Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENCAPAIAN KINERJA P3BS SD JULI 2017

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENCAPAIAN KINERJA P3BS SD JULI 2017"— Transcript presentasi:

1 PENCAPAIAN KINERJA P3BS SD JULI 2017
TIM KINERJA P3B SUMATERA

2

3 REKAP PER PERSPEKTIF 00

4

5 Kinerja P3BS Yang Tidak Tercapai Maksimal
s.d Juli 2017 Penyelesaian Pekerjaan GI Realisasi 12 GI dari target 16 GI. Hal ini disebabkan oleh Uprating peralatan bay Pht 150 kV di GI Pangkalan Brandan, GI Binjai, GI Kuala Tanjung dan GI Kisaran terkendala kondisi sistem. TROD Realisasi 84,03 Jam dari target 64,3 Jam. Trip IBT#2 150/70kV 60MVA di GI Pekalongan pada bulan Februari 2017 karena isolasi breakdown kabel yang ke arah MK dengan durasi total mencapai 23,28 jam. Kondisi hujan deras pada saat kejadian gangguan menyebabkan penormalan gangguan terkendala dimana pemeriksaan tidak dapat dilakukan secara menyeluruh. 3. FUELMIX Realisasi s.d. Juli 2017 sebesar 6,93 % dari target 4,74 %, hal ini disebabkan beberapa hal diantaranya: Ketidaksiapan pembangkit pada Sub sistem SBU diantaranya: PLTU Pangkalan susu #2 (200 MW) sepanjang bulan Juli 2017, baru masuk 1 Agustus 2017

6 Kinerja P3BS Yang Tidak Tercapai Maksimal
s.d Juli 2017 Gangguan PLTU Labuhan Angin 2 (70 MW) mulai tanggal 25 s.d. 07 Agt 2017 Ketidaksiapan pembangkit tersebut memaksa pembangkit berbahan bakar minyak harus beroperasi diantaranya: PLTD Sewa BBS, sewa BGP dan sewa AKE, termasuk juga pembangkit PLN PLTD titi kuning, PLTD Lueng bata, Pulau pisang dan Cot trueng untuk mengurangi defisit pasokan daya sistem SBU. Sedangkan di sistem SBST mengoperasikan PLTG Pauh limo. MVPP Belawan beroperasi dengan HFO terhitung dari tanggal 9 Juni 2017 s.d. sekarang. Rencana awal MVPP Belawan dioperasikan dengan bahan bakar gas. Keterlambatan gasifikasi MPP Paya pasir sehingga masih menggunakan bahan bakar minyak sampai saat ini. Ketidaksiapan pembangkit di sub sistem SBST diantaranya: Gangguan PLTU Tenayan 2 diluar rencana, seharusnya dijadwalkan tanggal Juli 2017 masuk sistem, tapi saat ini status unit gangguan. Gangguan PLTU Sebalang 1 dari tanggal 2 s.d. 5 Juli 2017 Gangguan PLTU Sebalang 2 sepanjang Juli 2017 sampai sekarang. Gangguan PLTA Musi tanggal 5 – 10 Juli 2017 Mundurnya MI (Main Inspection) PLTU Ombilin 1 (85 MW) s.d. tgl 20 Juni 2017 dari jadwal semula tgl 31 Mei 2017.

7 Kinerja P3BS Yang Tidak Tercapai Maksimal
s.d Juli 2017 Ketidaksiapan pembangkit tersebut memaksa pembangkit berbahan bakar minyak harus beroperasi diantaranya: PLTD Pauh limo, PLTD Sungai Juaro dan PLTD Lampung (PLTG & PLTD Tarahan, PLTD Teluk betung dan Tegineneng) Keterlambatan operasi SUTET 275 kV Lahat – Padang sidempuan membuat transfer dari SBT ke SBU tidak optimal sehingga tidak bisa mengurangi operasional pembangkit bahan bakar minyak di subsistem SBU Permasalahan pasokan gas pada PLTU Indra laya dan PLTG Keramasan sehingga harus mengoperasikan PLTD Berbahan bakar minyak, seperti PLTD Sungai juaro untuk menambah pasokan daya dan menaikkan tegangan sistem

8 Kinerja P3BS Yang Tidak Tercapai Maksimal
s.d Juli 2017 4. SUSUT TRANSMISI: Realisasi s.d. Juli 2017 adalah sebesar 3,24% dari target 2,96%. Target susut transmisi belum tercapai disebabkan beberapa hal, diantaranya: Transfer daya antar sub sistem masih terlalu tinggi yang diakibatkan oleh gangguan beberapa pembangkit besar diantaranya: PLTMG Arun menyebabkan transfer Sumut – Aceh cenderung naik rata – rata sebesar 100 MW. PLTU Tenayan menyebabkan transfer SBS – SBT cenderung naik rata – rata sebesar 250 MW. PLTU Sebalang menyebabkan transfer SBS – Lampung cenderung naik rata – rata sebesar 330 MW. Regional balance antar sub sistem belum tercapai. Mundurnya operasional SUTET 275 kV Lahat – Padang sidempuan. 5. IMPLEMENTASI K2: Belum Optimalnya Maturity Level K3L : - Penyerapan Anggaran sesuai RKAP belum Optimal - Belum Tercapainya Target Pelaksanaan MCU (Medical Check-Up) - Penilaian K3 untuk Vendor belum Optimal - Belum tercapainya Proses Perijinan sesuai target

