Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Realisasi Kinerja PLN WILAYAH NTB

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Realisasi Kinerja PLN WILAYAH NTB"— Transcript presentasi:

1 Realisasi Kinerja PLN WILAYAH NTB
s.d. September 2017 DOMPU Mataram 17 Oktober 2017

2 REALISASI PENCAPAIAN KINERJA
DOMPU REALISASI PENCAPAIAN KINERJA s.d September 2017

3 Realisasi Pencapaian Kinerja September 2017 (1/2)
02

4 Realisasi Pencapaian Kinerja September 2017 (2/2)
03

5 Potensi / Peluang Peningkatan Kinerja
Pencapaian : 84,30 Perlu Perbaikan : 15,70 04

6 EVALUASI PENCAPAIAN KINERJA
DOMPU EVALUASI PENCAPAIAN KINERJA 02 | s.d September 2017

7 S A I D I (-4) TARGET 327.51 menit/pelanggan
REALISASI menit/pelanggan PENCAPAIAN % PERMASALAHAN UTAMA Pemadaman akibat pekerjaan Har dan Investasi. Gangguan Penyulang. USULAN ACTION PLAN Integrasi Key Point Lbs dan Recloser kedalam sistem SCADA EMS >>> 21 titik lokasi. Penerapan sistem lomba Liga Yantek agar lebih kompetitif. Pemasangan Recloser untuk mengurangi daerah padam dan melokalisir daerah gangguan total 29 Unit. (16 Unit terpasang, 1 Unit masih kendala, 12 Unit proses kontrak). Pemasangan LBS Motorized untuk mempercepat proses pemulihan sistem secara bertahap total 16 Unit (15 Unit terpasang, 1 Unit Proses kontrak). 7 06

8 SAIDI - SAIFI KUMULATIF TAHUN 2016 DAN TAHUN 2017
Target SAIDI Tahun 2016 = --- Menit / Plg 2017 = Menit / Plg Realisasi Komulatif September Tahun 2016 = Menit / Plg 2017 = Menit / Plg Target SAIFI Tahun 2016 = Kali / Plg 2017 = Kali / Plg Realisasi September Komulatif Tahun 2016 = Kali / Plg 2017 = Kali / Plg 08

9 SAIDI (-4) Lag Indicator Monthly
09

10 SAIFI (-4) Lag Indicator Monthly
10

11 GANGGUAN PENYULANG (-4)
TARGET kali/100 kms REALISASI kali/100 kms PENCAPAIAN % PERMASALAHAN UTAMA Jaringan sistem distribusi radial panjang sampai ke pedesaan yang rawan gangguan. Banyaknya gangguan temporer < 5 menit. Penyebab Gangguan Penyulang Tidak tercapai dominan akibat E1 (Pohon) dan I1 (Komponen JTM). UPAYA YANG DILAKUKAN 1. ROW permangkasan pohon. 2. Penerapan zona dengan lomba Liga Yantek pada penyulang sakit. 3. Pemasangan Recloser untuk mengurangi daerah padam dan melokalisir daerah gangguan. 4. Rencana penambahan 25 recloser untuk penyulang sakit dan panjang. 5. Pemasangan A3CS dan MVTIC pada daerah hutan lindung. 12 11

12 12 Target Gangguan Penyulang Tahun 2016 = 17.40 Kali / 100 Kms
Realisasi September Tahun 2016 = Kali / 100 Kms 2017 = Kali / 100 Kms Target Gangguan Penyulang Tahun 2016 = Kali / 100 Kms 2017 = Kali / 100 Kms Realisasi September Komulatif Tahun 2016 = Kali / 100 Kms 2017 = Kali / 100 Kms 12

13 Realisasi Liga YANTEK 13

14 Upaya Perbaikkan Yang Sedang dan terus dilakukan
Integrasi Key Point Lbs dan Recloser kedalam sistem SCADA EMS >>> 21 titik lokasi. Penerapan sistem lomba Liga Yantek agar lebih kompetitif. Pemasangan Recloser untuk mengurangi daerah padam dan melokalisir daerah gangguan. Pemasangan LBS Motorized untuk mempercepat proses pemulihan sistem secara bertahap. 14

