Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DASAR-DASAR REKAYASA TRANSPORTASI KIS_237

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DASAR-DASAR REKAYASA TRANSPORTASI KIS_237"— Transcript presentasi:

1 DASAR-DASAR REKAYASA TRANSPORTASI KIS_237
AMALIA, ST. MT

2 PERENCANAAN TRANSPORTASI

3 Tujuan dasar : memperkirakan jumlah dan lokasi kebutuhan transportasi (jumlah perjalanan, baik itu angkutan umum maupun angkutan pribadi)

4 Pada masa yang akan dating (tahun rencana) untuk kepentingan kebijaksanaan investasi perencanaan transportasi

5 Why is transportation planning necessary?

6 Transportation can have significant effects on mobility, economic development, environmental quality, government finance and the quality of life.

7 Wise planning is needed to help create high quality transportation facilities and services at a reasonable cost with minimal environmental impact and to enhance economic activity.

8 Failure to plan can lead to severe traffic congestion, dangerous travel patterns, slow economic growth, adverse environmental impact and wasteful use of money and resources

9 Umur perencanaan: Jangka pendek Jangka menengah Jangka panjang

10 Jangka pendek maksimum 5 tahun; biasanya berupa kajian manajemen transportasi yang lebih menekankan dampak manajemen lalulintas terhadap perubahan rute suatu moda transportasi

11 Jangka menengah 10 s/d 20 tahun biasanya digunakan untuk meramalkan arus lalulintas yang nantinya menjadi dasar perencanaan investasi untuk suatu fasilitas transportasi yang baru.

12 Jangka panjang lebih dari 20 tahun; digunakan untuk perencanaan strategi pembangunan kota jangka panjang.

13 Pembuatan model-model transportasi

14 Model: sesuatu yang dapat menggambarkan keadaan yang ada

15 Model dapat berupa: verbal fisik matematis

16 Model dapat berupa: Verbal : menggambarkan dalam bentuk kalimat Fisik : menggambarkan keadaan yang ada dalam bentuk yang lebih kecil Matematis : menggambarkan keadaan yang ada dalam bentuk persamaan matematis

17 Model matematis digunakan dalam perencanaan transportasi

18 Model matematis Transportasi :
Deskriptif Prediktif planning

19 deskriptif: menjelaskan keadaan yang ada, atau keadaan jika dilakukan suatu perubahan terhadap keadaan yang ada

20 prediktif: meramalkan keadaan yang akan datang

21 planning: meramalkan keadaan yang akan datang dengan rencana-rencana
perubahannya

22 Alternatif rencana 1 Alternatif rencana 2 Alternatif terbaik planning Desain Alternatif rencana 3 penilaian

23 Model empat langkah Bangkitan perjalanan (trip generation model)
Distribusi perjalanan (trip distribution model) Pemilihan jenis kendaraan ( modal split Pemilihan rute perjalanan(traffic assignment)

24 Bangkitan Perjalanan (trip generation)
Pembangkit perjalanan: rumah Untuk mengetahui bangkitan: wawancara dari rumah ke rumah Bangkitan yang berasal dari luar daerah studi: survai asal tujuan Kantor, sekolah, pertokoan, rumah sakit: penarik perjalanan

25 Daya tarik Daya Tarik zona asal: Jumlah penduduk, Jumlah pekerja,
kepemilikan mobil/motor

26 Daya tarik Daya Tarik zona tujuan: pertokoan: jumlah/luasan toko
perkantoran: jumlah pekerja, jenis perkantoran universitas/sekolah: jumlah mahasiswa/dosen/guru/karyawan Gedung olahraga: daya tampung, jenis olahraga rumahsakit: jumlah tempat tidur, fasilitas restauran: jumlah tempat duduk, jenis masakan

27 Pemilihan jenis kendaraan (modal spilt)
Jika tersedia pelbagai macam kendaraan (moda) menuju ketempat tujuan, seperti: Kendaraan pribadi(mobil, sepeda motor) Angkutan umum: becak, bus, kereta api

28 Dasar pemilihan moda perjalanan jalanraya:
•jarak relative pendek sampai menengah •biaya relative murah untuk perjalanan pendek

