Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08"— Transcript presentasi:

1 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
DUALITAS Pengertian Setiap persoalan PL selalu memiliki 2 (dua) macam analisis yang menjadi satu (dua paket menjadi satu), yaitu : Analisis Primal dan Analisis Dual. Analisis dual : sebuah masalah PL yang di-turunkan secara matematis dari satu model PL primal. Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

2 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Masalah dual dan primal sangat berkaitan erat sehingga pemecahan simpleks optimal dari salah satu masalah akan secara otoma-tis menghasilkan pemecahan optimum untuk masalah lain. Bentuk pertama atau bentuk asli dari suatu model PL adalah bentuk primal dan bentuk keduanya adalah bentuk dual, sehingga suatu solusi terhadap persoalan PL yg asli (primal) juga akan memberikan solusi bentuk dual. Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

3 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Bentuk Umum (1). Bentuk Primal Fungsi Tujuan : Maksimumkan/Minimumkan Fungsi Pembatas : Xj ≥ 0; i = 1,2,3, . . ., m j = 1,2,3,. . ., n Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

4 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
(2). Bentuk Dual Fungsi Tujuan : Minimumkan/Maksimumkan Fungsi Pembatas : Yj ≥ 0; i = 1,2,3, . . ., m j = 1,2,3,. . ., n Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

5 KOEFISIEN FUNGSI TUJUAN MINIMISASI KOEFISIEN FUNGSI TUJUAN
Tabel Primal-Dual PL PRIMAL Koefisien X X Xn NK Y1 Y2 Y3 . Yn a a a1n ≤ b1 a a a2n ≤ b2 a a a3n ≤ b3 … … … …… am am amn ≤ bm KOEFISIEN FUNGSI TUJUAN MINIMISASI NK ≥ C ≥ C ≥ Cn KOEFISIEN FUNGSI TUJUAN MAKSIMISASI DUAL Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

6 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Contoh Bentuk Primal : Fungsi Tujuan : Maksimumkan Z = 3X1 + 5 X2 Fungsi Pembatas : 2X1 ≤ 8 3X2 ≤ 15 6X1+ 5X2 ≤ 30 X1, X2 ≥ 0 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

7 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Bentuk Dual Fungsi Tujuan : Minimumkan G =8Y1+15Y2+30Y3 Fungsi Pembatas : 2Y1 + 0Y2 + 6Y3 ≥ 3 0Y1 + 3Y2 + 5Y3 ≥ 5 Y1, Y2, Y3 ≥ 0 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

8 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Bentuk Primal-Dual Asimetrik Bentuk Primal Fungsi Tujuan : Maksimumkan Z = 4X1 + 5X2 Fungsi Pembatas : 5X1 + 4X2 ≤ 200  5X1 + 4X2 ≤ 200 3X1 + 6X2 = 180  3X1 + 6X2 ≤ 180 - 3X1 – 6X2 ≤ -180 8X1 + 5X2 ≥ 160 - 8X1 – 5X2 ≤-160 X1, X2 ≥ 0 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

9 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Penyelesaian Masalah Primal Model Program Linear Fungsi Tujuan : Maksimumkan Z = 15X1 + 10X2 Fungsi Pembatas : 1. Bahan A : X1 + X2 ≤ 600 2. Bahan B : 6X1 + X2 ≤ 1000 X1, X2 ≥ 0 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

10 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Tabel Simpleks Var Dasar X1 X2 S1 S2 NK Indeks Z -15 -10 - 1 600 2 1000 500 Iterasi-1 -5/2 15/2 7500 - ½ 100 200 Iterasi-2 5 8000 -1 400 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

11 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Penyelesaian Masalah Dual Fungsi Tujuan : Minimumkan G = 600Y1+1000Y2 + MA1 + MA2 Fungsi Pembatas : X1: Y1+2Y2 – S1 + A1 = 15 A1 = 15-Y1-2Y2+S1 X2: Y1+ Y2 – S2 + A2 = 10 A2 = 10-Y1-Y2+S2 Y1,Y2, S1,S2,A1,A2 ≥ 0 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

12 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
G = 600Y1+1000Y2 + MA1 + MA2 = 600(15-Y1-2Y2+S1)+1000(10-Y1- Y2+S2)=(600-2M)Y1+(1000-3M)Y2+ MS1+MS2 + 25M G-(600-2M)Y1 – (1000-3M)Y2 – MS1-MS2 = = 25 M Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

13 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Tabel Simpleks Dual Var Dasar Y1 Y2 S1 S2 A1 A2 NK Indeks G -600+2M M -M 25M - 1 2 -1 15 15/2 10 Iterasi-1 -100+ ½ M -500+ ½ M 500-3/2M 7500+5/2M - ½ 5/2 5 Iterasi-2 -400 -200 400-1/2M 200-M 8000 -2 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

14 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Kesimpulan : Y1=5 dan Y2=5; Gmin=8000.- Interpretasi Tabel Optimum Simpleks Primal 1. Solusi Optimum 2. Keadaan Sumberdaya 3. Sumbangan per unit Sumberdaya 4. Kepekaan (sensitivitas) Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

15 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
(1). Solusi Optimum Fungsi Tujuan : Maksimumkan Z=15X1+10X2 (Dlm Rp10.000) Fungsi Pembatas : Bahan A : X1 + X2 ≤ 600 Bahan B : 2X1 + X2 ≤ 1000 X1, X2 ≥ 0 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

