Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Standar Proses Pendidikan

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Standar Proses Pendidikan"— Transcript presentasi:

1 Standar Proses Pendidikan
Dhita Safrilla Rahmatania Fitria Nurhidayah Harsipah Hendro Tri Nurcahyo Mimin Triana Kelompok 3 Mata Kuliah Pengantar Pendidikan November 2014

2 PERBANDINGAN STANDAR PROSES ANTARA KTSP 2006 DENGAN KURIKULUM 2013
No. MASALAH KTSP 2006 UPAYA PERBAIKAN PADA KURIKULUM 2013 1. Umumnya pembelajaran hanya berorientasi pada penguasaan konsep ilmu dan dominan dilakukan di dalam kelas. Perbaikan bagian inti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 2. Pembelajaran cenderung berpusat pada guru Pembelajaran lebih mengaktifkan siswa 3. Proses belajar dengan sistem penjurusan di tingkat SMA/SMK Mengganti sistim penjurusan dengan sistim peminatan tingkat SMA 4. Proses evaluasi: terjadi fenomena menyontek Mengatasi Fenomena Nilai Hasil Menyontek 5. Pembelajaran yang berorientasi pada buku teks Mengubah pendekatan pembelajaran yakni: Tematik Integratif Pendekatan saintifik 6. Buku teks hanya memuat materi bahasan Perubahan buku teks siswa 7. - Perubahan jam pelajaran

3 PERBANDINGAN STANDAR PROSES ANTARA KTSP 2006 DENGAN KURIKULUM 2013
Jumlah waktu pelajaran pada kelas I II III IV V VI KTSP 2006 26 27 28 32 Kur 2013 30 34 36

4 PENGERTIAN STANDAR PROSES
FUNGSI STANDAR PROSES Berdasarkan Permendikbud Nomor 65 tahun 2013, Standar Proses dijabarkan sebagai suatu kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan. Standar proses merupakan sebuah pedoman, atau tahapan langkah-langkah bagi para guru saat mereka memberikan pembelajaran dalam kelas, dengan harapan proses pendidikan yang berlangsung bisa efektif, efesien dan inofatif. Sehingga beberapa target atau kriteria mengenai kompetensi lulusan dapat tercapai dengan sempurna.

5 STANDAR PROSES 1. Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus pembelajaran dan rencana pelaksanaan pembelajaran (sekurang-kurangnya memuat tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian). 2. Pelaksanaan pembelajaran harus memperhatikan jumlah maksimal peserta didik per kelas dan beban mengajar maksimal per pendidik, rasio maksimal buku teks pelajaran per peserta didik, dan rasio maksimal jumlah peserta didik per pendidik, serta mengembangkan budaya membaca dan menulis. 3. Penilaian hasil pembelajaran menggunakan berbagai teknik penilaian sesuai dengan kompetensi dasar yang harus dikuasai. Penilaian berupa tes tertulis, observasi, tes praktek, dan penugasan perseorangan dan kelompok. 4. Pengawasan proses pembelajaran, meliputi: pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, dan tindak lanjut.

6 PROSES KURIKULUM 2013 Kegiatan Pendahuluan Inti Penutup

7 KETERKAITAN STANDAR PROSES PENDIDIKAN DENGAN STANDAR LAINNYA:
Pertama, SPP ditentukan oleh Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi. Kedua, efektivitas dan kelancaran SPP dapat dipengaruhi atau tergantung kepada tenaga pendidik dan kependidikan serta sarana dan prasarana. Ketiga, efektivitas standar proses selanjutnya akan diukur oleh standar penilaian. Keempat, keberhasilan pencapaian standar minimal pendidikan sangat bergantung pada pembiayaan dan pengelolaan yang dilakukan pada setiap jenjang atau satuan pendidikan. *catatan: Standar proses pendidikan merupakan jantung dalam sistem pendidikan bagaimanapun bagusnya standar yang lain apabila tidak diimplementasikan dalam standar proses tidak akan berarti apa-apa. KET: SPP: Standar Proses Pendidikan SKL: Standar Kompetensi Lulusan SPTK: Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan SSP: Standar Sarana dan Prasarana

8 Sekian dan Terima Kasih


Download ppt "Standar Proses Pendidikan"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google