Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ILMU LINGKUNGAN Tujuan Akademis :

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ILMU LINGKUNGAN Tujuan Akademis :"— Transcript presentasi:

1 ILMU LINGKUNGAN Tujuan Akademis :
Dosen Pengampu : Alexander Tuahta Sihombing, ST Kode Mata Kuliah : TSJ Beban Kredit : 2 sks Tujuan Akademis : Memahami tentang Lingkungan Hidup dan Masalah2 Lingkungan serta Pengelolaan Sarana dan Prasarana Lingkungan yang Dapat Meningkatkan Kesehatan Lingkungan Masyarakat

2 Pengenalan Prinsip Dasar Lingkungan Sistem Penyediaan Air Bersih
Pokok Bahasan : Pengenalan Prinsip Dasar Lingkungan Sistem Penyediaan Air Bersih Pengelolaan Air Buangan Pencemaran Udara Persampahan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Referensi : 1.Al-Layla, M. Anis, Water Supply Engineering Design. 2.Davis, Mackenzie, Introduction to Environmental Engineering, 3.Dinas Pekerjaan Umum, Standar Tata Cara Pengelolaan Teknik Sampah Perkotaan. 4. Ehlers, Victor M., Municipal and Rural Sanitation. 5.Soeriaatmadja, R. E. Ilmu Lingkungan. 6.Mulyanto, H. R. Ilmu Lingkungan 7.Soemarwoto, Otto, Analisis Dampak Lingkungan, Ekologi, Lingkungan Hidup, dan Pembangunan 8. Supardi, Imam, Lingkungan Hidup dan Kelestariannya

3 PRINSIP DASAR LINGKUNGAN
Ekologi berasal dari kata yunani “oikos” yg berarti rumah atau tempat hidup, jadi ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup sebagai kesatuan dgn lingkungannya. Yg didalamnya tercakup faktor2 fisik, biologis, sosioekonomi dan juga politis. Manusia secara ekologi adalah bagian integral lingkungan hidupnya. Manusia terbentuk oleh lingkungan hidupnya dan sebaliknya manusia membentuk lingkungan hidupnya. Ekosistem adalah tatanan (sistem) interaksi antara seluruh komponen dalam suatu lingkungan (suatu tatanan yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makluk hidup dan lingkungannya.) Ilmu lingkungan ~ membahas keselarasan Ekologi yaitu suatu keadaan dimana makhluk hidup ada dalam hubungan yg harmonis dgn lingkungannya. Lingkungan adalah suatu ruang yang mengandung makhluk hidup (biotik) dan benda mati (abiotik) serta tatanan (sistem) interaksinya secara menyeluruh (holistik).

4 Lingkungan terdiri dari: Lingkungan (fisik )abiotik
Lingkungan merupakan faktor eksternal yang bersifat biologis dan fisik yang langsung mempengaruhi kehidupan pertumbuhan dan reproduksi organisme. Lingkungan terdiri dari: Lingkungan (fisik )abiotik Lingkungan (biologis) biotik LINGKUNGAN (Fisik) ABIOTIK adalah segala benda mati dan keadaan fisik yg ada disekitar individu2 misalnya : Batu batuan, mineral, air, udara Unsur2 iklim, cuaca, suhu Kelembapan, angin, faktor gaya berat dll

5 Dimana lingkungan fisik ini berhubungan erat dengan makhluk hidup yg menghuninya.
Contoh : Mineral yg dikandung suatu tanah menentukan kesuburan yg erat hubungannya dgn tanaman yg tumbuh diatasnya. Faktor kelembapan dan curah hujan mempengaruhi penyediaan air utk tumbuhan, hewan dan manusia

6 LINGKUNGAN (Biologis) Biotik adalah segala makhluk hidup yg ada disekitar individu baik tumbuh- tumbuhan, hewan dan manusia. Dimana tiap unsur biotik ini berinteraksi antar biotik dan juga dgn lingkungan fisik/abiotik. Lingkungan Abiotik maupun Biotik selalu mengalami perubahan baik secara tiba2 maupun perlahan dimana perubahan yg berhubungan dgn ekosistemnya yg memiliki tingkat kestabilitasan tertentu. Makin besar aneka ragam ekosistemnya maka makin besar pula daya stabilitasnya.

7 Misalnya : hutan didaerah tropis yg mengandung begitu banyak ragam hewan dan tumbuhan walaupun tanpa perawatan maka akan dapat mempertahankan daya stabilitasnya. Sebaliknya sawah atau ladang yg hanya terdiri dari beberapa jenis tumbuhan saja akan mempunyai stabilitas yg kecil, artinya tanpa perawatn stabilitasnya akan terganggu.

8 Hubungan Manusia dgn Lingkungan
Manusia mendapatkan unsur2 yg diperlukan dalam hidupnya dari lingkungan. Makin tinggi kebudayaan manusia, makin beraneka ragam kebutuhan hidupnya. Makin besar jumlah kehidupannya yg diambil dari lingkungan, maka berarti makin besar perhatian manusia terhadap lingkungan.

