Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

STATISTIK SOSIAL BY. SAHRUN, SE. M. Si

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "STATISTIK SOSIAL BY. SAHRUN, SE. M. Si"— Transcript presentasi:

1 STATISTIK SOSIAL BY. SAHRUN, SE. M. Si
STATISTIK SOSIAL BY. SAHRUN, SE. M.Si. Fisip Universitas Haluoleo Kendari

2 Materi Pemberlajaran Sampai Mid Semester :
STATISTIK SOSIAL Materi Pemberlajaran Sampai Mid Semester : Pendahuluan : Arti : statistik dan statistika Karasteristik/ciri statistik Kegunaan statistik Arti data dan peranannya dlm kehidupan Syarat-syarat data yang baik Pembagian data Variabel dan skala pengukuran Pengumpulan data Pengolahan data Penyajian data Distribusi Frekuensi Ukuran Pemusatan : (Mean, Median, Modus) Ukuran Variasi : (Simpangan Rata-rata, Simpangan Baku, Varians, Koefien Variasi).

3 Buku Acuan : Statistika untuk penelitian oleh : Sugiono Statistik oleh J. Supranto Dasar-Dasar Satistika oleh Riduwan Statistika oleh Sujana

4 D E F I N I S I STATISTIK (dalam arti sempit)
berarti data ringkasan berbentuk angka (kuantitas), misal : statistik penduduk yang menggambarkan data tentang jumlah penduduk. STATISTIK (dalam arti luas) : STATISTICS (statistika) adalah suatu ilmu dan juga seni bagaimana cara pengumpulan data, pengolahan/pengelompokkan data, penyajian data, dan analisis data serta cara pengambilan kesimpulan secara umum berdasarkan hasil penelitian yang tidak menyeluruh. (sample)

5 Dari pengertian di atas, maka statistika dapat dibagi menjadi 2 jenis.
Statistika Deskriptif adalah ilmu statistik yang mempelajari tentang bagaimana cara pengumpulan, pengolahan, penyajian dan penganalisaan data. Jadi Statistik deskriptif adalah statistik yang berfungsi untuk mendiskripsikan atau memberi gambaran terhadap obyek yang diteliti melalui data sampel atau populasi sebagaimana adanya, tanpa melakukan analisis yang lebih luas dan tidak membuat kesimpulan yang lebih lua atau berlaku umum.

6 Statistika Induktif=Inferensial=probabilitas adalah ilmu statistik yang mempelajari tata cara pengambilan kesimpulan secara menyeluruh (populatif) berdasarkan data sebagian (sample) dari populasi tersebut. Jadi statistik inferensial digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya akan digeneralisasikan untuk popolasi dimana sampel diambil.

7 Statistik inferensial dibagi dua :
Statistik parametris, yang digunakan untuk menganalisis data interval atau rasio yang diambil dari populasi yang berdistribusi normal. (misal analisis korelasi dan regresi). Statistik non-parametris, yang digunakan untuk menganalisis data nominal dan ordinal dari populasi yang bebas distribusi/tidak harus normal (misal : analisis Chi Kuadrat).

8 KARASTERISTIK /CIRI STATISTIK
1. STATISTIK BEKERJA DENGAN ANGKA-ANGKA MEMUNYAI DUA PENGERTIAN : SEBAGAI JUMLAH ATAU FREKUENSI, NILAI ATAU HARGA, BERARTI DATA STATISTIK MERUPAKAN DATA KUANTITATIF, MISAL : JML PENDUDUK, JML. PEGAWAI, HARGA BERAS DLL. SEBAGAI NILAI YANG BERARTI DATA KUALITATIF, YANG DIWUJUDKAN DALAM ANGKA. MISAL : KUALITAS MAHASISWA/DOSEN, MUTU PELAYANAN, DSB.

9 2. STATISTIK BERSIFAT OBYEKTIF
ARTINYA : DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI ALAT MENCARI FAKTA, MEMBERIKAN KETERANGAN YANG BENAR. 3. STATISTIK BERSIFAT UNIVERSAL (UMUM) ARTINYA DAPAT DIGUNAKAN DALAM BERBAGA BIDNG ILMU.

