Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERSALINAN

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERSALINAN"— Transcript presentasi:

1 FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERSALINAN
RITA GUSMALADEWI 140076 II B ASKEB II (PERSALINAN) DOSEN PEMBIMBING: DESI SARLI, M. keb

2 1.FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSALINAN
A.PASSAGE (JALAN LAHIR) 1.Bagian keras panggul a)Tulang panggul Os coxae : os ilium, os ischium, os pubis Os sacrum = promontorium Os coccygis

3 b) artikulasio (persendian)
Simfisis pubis, di depan pertemuan os pubis Artikulasio sakro iliaka yang menghubungkan os sacrum dan os ilium Artikulasio sakro koksigium yang menghubungkan os sacrum dan koksigiu c) bidang- bidang panggul Bidang hodge I : jarak antara promontorium dan pinggir atas simfisis, sejajar dengan PAP Bidang hodge II : sejajar dengan PAP, melewati pinggir bawah simfisis Bidang hodge III : sejajar dengan PAP, melewati spina ischiadica Bidang hodge IV : sejajar dengan PAP, melewati ujung coccygis

4 Ukuran- ukuran panggul luar:
a)DS : Distansia Spinarum, yaitu jarak antara kedua spina iliaka anterior superior (24-26 cm) b)DC : Distansia Cristarum, yaitu jarak antara kedua crista iliaka kanan dan kiri (28-30 cm) c)CE : Conjugata Eksterna (boudeloque) cm d)CD : Conjugata Diagonalis, dengan periksa dalam (12,5 cm) e)DT : Distansia Tuberum, dengan menggunakan jangka Oseander (10,5 cm)

5 Ukuran- ukuran panggul dalam:
a) Pintu atas panggul: merupakan suatu bidang yang dibentuk oleh promontorium, linea inominata, dan pinggir atas simfisis pubis. b) Conjugata vera: dengan periksa dalam diperoleh conjugate diagonalis (11 cm). c) Conjugata Transversa (12-13 cm). d) Conjugata oblique (13 cm). e) Conjugata obstetrica adalah jarak bagian tengah simfisis ke promontorium. f) Ruang tengah panggul. g) Bidang terluas ukurannya 13 x 12,5 cm. h) Bidang sempit ukurannya 11,5 x 11 cm. i) Jarak antar spina isciadika 11 cm. j) Pintu bawah panggul. k) Ukuran antero- posterior cm. l) Ukuran melintang 10,5 cm. m) Arcus pubis membentuk sudut 90 derajat lebih. n) Inklinasi pelvis (miring panggul): adalah sudut yang dibentuk dengan horizon bila wanita berdiri tegak dengan inlet derajat.

6 Jenis panggul : Ginekoid : paling ideal, bulat 45% Android : panggul pria, segitiga 15% Antropoid : agak lonjong seperti telur 35% Platipoid : picak, menyempit arah muka belakang 5%

7 2.Otot- otot dasar panggul (bagian lunak panggul)
diafragma pelvis merupakan otot dasar panggul bagian dalam yang terdiri dari otot levator ani, otot pubokoksigeus, iliokoksigeus, dan ischiokoksigeus. diafragma urogenital. dibentuk oleh aponeurosis otot transverses perinia profunda dan mabdor sfingter ani eksternus.

8 B. POWER (TENAGA/ KEKUATAN)
His (kontraksi uterus) His adalah kontraksi uterus karena otot- otot polos rahim bekerja dengan baik dan sempurna dengan sifat- sifat : kontraksi simetris, fundus dominant, kemudian diikuti relaksasi.