16 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Tabel Simpleks Optimum Interpretasi : Produk-1 (X1) = 400 unit dan Produk-2 = 200 unit dengan keuntungan maksimum = Rp Var Dasar X1 X2 S1 S2 NK Indeks Z 1 5 8000 2 -1 200 400 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

17 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
(2). Keadaan Sumberdaya a. Sumberdaya langka : sumberdaya yang secara keseluruhan dihabiskan oleh kegiatan-kegiatan dlm model bersang- kutan. Dalam tabel solusi optimum sumberdaya yang langka ditunjukkan oleh nilai slack var = 0 (S=0) b. Sumberdaya berlebihan :sumberdaya yang tidak dipergunakan sepenuhnya Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

18 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
oleh kegiatan-kegiatan dalam model yg bersangkutan. Dalam tabel solusi opti- mum suberdaya berlimpah ditunjukkan oleh nilai slack var positif (S > 0). Contoh : Fungsi Tujuan : Maksimumkan Laba Z = 3X1 + 2X2 Fungsi Pembatas : (1). Bahan Mentah A : X1+2X2 ≤ 6 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

19 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
(2). Bahan Mentah B : 2X1 + X2 ≤ 8 (3). Kelebihan cat interior : -X1 + X2 ≤ 1 (4). Permintan cat interior : X2 ≤ 1 X1, X2 ≥ 0 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

20 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Tabel Optimum Simpleks : Var Dasar X1 X2 S1 S2 S3 S4 NK Z 1/3 4/3 12 2/3 1 2/3 -1/3 1 1/3 3 1/3 -1 3 - 2/3 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

21 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Interpretasi Tabel Optimum Simpleks (Status Sumberdaya) : Sumberdaya Slack Variabel Status Sumberdaya 1. Bahan Mentah A S1 = 0 Langka 2. Bahan Mentah B S2 = 0 3. Kelebihan X2 dari X1 S3 = 3 Berlimpah 4. Permintaan X2 S4 = 2/3 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

22 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
(3). Sumbangan per unit sumberdaya Sumbangn per unit sumberdaya adalah peningkatan perbaikan dlm nilai optimum sebagai akibat kenaikan jumlah keterse-diaan sumberdaya tersebut. Informasi sumbangan per unit sumberdaya ditunjuk-kan oleh harga dual dari sumberdaya. Dalam tabel solusi optimum ditunjukkan dari koefisien fungsi tujuan Z di bawah slack variabel (S). Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

23 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Tabel sumbangan per unit sumberdaya Dari tabel tersebut di atas menunjukkan : Y1 = 1/3 ribu dollar per ton bahan A Y2 = 4/3 ribu dollar per ton bahan B Y3 = 0 Y4 = 0 Z = 12 2/3 – (1/3 S1 + 4/3 S2 + 0S3 + 0S4) Sumbangan per unit sumberdaya (harga dual) tersebut di atas disebut dengan “Harga Bayangan”. Pada tabel tersebut di atas menunjukkan : a. Harga bayangan bahan A = 1/3 ribu dollar per ton. b. Harga bayangan bahan B = 4/3 ribu dollar per ton Var Dasar X1 X2 S1 S2 S3 S4 NK Z 1/3 4/3 12 2/3 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

24 (4). ANALISIS SENSITIVITAS
Pengertian Analisis sensitivitas (analisis post-optimal) : analisis dampak perubahan parameter terhadap solusi optimal. Seorang analis sulit untuk dapat menentu-kan parameter model PL seperti : Cj, bj, dan aij dengan pasti karena bersifat uncontrola-ble variabel. Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

25 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Misalnya : permintaan masa depan, biaya bahan mentah, harga bahan bakar, dan sebagainya tidak dapat diperkirakan dengan tepat sebelum masalah selesai. Sementara itu solusi optimum model PL didasarkan pada parameter ini. Akibatnya analisis perlu menyesuaikan pengaruh perubahan para-meter terhadap solusi optimum. Analisis perubahan parameter dan pengaruhnya terhadap solusi PL dinamakan : Analisis Sensitivitas (Post-Optimality Analysis). Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

26 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Perubahan-perubahan parameter dikelom-pokkan menjadi : a. Perubahan koefisien fungsi tujuan (Cj). b. Perubahan konstanta NK (bj). c. Perubahan koefisien f-pembatas (aij). d. Penambahan variabel baru. e. Penambahan persamaan f-pembatas yg baru. Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

27 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Contoh : Fungsi Tujuan : Maksimumkan Laba Z = 15X1 + 10X2 (Dlm Rp10.000) Fungsi Pembatas : Bahan A : X1 + X2 ≤ 600 Bahan B : 2X1 + X2 ≤ 1000 X1, X2 ≥ 0 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

28 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Solusi Awal : Solusi Optimum : Var Dasar X1 X2 S1 S2 NK Indek Z -15 -10 - 1 600 2 1000 500 Var Dasar X1 X2 S1 S2 NK Indek Z 1 5 8000 - 2 200 -1 400 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

29 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Matriks Invers (A-1) : Matriks invers A ini dalam analisis sensitivitas disebut : Matriks Starting Solution. Matriks ini menjadi pedoman dalam melakukan perubahan-perubahan parameter dalam analisis sensitivitas. a. Perubahan koefisien f-tujuan (Cj). Solusi Optimum : G = 600(5) (5) = Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08

30 Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08
Perubahan (C2 C1) dari ( ) menjadi ( ) maka : G = 600(9) (3) = = 8400. Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08


Download ppt "Indrawani Sinoem/TRO/V/07-08"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google