Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ETIKA FILSAFAT DZIKRINA HIRONI, S.Psi HP. 085239712485/081997910289.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ETIKA FILSAFAT DZIKRINA HIRONI, S.Psi HP. 085239712485/081997910289."— Transcript presentasi:

1 ETIKA FILSAFAT DZIKRINA HIRONI, S.Psi HP /

2 Etika sebagai Filsafat
Etika merupakan cabang filsafat Etika merupakan cabang filsafat yang berbicara tentang tindakan (praxis) manusia. Etika tidak mempersoalkan keadan manusia, tetapi mempersoalkan bagaimana manusia harus bertindak. Tindakan manusia ditentukan oleh berbagai norma.

3 Struktur Etika E T I K A Prinsip Etika Umum Moral dasar Etika Terapan
Sikap thd sesama Etika keluarga Etika profesi Etika politik Etika lingkungan hidup Kritik ideologi Etika khusus Etika Individual Etika sosial

4 Etika Etika berasal dari kata “Ethos” bahasa Yunani yang berarti adaptasi, akhlak, watak, perasaan, sikap dan cara berpikir. Etika dapat didefinisikan sebagai: Tuntunan mengenai perilaku, sikap dan tindakan yang diakui sehubungan dengan jenis kegiatan manusia Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk, yang menyangkut perilaku dan perbuatan manusia Merupakan ilmu mengenai manusia ideal

5 Lanjutan Jadi Etika adalah
Ilmu tentang kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya manusia hidup didalam masyarakat yang menyangkut aturan-aturan atau prinsip-prinsip yang menentukan perilaku yang benar. Baik dan buruk Kewajiban dan tanggung jawab

6 Ciri khas pemikiran filsafat
Rasional Mendasarkan pada argumentasi yang bersedia untuk dipersoalkan tanpa pengecualian Kritis Filsafat ingin mengerti sebuah masalah sampai keakar-akarnya Sistematis Membahas langkah demi langkah Normatif Menyelidiki bagaimana pandangan moral yang seharusnya

7 Fungsi Etika Merupakan sarana untuk memperoleh orientasi kritis terhadap berbagai moralitas yang membingungkan Menampilkan keterampilan intelektual, yaitu keterampilan untuk berargumentasi secara rasional dan kritis atau berpikir filosofis. Orientasi etis diperlukan dalam mengambil sikap yang wajar dalam suasana plural, pluralitas moral diperlukan karena 3 hal, yaitu sbb:

8 Lanjutan Perbedaan moral yang berbeda-beda peran adanya perbedaan suku, daerah, budaya dan agama yang hidup berdampingan Modernisasi membawa perubahan besar dalam struktur dan nilai kebutuhan masyarakat yang akibatnya menantang pandangan moral tradisional Berbagai ideologi menawarkan diri sebagai penuntun kehidupan, masing-masing dengan ajarannya sendiri tentang bagaimana harus hidup

9 Etiket Etiket berasal dari kata “Etiquette” yang berarti persyaratan mengenai perilaku sosial Aturan sopan santun dalam pergaulan

10 Manfaat Etiket Membantu seseorang menjadi disegani, dihormati dan disegani orang lain Memudahkan hubungan baik dengan orang lain Memberi keyakinan pada diri sendiri dalam setiap situasi Menjadikan seseorang dapat memelihara suasana yang baik dalam berbagai lingkungan (keluarga, pergaulan, tempat kerja, dll)

11 Hal-hal yg Mempengaruhi kehidupan sosial seorang individu
Self confidence  Rasa percaya diri Self control  cara mengontrol thd kesabaran, kemarahan dan rasa tidak puas Body Language  bahasa tubuh yang dapat dimengerti oleh setiap orang First impression  pandangan (penilaian) seseorang individu yang didapat dari kesan pertama

12 Perbedaan Etika & Etiket
Etiket menyangkut cara melakukan perbuatan manusia, sedangkan etika tidak terbatas pada cara melakukan sebuah perbuatan, etika memberi norma tentang perbuatan itu sendiri Etiket hanya berlaku untuk pergaulan.Bila tidak ada orang lain atau tidak ada saksi mata, maka etiket tidak berlaku. Sedangkan etika berlaku walaupun tidak ada orang lain

13 Lanjutan 3. Etiket bersifat relatif (dianggap tidak sopan dalam suatu kebudayaan, tapi pada kebudayaan lain sebaliknya). Sedangkan Etika jauh lebih lebih absolut (larangan “berbohong” atau “mencuri” merupakan prinsip etika yang tidak dapat ditawar-tawar.

14 Lanjutan 4. Etiket hanya memandang manusia dari segi lahir, sedangkan etika memandang manusia dari segi bathin. Misal penipu  tutur katanya lembut, memegang etiket namun menipu. Orang tsb memegang etiket, namun munafik, sebaliknya seseorang yang berpegang pada etika,tidak mungkin munafik karena jika dia munafik maka ia tidak bersikap etis.

15 Etika & Agama Etika tidak dapat mengganti agama.
Orang beriman menemukan orientasi dasar kehidupannya dari agamanya. Agama merupakan hal yang tepat untuk memberikan orientasi moral Pemeluk agama menemukan orientasi dasar kehidupan dalam agamanya. Akan tetapi agama memerlukan keterampilan etika agar dapat memberikan orientasi, bukan sekedar indokrin.

16 4 Alasan Agama membutuhkan keterampilan Etika sebagai Pemberi Orientasi moral
Orang beragama mengharapkan agar ajaran agamanya rasional Seringkali ajaran moral yang termuat dalam wahyu mengizinkan interpretasi yang saling berbeda, bahkan bertentangan Perkembangan Iptek dan masyarakat, maka agama menghadapi masalah moral yang secara langsung tidak disinggung dalam wahyu (contoh: bayi tabung dan reproduksi manusia dengan gen yang sama) Adanyanya perbedaan antara etika dan ajaran moral

17 Lanjutan Etika mendasarkan diri pada argumentasi rasional semata sedangkan agama pada wahyunya sendiri. Oleh karena itu agama hanya terbuka pada mereka yang mengakuinya, sedangkan etika terbuka bagi setiap orang dari semua dan pandangan dunia

18 Moral Moral adalah… Adat/Kebiasaan  bahasa latin
Perilaku yang diharapkan oleh masyarakat yang merupakan “standar perilaku” dan nilai-nilai yang harus diperhatikan bila seseorang menjadi anggota masyarakat dimana ia tinggal Moral

19 Moralitas Nilai moral  Kebaikan manusia sebagai manusia
Norma moral  bagaimana manusia harus hidup supaya menjadi baik sebagai manusia Moralitas adalah sopan santun, segala sesuatu yang berhubungan dg. Etiket atau sopan santun

20 Hukum Hukum adalah keseluruhan dari prinsip-prinsip yang mengatur hubungan antara manusia dalam masyarakat dan yang menetapkan apa yang oleh tiap-tiap orang boleh dan dapat dilakukan tanpa memperkosa rasa keadilan

21 Istilah Etika  ilmu yang mempelajari apa yang baik dan yang buruk
Etiket Ajaran sopan santun yang berlaku bila manusia bergaul/berkelompok dengan manusia lain dan tidak berlaku bila seseorang manusia hidup sendiri

22 Lanjutan Etis  Sesuai dengan ajaran moral
Ethos  Sikap seseorang dalam bidang tertentu Kode Etik  Sistem norma, nilai atau aturan profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar atau baik dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional

23 THANK'S 4U ATTENTION


Download ppt "ETIKA FILSAFAT DZIKRINA HIRONI, S.Psi HP. 085239712485/081997910289."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google