9 Pembagian his dan sifatnya- sifatnya:
1)His pendahuluan : his tidak kuat & tidak teratur namun menyebabkan keluarnya bloody show. 2)His pembukaan (kala I) : menyebabkan pembukaan serviks, semakin kuat, teratur dan sakit. 3)His pengeluaran (kala II) : untuk mengeluarkan janin, sangat kuat, teratur, simetris, terkoordinir dan lama, koordinasi bersama antara kontraksi otot perut, diafragma dan ligament. 4)His pelepasan uri (kala III) : kontraksi sedang untuk melepaskan dan melahirkan plasenta. 5)Hius pengiring (kala IV) : kontraksi lemah, masih sedikit nyeri (merian), terjadi pengecilan rahim dalam beberapa jam atau hari.

10 Tenaga mengedan Setelah pembukaan lengkap dan setelah ketuban pecah tenaga yang mendorong anak keluar selain his, terutama disebabkan oleh kontraksi otot- otot dinding perut yang mengakibatkan peninggian tekanan intra abdominal. Tenaga ini serupa dengan tenaga mengedan waktu kita BAB tapi jauh lebih kuat lagi.

11 C. FAKTOR PASSANGER Janin

12 BAGIAN JANIN DAN UKURAN- UKURANNYA
1.Tulang tengkorak (kranium) Penyusun Tulang Dasar Tengkorak Bagian- bagiannya Bagian tengkorak Os frontalis Os parietalis Os temporalis Os oksipitalis Sutura Sutura frontalis: batas antara kedua os frontalis. Sutura sagitalis superior: batas antara parietalis kanan dan kiri. Sutura koronaria: batas antara os parietalis dan os frontalis. Sutura lamboidea: batas antara os parietalis dan os occipitalis. Ubun- ubun (fontanel) Fontanel mayor/ bregama Fontanel minor

13 2.Ukuran- ukuran kepala Diameter Diameter oksipitofrontalis cm Diameter mentooksipitalis ,5 cm Diameter suboksipitobregmantika ,5 cm Diameter biparietalis ,25 cm Diameter bitemporalis cm Sirkumferensial Sirkumferensial frontooksipitalis cm Sirkumferensial mentooksipitalis cm Sirkumferensial suboksipitobregmantika cm Sirkumferensial submentobregmatikus cm

14 3.Badan janin Ukuran badan Diameter diakromial (jarak antara kedua bahu) ,5 cm Diameter bitrokhanterika (jarak antara kedua trokhanter tulang kepala) 9 cm Lingkaran bahu 34 cm Lingkaran bokong 27cm

15 KELAINAN- KELAINAN JANIN
Kelainan bentuk: Hidrosefalus, yaitu salah satu kelainan bentuk yang terjadi pada kepala janin yang disebabkan adanya penimbunan cairan serebrospinal dalam ventrikel otak sehingga kepala menjadi besar, serta terjadi pelebaran sutura- sutura dan ubun- ubun.

16 HIDROSEPHALUS

17 Kelainan letak: Letak sungsang, yaitu letak janin yang memanjang dengan bokong sebagai bagian yang terendah (presentasi bokong).

18 Letak lintang, yaitu dimana sumbu panjang janin tegak lurus atau hampir tegak lurus pada sumbu panjang ibu. Pada letak lintang, bahu janin akan menjadi bagian yang terendah, yang disebut presentasi bahu atau presentasi akromion.

19 Plasenta Struktur plasenta: 1)Bentuk dan ukuran Pada umumnya plasenta berbentuk bundar atau oval yang memiliki diameter cm, tebal 2-3 cm, dan berat gram. Sementara itu, tali pusat yang menghubungkan plasenta memiliki panjang cm. 2) Letak plasenta dalam rahim Letak plasenta berada di depan atau di belakang dinding uterus, agak ke atas ke arah fundus uteri.

20 3)Pembagian plasenta Bagian janin (fetal portion), terdiri atas korion frondosum dan vili. Bagian maternal (maternal portion), terdiri atas desidua kompakta yang berasal dari beberapa lobus dan kotiledon sebanyak buah. Bagian desidua basalis plasenta yang telah matang disebut sebagai lempeng korionik atau basal, dimana melalui tali pusat, sirkulasi uteroplsaenta akan berjalan ke ruang- ruang intervili. Tali pusat merentang dari pusat janin ke plasenta bagian permukaan janin.