15 Pencapaian Investasi (-1.5)
TARGET Milyar REALISASI Milyar PENCAPAIAN % PERMASALAHAN UTAMA Pembayaran pekerjaan luncuran dan pekerjaan murni menunggu kelengkapan berkas penagihan vendoor. Khusus untuk Area Bima, adanya pergantian Manajer sehingga berkas adm. penagihan harus dikirim untuk penandatanganan. Menunggu kelengkapan material konstruksi ( tiang beton dan MDU ). Proses pekerjaan investasi pembangkit membutuhkan waktu di atas 3 bulan dan beberapa pekerjaan membutuhkan konsultan. UPAYA YANG DILAKUKAN Mempercepat pembayaran tagihan luncuran. Percepatan siklus SAP (internal). Monitoring melalui aplikasi SPARTA (Sistem Pengendalian Anggaran Terintergrasi). 15

16 Perputaran Material Non BB (-1.1)
TARGET kali REALISASI 2.16 kali PENCAPAIAN % PERMASALAHAN UTAMA Beberapa material slow moving belum ada tindak lanjut bursa. Menunggu kelengkapan material kontruksi. Kendala pelaksanaan pekerjaan di lapangan (ijin dan ganti rugi masyarakat). UPAYA YANG DILAKUKAN Monitoring Penggunaan Material Mingguan disampaikan ke User/Area/Rayon. Percepatan pekerjaan konstruksi. Peningkatan komunikasi dengan stakeholder. 16

17 Produktivitas Pegawai (-0.3)
TARGET 1, MWh Jual/Peg REALISASI 1, MWh Jual/Peg PENCAPAIAN % PERMASALAHAN UTAMA Susut Jaringan PLN NTB masih di atas target, sehingga kwh jual belum optimal. UPAYA YANG DILAKUKAN Selaras dengan upaya memperbaiki kinerja susut. Aggresive Marketing memasarkan listrik pada pelanggan eksisting maupun pelanggan baru. Gebyar diskon 28% untuk biaya tambah daya. 17

18 BPP (-0.3) TARGET 2,237.69 Rp/kWh REALISASI 2,363.41 Rp/kWh
PENCAPAIAN % PERMASALAHAN UTAMA Meningkatnya biaya sewa dan bahan bakar dikarenakan extend jam pemeliharaan unit #1 dan unit #3 PLTU Jeranjang dan keterlambatan COD unit#2 PLTU Jeranjang dan PLTU Sumbawa Barat. Tingginya biaya ongkos angkut batubara di PLTU Jeranjang. UPAYA YANG DILAKUKAN Mengoptimalkan EAF & memaksimalkan operasi pembangkit EBT (PTMH, PLTS), PLTU Batubara, dan PLTD MFO. Pemindahan bongkar muat batubara dari Pelabuhan Umum Lembar ke Jetty PLTU Jeranjang. 18

19 EAF (-0.2) & CF (-0.1) EAF TARGET 72.45 % REALISASI 68.83 %
PENCAPAIAN % CF TARGET % REALISASI % PENCAPAIAN % 19

20 EAF & CF (2/2) PERMASALAHAN UTAMA
PLTU Jeranjang Unit #3 dilakukan Serius Inspection, schedule 60 hari tetapi mundur menjadi 119 hari karena terdapat retakan pada retaining ring generator. Daya mampu setelah SE direncanakan 25 MW, realisasi 20 MW karena adanya vibrasi tinggi di turbine dan temperature boiler tinggi yang disebabkan tidak optimalnya kerja damper IDF). FYI (First Year Inspection) PLTU Jeranjang Unit #1 dijadwalkan selama 57 hari, namun realisasinya 140 hari karena ditemukan kebocoran steam pada upper lower casing turbin. Daya mampu setelah FYI direncanakan 25 MW, realisasi saat ini 5 MW (penyebab: vibrasi pada PAF, permasalahan nozzle boiler/PdT boiler, gangguan modul rapping ESP). Upaya Yang Dilakukan 1. Optimalisasi operasi PLTU Jeranjang Unit #3: Pemantauan parameter operasi, terutama pada vibrasi turbine. Pengecekan dan penggantian retaining ring dan damper IDF diperkirakan pada bulan Oktober/November. Pembenanan 25 MW setelah dilaksanakan penggantian retaining ring dan pengecekan damper IDF. 2. Perbaikan PLTU Jeranjang Unit #1: Penggantian bearing PAF dan pengecekan nozzle boiler TELAH dilaksanakan pada 11 – 18 September 2017, saat percobaan ke beban 20 – 25 MW terjadi kendala lagi pada boiler. Direncanakan start kembali pada tanggal 16 Oktobe 2017. 20

