Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

STATISTIKA I Bobot : 2 SKS Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "STATISTIKA I Bobot : 2 SKS Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si."— Transcript presentasi:

1 STATISTIKA I Bobot : 2 SKS Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

2 Referensi Wismanto, B.Y Statistika Dasar. Semarang : Penerbit Unika Soegijapranata Soegiyono. Statistika untuk Penelitian. Alfabeta: Bandung Soetrisno Hadi, 200.., Statistik. Yogyakarta : Penerbit Fakultas Psikologi-UGM Ferguson, G. and Takane, Y Statistical Analysis in Psychology and Education. Buku Statistika lain Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

3 Statistics as a Tool What is Statistics ?
A set of tools for collecting, organizing, presenting and analyzing numerical facts or observations. Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

4 Konsep Statistika KEGUNAAN ? Melalui fase STATISTIKA :
Kegiatan untuk : mengumpulkan data menyajikan data menganalisis data dengan metode tertentu menginterpretasikan hasil analisis KEGUNAAN ? Melalui fase STATISTIKA DESKRIPTIF : Berkenaan dengan pengumpulan, pengolahan, dan penyajian sebagian atau seluruh data (pengamatan) tanpa pengambilan kesimpulan STATISTIKA INFERENSIAL : Setelah data dikumpulkan, maka dilakukan berbagai metode statistik untuk menganalisis data, dan kemudian dilakukan interpretasi serta diambil kesimpulan. Statistika inferensi akan menghasilkan generalisasi (jika sampel representatif) Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

5 Data DATA terbagi atas DATA KUALITATIF dan DATA KUANTITATIF
Data yang dinyatakan dalam bentuk bukan angka. Contoh : jenis pekerjaan, status marital, tingkat kepuasan kerja DATA KUANTITATIF : Data yang dinyatakan dalam bentuk angka Contoh : lama bekerja, jumlah gaji, usia, hasil ulangan DATA JENIS DATA KUALITATIF-KUANTITATIF KUANTITATIF NOMINAL ORDINAL INTERVAL RASIO Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

6 4 types of data Nominal Ordinal Interval Rasio
Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

7 Nominal Fungsi untuk Labelling, identifikasi, counting
Penggunaan angka dapat dipertukarkan (transformasi isomorfik) Angka tidak memiliki makna kuantitatif dan kualitatif Tidak dapat dikenai operasi Hitung Contoh : Jenis Kelamin Golongan Darah Kode Pos Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

8 Ordinal Order = Pesan (Pesanan datang secara berurutan)
Fungsi untuk Ranking, Pengurutan kualitatif Berbeda angka menunjukan perbedaan urutan/besaran/kualitas Penggunaan angka dapat dipertukarkan (transformasi monotonik) Dapat dikenai tanda : = ; > atau < Perbedaan 2 angka berurutan tidak selalu sama maknanya. Contoh : Urutan Kelahiran; Ranking klas dsb Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

9 Interval Perbedaan antara 2 angka berurutan diasumsikan sama
Dapat dianggap seperti ordinal tetapi jarak antar jenjang dianggap tetap Tidak memiliki angka nol yang mutlak Perbedaan angka memiliki perbedaan kuantitatif dan kualitatif Contoh : Skala pengukuran psikologis Suhu Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

10 Rasio Memiliki jarak antar angka yang sama besar
Memiliki angka nol mutlak Dapat dikenai semua operasi hitung Contoh : Semua pengukuran pisik Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

11 Statistika & Metode Ilmiah
Adalah salah satu cara mencari kebenaran yang bila ditinjau dari segi penerapannya, resiko untuk keliru paling kecil. LANGKAH-LANGKAH DALAM METODE ILMIAH : Merumuskan masalah Melakukan studi literatur Membuat dugaan-dugaan, pertanyaan-pertanyaan atau hipotesis Mengumpulkan dan mengolah data, menguji hipotesis, atau menjawab pertanyaan Mengambil kesimpulan Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

