Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

-- KHUSNUL FATONAH, M.PD. --

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "-- KHUSNUL FATONAH, M.PD. --"— Transcript presentasi:

1 -- KHUSNUL FATONAH, M.PD. --
MORFOLOGI 1 PERTEMUAN KE-4 -- KHUSNUL FATONAH, M.PD. -- PGSD

2 KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
5. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep awal morfologi, klasifikasi morfem, serta jenis kata dan penerapannya.

3

4 SUBSISTEM LINGUISTIK

5 KLASIFIKASI MORFEM Morfem bebas Morfem terikat

6 MORFEM BEBAS Bentuk yang dapat berdiri sendiri dan tidak bergantung pada yang lain. Contoh: lari, sakit, pasir

7 MORFEM TERIKAT Morfem yang tidak dapat berdiri sendiri dalam struktur kalimat tanpa terlebih dahulu mendapat proses morfologi.

8 JENIS KATA DAN PENERAPANNYA

9 JENIS KATA Verba Adjektiva 6.Adverbia Nomina 7.Kata Tugas Pronomina
5.Numeralia 6.Adverbia 7.Kata Tugas

10 VERBA (KATA KERJA) Ciri-cirinya:
Berfungsi sebagai predikat/ inti predikat dalam kalimat Mengandung makna dasar perbuatan, proses, atau keadaan yang bukan sifat. Verba yang bermakna keadaan tidak dapat diberi prefiks ter- yang berarti paling.

11 CONTOH PENGGUNAAN VERBA DALAM KALIMAT
Pencuri itu lari. Mereka sedang belajar di kamar. Bom itu seharusnya tidak meledak. Orang asing itu tidak akan suka masakan Indonesia.

12 Berdasarkan maknanya, verba terbagi atas:
Verba transitif  diikuti objek membaca, membeli, membuatkan Verba tak transitif tidak diikuti objek tengelam, tidur, berlari, duduk

13 ADJEKTIVA (KATA SIFAT)
Ciri-cirinya: Dapat diberi keterangan pembanding  Lebih, kurang, paling Dapat diberi keterangan penguat  sangat, amat, terlalu Dapat diingkari dengan kata tidak Dapat diulang dengan awalan se- Berakhir dengan akhiran tertentu  duniawi, ilmiah

14 NOMINA (KATA BENDA) Ciri-cirinya:
Sebagai subjek, objek, atau pelengkap dalam kalimat yang predikatnya verba Tidak dapat diingkari dengan kata tidak, tetapi bukan Dapat diikuti adjektiva

15 CONTOH PENGGUNAAN NOMINA DALAM KALIMAT
Pemerintah memajukan pendidikan. 2. Itu tidak kursi (salah) Itu bukan kursi (benar) 3. Buku baru atau Buku yang baru

16 MENURUT MAKNANYA, NOMINA DAPAT DIBEDAKAN ATAS:
Nomina yang dapat dihitung  kata yang menyatakan manusia, hewa, tumbuhan, alat, benda alam, hal/ proses. Nomina yang jumlahnya tak terhitung  bahan (semen, pasir), zat (air, udara) Nomina yang menyatakan nama khas Jakarta, Bali, Semarang, Eropa

17 Pronomina merupakan kata yang dipakai untuk mengacu pada nomina lain.

18 NUMERALIA (KATA BILANGAN)
Kata yang dipakai untuk menghitung banyaknya maujud (orang, binatang, barang, dan konsep)

19 JENIS-JENIS NUMERALIA
Numeralia pokok (dua, empat, delapan) Numeralia pecahan (seperdua, separuh, sebelah) Numeralia tingkat (kesatu, kesepuluh)

20 Adverbia (Kata Keterangan)
 Kata yang memberi keterangan pada verba, adjektiva, nomina predikat, atau kalimat.

21 CONTOH ADVERBIA Contoh dalam kalimat: Suhunya masih tinggi.
Agak Hampir Paling Dapat Belum Boleh Harus Jangan Masih Pernah Sudah Contoh dalam kalimat: Suhunya masih tinggi. Saya harus semangat belajar. Mereka belum mengmpulkan tugas pagi ini.

22 KATA TUGAS Kata atau gabungan kata yang mempunyai tugas agar kata lainnya berperan dalam kalimat.

23 CIRI-CIRI KATA TUGAS Hanya mempunyai arti gramatikal, tidak memiliki arti leksikal. Pada umumnya tidak mengalami proses afiksasi. Sifat keanggotaannya tertutup  tidak bertambah karena pengaruh asing Tidak menduduki jabatan dalam kalimat secara tersendiri.

24 KELOMPOK KATA TUGAS Preposisi (Kata depan)  di, ke dari, bagi, untuk, dengan Konjungsi (Kata hubung)  dan, atau, tetapi, agar, supaya Interjeksi (Kata seru)  ih, amboi, astagfirullah, hai, aduh, ya Artikel (Kata sandang)  sang, para, hang, sri, Partikel  -kah, -lah, -tah, pun

25


Download ppt "-- KHUSNUL FATONAH, M.PD. --"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google