Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ILMU PENDIDIKAN OLEH: MOH. YANI, S.Ag, M.M, M.PdI

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ILMU PENDIDIKAN OLEH: MOH. YANI, S.Ag, M.M, M.PdI"— Transcript presentasi:

1 ILMU PENDIDIKAN OLEH: MOH. YANI, S.Ag, M.M, M.PdI
(Dosen pada STAI IBRAHMY ) KAMPUS BANYUWANGI

2 • Aktivitas apa saja yg bisa disebut sebagai aktivitas pendidikan?
Makna Pendidikan • Aktivitas apa saja yg bisa disebut sebagai aktivitas pendidikan? Untuk Menjawabnya perlu dicari unsur dasar /Ciri essensial aktivitas pendidikan

3 Unsur Dasar Aktivitas Pendidikan
• Ada yang memberi • Ada yang menerima • Tujuan yang baik • Cara/Metode yang baik • Konteks yang positif Dua unsur ini saja belum cukup

4 Aktivitas pendidikan adalah aktivitas
interaktif antara pendidik dan anakdidik untuk mencapai tujuan yang baik dengan cara yang baik dalam konteks yang positif

5 ◘ Batasan tentang pendidikan sangat
luas dan kompleks. ◘ Perbedaan tersebut mungkin karena orientasinya, konsep dasar yang digunakan, aspek yang menjadi tekanan, atau karena falsafah yang melandasinya.

6 ◘ Pendidikan sebagai Proses transformasi Budaya
Sebagai proses transformasi budaya, pendidikan diartikan sebagai kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain. Nilai-nilai budaya tersebut mengalami proses transformasi dari generasi tua ke generasi muda. Misalnya nilai-nilai kejujuran, rasa tanggung jawab, dan lain-lain.

7 ◘ Pendidikan sebagai Proses Pembentukan Pribadi
Sebagai proses pembentukan pribadi, pendidikan diartikan sebagi suatu kegiatan yang sistematis dan sistemik terarah kepada terbentuknya kepribadian peserta didik. Proses pembentukan pribadi melalui 2 sasaran yaitu pembentukan pribadi bagi mereka yang belum dewasa oleh mereka yang sudah dewasa dan bagi mereka yang sudah dewasa atas usaha sendiri.

8 ◘ Pendidikan sebagai Proses Penyiapan Warganegara
Pendidikan sebagai penyiapan warganegara diartikan sebagai suatu kegiatan yang terencana untuk membekali peserta didik agar menjadi warga negara yang baik.

9 ◘ Pendidikan sebagai Penyiapan Tenaga Kerja
Pendidikan sebagai penyiapan tenaga kerja diartikan sebagai kegiatan membimbing peserta didik sehingga memiliki bekal dasar untuk bekerja. Pembekalan dasar berupa pembentukan sikap, pengetahuan, dan keterampilan kerja pada calon luaran. Ini menjadi misi penting dari pendidikan karena bekerja menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia.

10 Unsur-Unsur Pendidikan
1. Subjek yang dibimbing (peserta didik). 2.     Orang yang membimbing (pendidik) 3.     Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif) 4.     Materi/Isi Pendidikan 5.     Konteks yg Mempengaruhi Pendidikan

11 Peserta Didik Peserta didik berstatus sebagai subjek didik. Pandangan modern cenderung menyebutkan demikian oleh karena peserta didik adalah subjek atau pribadi yang otonom, yang ingin diakui keberadaannya. Selaku pribadi yg memiliki ciri khas dan otonom, ia ingin mengembangkan diri (mendidik diri) secara terus menerus guna memecahkan masalah-masalah hidup. Ciri khas peserta didik yang perlu dipahami oleh pendidik ialah: a.     Individu yang memiliki potensi fisik dan psikis yang khas, sehingga merupakan insan yang unik. b.    Individu yang sedang berkembang. c.     Individu yang membutuhkan bimbingan individual dan perlakuan manusiawi. d.     Individu yang memiliki kemampuan untuk mandiri.  

12 Orang yg Membimbing/Pendidik
Yang dimaksud pendidik adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dengan sasaran peserta didik. Peserta didik mengalami pendidikannya dalam tiga lingkungan yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Sebab itu yang bertanggung jawab terhadap pendidikan ialah orang tua, guru, pemimpin program pembelajaran, latihan, dan masyarakat.

13 Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif)
Interaksi edukatif pada dasarnya adalah komunikasi timbal balik antara peserta didik dengan pendidik yang terarah kepada tujuan pendidikan. Pencapaian tujuan pendidikan secara optimal ditempuh melalui proses berkomunikasi intensif dengan manipulasi isi, metode, serta alat-alat pendidikan.

