Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

program studi pendidikan biologi universitas Almuslim bireuen 2014

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "program studi pendidikan biologi universitas Almuslim bireuen 2014"— Transcript presentasi:

1 program studi pendidikan biologi universitas Almuslim bireuen 2014
                                                                           Background Akatsuki Bergerak Untuk Power Kompleks golgi dan lisosom Disusun oleh: Kelompok 3 Linda karnova ( ) tutia rahmi ( ) m.Rizki ( ) program studi pendidikan biologi universitas Almuslim bireuen 2014

2 Apa yang di maksud dengan badan Golgi.... ?

3 x Badan golgi atau aparatus golgi adalah salah satu organel sel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. Badan golgi berupa kantung pipih bertumpuk yang tersusun dari ukuran besar hingga ukuran kecil dan terikat membran.

4 Fungsi badan golgi 1. Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut, berisi enzim dan bahan-bahan lain. 2 Tempat sintesis polisakarida seperti mukus, selulosa, hemiselulosa, dan pektin (penyusun dinding sel tumbuhan). 3 Membentuk membran plasma. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma. x

5 4 Membentuk kantong sekresi untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan sel, seperti protein, glikoprotein, karbohidrat, dan lemak. 5 Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom. 6 Tempat untuk memodifikasi protein

6 7 8 Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel
Untuk membentuk lisosom

7 Sejarah Penemuan Badan Golgi
Karena ukurannya yang lebih besar dibandingkan organel yang lain, badan golgi adalah salah satu organel yang pertama kali ditemukan dan diamati secara detail. Badan golgi pertama kali ditemukan pada tahun 1898 oleh seorang dokter berkebangsaan Italia, Camillo Golgi saat dia meneliti sistem saraf. Saat dia meneliti di mikroskop, dia menemukan sebuah struktur. Beberapa orang meragukan penemuannya pada awalnya dan menganggap bahwa struktur itu hanyalah ilusi optik yang diciptakan oleh teknik observasi yang digunakan oleh Golgi. Setelah perkembangan mikroskop modern di abad ke-20, penemuan tersebut dibuktikan. Istilah “badan Golgi” digunakan pada tahun 1910 dan pertama kali muncul dalam literatur ilmiah pada tahun 1913. Sejarah Penemuan Badan Golgi

8 Struktur Badan Golgi Struktur Badan Gogi berbentuk tumpukan kantong-kantong pipih, (didalamnya terdapat pula yang bundar dan tubuler), yang sangat kompleks yang memiliki dua permukaan yakni permukaan luar berbentuk cembung (forming face) dan permukaan dalam berbentuk cekung (maturing face). Membran yang membentuk kantong sebanyak selapis. Badan Golgi berfungsi menghasilkan lisosom, sekret, dan menyimpan protein serta enzim yang akan disekresikan.

9 Badan Golgi terdapat di mana-mana dalam sel, terdiri dari membran dengan ketebalan sekitar 6–8nm. Unit dasar Badan golgi adalah diktiosom atau Golgi field. Apparatus Golgi terdiri atas tumpukan 3-8 membran yang berbentuk arkuata (menyerupai busur) dalam jarak dekat satu sama lainnya. Membran mengelilingi isterna sempit yang panjang, yang sedikit melebar pada ujung-ujungnya. Sisterna Golgi selalu didampingi vesikel Golgi vesicles, yang mengantar dan mengekspor material (vesikel transpor). Materi yang diterima dari RE dimodifikasi dan disimpan dalam badan golgi dan akhirnya dikirim di permukaan sel.

10

11

12

13 ENZIM DI BADAN GOLGI 1 2 Oksidoreduktase 3 4 Fosfatase
Glikosiltransferase Sulfo dan gliosiltransferase 2 Oksidoreduktase 3 4 Fosfatase

14 7 5 Kenase Transferasa 6 Mamnosidase 8 Fosfolifase

15 Vesikel Golgi: Sebuah badan terikat membran yang terbentuk oleh "tunas" dari aparatus Golgi. Beberapa vesikel Golgi menjadi lisosom yang terhubung dalam pencernaan intraseluler.

16 x

17 Lisosom Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. d

18 Pembentukan lisosom Pembentukan lisosom

19

20 Sejarah Penemuan Lisosom
Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. Di dalamnya, organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease, nuklease, glikosidase, lipase, fosfolipase, fosfatase, ataupun sulfatase. Semua enzim tersebut aktif pada pH 5.

21 m Fungsi Lisosom Autofagi Fagositosis Endositosis

22 m Struktur Lisosom struktur agak bulat yang dibatasi membran tunggal, memiliki ukuran diameter 1,5 mikron.

23 Tabel 7.1 Beberapa jenis enzim lisosom (Sheeler & Bianchi, 1983)
Fosfatase Asam Fosfodiester ase asam Nuklease RNA-ase DNA-ase Hidrolase - Galaktosidase Substrat Sebahagian besar ester monofosfat Oligonukleotida dan Diesterfosfat RNA DNA Asal Lisosom Jaringan hewan, tumbuhan dan protista Jaringan hewan, tumbuhan  dan protista Jaringan hewan, tumbuhan dan protista

24 Esterase Ester asam lemak Fosfolipida Jaringan hewan, tumbuhan
Jenis Enzim Substrat Asal Lisosom - Galaktosidase Glikosidase Mannosidase Glukuronidase Lisosom Hialuronidas Asilsulfatase Protease Katepsin Kolagenase Peptidase Enzim perombak lipida Esterase Fosfolipase Glikogen Mannosida Polisakarida dan Mukopolisakarida Dinding  bakteri Asam hialuronat kondritin sulfat Sulfat organic Protein Kolagen Peptida Esterase Ester asam lemak Fosfolipida Jaringan hewan, tumbuhan dan protista Jaringan hewan Ginjal Hati Hati, Tumbuhan Sel hewan Sel tulang Tumbuhan

25


Download ppt "program studi pendidikan biologi universitas Almuslim bireuen 2014"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google