10 KEGUNAAN STATISTIK SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI DAPAT MENDESKRIPSIKAN DATA
SEBAGAI ALAT UNTUK REGRESI (MERAMALKAN PENGARUH DATA YANG SATU TERHADAP DATA YANG LAINNYA) UNTUK MENCARI KUATNYA HUBUNGAN ANTARA SATU VARIABEL DENGAN VARIABEL LAIN.

11 D A T A Data berarti sesuatu yang diketahui atau dianggap yang dapat memberikan gambaran tentang keadaan atau persoalan. (Webster’s New World Dictionary) Data tentang sesuatu biasanya dikaitkan dengan tempat dan waktu. Misal : harga beras bermutu di pasar senen, Jakarta pada tangl 2 Januari 2005 adalah Rp.4500 per kg. Data Statistik : kumpulan data hasil pengukuran statistik yang menunjukkan gejala tertentu atau variabel yang diukur.

12 PERANAN STATISTIK (DATA) DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
DASAR MELAKUKAN PERENCANAAN ALAT PENGENDALIAN DASAR MELAKUKAN EVALUASI SYARAT DATA YANG BAIK : OBYEKTIF REPRESENTATIF KESALAHAN BAKU KECIL TEPAT WAKTU RELEVAN

13 PEMBAGIAN DATA MENURUT JENISYA /SIFATNYA : DATA KUALITATIF
DATA KUANTITATIF MENURUT SUMBERNYA : EKTERNAL INTERNAL MENURUT CARA MEMPERLEHNYA : PRIMER SEKUNDER MENURUT WAKTU PENGUMPULANNYA : TIME SERIES (DATA BERKALA) CROSS SECTION (DATA SILANG)

14 Data Kualitatif, adalah data yang berhubungan dengan kategorisasi, karasteristik berwujud pertanyaan atau berupa kata-kata. Misal : orang itu cantik, tanpan, baik, buruk, senang, sedih, harga BBM naik, rumah itu besar, pohon itu rindang. Data kualitatif ini bersifat subyektif sebab data ini dapat ditafsirkan berbeda oleh setiap orang. Data Kuantitatif, adalah data yang berwujud angka-angka. Misalnya : harga solar Rp.9000 perliter, pendapatannya Rp /bln, jumlah penduduk sultra jiwa, dsb.

15 VARIABEL Definisi Variabel adalah atribut seseorang atau obyek, yang mempunyai variasi antara satu dengan yang lainnya (Hatch dan Farhady, 1981). Variabel adalah setiap karasteristik yang : bisa diklasifikasikan kedalam sekurang-kurangnya dua klasifikasi yang berbeda, atau bisa memberikan sekurang-kurangnya dua hasil pengukuran/perhitungan yang berbeda. Contoh : Jenis kelamin : dua klasifikasi Pekerjaan : lebih dari dua klasifikasi Tinggi badan : lebih dari dua klasifikasi Pendapatan : lebih dari dua klasifikasi Nilai Ujian : lebih dari dua klasifikasi

16 SKALA PENGUKURAN MAKSUD SKALA PENGUKURAN ADALAH UNTUK MENGKLASIFIKASIKAN VARIABEL YANG AKAN DIUKUR SUPAYA TIDAK TERJADI KESALAHAN DALAM MENENTUKAN ANALISIS DATA DAN LANGKAH PENELITIAN SELANJUTNYA. JENIS SKALA PENGUKURAN : SKALA NOMINAL (KATEGORIK) SKALA ORDINAL SKALA INTERVAL SKALA RATIO

17 Skala nominal, skala yang disusun menurut jenis/kategori dimana fungsi bilangan hanya sebagai simbol untuk membedakan suatu karasteristik. Misal : jenis kelamin : 1. Laki 2. Perempuan Skala ordinal, yaitu skala yang didasarkan pada rangking atau jenjang dari yang lebih tinggi sampai terendah atau sebaliknya. Pada skala ini angka-angka telah mempunyai arti. Misal: Tingkat pendidikan : 1. Tidak sekolah 2. Tamat SD 3. Tamat SLTP 4. Tamat SMA 5. Tamat PT dst.

