Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Chapter 9 PENGUMPULAN DATA

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Chapter 9 PENGUMPULAN DATA"— Transcript presentasi:

1 Chapter 9 PENGUMPULAN DATA
Prosedur yang sistematik dan standar untuk memperoleh data yang diperlukan

2 Data adalah sekumpulan informasi
Dalam pengertian bisnis, data adalah sekumpulan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan. Data perlu disusun dan disimpan dengan menggunakan metode tertentu, sehingga jika diperlukan segera dapat dicari dengan mudah dan cepat. pertemuan kesembilan

3 JENIS DATA Interval Kuantitatif Rasio Nominal kualitatif Ordinal
Runtut waktu Data Silang tempat Dimensi waktu Pooling Internal Eksternal Sumber Primer Sekunder

4 JENIS DATA Data dapat diklasifikasikan menjadi data kuantitatif dan data kualitatif. Data Kuantitatif adalah data yang diukur dalam suatu skala numerik (angka), yang dibedakan menjadi: 1.Data interval, yaitu data yang diukur dengan jarak di antara dua titik pada skala yang sudah diketahui. Contoh: suhu udara dalam celsius berkisar antara 0 derajat hingga 100 derajat.

5 2. Data Rasio, yaitu data yang diukur dengan suatu proporsi
2.Data Rasio, yaitu data yang diukur dengan suatu proporsi. contoh: persentase jumlah penganggur di provinsi X. Data Kualitatif adalah data yang tidak dapat diukur dalam skala numerik. Data kualitatif dikuantifikasikan dengan cara mengklasifikasikan dalam bentuk kategori.

6 Jenis Data Kualitatif digolongkan menjadi:
1.Data nominal, yaitu data yang dinyatakan dalam bentuk kategori. Contoh: Industri di Indonesia oleh BPS digolongkan menjadi: -Industri rumah tangga diberi kategori 1 -Industri kecil diberi kategori 2 -Industri menengah diberi kategori 3 -Industri besar diberi kategori 4

7 2.Data Ordinal yaitu data yang dinyatakan dalam bentuk kategori, namun posisi data tidak sama derajatnya karena dinyatakan dalam skala peringkat. Data Menurut Dimensi Waktu 1).Data runtut waktu (time series), yaitu data yang secara kronologis disusun menurut waktu pada suatu variabel tertentu. Digunakan untuk melihat pengaruh perubahan dalam rentang waktu tertentu.Variasi terjadinya variabel adalah antar waktu.

8 Data runtut waktu (time series) dibedakan menjadi:
Data harian, misalnya data indeks harga saham per hari Data mingguan, misalnya data pengunjung rumah makan setiap minggu (7 hari) Data bulanan, misalnya data suku bunga deposito dengan jangka waktu satu bulan (30 hari) Data tahunan, misalnya data pendapatan nasional setiap tahun (12 bulan).

9 2).Data silang tempat (cross-section), yaitu data yang dikumpulkan pada suatu titik waktu. Digunakan untuk mengamati respon dalam periode yang sama,sehingga variasi terjadinya adalah antar pengamatan. Data ini biasanya lebih sesuai untuk mendukung pembuktian dari perilaku individu,perusahaan, atau wilayah. Misalnya: -Data sensus yang diterbitkan 10 tahun sekali -Laporan keuangan perusahaan yang ada di Bursa Efek Jakarta pada tahun tertentu.

10 3).Data Pooling, adalah kombinasi antara data runtut waktu dan silang tempat. Misalnya:untuk mengamati PAD di kabupaten/kota di Propinsi Jabar selama 10 tahun terakhir. Jumlah silang tempat 20 kabupaten, sedangkan runtut waktu yang diamati 10 tahun, maka jumlah observasi sebanyak 200. Data Menurut Sumber 1.Data Internal (berasal dari dalam organisasi tersebut) atau eksternal (berasal dari luar organisasi)

11 2. Data Primer atau data sekunder
2.Data Primer atau data sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan survai lapangan yang menggunakan semua metode pengumpulan data original. Data Sekunder biasanya telah dikumpulkan oleh lembaga pengumpul data dan dipublikasikan kepada masyarakat pengguna data. Atau dapat dikatakan bahwa data sekunder adalah data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain. Pertemuan kedelapan

12 SOAL EVALUASI 1. Jelaskan yang dimaksud dengan pengumpulan data yang diawali dengan menjelaskan pengertian data. 2.Sebutkan dan jelaskan jenis data


Download ppt "Chapter 9 PENGUMPULAN DATA"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google