Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan"— Transcript presentasi:

1 Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan

2 Learning Objectives Apa jenis keputusan dan bagaimana proses kerja keputusan pengambilan? Bagaimana sistem informasi mendukung kegiatan manajer dan manajemen pengambilan keputusan? Bagaimana business intelligence dan business analytics mendukung pengambilan keputusan? Letak perbedaan pengambilan keputusan pada konstituen organisasi dengan menggunakan business intelligence Apa peran sistem informasi dalam membantu orang yang bekerja dalam kelompok pembuat keputusan yang lebih efisien?

3 Introduction What to Sell? What Price to Charge? Ask the Data Problem: Chain retailers such as Starbucks, Duane Reade perlu menentukan produk apa yang akan dijual pada dengan harga berapa pada lokasi yang berbeda Solution: Business analytics software menganalisis pola pada data penjualan, membuat profil harga dan profil pembeli untuk daerah yang berbeda Mendemonstrasikan penggunaan business intelligence dan analisis sistem bisnis untuk meningkatkan penjualan dan keuntungan Menggambarkan bagaimana sistem informasi meningkatkan pengambilan keputusan

4 Decision Making & Information System
Business value of improved decision making Meningkatkan ratusan ribu keputusan "kecil" yang dapat menambahkan nilai tahunan yang besar

5 Decision Making & Information System

6 Decision Making & Information System
Jenis Keputusan Tidak Terstruktur: memerlukan penilaian, evaluasi, dan informasi tentang situasi non-rutin. Biasanya dilakukan di tingkat manajemen senior. Terstruktur: repetitif, rutin, dengan prosedur yang jelas untuk pengambilan keputusan. Biasanya dibuat pada tingkat organisasi terendah. Semi Terstruktur: Sebuah kombinasi dari keduanya. Biasanya dibuat oleh manajer menengah

7 Decision Making & Information System
Manajer Senior Membuat banyak keputusan yang tidak terstruktur Misalnya Haruskah kita memasuki pasar baru? Manajer Menengah Membuat keputusan semi terstruktur Misalnya Mengapa laporan pemenuhan pesanan menunjukkan penurunan? Manajer Operasional, Jajaran Pekerja Membuat keputusan yang lebih terstruktur Misalnya Apakah kriteria pelanggan memenuhi kredit?

8 Decision Making & Information System
Kebutuhan Informasi dari Kelompok Pengambilan Keputusan Utama Pada Suatu Perusahaan Manajer senior, manajer menengah, manajer operasional, dan karyawan memiliki berbagai jenis keputusan dan kebutuhan informasi.

9 Decision Making & Information System
Empat Tahapan Proses Pengambilan Keputusan Kecerdasan (Intellegence) Menemukan, mengidentifikasi, dan memahami masalah yang terjadi dalam organisasi Perancangan (Design) Mengidentifikasi dan mengeksplorasi solusi untuk masalah ini Pemilihan (Choice) Memilih di antara alternatif solusi Pelaksanaan (Implementation) Membuat pekerjaan alternatif yang dipilih dan terus memantau seberapa baik solusi bekerja

10 Decision Making & Information System
Stages In Decision Making Proses pengambilan keputusan dipecah menjadi empat tahap

11 Managers And Decision Making In The Real World
Sistem informasi hanya dapat membantu dalam beberapa peran yang dimainkan oleh manajer Maka perlu mengenali peran managerial, pada management model klasik, terdapat 5 fungsi: Planning, Organizing, Coordinating, Deciding, and Controlling

12 Lanjuut materi terakhir

13 MEMBANGUN SISTEM INFORMASI

14 Learning Objectives Menunjukkan bagaimana membangun sistem baru yang menghasilkan perubahan organisasi. Mengidentifikasi dan menggambarkan kegiatan inti dalam proses pengembangan sistem. Mengevaluasi metode alternatif untuk membangun sistem informasi. Membandingkan metodologi alternatif untuk modeling sistem. Mengidentifikasi dan menggambarkan pendekatan baru untuk membangun sistem di era perusahaan digital.

15 New Ordering System for Girl Scout Cookies
Problem: prosedur manual tidak efisien, tingkat kesalahan tinggi. Solution: hilangkan prosedur manual, desain proses pemesanan baru, dan mengimplementasikan software untuk membangun database dan melacak pesanan secara otomatis dan ketertiban jadwal pick up.

16 New Ordering System for Girl Scout Cookies
Menunjukkan peran TI dalam memperbarui proses bisnis tradisional. Menggambarkan teknologi digital yang berfokus pada merancang dan membangun sistem informasi baru.

17 Systems Development and Organizational Change
Empat Jenis Perubahan Struktural: Automation Rationalization of Procedures Business Process Reengineering Paradigm Shift

18 Systems Development and Organizational Change
Automation / Otomasi: Prosedur mekanisasi untuk mempercepat kinerja tugas yang ada Rationalization of Procedures / Rasionalisasi prosedur: perampingan prosedur operasi standar Automation Business Process Reengineering / Rekayasa ulang proses bisnis: analisis dan desain ulang proses bisnis untuk membenahi alur kerja dan mengurangi pemborosan dan tugas yang berulang-ulang Paradigm Shift / Pergeseran paradigma: rekonseptualisasi radikal dari sifat bisnis dan organisasi

19 Systems Development and Organizational Change
Organizational Change Carries Risks and Rewards Figure 13-1

20 Systems Development and Organizational Change
Bentuk yang paling umum dari perubahan organisasi adalah otomatisasi dan rasionalisasi. Bergerak relatif lambat dan strategi perubahan yang lambat menghadirkan return yang biasa dengan sedikit risiko. Lebih cepat dan perubahan lebih komprehensif seperti rekayasa ulang dan pergeseran paradigma membawa return tinggi tetapi menawarkan kesempatan besar untuk kegagalan