14 Materi/Isi Pendidikan
◘ Dalam sistem pendidikan persekolahan, materi telah diramu dalam kurikulum yang akan disajikan sebagai sarana pencapaian tujuan. ◘ Materi itu terdiri dari materi inti (bersifat nasional) dan lokal

15 Konteks yg Mempengaruhi Pendidikan
a) Alat dan Metode Alat dan metode diartikan sebagai segala sesuatu yang dilakukan ataupun diadakan dengan sengaja untuk mencapai tujuan pendidikan. Secara khusus alat melihat jenisnya sedangkan metode melihat efisiensi dan efektifitasnya. Alat pendidikan dibedakan atas alat yang preventif dan yang kuratif. b) Tempat Peristiwa Bimbingan Berlangsung (lingkungan pendidikan) Lingkungan pendidikan biasanya disebut tri pusat pendidikan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat.

16 Pengertian Ilmu Pendidikan
Istilah Pendidikan/Paedagogiek berasal dari kata Pedagogues (Yunani) dan Paedagogus (Latin), Pais = anak, Agogos = Penuntun. Artinya pemuda yang bertugas mengantar anak ke sekolah, serta menjaga anak tersebut agar ia bertingkah laku / berprilaku susila dan disiplin. Sekolah/scole secara bahasa berarti waktu luang.  

17 • Istilah itu kemudian digunakan untuk menyebut pendidik (pedagog), perbuatan mendidik (pedagogi), dan Ilmu Pendidikan (Paedagogiek). • Ilmu Pendidikan dalam bahasa Inggris disebut pedagogy, yg berarti the study of educational goals and process

18 Beberapa Batasan Ilmu Pendidikan
• Langeveld; Suatu ilmu yang bukan saja menelaah obyeknya untuk mengetahui betapa keadaan atau hakiki obyek itu, melainkan mempelajari pula betapa hendaknya bertindak. • Sutari Imam Barnadib; Ilmu yang mempelajari suasana dan proses-proses pendidikan.

19 Driyarkara; • Ilmu Pendidikan adalah pemikiran ilmiah tentang realitas yang kita sebut pendidikan (mendidik dan dididik). Pemikiran ilmiah itu bersifat kritis, metodis, dan sistematis. Kritis = semua pernyataan harus mempunyai dasar yang kuat Metodis = dalam berpikir dan menyelidiki itu orang menggunakan cara tertentu. Sistematis = pemikir ilmiah dlm prosesnya dijiwai oleh ide yg menyeluruh dan merupakan satu kesatuan yg saling berhubungan

20 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Ilmu pendidikan adalah uraian secara sistematis dan ilmiah tentang bimbingan atau tuntunan pendidikan kepada anak-anak didik dalam perkembangannya agar ia tumbuh secara wajar berpribudi baik, sebagai anggota masyarakat yang hidup selaras dan seimbang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya

21 Pengertian Ilmu Pendidikan Secara Sempit
Dalam arti sempit pendidikan memiliki karakteristik sebagai berikut : 1. Tujuan pendidikan dalam arti sempit ditentukan oleh pihak luar individu peserta didik. 2. Lamanya waktu pendidikan bagi setiap individu dalam masyarakat cukup bervariasi, ada yang 6 tahun, 9 tahun bahkan lebih tetapi terdapat titik terminal yang ditentukan dalam satuan waktu.

22 PENGERTIAN ILMU PENDIDIKAN SECARA LUAS
Dalam arti luas pendidika memiliki karakteristik sebagai berikut : 1.Tujuan pendidika sama degan tujuan hidup individu dan tidak ditentukan oleh orang lain. 2.Pendidikan berlangsung kapanpun (berlangsung sepanjang hayat) 3. PEndidikan  berlangsung bagi siapapun. 4. Pendidikan berlangsung dimanapun.

23 PENGERTIAN ILMU PENDIDIKAN SECARA ALTERNATIF
Ilmu pendidikan secara alternatif adalah sistem pendidikan yang tidak selalu identik dengan sekolah atau jalur pendidikan diluar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara struktur dan berjejang. Pendidikan secara alternatif berfungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan dengan penguasaan pengetahuan dan ketrampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian fungsional.

24 PENDIDIKAN SEBAGAI SEBUAH SISTEM
PENGERTIAN SISTEM Menurut Zahara Idris (1867) sistem adalah satu kesatuan yang terdiri atas komponen- komponen atau unsur-unsur sebagai sumber yang mempunyai hubungan fugsional yang teratur, dansalig membantu untuk mencapai suatu hasil.

