Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Ikhlas memberi (silahkan di sebarluaskan)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Ikhlas memberi (silahkan di sebarluaskan)"— Transcript presentasi:

1 Ikhlas memberi (silahkan di sebarluaskan)
SENYAWA KARBON Muhamad Jalil, S.Pd Guru IPA Fisika Kimia Ikhlas memberi (silahkan di sebarluaskan)

2 PERBEDAAN SENYAWA KARBON DAN SENYAWA HIDROKARBON
senyawa yang mengandung senyawa yang tidak hanya unsur C dan H mengandung hanya tetapi juga unsur lain seperti C dan H saja O , N , S , P atau halogen * Alkanol Alkana * Alkoksi alkana Alkena * Alkanal Alkuna * Alkanon * Alkanoat * Alkil alkanoat

3 Sifat Khas Atom Karbon Carbon sebagai unsur pokok memiliki keistimewaan sbb : Dengan ev = 4 membentuk 4 ikatan kovalen Sbb : | ― C ― | 2. Dapat membentuk rantai karbon , yaitu ikatan antara atom karbon yang satu dengan atom karbon yang lain.

4 Contohnya C3H8 : H H H | | | H ―C ―C―C―H  H3C-CH2-CH3 H H H

5 C4H10 dapat digambarkan : H H H H | | | |
| | | | H ―C―C―C―C―H  H3C―CH2―CH2―CH3 H H H | | | H―C―C―C―H  H3C ―CH―CH3 | | H―C―H CH3 | H

6 Perhatikan istilah ini
Rantai karbon yang terbuka disebut : Rantai alifatik Rantai karbon yang tertutup disebut : Rantai alisiklik Rantai karbon yang hanya dihubungkan oleh ikatan tunggal disebut rantai jenuh Rantai karbon yang hanya dihubungkan oleh ikatan rangkap baik rangkap 2 atau rangkap 3 disebut rantai tak jenuh Rantai karbon alisiklik yang memiliki ikatan konyugasi yaitu ikatan tunggal dan rangkap selang seling disebut Rantai karbon aromatik.

7 CONTOH SOAL H3C―CH2―CH2―CH3  Senyawa hidrokarbon alifatik jenuh
H3C ―CH―CH- OH  Senyawa karbon alifatik jenuh | bercabang. CH3 H3C―CH = CH―CH  Senyawa hidrokarbon alifatik tak jenuh H3C ―CH―CH2 - C  Senyawa karbon alifatik bercabang | H

8 senyawa hidrokarbon alisiklik jenuh CH2 CH2 ― CH ―CH3 senyawa aromatik
| | senyawa hidrokarbon alisiklik jenuh CH2 CH2 ― CH ―CH senyawa aromatik alisiklik jenuh bercabang CH2―CH | || alisiklik tak jenuh CH CH CH

9 ADA 4 JENIS ATOM C Atom C primer : bila menggunakan 1 valensi
untuk mengikat atom C yang Lain. Atom C secunder : menggunakan 2 valensi Atom C Tersier : menggunakan 3 valensi Atom C kwarterner : menggunakan seluruh valensi untuk mengikat atom C yang lain.

10 Tentukan jumlah atom Cp,Cs,Ct,Ck
H3C―CH―CH2- OH  Cp = | Cs = CH3―C―CH Ct = | Ck = CH3 H3C―C = CH2―CH  Cp = | Cs = C2H Ct = Ck = H3C ―CH ―CH ― C2H  Cp = | | Cs = CH = CH Ct =

11 Senyawa hidrokarbon ALKANA ALKENA ALKUNA
hidrokarbon hidrokarbon hidrokarbon alifatik jenuh alifatik tak jenuh alifatik tak jenuh dengan sebuah dengan sebuah ikatan rangkap ikatan rangkap 3 CnH2n CnH2n CnH2n-2

12 ALKANA [ CnH2n+2 ] n RM alkana nama alkana rumus alkil Nama alkil 1
CH4 metana CH3 - metil 2 C2H6 Etana C2H5 - Etil 3 C3H8 Propana C3H7 - Propil 4 C4H10 Butana C4H9 - Butil 5 C5H12 Pentana C5H11 - Amil 6 C6H14 Heksana C6H13 - Heksil 7 C7H16 Heptana C7H15 - Heptil 8 C8H18 Oktana C8H17 - Oktil 9 C9H 20 Nonana C9H19 - Nonil 10 C10H22 Dekana C10H21 - Dekil

13 Tata Nama Alkana Bila rantai lurus maka diberi awalan n
Memiliki akhiran ana Bila rantai bercabang maka dicari rantai terpanjang (rantai induk), kemudian diberi nomor dimana cabang (alkil) diberi nomor sekecil mungkin dan nomor tersebut disebutkan dalam penamaan. Kemudian cabang-cabang disusun dan digabung secara alfabetik.

14 KEMUNGKINAN BENTUK ALKIL
rantai utama CH CH CH CH―CH CH2 | | | | CH CH CH CH2 | | CH CH2 | CH3 metil etil propil isopropil butil

15 Kemungkinan cabang butil
rantai utama CH CH- CH CH3- CH- CH CH2 | | | | CH CH CH CH- CH3 | | | CH CH CH3 | CH3 butil secunder butil tersier butil isobutil

16 INDUK DARI SENYAWA KARBON ADALAH ALKANA ( R – H )
Senyawa karbon dibentuk dari substitusi/ pergantian atom H dari alkana dengan gugusan lain, seperti R- H OH  R - OH ( alkanol ) - 0-R  R – 0 – R ( alkoksi alkana ) -COOH  R – COOH ( alkil alkanoat )