21 Business Process Reengineering And Process Improvement
Bank Perkreditan mengurangi waktu untuk memberikan kredit dari 6-8 minggu menjadi satu minggu, dengan mengubah alur kerja secara radikal dan dokumen prosedur manajemen

22 Business Process Reengineering And Process Improvement
Steps to effective reengineering Memahami proses mana yang membutuhkan peningkatan Mengukur kinerja proses yang ada sebagai dasar Mengijinkan IT untuk mempengaruhi proses desain dari awal

23 Business Process Reengineering And Process Improvement
Total Quality Management and Six Sigma Total Quality Management (TQM): Melihat kontrol pencapaian kualitas sebagai tujuan itu sendiri dengan tanggung jawab semua orang yang berada dalam suatu organisasi Fokus pada serangkaian perbaikan yang berkesinambungan daripada perubahan besar

24 Business Process Reengineering And Process Improvement
Total Quality Management and Six Sigma Six Sigma: Menunjuk satu set metodologi dan teknik untuk meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya Menggunakan analisis statistik untuk mendeteksi kelemahan proses dan membuat penyesuaian kecil

25 Business Process Reengineering And Process Improvement
Benchmarking Menetapkan standar yang ketat untuk produk, jasa, atau kegiatan dan mengukur kinerja organisasi terhadap standar-standar lain

26 Overview Of Systems Development
Systems development / Pengembangan Sistem: kegiatan-kegiatan yang mengarah ke produksi solusi sistem informasi untuk masalah atau organisasi Systems analysis / Analisa Sistem: Analisis masalah bahwa organisasi akan mencoba untuk memecahkannya dengan sistem informasi Feasibility study / Studi kelayakan: Sebagai bagian dari proses analisis sistem, cara untuk menentukan apakah solusi dapat dicapai, mengingat sumber daya organisasi dan kendalan

27 Overview Of Systems Development
The Systems Development Process Building sistem organisasi dapat dipecah menjadi enam activities inti Figure 13-3

28 Overview Of Systems Development
SYSTEMS ANALYSIS Establishing Information Requirements: Sebuah laporan rinci dari kebutuhan informasi yang harus dipenuhi oleh sistem yang baru Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan informasi apa saja, kapan, di mana, dan bagaimana informasi yang dibutuhkan tersebut

29 Overview Of Systems Development
SYSTEMS DESIGN Rincian bagaimana sistem akan memenuhi kebutuhan informasi sebagaimana yang telah ditentukan oleh analisis sistem Termasuk menciptakan spesifikasi desain The role of end users: Pengguna harus memiliki kontrol yang cukup atas proses desain untuk memastikan bahwa sistem mencerminkan prioritas bisnis dan kebutuhan informasi pengguna

30 Overview Of Systems Development
COMPLETING THE SYSTEMS DEVELOPMENT PROCESS Programming: Menerjemahkan spesifikasi sistem yang telah disiapkan selama tahap desain ke kode program Testing Pengujian lengkap untuk menentukan apakah sistem tersebut menghasilkan hasil yang diinginkan Conversion: Proses perubahan dari sistem lama ke sistem baru

31 Overview Of Systems Development
COMPLETING THE SYSTEMS DEVELOPMENT PROCESS Production: Tahap setelah sistem baru di-install dan konversi selesai; selama ini sistem ditinjau oleh pengguna dan spesialis teknis untuk menentukan seberapa baik sistem telah memenuhi tujuan aslinya Memungkinkan adanya pelaksanaan audit

32 Overview Of Systems Development
COMPLETING THE SYSTEMS DEVELOPMENT PROCESS Maintenance: Prosedur untuk memperbaiki kesalahan, memenuhi persyaratan baru atau meningkatkan efisiensi pengolahan

33 Alternative Systems-building Approaches
Systems life cycle: Metodologi tradisional yang menekankan pada pembagian dan aktifitas kerja yang berurutan Prototyping / Iterative Processes Membangun sistem eksperimental dengan cepat dan murah untuk demonstrasi dan evaluasi dan digunakan sebagai template untuk sistem final

34 Alternative Systems-building Approaches
Prototyping / Iterative Processes (lanjut) Prototyping yang paling berguna ketika ada beberapa ketidakpastian tentang persyaratan atau solusi desain. Mendorong keterlibatan pengguna akhir dan lebih mungkin untuk memenuhi kebutuhan pengguna akhir

35 Alternative Systems-building Approaches
The Prototyping Process Figure 13-8

36 Alternative Systems-building Approaches
End-User Development Pengembangan sistem informasi oleh pengguna akhir dengan sedikit atau tanpa bantuan resmi dari spesialis teknis

37 Alternative Systems-building Approaches
Application Software Packages and Outsourcing Application Software Package: Program aplikasi perangkat lunak yang tersedia secara komersial untuk dijual atau disewakan Mungkin termasuk kustomisasi fitur yang memungkinkan perangkat lunak yang akan dimodifikasi untuk kebutuhan unik organisasi

38 Alternative Systems-building Approaches
Application Software Packages and Outsourcing Outsourcing: Jika Perusahaan tidak ingin menggunakan sumber daya internal untuk membangun atau mengoperasikan Sistem Informasi. Kondisi ini memungkinkan adanya outsource dari organisasi / provider eksternal untuk memberikan layanannya

39 Alternative Systems-building Approaches
Application Software Packages and Outsourcing Outsourcing: Persetujuan operasi komputer pusat, jaringan telekomunikasi, atau aplikasi pengembangan vendor eksternal Manfaat dari skala ekonomi dan kompetensi inti yang saling melengkapi Biaya Kekurangan mungkin tersembunyi

40 Terima Kasih


Download ppt "Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google