9 Perhatian dan pengaruh manusia terhadap lingkungan makin meningkat pada zaman teknologi maju, bahkan manusia mengubah lingkungan hidup alami menjadi lingkungan hidup binaan. Eksploitasi sumber daya alam makin meningkat untuk memenuhi bahan dasar industri, sebaliknya hasil sampingan dari industri berupa asap dan limbah mulai menurunkan kualitas lingkungan hidup

10 Kualitas Lingkungan Kualitas lingkungan dapatlah diartikan dalam kaitannya dgn kualitas hidup, yaitu dalam kualitas lingkungan yg baik terdapat potensi utk berkembangnya kualitas hidup yg tinggi. Kualitas hidup bersifat subyektif dan relatif maka kualitas lingkungan juga bersifat subyektif dan relatif. Kualitas lingkungan dapat diukur dengan menggunakan kualitas hidup sebagai acuan, yaitu dalam lingkungan yg berkualitas tinggi terdapat potensi untuk berkembangnya hidup dengan kualitas yg tinggi pula. Kualitas hidup dapat diukur dgn tiga kriteria. Pertama, Derajat dipenuhinya kebutuhan untuk hidup sebagai mahkluk hayati. Kebutuhan yg bersifat mutlak, yg didorong oleh keinginan manusia untuk menjaga kelangsungan hidup hayatinya. Kelangsungan hidup hayati tidak hanya menyangkut dirinya, keturunannya dan juga masyarakatnya.

11 Kebutuhan ini terdiri atas udara dan air yg bersih, pangan, kesempatan untuk mendapatkan keturunan serta perlindungan terhapat serangan penyakit dan sesama manusia. Kebutuhan yg paling mendasar dan dalam keadaan memaksa mengalahkan kebutuhan hidup yg lain. Kedua, Derajat dipenuhinya kebutuhan untuk hidup manusiawi. Kebutuhan ini bersifat relatif, walaupun ada kaitannya dgn kebutuhan hidup jenis pertama. Didalam kondisi iklim indonesia , rumah dan pakaian misalnya bukanlah kebutuhan yg mutlak untuk kelangsungan hidup hayati, melainkan kebutuhan untuk hidup manusiawi. Dengan bugil dan tanpa rumahpun orang tak akan mati dalam iklim tropis kita yg tidak mengenal keadaan ekstrem panas, dingin dan kekeringan. Tetapi hidup bugil dan tanpa rumah tidaklah manusiawi.

12 Ketiga, Derajat kebebasan untuk memilih
Ketiga, Derajat kebebasan untuk memilih. Sudah barang tentu dalam masyarakat yg tertib, derajat kebebasan ini dibatasi oleh hukum, baik yg tertulis maupun yg tidak tertulis, yaitu kebebasan memilih agama dan pendidikan

13 Berdasarkan sifatnya, kebutuhan hidup manusia dibagi menjadi 2 yaitu :
Kebutuhan hidup materil - air - transportasi - udara -serta perlengkapan fisik lainnya -sandang -pangan -papan Kebutuhan hidup nonmateril -rasa aman -kasih sayang -pengakuan atas eksistensinya -pendidikan -sistem nilai dalam masyarakatnya

14 Manusia merupakan komponen biotik lingkungan yg memiliki daya pikir dan daya nalar tertinggi dibandingkan makhluk lainnya, hal ini disebabkan karena manusia dapat secara aktif mengelola dan mengubah ekosistem sesuai dgn apa yg dikehendaki. Kegiatan manusia inilah yg dapat menimbulkan bermacam-macam gejala. Peranan manusia yg bersifat negatif adalah : Berkurangnya persediaan sumber daya alam karena eksploitasi yg terus menerus. Punahnya jumlah species tertentu Berubahnya ekosistem alami yg mantap dan seimbang menjadi ekosistem binaan yg labil karena terus menerus memerlukan energi.

15 Berubahnya profil permukaan bumi yg dapat mengganggu kestabilan tanah.
Masuknya energi dan juga limbah bahan atau senyawa lain ke dalam lingkungan yg menimbulkan pencemaran air, udara dan tanah yg akan mengakibatkan menurunnya kualitas lingkungan hidup. Pencemaran2 tersebut yg akan menimbulkan dampak negatif pada lingkungan maupun manusia sendiri.

16 Peranan manusia yg bersifat positif adalah peranan yg berakibat menguntungkan lingkungan karena dapat menjaga dan melestarikan daya dukung lingkungan. Peranan manusia yg menguntungkan lingkungan adalah : Melakukan eksploitasi sumber daya alam secara tetap dan tepat serta bijaksana terutama dalam pemakaian sumber daya alam yg tidak dapat diperbaharui. Mengadakan penghijauan dan reboisasi untuk menjaga kelestarian keanekaragaman jenis flora dan fauna serta mencegah terjadinya bahaya banjir. Melakukan proses daur ulang serta pengolahan limbah agar kadar bahan pencemar yg terbuang kelingkungan tidak melampaui ambang batas.

17 Melakukan pengolahan sumber daya alam secara efektif dan tidak merusak kondisi alami sumber daya alam tersebut sebagaimana mestinya. Membuat peraturan, organisasi atau perundang- undangan untuk melindungi dan mencegah lingkungan dari kerusakan serta melestarikan aneka jenis satwa dan makhluk hidup yg ada.


Download ppt "ILMU LINGKUNGAN Tujuan Akademis :"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google