Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SISTEM HARGA POKOK STANDAR METODE GANDA (PARTIAL PLAN)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SISTEM HARGA POKOK STANDAR METODE GANDA (PARTIAL PLAN)"— Transcript presentasi:

1 SISTEM HARGA POKOK STANDAR METODE GANDA (PARTIAL PLAN)
Nama Kelompok : Risa Choirunnisa ( ) Putri Nur Rahmawati ( ) Rozi Nurchaqiqi ( ) Noor Chasanah ( ) Charina Martha ( )

2 Karakteristik Rekening Barang dalam Proses didebit dengan biaya sesungguhnya dan dikredit dengan biaya standar. Selisih biaya sesungguhnya dari biaya standar dihitung pada akhir periode akuntansi, setelah harga pokok persediaan produk dalam proses ditentukan dan harga pokok produk yang ditransfer ke gudang dicatat dalam Rekening Barang dalam Proses. Selisih biaya sesungguhnya dari biaya standar merupakan jumlah total perbedaan antara biaya standar dengan biaya sesungguhnya.

3 Contoh Untuk memproduksi 1 satuan produk diperlukan biaya produksi menurut standar disajikan sebagai berikut: Biaya bahan baku 4 Rp Rp Biaya tenaga kerja 5 Rp Rp Biaya overhead pabrik: Variabel 10 Rp 1000 Rp Tetap*) 20 Rp 800 Rp Total Rp * Kapasitas produksi per bulan direncanakan 3600 jam tenaga kerja langsung

4 Contoh Lanjutan... Transaksi yang terjadi dalam bulan Maret 2014 adalah sebagai berikut: 1. Jumlah bahan baku yang dibeli adalah Rp Jumlah produk yang diproduksi dan selesai diproses dalam bulan Maret 2014 adalah 500 satuan dengan biaya produksi sesungguhnya sebagai berikut: a. Biaya bahan baku Rp = Rp b. Biaya tenaga kerja Rp 800 = Rp c. Biaya overhead pabrik = Rp Atas dasar data dalam contoh tersebut di atas berikut ini disajikan analisis selisih biaya produksi langsung dan biaya overhead pabrik.

5 Keterangan.. Harga Standar (Hst) =Rp Harga Sesungguhnya (HS)=Rp Kuantitas Standar (KSt) = (500x4kg) Kuantitas Sesungguhnya(KS) = 1500 Jam Kerja Standar (JKSt) = (500x5jam) Jam Kerja Sesungguhnya(JKS)=3.000 Tarif Upah Standar (TUSt) = Tarif Upah Sesungguhnya (TUS) = 800

6 Biaya Bahan Baku Model Satu Selisih Selisih biaya bahan baku
( HSt x KSt) – ( HS x KS) (Rp x (500 x 4kg)) – (Rp x 1.500) = Rp L Model Dua Selisih Selisih harga biaya bahan baku (HSt - HS) x KS (Rp Rp 2.400) x ) = Rp R Selisih kuantitas biaya bahan baku (KSt – KS) x HSt ( ) x Rp = Rp L Total selisih biaya bahan baku Rp L

7 Biaya Bahan Baku Selisih harga biaya bahan baku Metode Tiga Selisih
(HSt – HS) x KS (Rp – Rp 2.400) x = Rp R Selisih kuantitatif biaya bahan baku (KSt – KS) x HSt (2.000 – 1.500) x Rp = Rp L Selisih kuantitas/harga biaya bahan baku = Total selisih biaya bahan baku Rp L

8 BUKU BESAR BAHAN BAKU

9 BUKU BESAR BAHAN BAKU

10 BUKU BESAR BAHAN BAKU

11 Biaya Tenaga Kerja Model Satu Selisih Selisih biaya tenaga kerja
(TUSt x JKSt) – (TUS x JKS) (Rp 1000 x (5 x 500))- (Rp 800 x 3000) = Rp L

12 Buku Besar BTK

13 Biaya Tenaga Kerja Model Dua Selisih Selisih tariff upah
(TUSt – TUS) x JKS (Rp 1000 – Rp 800) x = Rp L Selisih efiensi upah (JKSt – JKS) x TUSt ((5 x 500) – 3000) x Rp = Rp R Total Selisih Biaya Tenaga Kerja Langsung = Rp L

14 Buku Besar BTK

15 Biaya Tenaga Kerja Model Tiga Selisih Selisih Tarif Upah
(TUSt – TUS) x JKSt (Rp 1000 – Rp 800) x = Rp L Selisih Efiensi Upah (JKSt – JKS) x TUS (2500 – 3000) x Rp 800 = Rp R Selisih Tarif / Efisiensi Upah = 0 Total Selisih BTKL Rp L

