Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Chapter 4 Oktober 2010.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Chapter 4 Oktober 2010."— Transcript presentasi:

1 Chapter 4 Oktober 2010

2 Transport layer Men-enkapsulasi data aplikasi untuk dapat digunakan oleh Network layer. Memungkinkan beberapa aplikasi untuk berkomunikasi melalui jaringan pada waktu yang sama pada satu perangkat

3 Transport layer Memastikan bahwa, jika diperlukan, semua data yang diterima berupa data yang andal dan dalam urutan untuk aplikasi yang benar Menggunakan mekanisme penanganan kesalahan

4 Learning Objectives Perlunya Transport layer.
Memberikan end-to-end transfer dari data antara aplikasi yang satu ke yang lain. Protokol Transport layer untuk TCP/IP : TCP and UDP.

5 Learning Objectives Fungsi dari Transport layer : reliability, port addressing, dan segmentation. Bagimana TCP and UDP masing-masing dapat menangani fungsi kunci. Penggunaan TCP atau UDP serta contoh-contohnya.

6 Transport layer

7 Maksud dari transport layer
Tracking Individual Conversations  maintain multiple communications stream antar aplikasi Segmenting Data  men-enkapsulasi data ke bentuk segment Reassembling Segments  rekonstruksi kembali ke bentuk stream data yang lengkap Identifying the Applications  dengan port number

8 Transport layer

9 Transport layer Aplikasi mengirimkan data dari satu aplikasi ke aplikasi yang lain  tidak perlu tahu tipe host tujuan, media yang dilewati atau jalur yang dilewati Sedangkan lower layer : tidak perlu tahu aplikasi yang dilewatkan. Hanya perlu memperhatikan dengan cara apa data tersebut dikirimkan.

10 Transport Layer Ada aplikasi yang berbeda-beda untuk kebutuhan yang berbeda-beda  sehingga adanya beberapa protocol transport layer Misal : protocol yang mempunyai fungsi dasar pengiriman data yang efisien, pengiriman data yang reliable

11 Separating Multiple Communications

12 Separating Multiple Communications
Banyak aplikasi yang dikirimkan bersama Sampai pada tujuan sesuai aplikasi Transport layer  melakukan segmentasi Tanpa segmentasi, hanya satu aplikasi yang diterima

13 Roles of transport layer

14 Roles of transport layer
Sekumpulan potongan (berita) yang mengalir dari sumber ke tujuan  dikenal sebagai conversation Bagaimana mengatur ‘conversation’ ?

15 Controlling the conversation

16 Controlling the conversation
Fungsi utama Transport Layer Protocols: Segmentation & Reassembly Connection-oriented conversations Reliable delivery Ordered data reconstruction Flow control Conversation multiplexing Adanya port number  menentukan aplikasi/service

17 Controlling a conversation

18 Controlling a conversation
Establishing a Session  menghasilkan session antara aplikasi Reliable Delivery  retransmission Same order Delivery  reassembling Flow control  kemampuan setiap mesin berbeda

19 Controlling a conversation
A Transport layer protocol  menjamin reliable delivery dari data. Dalam bahasa jaringan, reliability : menjamin bahwa setiap potongan data yang dikirimkan sumber, sampai pada tujuan. Yang dilakukan adalah : tracking transmitted data acknowledging received data retransmitting any unacknowledged data

20 Transport Layer Role and Services
Supporting Reliable Communication

21 Supporting Reliable Communication
Fungsi dari transport layer : Manage application data  pertukaran aplikasi data antar host Untuk pengiriman yang reliable  perlu additional overhead karena : Tracking ACK Retransmit

22 TCP dan UDP 2 protocol yang ada pada transport layer:
TCP : Tansmission Control Protocol UDP : User Datagram Protocol

23 UDP User Datagram Protocol Simple Connectionless Protocol
Digambarkan pada RFC 768 Low Overhead Delivery Potongan dari komunikasi pada UDP disebut Datagram

24 UDP Aplikasi yang menggunakan UDP : DNS Video Streaming VoIP

25 TCP Transmission Control Protocol Connection Oriented
Digambarkan pada RFC 793 Ada additional function  additional overhead Same order delivery Reliable delivery Flow-control Potongan komunikasi TCP disebut segment

26 TCP Aplikasi yang menggunakan TCP adalah : Web Browser E-mail
File Transfer

27 TCP dan UDP

28 Port Addressing Untuk identifikasi conversation
Identifier yang unik yang dimiliki TCP dan UDP adalah  port number Setiap segmen/datagram mempunyai source port dan destination port Source port  port pengiriman Destination port  yang dituju Penentukan no port  bervariasi, ada statik dan dinamik

29 Port Addressing

30 Port Addressing

31 Port Addressing

32 Port Addressing

33 Port Addressing Ada beberapa tipe port number:
Well Known Ports (Numbers 0 to 1023) – Nomer-nomer ini dipesan untuk service dan aplikasi. Contoh : HTTP (web server) POP3/SMTP ( server) danTelnet. Registered Ports (Numbers 1024 to 49151) – Ini untuk proses user atau aplikasi. Kalau tidak dipakai untuk server resouce, maka dapat juga digunakan untuk client yang dipilih secara dinamik untuk source port.