18 Skala Interval, skala yang menunjukkan jarak antara satu data dengan data yang lain dan mempunyai bobot yang sama. Skala Ratio, yaitu skala pengukuran yang mempunyai nilai nol mutlak (angka mutlak) Misal : umur, berat badan, tinggi badan, harga, jarak, dsb.

19 II. PENGUMPULAN DATA METODE PENGUMPULAN DATA SENSUS;
CARA PENGUMPULAN DATA DIMANA SELURUH ELEMEN POPULASI DISELIDIKI SATU PERSATU. SAMPLING : CARA PENGUMPULAN DATA DIMANA YANG DISELIDIKI ADALAH ELEMEN SAMPEL DARI SUATU POPULASI.

20 CARA PENGAMBILAN SAMPEL
CARA ACAK (RANDOM) ; MEMILIH SEJUMLAH ELEMEN DARI POPULASI UNTUK MENJADI ANGGOTA SAMPEL, DIMANA SETIAP ELEMEN MEMPUNYAI PELUANG YANG SAMA UNTUK DIPILIH MENJADI SAMPEL. SAMPLINGNYA DISEBUT “PROBABILITY SAMPLING” CARA BUKAN ACAK; TEKNIK PENGAMBILAN SAMPLING YANG TIDAK MEMBERIKAN PELUANG PADA SETIAP ANGGOTA POPULASI (NON PROBABILITY SAMPLING).

21 Alat-alat Pengumpulan Data (Instrumen) : 1
Alat-alat Pengumpulan Data (Instrumen) : 1. Daftar pertanyaan (Questionnaire) 2. Wawancara 3. Observasi (pengamatan langsung) 4. Dokumentasi 5. Melalui pos, telepon, atau alat komunikasi lainnya.

22 III. PENGOLAHAN DATA METODE PENGOLAHAN DATA :
SECARA MANUAL ; BIASANYA DIGUNAKAN UNTUK JUMLAH OBSERVAI YANG TIDK TERLALU BANYAK SECARA ELETRONIK ; DENGAN MENGGUNAKAN KOMPUTER

23 IV. PENYAJIAN DATA TABEL : 1. TABEL SATU ARAH; MEMUAT HANYA SATU
KARASTERISTIK SAJA 2. TABEL DUA ARAH; MEMAT DUA KARASTERISTIK 3. TABEL TIGA ARAH ; MEMUAT TIGA KARASTERISTIK GRAFIK : Histogram, Poligon, Ogive. DIAGRAM : Batang, Garis, Lambang, Peta, Lingkaran. KEADAAN KELOMPOK, Tendensi Sentral : Rata-rata : hitung (mean), ukur, harmonik, modus Ukuran Penenpatan : Median, Kuartil, Desil, Persentil. SIMPANGAN BAKU (PENGUKURAN PENYIMPANGAN) ANGKA BAKU.

24 CONTOH : TABEL SATU ARAH
Jumlah Bioskop di Indonesia Tahun Tahun Jumlah (000) buah 2000 2001 2002 2003 2004 680 850 960 1.039 1.114

25 CONTOH TABEL DUA ARAH Tabel : Jumlah PNS di Indonesia menurut Kepangkatan Dan Jenis Kelamin, Tahun 2011 Pangkat Jenis Kelamin Total L P Golongan I 86.122 646.71 Golongan II 77.434 Golongan III 106.79 20.317 Golongan IV 9.232 751 9.983

26 CONTOH TABEL TIGA ARAH JUMLAH KARYAWAN DEPARTEMEN PERHUBUNGAN
MENURUT UMUR, AGAMA, DAN JENIS KELAMIN TAHUN 2011 UMUR ISLAM KATOLIK PROTESTAN HINDU L P 300 200 40 25 50 30 20 19 150 15 10 5 8 3 2 44 - KEATAS 24 4 1  JUMLAH 700 424 104 60 91 58 37 34

27 Contoh grafik HISTOGRAM

28 Contoh grafik POLIGON

29 Contoh Grafik OGIVE


Download ppt "STATISTIK SOSIAL BY. SAHRUN, SE. M. Si"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google