Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Filsafat IPA Oleh Rika Arwanda

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Filsafat IPA Oleh Rika Arwanda"— Transcript presentasi:

1 Filsafat IPA Oleh Rika Arwanda 13030234004
Ika Fitri Kurniawati Febiana Yusida Kimia A 2013

2 Products of Science

3 Fakta Fakta berbentuk kenyataan (konkret) dan dapat ditangkap panca indra serta dapat diketahui dan dapat pula diakui kebenarannya. Digunakan untuk membuktikan pernyataan itu benar atau salah.

4 Konsep Konsep adalah ide abstrak yang terbentuk oleh generalisasi dari hal-hal khusus yang digunakan sebagai alat identifikasi fenomena yang diobservasi dan penggolongan yang pada umumnya dinyatakan dengan suatu istilah atau rangakaian kata.

5 Prinsip Prinsip adalah asas, kebenaran atau suatu pernyataan fundamental yang secara umum dijadikan oleh seseorang atau kelompok sebagai sebuah pedoman untuk berpikir atau bertindak.

6 Hukum Hukum adalah prinsip-prinsip yang ditentukan oleh ilmu pengetahuan dan diuji kebenarannya melalui percobaan yang berulang kali sehingga berkaitan dengan fakta dan teori dalam penelitian untuk menyelesaikan masalah.

7 Teori Teori adalah suatu hipotesis yang telah terbukti kebenarannya yang berupa penjelasan umum atau model imaginatif tentang hubungan antara fakta, konsep, dan prinsip-prinsip. Teori berguna untuk memudahkan, memahami, memprediksi, atau mengendalikan fenomena alamiah.

8 Component of Scientific Methods

9 Masalah (Problem) Masalah adalah kondisi yang menyimpang dari apa yang diharapkan dan direncanakan pada hasil yang akan dicapai, sehingga menjadi rintangan yang harus diselesaikan untuk mencapai suatu tujuan.

10 Pengamatan (Observasi)
Observasi adalah dasar dari semua ilmu pengetahuan yang sistematis dan sengaja direncanakan untuk memperoleh data dari validitas .

11 Hipotesis Hipotesis atau hipotesa adalah jawaban sementara terhadap suatu masalah yang masih bersifat praduga karena masih harus dibuktikan kebenarannya .

12 Percobaan (Eksperimen)
Eksperimen adalah suatu tindakan dan pengamatan secara sistematis yang dilakukan untuk membuktikan apakah hipotesis itu benar atau tidak.

13 Teori Pernyataan yang didasarkan pada apa yang kita pikirkan tentang serangkaian pengamatan yang berguna untuk memudahkan, memahami, memprediksi, atau mengendalikan fenomena alam.

14 Scientific Attitudes

15 Sikap Ingin Tahu Apabila menemukan masalah baru, maka ia berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menyelidiki dan menyelesaikan masalah dengan menggunakan alat indera sebanyak mungkin. 2. Sikap Kritis Tidak langsung menerima kesimpulan dan mengubah pendapatnya tanpa bukti yang kuat serta tidak merasa yang paling benar.

16 3. Sikap Obyektif Upaya meminimalkan kesalahan dengan melihat sesuatu sebagaimana adanya obyek dan menjauhkan kepentingan dirinya sebagai subyek. 4. Sikap Ingin Menenemukan Menggunakan eksperimen-eksperimen dengan cara baik dan konstruktif dan memberikan saran-saran dan konsultasi baru untuk pengamatan yang dilakukannya.

17 5. Sikap Tekun Tidak bosan dalam mengedakan penelitian dan berusaha keras dengan teliti terhadap hal-hal yang ingin diketahuinya Bersedia mengulangi eksperimen yang hasilnya meragukan dan tidak akan berhenti dalam melakukan kegiatan sebelum selesai.

18 6. Sikap Terbuka Bersedia mendengarkan pendapat orang lain meskipun berbeda dan bersedia menerima rspon dan kritik negatif terhadap pendapatnya. 7. Sikap Menghargai Karya Orang Lain Tidak mengakui karya orang lain sebagai karyanya dan menerima kebenaran ilmiah meskipun ditemukan oleh orang lain.

19 Daftar Rujukan id.wikipedia.org Bakhtiar, Amsal Filsafat Ilmu. Jakarta: PT Raja Grasindo Persaja. Fautanu, Idzam Filsafat Ilmu Teori dan Aplikasi. Jakarta: Referensi. Sugiyono Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: CV. Afabeta. Suriasumantri, Jujun S Ilmu dalam Perspektif. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

20 Scientific Approach

21 Sumber Pengetahuan dapat dikategorikan menjadi 5 :
Pengalaman Kewenangan Penalaran deduktif Penalaran induktif Pendekatan Ilmiah

22 Pengalaman (experience)
Sering digunakan sebagai kebijaksanaan dari generasi ke generasi. Dengan belajar dari sebuah pengalaman diharapkan seorang individu memiliki karakteristik yang unggul. Pengalaman dari masing-masing individu itu berbeda, meski kedua individu tersebut berada disituasi yang sama pada satu waktu.

23 Kewenangan (authority)
Otoritas biasanya tidak dipercayakan kepada individu yang memiliki otoritas yang berdasarkan posisinya. Cenderung menerima pernyataan dari seseoranga yang ketika otoritasnya berdasarkan pengalaman atau sumber pengetahuan lain yang diketahui Namun otoritas bersifat lebih subjektif dan opini sehingga jarang sekali otoritas itu bersifat fakta.

24 Penalaran Deduktif Penalaran Deduktif adalah cara berfikir yang bertolak dari pernyataan yang bersifat umum untuk menarik kesimpulan yang bersifat khusus, dengan demikian kegiatan berfikir yang berlawanan dengan induksi. Penarikan kesimpulan secara deduktif ini menggunakan pola berpikir yang disebut silogisme. Silogisme terdiri atas dua pernyataan dan sebuah kesimpulan. Misalnya, (1) Semua kendaraan bermesin menggunakan bahan bakar bensin. (2) Motor adalah kendaraan bermesin. Jadi, dapat disimpulkan ”motor juga menggunakan bahan bakar bensin

25 Penalaran Induktif Penalaran induktif adalah cara berpikir untuk menarik simpulan yang bersifat umum dari pengamatan atas gejala-gejala yang bersifat khusus. Penalaran ini diawali dari kenyataan-kenyataan yang bersifat khusus dan terbatas lalu diakhiri dengan pernyataan yang  bersifat umum. Misalnya, dari pengamatan atas logam besi, tembaga, alumunium dan sebagainya, jika dipanaskan akan mengembang (bertambah panjang).

26 Pendekatan Ilmiah Berpikir ilmiah adalah berpikir yang menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan, memutuskan, mengembangkan secara ilmu pengetahuan yaitu berdasarkan prinsip-prinsip keilmuan atau menggunakan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran

27 Terima Kasih


Download ppt "Filsafat IPA Oleh Rika Arwanda"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google