34 Port Addressing Ada beberapa tipe port number:
Dynamic or Private Ports (Numbers to 65535) – Atau disebut dengan Ephemeral Ports, umumnya secara dinamik diberikan ke client untuk aplikasi saat memulai koneksi. User tidak biasa koneksi dengan server menggunakan port ini.

35 Port Addressing Menggunakan baik TCP maupun UDP
Untuk beberapa aplikasi, digunakan baik TCP maupun UDP. Misalnya, DNS untuk client yang segera minta dilayani  menggunakan UDP, sedangkan bila informasi yang diminta memerlukan reliability, maka menggunakan TCP.

36 Segmentation dan reassembly
Membagi data aplikasi ke potongan-potongan akan menjamin bahwa data tersebut dapat dikirimkan lewat batasan media dan juga data dari aplikasi yang berbeda dapat dimultiplex. TCP dan UDP berbeda menangani segmentasi.

37 Segmentation dan reassembly
TCP  header pada segment terdiri dari sequence number  untuk reassembly UDP  tidak  less overhead Harus memaklumi bahwa data tidak datang dengan urutan yang seharusnya

38 Segmentation dan reassembly

39 TCP : Reliability Dengan connection oriented session
Koneksi seperti ini memungkinkan diadakan tracking dari session Proses ini menjamin bahwa setiap host sadar dan mempersiapkan komunikasi Memerlukan establishment dari session

40 TCP : Reliability Setelah establish  destination mengirimkan ack
ACK  basis reliability dari TCP session Bila source tidak menerima ACK  retransmit Overhead  ack dan retransmit

41 TCP Header

42 TCP Header Ke

43 TCP Server Process Proses aplikasi berjalan di server
Server menunggu client untuk me-request atau memulai komunikasi Diperlukan port number Sebuah server tidak dapat mempunyai 2 service yang diberikan ke port dengan no yang sama pada layanan transport layer yang sama

44 TCP Server Process

45 TCP Server Process

46 TCP Server Process

47 TCP Server Process

48 TCP Server Process

49 Circuit Switching Packet Switching

50

51 TCP Connection Establishment and Termination
Setiap kali koneksi terjadi dua one-way connection. Untuk membentuk session, dilakukan 3 way handshake: Memastikan bahwa destination device berada pada jaringan Verifikasi bahwa destination device adalah service yang aktif dan menerima request  pada destination port number Memberitahu destination device bahwa sumber dapat membentuk session dengan port number tersebut.

52 TCP Connection Establishment and Termination

53 TCP Connection Establishment and Termination

54 TCP Connection Establishment and Termination

55 TCP Connection Establishment and Termination

56 TCP Connection Establishment and Termination

57 TCP Connection Establishment and Termination

58 TCP Connection Establishment and Termination

59 TCP Connection Establishment and Termination

60 TCP Connection Establishment and Termination

61 TCP Three-Way Handshake
Step 1 SYN : Synchronous Sequence Number

62 TCP Three-Way Handshake
Step 2

63 TCP Three-Way Handshake
Step 3

64 TCP Session Termination (FIN)

65 TCP Session Termination (ACK)

66 Managing TCP Sessions Saat sampai di tujuan, segmen yang dikirimkan mungkin dalam keadaan yang tidak terurut  harus diurutkan dulu Masuk ke receiving buffer Diurutkan berdasarkan nomor urut (sequence number)

67 Managing TCP Sessions

68 Managing TCP Sessions Fungsi TCP  setiap segmen sampai pada tujuan
Destination  memberikan ACK Sequence number dan ack number digunakan untuk menkonfirmasi data yang akan diterima

69 Managing TCP Sessions ACK number dari tujuan  menunjukkan next byte yang diharapkan diterima untuk pengiriman berikutnya  expectational ack Window size  TCP menggunakan window size untuk menentukan jumlah segmen yang dikirim oleh pengirim sebelum penerima mengirimkan ACK

70 Managing TCP Sessions

71 Managing TCP Sessions Lihat

72 TCP congestion control – Minimizing segment loss

73 TCP congestion control – Minimizing segment loss

74 UDP Protocol

75 UDP Protocol

76 UDP Protocol

77 UDP Protocol

78 Summary

79


Download ppt "Chapter 4 Oktober 2010."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google