Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Olahraga untuk Penderita Obesitas

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Olahraga untuk Penderita Obesitas"— Transcript presentasi:

1 Olahraga untuk Penderita Obesitas
Berjalan cepat selama 12 jam dapat membakar energi sebesar kkal atau setara dengan ½ kg lemak. Pada prinsipnya semua jenis olahraga dapat dilakukan oleh orang yang menderita kegemukan. Namun, perlu diwaspadai adanya pembebanan pada persendian tertentu. Beban tubuh yang berat dapat memberikan tekanan pada lutut, pergelangan kaki dan tumit saat melakukan latihan dengan intensitas tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya penderita obesitas melakukan olahraga dengan intensitas sedang (dengan durasi panjang) dan frekuensinya 5-6 kali seminggu. Beberapa jenis olahraga yang aman bagi penderita obesitas adalah berjalan kaki, jalan cepat, berjalan diselingi jogging ringan, senam aerobik low impact, berenang dengan jarak agak jauh, dan berjalan kaki di kolam renang setinggi pinggang. Seluruh latihan tersebut harus dikombinasikan dengan latihan beban yang beratnya tentu saja disesuaikan dengan kemampuan tubuh. Tentu saja waktu 12 jam tersebut tidak dilakukan sekaligus. Berjalan kaki 30 menit sehari dengan frekuensi 5-6 kali seminggu akan dapat menurunkan berat badan mengubah penampilan seseorang. Berdasarkan penelitian di Inggris, orang dengan obesitas rata-rata berjalan paling banyak 3,52 km sehari. Adapun orang dengan berat badan sedang berjalan rata-rata 7,68 km sehari. Obesitas merupakan masalah aktivitas, bukan makanan. Hal ini dilihat dari jumlah porsi makanan yang sama antara penderita obesitas dan orang dengan berat badan ideal. Berikut ini, adalah jumlah energi yang dikeluarkan saat berjalan kaki selama 1 jam berdasarkan berat badan.


Download ppt "Olahraga untuk Penderita Obesitas"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google