21 PLASENTA

22 Fungsi plasenta: Beberapa fungsi utama plasenta adalah sbb: Pertukaran produk- produk metabolisme dan produk gas antara peredaran darah ibu dan janin. Pembentukan hormon. Penjabaran fungsi plasenta dijelaskan sbb: Plasenta sebagai tempat pertukaran zat Plasenta penghasil hormon. Plasenta penghasil enzim. Plasenta sebagai barier.

23 KELAINAN PLASENTA DAN ASUHAN KEBIDANANNYA
1)Plasenta previa, yaitu suatu letak plasenta yang menutupi atau berada sangat dekat dengan ostium uteri internum.

24 2)Solusio plasenta, yaitu pelepasan plasenta dari tempat implantasinya yang normal pada uterus sebelum waktunya, yaitu sebelum janin dilahirkan. 3)Retensio plasenta, yaitu kelahiran plasenta yang tertahan atau belum lahir hingga atau melebihi waktu 30 menit setelah bayi lahir.

25 Air ketuban Ciri- ciri air ketuban: 1)Jumlah volume air ketuban pada kehamilan cukup bulan kira- kira cc. 2)Air ketuban berwarna putih keruh, berbau amis, dan berasa manis. 3)Reaksinya agak alkali atau netral, dengan berat jenis 1,008. 4)Komposisinya terdiri atas 98% air, sisanya albumin, urea, asam urat, kreatinin, sel-sel epitel, rambut lanugo, verniks kaseosa, dan garam-garam organik. 5)Kadar protein kira-kira 2,6 % g per liter, terutama albumin.

26 Asal air ketuban: 1)urin janin (fetal urine) 2)Transudasi dari darah ibu 3)Sekresi dari epitel amnion 4)Asal campuran (mixed origin) Fungsi air ketuban: 1)Mencegah perlekatan janin dengan amnion 2)Agar janin dapat bergerak dengan bebas 3)Regulasi terhadap perubahan panas dan suhu 4)Meratakan tekanan intra uterin dan membersihkan jalan lahir bila ketuban pecah 5)Sebagai pelindung yang akan menahan janin dari trauma akibat benturan

27 Waktu yang tepat untuk memecahkan ketuban:
a)Memecahkan selaput ketuban menjelang pembukaan lengkap b)Memecahkan ketuban saat pembukaan kecil Penilaian air ketuban: 1)Jumlah air ketuban 2)Warna air ketuban 3)Konsistensi air ketuban

28 D. PSIKIS IBU Faktor psikis ibu tidak kalah pentingnya untuk lancarnya sebuah proses persalinan. Ibu yang dalam kondisi stress, otot- otot tubuhnya termasuk otot rahim mengalami spasme yang dapat meningkatkan rasa nyeri persalinan sehingga menghambat proses persalinan (menjadi lama/macet). E. PENOLONG PERSALINAN Faktor penolong persalinan memegang peranan yang sangat penting, oleh karena keberhasilan persalinan yang menghasilkan ibu dan bayi yang sehat dan selamat ditentukan oleh penolong yang terampil dan kompeten.

29 2. KEBUTUHAN DASAR SELAMA PERSALINAN
DUKUNGAN FISIK DAN PSIKOLOGIS KEBUTUHAN MAKANAN DAN CAIRAN KEBUTUHAN ELIMINASI POSISIONING DAN AKTIFITAS PENGURANGAN RASA NYERI

30 3. LIMA BENANG MERAH DALAM ASUHAN PERSALINAN
a)Membuat keputusan klinik b)Asuhan sayang ibu dan sayang bayi c)Pencegahan infeksi d)Pencatatan (rekam medik) e)Rujukan

31 TERIMA KASIH


Download ppt "FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERSALINAN"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google