21 Penjualan Tenaga Listrik Non Subsidi : Pelanggan Rumah Tangga (-0.1)
TARGET 434,200 MWh REALISASI 420,076 MWh PENCAPAIAN % PERMASALAHAN UTAMA Masih rendahnya tingkat pemakaian listrik pelanggan RT Non Subsidi. Akibat kenaikan TTL terjadi penghematan pada pelanggan rumah tangga. Perluasan jaringan JTM, JTR, dan Gardu, saat ini sedang dlm proses pengerjaan. UPAYA YANG DILAKUKAN Percepatan PB/PD (mutasi PDL). Migrasi pelanggan sesuai peruntukannya (tarif B). Percepatan Program Lisdes dan program pemasaran perluasan penyambungan baru Optimalisasi P2TL. 21

22 SUSUT JARINGAN (-0.1) TARGET 7.65 % REALISASI 7.78 %
PENCAPAIAN % 22

23 SUSUT DENGAN KOMPENSASI TNP2K & TANPA TNP2K
Pada penjualan 309 bulan Agustus 2017 terdapat kWh Kompensasi pelanggan R1 – M sebesar kWh sehingga realisasi susut jaringan s.d September 2017 turun menjadi 7.78% namun realisasi susut sebenarnya tanpa pemadanan TNP2K adalah sebesar 8.83%. 23

24 TREND SUSUT Trend susut PLN Wilayah NTB dari tahun mengalami trend perbaikan dengan realisasi s.d September 2017 sebesar 7.78% 24

25 KONTRIBUSI KWH P2TL TERHADAP SUSUT
Dilihat kontribusi perolehan kWh P2TL terhadap realisasi susut cukup besar yaitu 1,27% dengan penambahan kWh Jual sebesar kWh 25

26 TOTAL PEROLEHAN kWh TS P2TL s.d SEPTEMBER 2017
26

27 FORMULA YOGYA S.D SEPTEMBER 2017
27

28 DUPPONT CHART TARGET VS REAL SEPTEMBER 2017
28

29 kWh Tagihan Susulan Kedapatan P2TL Jenis Pelanggaran (P) tahun 2016-2017
29

30 Harga Jual Rata-Rata (-0.1)
TARGET 1, Rp/kWh REALISASI 1, Rp/kWh PENCAPAIAN % PERMASALAHAN UTAMA Adanya kompensasi kWh LPB akibat restitusi kelebihan bayar pelanggan R1/900 VA RTM pada TUL 309 bulan Agustus. Menurunnya rupiah penjualan. UPAYA YANG DILAKUKAN Gencar melakukan program pemasaran (Gebyar HLN diskon BP 28 %). Memperbanyak pemasangan SPLU (tarif L). Mempercepat realisasi pembanguan dan penyambungan pelanggan potensial. 30

31 TERIMA KASIH

32 GH Penyulang.. Cross check..

33 Gangguan Penyulang Berdasarkan
Penyebab Gangguan Tahun 2016 Gangguan Penyulang Berdasarkan Penyebab Gangguan Tahun 2017

34 SAIDI - SAIFI KUMULATIF TAHUN 2016 DAN TAHUN 2017 CLOSE LOOK


Download ppt "Realisasi Kinerja PLN WILAYAH NTB"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google