Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

File Sekuensial Berindeks

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "File Sekuensial Berindeks"— Transcript presentasi:

1 File Sekuensial Berindeks
Pengertian Struktur File Sekuensial Berindeks Indeks dan Parameter Indeks Algoritma Push-Trough Parameter Performansi File

2 File Sekuensial Berindeks
File sekuensial berindeks menambahkan fasilitas sebuah indeks tunggal terhadap file sekuens sehingga pencarian dan pembaharuan rekord berdasarkan atribut yang diindeks-kan menjadi lebih efesien Ditujukan untuk keperluan akses data secara langsung dan juga sekuensial

3 Struktur File Sekuensial Berindeks
Komponen File Sekuensial Berindeks : Main/Primary File (File Utama) Indeks Overflow Area

4 Struktur File Sekuensial Berindeks
Contoh ilustrasi :

5 Indeks dan Parameter Indeks
Indeks berisi pasangan nilai atribut dengan pointer acuan File Indeks adalah kumpulan isian indeks untuk mengacu record di file utama Jenis Indeks ada 2 yaitu : Indeks Statis  indeks yang diciptakan saat reorganisasi dan tidak berubah karena pembaharuan. Record baru ditempatkan difile overflow dan dikaitkan kerecord sebelumnya Indeks Dinamis Pembaharuan dilakukan pada file utama bukan pada overflow

6 Indeks dan Parameter Indeks
Ada dua tipe pengaksesan pada indeks : Block Anchor  Indeks tidak menunjuk langsung ke record tetapi ke blok yang memuat record Record AnchorIndeks menunjuk langsung ke record Jika terdapat n rekord data, maka banyak entri indeks diperlukan = n/Bfr Tiap entri berukuran V+P byte (V=atribut kunci, P = TID Pointer)

7 Parameter indeks X = [ y log [n/Bfr]]

8 Algoritma Push-Trough
Rekord baru diinsert di posisi yang sesuai Rekord sisa setelah rekord baru di-push hingga akhir block Jika melebihi akhir block, push ke overflow area

9 Contoh Implementasi Algoritma Push-Trough

10 Contoh Implementasi Algoritma Push-Trough

11 Parameter Performansi File
Ukuran Rekord (R) R = aV+P a : jumlah atribut V : panjang rata-rata nilai atribut P : ukuran pointer Jumlah rekord file sekuensial berindeks (n) n = nm + o’ nm : jumlah rekord di file utama o’ : jumlah rekord di overflow area

12 Parameter Performansi File

13 Parameter Performansi File

14 Parameter Performansi File

15 Parameter Performansi File

16 Parameter Performansi File

17 Parameter Performansi File

18 Latihan soal File Sekuens Berindeks
Menghitung kinerja file sekuen berindeks: Struktur File Sekuen Berindeks Parameter Harddisk Putaran Disk (RPM) = 8000 rpm Seek time (s) = 5 ms Transfer Rate (t) = 2048 byte/ms Waktu untuk pembacaan dan penulisan (trw) = 2 Parameter Penyimpanan Metode Blocking = Fixed Blocking Ukuran Blok (B) = 4096 byte Ukuran Pointer (P) = 8 byte Ukuran interblock gap (G) = 1024 byte Parameter File Jumlah record di file utama (n) = rekord Jumlah field (a) = 8 field Panjang Nilai (V) = 25 byte Parameter Indeks Ukuran indeks (V+P) = 20 byte Parameter Reorganisasi File lo transaksi (o’) = 5000 rekord Parameter Pemrosesan (a) Waktu pemrosesan blok ( C ) = 2 ms

19 Latihan File Sekuen Berindeks
Hitunglah: Fan-out (y) Height (X) Rtotal TF Tn TI Tu Tx Ty


Download ppt "File Sekuensial Berindeks"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google