17 1. Alkanol ( alkohol ) IUPAC Nama lain
Bentuk umum : R - OH Gugus fungsional : - OH ( gugusan yang khas ) Rumus empiris : CnH2n+2 0 Tatanama : IUPAC : Cari rantai terpanjang , gugus fungsional harus diberi nomor rendah. nama cabang ( abjad ) + alkanol Nama lain : alkil alkohol ( berlaku hanya jika jumlah C < 5 )

18 PERHATIKAN CONTOH CH3- CH2- OH CH3-CH-CH l 0H CH3 CH3 – C – OH

19 LANJUTAN CH3 l CH3 – CH – CH – CH- CH2- CH l l C2H H OH l CH3 – CH – CH – CH- CH2- CH C2H C2H5

20 PEMBAGIAN ALKOHOL Berdasarkan jumlah gugus OH alkohol dibedakan atas 1. alkohol monovalen ( terdapat sebuah gugus OH ) alkohol polivalen ( terdapat > sebuah gugus OH ) alkohol bivalen ( 2 buah OH ) , trivalen ( 3 buah OH ) Berikut adalah contoh alkohol polivalen : CH2- CH CH2 - CH - CH2 l l l l l 0H H OH OH OH

21 Berdasarkan letak gugus OH , alkohol dibedakan atas :
1. Alkohol primer : Bila gugus OH terikat pada C primer. 2. Alkohol secunder : Bila gugus OH terikat pada C secunder. 3. Alkohol tersier : Bila gugus OH terikat pada C tersier ( pengelompokan ini hanya berlaku untuk alkohol monovalen saja , untuk alkohol polivalen tidak dinyatakan ) COBA TERAPKAN ISTILAH INI PADA CONTOH DIATAS

22 2. ALKOKSI ALKANA ( ETER ) Bentuk umum : R - O - R
Gugus fungsional : - O - ( gugusan yang khas ) Rumus empiris : CnH2n+2 0 Tatanama : IUPAC : Alkoksi = R-O- (pilih yang pendek ) sedangkan R sisanya adalah alkana NAMA LAIN : Sebut kedua alkil yang mengapait atom O dan tambahkan kata eter. (penamaan ini hanya berlaku untuk R<5)

23 Perhatikan contoh berikut
CH3 – O – CH2-CH3 CH3 l CH3-CH- O-CH2-CH CH3-CH- O – C -CH3 l l l CH CH CH- CH3 | l CH CH3 (CH3)3C – O- CH(CH3)2

24 3. ALKANAL ( ALDEHIDA ) ll Bentuk umum : R - C - H
O ll Bentuk umum : R - C - H Gugus fungsional : - CHO ( gugusan yang khas ) Rumus empiris : CnH2n 0 Tatanama : IUPAC : Cari rantai terpanjang , gugus fungsional harus diberi nomor rendah. nama cabang ( abjad ) + alkanal Nama lain : sesuai dengan nama asam + dehida c=1 ( formal ) , C=2 ( asetal ) , c=3 ( propional ) c=4 ( butiral ) , C=5 ( valeral)

25 Perhatikan contoh berikut
CH3- CH2- C=O I H-C=O H l CH3-CH-CH2-CHO H l CH3 CH I CH3 -CH -C-CH2-C=O I I I CH CH3 C2H5 H l CH3 – C – CHO C2H5

26 4. ALKANON ( KETON ) O II Bentuk umum : R - C - R
Gugus fungsional : - CO - ( gugusan yang khas ) Rumus empiris : CnH2n 0 Tatanama : IUPAC : Cari rantai terpanjang , gugus fungsi diberi nomor rendah Nama cabang ( abjad ) + alkanon NAMA LAIN : Sebut kedua alkil yang mengapait CO dan tambahkan kata keton. (penamaan ini hanya berlaku untuk R<5)

27 Perhatikan contoh berikut
CH3- CH2- C- CH CH3 - C - CH3 II II O O O II CH3-CH –C - CH-CH3 l I O CH3 CH3 CH II I CH3 -C – C CH -CH3 I I CH3 O C2H5 CH3 l II CH3 – C – C - CH3 l C2H5

28 5. ASAM ALKANOAT ( asam alkana karboksilat )
ll Bentuk umum : R - C - OH Gugus fungsional : - COOH ( gugusan yang khas ) Rumus empiris : CnH2n 02 Tatanama : IUPAC : Cari rantai terpanjang , gugus fungsional harus diberi nomor rendah. nama cabang ( abjad ) + alkanoat Nama lain : sisihkan dulu gugus fungsinya , cari rantai terpanjang beri nomor sehingga gugus fungsi jatuh pada nomor rendah nama cabang (abjad) + alkananya + karboksilat

29 Perhatikan contoh berikut
II CH3 CH O CH3- C - OH I I II CH3- CH – CH – CH –C -OH l CH3-CH-CH2-COOH C2H5 l CH3 CH I CH3 -CH –C - CH2-C=O I I I CH CH3 C2H OH CH3 – C – CH2-COOH C2H5

30 6. ALKIL ALKANOAT ( ESTER )
ll Bentuk umum : R - C – O- R Gugus fungsional : - COO- ( gugusan yang khas ) Rumus empiris : CnH2n 02 Tatanama : IUPAC : alkil adalah gugus R yang terikat pada atom O ( ester adalah senyawa yang berasal dari asam alkanoat dimana atom Hnya diganti dengan gugus alkil.

31 Perhatikan contoh berikut :
II O CH3- C – O- CH II CH3– CH2 –C –O- CH- CH3 l CH3-CH-CH2-COO-C2H C2H5 CH3 O CH3 II I H-C – O- C-CH3 I CH3 – CH2 –COO-CH-CH CH3 I O CH II CH3-CH-CH2-O-C- CH3

32 TERIMAKASIH


Download ppt "Ikhlas memberi (silahkan di sebarluaskan)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google