Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PEDOMAN MEMPEKERJAKAN DAN MELATIH STAF PADA ORGANISASI MASYARAKAT

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PEDOMAN MEMPEKERJAKAN DAN MELATIH STAF PADA ORGANISASI MASYARAKAT"— Transcript presentasi:

1 PEDOMAN MEMPEKERJAKAN DAN MELATIH STAF PADA ORGANISASI MASYARAKAT
Serial Perangkat Perubahan Komunitas OD

2 We are The Change Agent Diana Novita Sari Tasyya Himalaya

3 BERDAYALAH.. Pedoman Mempekerjakan dan Melatih Staf pada Organisasi Masyarakat Mengembangkan Rencana Mempekerjakan dan Melatih Staf Kasus pelatihan dan pengembangan karyawan yang ada di sebuah bank swasta BCA

4 MENGEMBANGKAN RENCANA UNTUK MEMPEKERJAKAN DAN MELATIH STAF

5 Mengapa Harus Mengembangkan Panduan untuk Perekrutan, Orientasi, dan Pelatihan?
Cara orang dipekerjakan dan dilatih merupakan kesan pertama terhadap organisasi, dan akan berkontribusi pada perasaan tentang hal itu dalam jangka panjang, dan seberapa bagus pekerjaan yang dilakukan. Panduan pengembangan akan membuat berfikir tentang rencana dan filosofi untuk organisasi. Pedoman perekrutan dan pelatihan harus mencerminkan keinginan organisasi tersebut.

6 Organisasi yang menganggap dirinya demokratis atau berdedikasi terhadap pemberdayaan mungkin menjalankan proses perekrutan yang memberi kesempatan kepada pemohon untuk bertindak secara alami dan menunjukkan kekuatan sejati mereka, daripada harus menanggapi tekanan atau intimidasi. Ini mungkin juga melibatkan anggota populasi sasaran, staf lain, dan lain-lain dalam perekrutan yang sebenarnya, untuk mencerminkan filosofi inklusifnya

7 Bagaimana Mengembangkan Panduan untuk Mempekerjakan Staf?
Dalam prakteknya, kegiatan seperti mengembangkan pedoman biasanya tidak dilakukan oleh panitia. Satu orang mungkin mengerjakan tugas menulis draf pertama, dan kemudian beberapa orang lain akan membahasnya dan memberi saran, sampai ada versi yang disukai semua orang. Pertanyaan sebenarnya di sini adalah seberapa inklusif keinginan menjadi yang bisa memberi saran.

8 Sesuatu yang perlu dipertimbangkan dengan hati-hati di sini adalah apakah lebih penting bahwa orang tersebut memiliki keahlian atau pengalaman tertentu, atau dia adalah tipe orang tertentu. Orang yang dapat menyesuaikan diri dengan baik dalam organisasi, atau siapa yang akan diterima oleh populasi sasaran

9 Bagaimana Mengembangkan Panduan Orientasi dan Pelatihan?
Struktur & fungsi umum posisi Peran pengawasan Pemahaman dan keakraban dengan populasi yang dilayani organisasi. Pemahaman dan keakraban dengan masyarakat dan konteks di mana organisasi beroperasi - pendukung dan pencela lokal, politik lokal, penyandang dana, organisasi lain, dll ORIENTASI

10 PELATIHAN Setiap anggota staf baru harus dapat menggunakan keahliannya dengan cara-cara tertentu yang diminta oleh jabatan barunya dan oleh organisasi. Selain itu, mungkin perlu mempelajari keterampilan baru yang terkait dengan apa yang sudah dia ketahui, karena tuntutan posisi mungkin agak berbeda dari apa yang telah dilakukannya di masa lalu. Pedoman pelatihan organisasi perlu mempertimbangkan tentang posisi yang berbeda dalam organisasi ini daripada di tempat lain, dan hanya apa yang mungkin dibutuhkan anggota staf baru untuk belajar.

11 CONTOH KASUS kasus pelatihan dan pengembangan karyawan yang ada di sebuah bank swasta BCA

12 Sepanjang tahun 2005, BCA memfokuskan dirinya pada program pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk membangun kompetensi individu dan organisasi, guna menunjang Bank dalam mengembangkan kemampuan yang lebih baik dalam bisnis kredit dan perbankan transaksional. Kegiatan tersebut mencakup program pelatihan, pengembangan karir, serta revitalisasi organisasi. Seiring ekspansi yang sangat cepat di bisnis penyaluran kredit, mencakup segmen perbankan konsumer, komersial dan UKM, serta korporasi, BCA secara aktif merekrut kader-kader berbakat untuk posisi pemasaran kredit, analisa kredit dan pengelolaan risiko Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang cepat, BCA melalui Divisi Pelatihan dan Pengembangan telah melaksanakan lebih dari hari pelatihan bagi para karyawan BCA. Pelatihan yang dilakukan di tahun 2005 mencapai 4,87 hari pelatihan untuk setiap karyawan. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari rata-rata sebelumnya yaitu 4,11 hari pelatihan per karyawan pada tahun 2004.

13 ANALISIS KASUS Pelatihan untuk mengembangkan kualitas staf disuatu perusahaan memang sangatlah penting, karna hal itu dapat memiliki banyak manfaat untuk perusahaan tersebut. Salah satu manfaat dari pelatihan itu adalah dapat meningkatkan kinerja dan kemampuan karyawan. Karna suatu perusahaan tidak akan ada artinya jika sumber daya manusia yang ada di dalamnya tidak berkembang kemampuannya.

14 Kesimpulan

15 Mempekerjakan orang yang tepat dan melatih mereka dengan baik adalah hal terpenting yang dapat dilakukan untuk memastikan bahwa organisasi tersebut efektif. Menetapkan panduan yang jelas untuk perekrutan dan pelatihan adalah cara untuk membantu organisasi tersebut mendapatkan hak rekrutmen dan pelatihan setiap saat. Jika dapat mengembangkan panduan yang mencerminkan karakter organisasi, sesuai dengan filosofi dan misinya, dan berbicara langsung dengan kebutuhan organisasi, maka akan berhasil menuju kesuksesan staf dan organisasi yang hebat.

16 Tidak semua kebenaran dan kenyataan perlu dikatakan pada seseorang atau pada siapapun.
Pelajari apa itu kebenaran, niscaya engkau akan dapati siapa yang benar…!

17 Pengenalan terencana dari para karyawan terhadap pekerjaan yang ditawarkan

18 Pengembangan SDM

19

20

21

22


Download ppt "PEDOMAN MEMPEKERJAKAN DAN MELATIH STAF PADA ORGANISASI MASYARAKAT"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google