16 Biaya Overhead Pabrik Model satu selisih Selisih total biaya overhead pabrik : Biaya overhead pabrik sesungguhnya Rp Biaya overhead pabrik yang dibebankan: 500 x5 jam x Rp 1.800(Rp Rp 800) Rp Selisih total biaya overhead pabrik Rp R

17 2. Model dua selisih Biaya Overhead Pabrik a. Selisih Terkendali
BOP Sesungguhnya Rp BOP tetap pada kapasitas normal 3600 x Rp Rp BOP Variabe sesungguhnya Rp BOP Variabe pada jam standart (JKSt) x Rp Rp Selisih Terkendali Rp R

18 Lanjutan... b. Selisih volume
Jam tenaga kerja pada kapasitas normal jam Jam tenaga kerja standar jam Selisih volume jam Tarif BOP tetap Rp 800 /jam x Selisih volume Rp R

19 Buku Besar BOP

20 Biaya Overhead Pabrik 3. Model Tiga Selisih a. Selisih pengeluaran BOP Sesungguhnya Rp BOP tetap pada kapasitas normal x Rp 800 Rp BOP Variabel sesungguhnya Rp BOP Variabel yg dianggarkan, pada jam kerja sesungguhnya dicapai : 3.000x Rp Rp Selisih pengeluaran Rp R

21 Lanjutan... Kapasitas Normal 3.600 jam
b. Selisih kapasitas Kapasitas Normal jam Kapasitass sesungguhnya jam Kapasitas yang tidak terpakai jam Tarif BOP tetap Rp 800/jam x Selisih kapasitas Rp R c. Selisih Efisiensi Jam standar jam Jam sesungguhnya jam Selisih Efisiensi jam Tarif BOP Rp x Selisih Efisiensi Rp R

22 Buku Besar BOP

23 Biaya Overhead Pabrik Model Empat Selisih
Selisih pengeluaran Rp R Selisih kapasitas Rp R Selisih Efisiensi yang dipecah menjadi : Selisih efisiensi variabel 500 jam x Rp Rp R Selisih efisiensi tetap 500 jam x Rp 800 Rp R Total selisih Biaya Overhead Pabrik Rp R

24 Buku Besar BOP

25 Jurnal 1. Pencatatan Bahan Baku Pada saat pembelian bahan baku Persediaan bahan baku Rp Utang dagang Rp Pada saat pemakaian bahan baku Barang dalam proses-BBB Rp Persediaan bahan baku Rp Pencatatan Biaya Tenaga Kerja Pada saat pembebanan biaya tenaga kerja Gaji dan upah Rp Utang gaji Rp Pada saat pemakaian tenaga kerja BDP-Biaya tenaga kerja Rp Gaji dan upah Rp

26 Jurnal 3. Pencatatan BOP Sesungguhnya Metode 1 :
Pemakaian BOP sesungguhnya BOP sesungguhnya Rp Berbagai rekening dikredit Rp Pencatatan pada akhir periode BDP –biaya overhead pabrik Rp BOP sesungguhnya Rp Metode 2 : BOP Sesungguhnya Rp Berbagai rekening dikredit Rp Pembebanan BOP sesungguhnya kepada produk atas dasar tariff standar BOP sesungguhnya Rp BOP yang dibebankan Rp Penutupan rekening BOP dibebankan pada akhir periode BOP sesungguhnya Rp

27 Jurnal 4. Pencatatan harga pokok produk jadi Persediaan produk jadi Rp BDP-BBB (Rp8.000x500) Rp BDP-BTK (Rp 5.000x500) Rp BDP-BOP (Rp x500) Rp Pencatatan harga pokok produk dalam proses Persediaan produk dalam proses xxx BDP-Biaya bahan baku xxx BDP-Biaya tenaga kerja xxx BDP-Biaya overhead pabrik xxx 6. Pencatatan harga pokok produk yang dijual HPP=Kuantitas produk yang dijual x biaya standar per satuan Harga pokok produksi xxx Persediaan produk jadi xxx

28 Jurnal 7. Pencatatan selisih antara biaya sesungguhnya dengan biaya standar a. Selisih biaya bahan baku Selisih harga bahan baku Rp Barang dalam proses-BBB Rp Selisih Kuantitas Rp b. Selisih biaya tenaga kerja langsung Model dua selisih Selisih Efisiensi Upah Rp BDP – BTKL Rp Selisih Tarif Upah Rp Model tiga selisih Selisih efisiensi upah Rp Barang dalam proses-BTKL Rp Selisih tariff upah Rp c. Selisih biaya overhead pabrik Selisih Pengeluaran Rp Selisih Kapasitas Rp Selisih Efisiensi Rp BDP-Biaya overhead pabrik Rp

29 TERIMA KASIH TERIMA KASIH


Download ppt "SISTEM HARGA POKOK STANDAR METODE GANDA (PARTIAL PLAN)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google