9 Pengaruh ukuran umbi Ukuran umbi → makin besar → bunga makin banyak keliling umbi Amarilis yang baik 25 cm → cadangan karbohidrat, protein lebih banyak → energi banyak Besarnya umbi → menonjolkan tingkat kematangan umbi tersebut

10 Pada saat umbi ditanam akar tidak langsung tumbuh
Stimulasi pembungaan dari cadangan makanan yang mengalami perombakan → energi Dapat berbunga tanpa media Umbi dibungkus aluminium foil sekalipun ditempatkan di dalam ruang → Kematangan umbi → Vernalisasi + GA


Download ppt "A M A R I L I S (Hippeastrum spp)."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google