9 PROGRAM KERJA MANAJEMEN UKURAN KEBERHASILAN TARGET
Action Plan NO KPI PROGRAM KERJA MANAJEMEN RESIKO MITIGASI RISIKO RENCANA AKSI ANGGARAN UKURAN KEBERHASILAN TARGET INDIKATOR TARGET 1 TROD 0,31 Mempercepat pemulihan gangguan transmisi dengan menerapkan sistem informasi kondisi yang akurat dan cepat Durasi gangguan karena alat akibat wiring Menurunkan Durasi gangguan karena alat akibat wiring A. Peremajaan buku wiring B. Pengarsipan wiring dan Schematic Diagram C. Workshop Troubleshooting - Data wiring dan schematic terbaru terdokumentasi dengan baik dan mudah diakses pada saat diperlukan

10 PROGRAM KERJA MANAJEMEN UKURAN KEBERHASILAN TARGET
Action Plan NO KPI PROGRAM KERJA MANAJEMEN RESIKO MITIGASI RISIKO RENCANA AKSI ANGGARAN UKURAN KEBERHASILAN TARGET INDIKATOR TARGET 2 Fuel Mix (PLN + Sewa + IPP) 3,55 Pengoptimalan Pengoperasian Pembangkitan non BBM Terhadap Kesiapan Pembangkit 1. CF Pembangkit tidak sesuai PPA dan standar perusahaan 2. peningkatan susut transmisi karena transfer yang besar 3. terkena take or pay gas dan Claim IPP 1. Melakukan revisi Afa IPP 2. Perbaikan tegangan dan jointing untuk menekan susut transmisi 3. pengoptimalan operasi Pembangkit gas sesuai dengan kontrak 1. melakukan rescheduling pemeliharaan PLTA berdasarkan inflow waduk 2. Menekan Deviasi fuel mix realisasi, maksimum 1% lebih tinggi dari ROH 3. Menekan Deviasi perencanaan beban sistem maksimum 3 % 4. pengoptimalan pengoperasian pembangkitan non BBM terhadap kesiapan pembangkit (EAF vs CF) 5. Penjadwalan pembangkit sesuai optimasi hidro thermal dan variasi musim 6. Peningkatan transfer dari SBT ke SBU 7. Peningkatan kapasitas penghantar 8. Usulan hujan buatan ke KITSBU dan KIT SBS 9. Percepatan operasi SUTET 275 KV 10. Percepatan proses uji commissioning Pembangkit non BBM 1. produksi energi BBM tidak melebihi target yang ditentukan 2. penjadwalan pembangkit sesuai kondisi sistem dan optimasi hidro thermal

11 PROGRAM KERJA MANAJEMEN UKURAN KEBERHASILAN TARGET
Action Plan NO KPI PROGRAM KERJA MANAJEMEN RESIKO MITIGASI RISIKO RENCANA AKSI ANGGARAN UKURAN KEBERHASILAN TARGET INDIKATOR TARGET 3 Susut Transmisi 2,91 Pengaturan Pembebanan Pembangkit dan Transfer Antar Sub Sistem 1. meningkatnya BPP karena pengoperasian pembangkit mahal untuk mengurangi transfer daya antar subsistem 2. terjadi drop tegangan 3. terjadi peningkatan fuelmix dan konsumsi bbm 1. mengoperasikan pembangkitan untuk mengurangi susut dengan memperhatikan fuelmix 2. perbaikan drop tegangan dengan pemasangan kapsitor 3. optimasi penjadwalan pembangkit dengan memperhatikan transfer daya antar subsistem Pemetaan susut antar titik transfer sub sistem Koreksi kesalahan berita acara 12.rb 0% Pengaturan pembebanan pembangkit dan transfer antar sub sistem Pengaturan tegangan Real Time saat mencapai 137 kV dan 155 kV Perbaikan jointing pada penghantar berbeban tinggi Meningkatkan peran UPT dengan Indikator susut transmisi dalam kinerja utama UPT Evaluasi susut transmisi oleh UPT : evaluasi dan tindak lanjut energy input output di masing-masing GI evaluasi dan tindak lanjut metering / kWh transaksi evaluasi dan tindak lanjut kelas meter 1. susut transmisi tidak melebihi 2,91%

12 TERIMA KASIH


Download ppt "PENCAPAIAN KINERJA P3BS SD JULI 2017"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google