25 TEORI SISTEM (KARAKTERISTIK DAN MODEL)
Menurut Banaty teori system adalah suatu ekspresiyang terorganisir dari rangkaian berbagai konsep dan  prinsip yang saling terkait yang berlaku untu semua system. Terdapat dua kelompok pendekatan dalam mendefinisikan sebuah system yaitu   :1.    Pendekatan prosedur. 2.    Pendekatan komponen atau elemen.

26 PENDEKATAN SISTEM DAN SISTEM PENDIDIKAN
Pendekatan system merupakan suatu metode ilmiah, dimana proses pencapaian hasil atau tujuan logis dari pemecahan masalah dilakukan dengan caraefektif dan efisien.

27 ANALISI PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui factor -faktor yang menyebabkan masalah rendahnya mutu pendidian dan mengidentifikasikan beberapa saran atau rekomendasi sebagai alternative kebijakan dalam memecahka masalah mutu pendidikan pada sekolah. Faktor-faktor yang menyebabkan masalah rendahnya mutu pendidikan pada  SMP yaitu : 1.      Kualitas masukan mentah siswa yang rendah 2.      Kurangnya sarana pendidikan 3.      Kurangnya dana pendidikan 4.      Rendahnya tingkat ekonomi orang tua siswa. 5.      Proses belajar mengjar yang kurang efektif.

28 PESERTA DIDIK SEBAGAI FAKTOR PENDIDIKAN
Pendidikan adalah sebuah proses yang tak berkesudahan yang sangat menentukan karakter bangsa masa kini dan masa mendatang. Karakter adalah tabiat, watak, sifat-sifat kejiwaan, akhlak, atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain. Dibidang pendidikan, agama berubah wujud menjadi bagian dari pranata budaya dan pengetahuan.

29 1. Definisi peserta didik
Peserta didik adalah anak yang sedang  berguru atau anak yang sedang memperoleh pendidikan dasar dari satu lembaga pendidikan. 2.Faktor-faktor pendidikan (agama) Faktor-faktor pendidikan itu ada lima (5) : 1. Anak didik 2. Pendidik 3. Tujuan pendidik 4. Alat-alat pendidik 5. Milliu / lingkungan Jadi, factor-faktor pendidika agama adalah sesuatu yang ikut menentukan keberhasilan pendidikan agama yang memiliki beberapa bagian yang saling mendukung satu sama lain.

30 Batas Awal dan Akhir Pendidikan
Dalam peribahasa dikatakan Long Live Education (Pendidikan sepanjang hidup) yaitu proses pendidikan itu berlangsung sepanjag hidup manusia, dan dalam konsep pendidikan islam, islam mengajarkan pendidikan terhadap anak yang baru lahir bahkan jauh sebelum ia lahir.

31 LINGKUNGAN PENDIDIKAN
Lingkungan adalah kesatuan ruang dengan segala benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya Sedangkan lingkungan pendidikan dapat diartikan sebagai berbagai factor lingkungan yang berpengaruh terhadap praktek pendidikan.

32 Lingkungan ada empat (4) yaitu :
1.      Ligkungan alam hayati 2.      Lingkungan alam non hayati 3.      Lingkungan buatan 4.      Lingkungan social

33 BENTUK LINGKUNGAN PENDIDIKAN
Lingkungan pendidikan dapat dikategorikan menjadi 3 : 1.      Lngkungan pendidikan keluarga 2.      Lingkungan pendidikan sekolah 3.      Lingkungan pendidikan masyarakat

34 PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN
Adapun pendidikan yang harus diberikan oleh orang tua sebagai wujud tanggung jawab terhadap keluarga adalah : 1.      Pendidikan agama. 2.      Pendidikan Akhlak 3.      Pendidikan jasmani. 4.      Pendidikan social

35 Sifat Ilmu Pendidikan Obyek Sendiri Metode Ilmiah Sistematis
Tujuan Sendiri

36 Obyek Ilmu Pendidikan - Obyek Materi; yaitu materi yg dikenai pendidikan, yakni manusia/peserta didik. - Obyek formal; yaitu apa yg dibentuk oleh pendidikan, yakni Kegiatan Manusia dalam Membimbing Perkembangan Manusia lain ke arah tujuan tertentu. • Banyak ilmu yg mempunyai obyek materi yg sama. Misalnya biologi, psikologi dan pendidikan mempunyai obyek materi yg sama, yaitu manusia. Yang membedakan obyek formalnya.

37 Metode Ilmiah Ilmu Pendidikan mempunyai metode/cara tertentu dalam menganalisis situasi/proses pendidikan. - Kualitatif/Fenomenologi; observasi, wawancara - Kuantitatif; angket, tes dsb.


Download ppt "ILMU PENDIDIKAN OLEH: MOH. YANI, S.Ag, M.M, M.PdI"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google