Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Lanjutan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Lanjutan."— Transcript presentasi:

1 Lanjutan

2 Pernyataan matematis yang lebih presisi untuk kapasitas kerja pada mesin yang dioperasikan secara normal (tanpa mogok atau macet yang tidak diharapkan) dapat dikembangkan tanpa merujuk pada pada semua hal yang terkait dan istilah umum sebagaimana kapasitas lapang. Persamaan 5 merupakan aplikasi kapasitas lapang ketika hanya waktu belok, melalui petakan yang telah dilalui, dan beberapa kasus terkait dengan waktu seperti pengisian benih dalam kotak, pelepasan beban pada penampung biji, pelepasan trailer mengurangi kinerja mesin. …(5) Di mana: C, S, w memiliki satuan yg sama dg pd persamaan 2; Ew = cakupan petakan efektif, desimal thd lebar; D = waktu tidak produktif, jam/ha; L = panjang lahan, m; t = waktu belok, detik; c1= konstanta, 10; c2= konstanta, 2,7778

3 Berdasarkan pers. 5 dapat disimpulkan bhw lahan yg panjang, belokan cepat, mesin lebar, kecepatan tinggi, dan waktu pembebanan dan pelepasan beban yg singkat merupakan sumbangan yang besar thd kapasitas mesin yang tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh thd. Kapasitas lapang: Kapasitas mesin teoritis; Kemampuan manuver mesin; Pola kerja mesin di lapang; Bentuk lapang; Ukuran lapang; Hasil panen (jika operasional pemanenan); Kondisi tanah dan tanaman; Keterbatasan-keterbatasab sistem.

4 Kinerja Sumber Daya Daya didefinisikan sebagai suatu nilai terhadap pelaksanaan kerja. Kerja (dalam pengertian teknis) adalah aplikasi suatu gaya terhadap waktu. Satuan kerja mekanik adalah GAYA x JARAK Dengan demikian maka Daya merupakan KERJA PER SATUAN WAKTU Permasalahan satuan daya, pertama kali timbul di Inggris bersamaan dg. pengembangan motor uap (steam engine). Pada abad 18, James Watt, pencipta motor uap berkehendak mengukur kinerja motor uap dg cara membandingkan dg kuda. Dia melakukan serangkaian pengujian dg memanfaatkan kuda (ukuran rata-rata) dan menemukan bahwa kuda dapat mengangkat batubara seberat 366 lb pada kecepatan 1 ft/detik atau dg kata lain ft.lb/menit.

5 Kemudian Watt meningkatkan nilai tsb
Kemudian Watt meningkatkan nilai tsb. sebesar 50% dengan sengaja untuk merendahkan motor uap cipataanya. Akhirnya diperoleh nilai ft.lb/menit atau 550 ft.lb/detik, yg kemudian sejak saat itu sampai sekarang digunakan sebagai satuan dasar untuk daya kuda (Horse Power = HP). Nama Watt akhirnya diabadikan sebagai nama satuan daya, yaitu watt (W). 1 Watt adalah daya ekivalen dengan 1 Newton gaya yg dibutuhkan untuk melewati 1 meter jarak dalam waktu 1 detik. Newton (N) (nama Sir Isaac Newton) adalah satuan gaya yg diperlukan untuk mengakselerasi 1 Kg massa per detik setiap detik. 1 lb gaya setara dengan 0,448 N 1 HP setara dengan 745,7 W 1 kW setara dengan 1,341 HP

6 Daya = (Gaya X Jarak)/ Waktu
Daya mekanik, secara jelas digolongkan ke dalam dua bentuk, yaitu: 1. Daya linier terjadi ketika gaya digunakan pada kecepatan linier. 2. Daya putar ditransmisikan melalui perputaran tubuh. Kedua bentuk tsb. secara umum dapat dirumuskan: Daya = (Gaya X Jarak)/ Waktu …(6) ilustrasi: Misalkan gaya 100 N digunakan pada kecepatan 4 m/detik, tentukan daya yang dibutuhkan! Daya putar sedikit lebih kompleks. Konsep torsi sering digunakan dalam masalah-masalah ini. Torsi adalah produk panjang suatu lengan yg diputar (jari-jari puli, jari-jari puncak roda gigi, dsb.) dan gaya yang bekerja secara tegak lurus pada ujung bebas lengan tersebut.

7 Perhitungan daya putar mengikuti konsep dasar (gaya X jarak) / waktu
Gaya yg bekerja pada ujung lengan yg diputar akan berjalan 2π kali jari-jari lengan tsb. Setiap satu putaran. F R 1000 PPM driver driven Gambar 1 Dg. memperhatikan gbr di atas, jika sabuk menghasilkan gaya tangensial, F, 100N pada puli yg memiliki jari-jari 0,254 m pada kecepatan putar 150 PPM, maka daya putar adalah:

8 Daya linier juga dilustrasikan dalam gbr
Daya linier juga dilustrasikan dalam gbr. 1, gaya (F) yang timbul pada puli juga menunjukkan bhw gaya tensi bersih pada sabuk yg bergerak secara linier antara dua puli untuk memindahkan daya. Kecepatan linier sabuk (jarak/waktu) adalah 2π X 2,5 PPM atau 4 m/detik …(6) Daya cairan didefinisikan sebagai hasil nilai berat aliran dan hambatan terhadap aliran tsb. atau yg biasa disebut tinggi aliran. Contoh: Jika air dengan berat 10 kG harus dipompa sampai ketinggian 100 m ke bukit (gesekan = 0) dan waktunya 10 detik, maka daya yang diperlukan:

9 Daya drawbar (DBP): Daya PTO (PTOP): Daya Hidrolik: Daya listrik:
Daya Traktor meliputi Daya drawbar, daya PTO, daya hidrolik, daya listrik. Daya drawbar (DBP): Daya PTO (PTOP): DBP = FS/c PTOP = 2π F R N/c = 2π T N/ c di mana: PTOP = daya PTO , kW; F = gaya tangensial, kN; R = jari-jari gaya putaran, m; N = Putaran per menit, PPM; T = Torsi, NM; c = konstanta, 60. di mana: DBP = daya drawbar , kW; F = gaya terukur, kN; S = kecepatan jalan, km/jam c = konstanta = 3,6. Daya Hidrolik: Daya listrik: HyP = p W/c EP = IE di mana: HyP = daya hidrolik, kW; p = ukuran tekanan ,kPa; Q = besarnya aliran, L/detik; c = konstanta, 1000. di mana: EP = daya listrik, W; I = arus aliran elektron, ; E = tekanan listrik, V. bersambung


Download ppt "Lanjutan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google