29 Dasar pemilihan moda perjalanan
-jalan rel :perjalanan jarak menengah dan jauh –kapal/feri:jarak menengah sampai jauh –pesawat:jarakjauh

30 Dasar pemilihan moda Pelaku perjalanan: income car ownership
social standing kepadatan(perumahan, arus lalu lintas) sistemtransportasi waktu Tingkat pelayanan biaya

31 Maksud-Waktu-Biaya Maksud: bisnis–waktu cepat–biaya tidak
menjadi kendala utama Maksud: rekreasi–waktu tidak menjadi Kendala utama Maksud: keperluan keluarga Untuk menengok keluarga: waktu tidak menjadi kendala utama Keluarga sakit/meninggal: waktu menjadi kendala utama

32 Langkah-langkah Permodelan
Pembatasan daerah studi: pembuatan garis cordon(cordon line) internal cordon : membagi daerah studi external cordon : membatasi daerah studi

33 Langkah-langkah Permodelan
Pembagian zone: sebaiknya didasarkan pada tataguna lahan yang sama, untuk mudahnya dapat didasarkan pada pembagian daerah administratif

34 Langkah-langkah Permodelan
Survey: lalulintas(traffic survey)atau O-D Survey asal tujuan ( (origin and destination survey) wawancara dari rumah ke rumah (home interview survey)

35 Survey Survey lalulintas: dilakukan pada perpotongan garis cordon dengan jalan raya Survey asal tujuan: dilakukan pada perpotongan garis cordon luar (external cordon) dengan jalan raya

36 Survey Wawancara dari rumah ke rumah: sample random Jumlah sample
penduduk < : 20 % 30 –1 50 ribu : 12,5 % 150 –3 00 ribu : 10 % 300 –5 00 ribu : 6.66 % 500 ribu –1 juta : 5 % > 1 juta : 4 %

37 Survey Wawancara dari rumah ke rumah: sample random Pertanyaan:
jumlah keluarga kepemilikan kendaraan dari masing-masing anggota keluarga: usia, jenis kelamin, pekerjaan, perjalanan yang dilakukan (asal, tujuan, waktu perjalanan), jenis/moda yang digunakan

38 Metoda mencari bangkitan perjalanan
multi regresi: mencari hubungan regresi antara perjalanan yang dibangkitkan dengan faktor-faktor yangmempengaruhi kategori: membagi tiap jenis perjalanan yang dibangkitkan menjadi pelbagai kategori, tergantung dari sifat perjalanan dan pelaku perjalanan

39 Metoda mencari bangkitan perjalanan
multi regresi:dicari variabel-variabel yang mempengaruhi bangkitan perjalanan syarat variabel-variabel tersebut: saling independen variabel independen tersebut berdistribusi normal, kalau tidak, dapat digunakan transformasi log. variabel independen tersebut menerus

40 Metoda mencari bangkitan perjalanan
Kelemahan metode multi regresi : jika data menyebar, regresi sulit variabel tidak independen sulit memprediksi nilai yad. persamaan regresi kemungkinan berubah pada masa mendatang

41 Metoda mencari bangkitan perjalanan
Metode kategori : Mencari jumlah perjalanan rata-rata untuk masing-masing kategori Pembagian kategori, misalnya: pemilikan mobil: a b c. >1 Pendapatan: a. rendah b. sedang c. tinggi Jumlah keluarga: a b c. >4

42 Metoda mencari bangkitan perjalanan
Kelemahan Metode Kategori : perlu data yang banyak, jika ada satu kategori dengan data hanya sedikit, maka jumlah perjalanan yang diperkirakan dari kategori tersebut dapat menyimpang

43 Contoh Soal Hitung hubungan antara bangkitan dan jumlah kendaraan

44

45 Contoh Soal Hitung jumlah perjalanan yang dibangkitkan oleh zone yang terdiri dari: 100 rumah tangga tanpa mobil, penghasilan rendah, anggota r.t. 3 orang +200 rumah tangga tanpa mobil, anggota r.t. 4 orang +300 r. tangga dengan 1 mobil, penghasilan menengah, anggota r.t.3 orang +50 rumah tangga dengan 2 mobil, penghasilan tinggi, anggota rumah tangga 3 orang.

46


Download ppt "DASAR-DASAR REKAYASA TRANSPORTASI KIS_237"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google