12 PROSEDUR PENGOLAHAN DATA :
PARAMETER : Berdasarkan parameter yang ada statistik dibagi menjadi Statistik PARAMETRIK : berhubungan dengan inferensi statistik yang membahas parameter-parameter populasi; jenis data interval atau rasio; distribusi data normal atau mendekati normal. Statistik NONPARAMETRIK : inferensi statistik tidak membahas parameter-parameter populasi; jenis data nominal atau ordinal; distribusi data tidak diketahui atau tidak normal JUMLAH VARIABEL : berdasarkan jumlah variabel dibagi menjadi Analisis UNIVARIAT : hanya ada 1 pengukuran (variabel) untuk n sampel atau beberapa variabel tetapi masing-masing variabel dianalisis sendiri-sendiri. Contoh : korelasi motivasi dengan pencapaian akademik. Analisis MULTIVARIAT : dua atau lebih pengukuran (variabel) untuk n sampel di mana analisis antar variabel dilakukan bersamaan. Contoh : pengaruh motivasi terhadap pencapaian akademik yang dipengaruhi oleh faktor latar belakang pendidikan orang tua, faktor sosial ekonomi, faktor sekolah. Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

13 hipotesis Hipotesis adalah dugaan atau jawaban sementara terhadap pertanyaan penelitian. Sifatnya semu/ teoritis Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

14 Dasar-dasar Satistika
HIPOTESIS Lambang Hipotesis Statistis H0 = hipotesis 0 H1= hipotesis alternatif Apabila dalam pengujian H0 ditolak, maka H1 diterima. Dalam analisis cukup dikatakan H0 ditolak atau diterima, tanpa menyebutkan H1. Kriteria menterjemahkan Hipotesis Penelitian Hipotesis penelitian sifatnya substantif dalam bentuk proporsimal. Untuk bisa diuji secara empirik, hipotesis penelitian harus diubah ke dalam hipotesis statistis dalam bentuk H0 dan H1. Dasar-dasar Satistika

15 Dasar-dasar Satistika
Penalaran Hipotesis nol (H0): Disebut H0, karena hipotesis ini mengisyaratkan tidak ada perbedaan harga parameter atau perbedaannya = 0 Disebut H0 karena berasal dari “ This hypothesys is to be nullified” (karena hipotesis ini yang harus ditolak). 3. Disebut Hipotesis Alternatif (H1) karena merupakan lawan dari H0 Dasar-dasar Satistika

16 Level of significance Taraf nyata/taraf kebermaknaan
Definisi: Peluang melakukan kekeliruan tipe I disebut level of significance yang dilambangkan dengan . Dalam statistika ditentukan harga  yaitu :   α < =0,05 (signifikan)  kekeliruan maksimal 5%  α <= 0,01 (sangat signifikan)  kekeliruan maksimal 1%  α > 0,05 (tidk signifikan)  kekeliruan lebih dari 5% Dasar-dasar Satistika

17 Bentuk hipotesis Hipotesis deskriptif
Tdk membuat perbandingan atau hubungan, hanya memberikan gambaran. Contoh: produktivitas padi di tanawawo Jumlah PUS di kec. Tanawawo Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

18 2. Hipotesis komparatif Dugaan untuk membandingkan dua sampel yang berbeda Contoh: perbedaan kualitas pelayanan di instansi pemerintah dan swasta Perbedaan Motivasi belajar antara siswa kelas akselerasi dan non akselerasi Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

19 Hipotesis asosiasif Dugaan tentang hubungan antara dua variabel
Contoh: hubungan antara motivas belajar dengan prestasi belajar Hubungan antara metode mengajar guru dengan prestasi belajar siswa Hubungan antara kepercayaan diri dengan kecenderungan menyontek pada mahasiswa dll Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

20 Tugas Carilah Jurnal Ekonomi- Kuantitatif kemudian jurnal tersebut direview. Maksimal 4 halaman. Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si

21 Jenis Penelitian Permasalahan Tujuan Dasar Teori Hipotesis Populasi dan sampling Alat Pengumpulan Data Validitas dan reliabilitas Metode analisa data Hasil analisa data Pembahasan Kesimpulan dan saran

22 TERIMAKASIH Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si


Download ppt "STATISTIKA I Bobot : 2 SKS Maria N. Nancy, S. Psi., M. Si."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google