Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TEORI-TEORI PERDAGANGAN & INVESTASI INTERNASIONAL

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TEORI-TEORI PERDAGANGAN & INVESTASI INTERNASIONAL"— Transcript presentasi:

1 TEORI-TEORI PERDAGANGAN & INVESTASI INTERNASIONAL
KELOMPOK 3 – Kelas A Fitriani Wiwin M Ines Yuanta Hirawresti L. A Leila Faranazt Siti Musrifah Referensi: Ball et al Bisnis Internasional. Jakarta: Salemba Empat.

2 TUJUAN PEMBELAJARAN Menjelaskan teori-teori yang mencoba menjelaskan mengapa barang-barang tertentu diperdagangkan secara internasional. P1 Menjelaskan beberapa teori investasi asing langsung. P2

3 Teori perdagangan internasional
MERKANTILISME Sebuah filosofi ekonomi yang berdasarkan keyakinan bahwa: Kekayaan negara bergantung pada akumulasi harta karun, biasanya emas. Untuk meningkatkan kekayaan, kebijakan pemerintah harus meningkatkan ekspor dan membatasi impor. Contoh : Jepang terus berusaha untuk memelihara yen murah guna mere- but pasar ekspor yang menarik sementara mengurangi ancaman impor.

4 TEORI KEUNGGULAN ABSOLUT
Teori yang menyatakan bahwa negara memiliki keunggulan absolut ketika dapat memproduksi lebih banyak barang atau jasa untuk jumlah input yang sama yang dapat dilakukan negara lain atau ketika negara tersebut dapat memproduksi barang atau jasa dengan menggunakan lebih sedikit input daripada yang bisa dilakukan negara lain.

5 TEORI KEUNGGULAN ABSOLUT dengan spesialisasi
KOMODITAS AMERIKA SERIKAT CINA TOTAL Ton kedelai 3 1 4 Gulungan kain 2 6 AS memiliki keunggulan absolut dalam produksi kedelai (3:1). Cina memiliki keunggulan absolut dalam pembuatan kain (4:2). Semua produsen kedelai hanya mendapat 2 gulung kain untuk 3 ton kedelai. Sehingga AS dan Cina harus memutuskan menggunakan sumber dayanya hanya untuk menghasilkan produk yang lebih efisien.

6 TEORI KEUNGGULAN KOMPARATIF
Teori yang menyatakan bahwa negara memiliki kerugian absolut dalam memproduksi dua barang dengan respek terhadap negara lain yang memiliki keunggulan komparatif atau relatif dalam produksi barang yang kerugian absolutnya berkurang.

7 TEORI KEUNGGULAN KOMPARATIF dengan spesialisasi
KOMODITAS AMERIKA SERIKAT CINA TOTAL Ton kedelai 4 5 9 Gulungan kain 2 7 Jika setiap negara berspesialisasi , maka outout akan menjadi: KOMODITAS AMERIKA SERIKAT CINA TOTAL Ton kedelai 8 Gulungan kain 10

8 TEORI FAKTOR DUKUNGAN HECKSCHER-OHLIN
Perbedaan internasional dan interregional dalam biaya produksi terjadi karena perbedaan pasokan dari faktor produksi. Negara-negara yang mengekspor produk memerlukan sejumlah besar faktor produksi yang melimpah dan mengimpor produk yang memerlukan sejumlah besar faktor produksi yang langka di negara mereka.

9 KONTRA - TEORI FAKTOR DUKUNGAN HECKSCHER-OHLIN
Secara umum, pola perdagangan dimasa sekarang berhubungan cukup baik dengan teori Heckscher-Ohlin. Meskipun demikian, ada pengecualian yang disebabkan oleh sebagian dari asumsi Ohlin. Salah satu asumsi tersebut adalah bahwa harga dari banyak faktor tergantung pada faktor dukungan dan teknologi yang diberikan tersedia secara universal tidaklah benar.

10 KONTRA - TEORI FAKTOR DUKUNGAN HECKSCHER-OHLIN
PARADOKS LEONTIEF Sebuah masukan penting dari Wassily Liontief adalah mengenali potensi perbedaan dalam bervariasinya tenaga kerja sama halnya perbedaan dalam sumber daya alam dan modal dan faktor-faktor ini dapat membantu untuk menjelaskan tingkat dan arah perdagangan.

11 KONTRA - TEORI FAKTOR DUKUNGAN HECKSCHER-OHLIN
PERBEDAAN RASA Orang-orang Amerika membeli barang-barang tidak hanya berdasarkan harga(variabel independen yang tersirat dalam teori perdagangan) tetapi juga karena preferensi rasa.

12 Bagaimana uang dapat mengubah
arah perdagangan NILAI KURS Untuk menentukan apakah lebih menguntungkan membeli secara lokal atau mengimpor, para pedagang harus mengetahui harga dalam mata uang mereka sendiri. Untuk mengubah mata uang dari mata uang asing ke mata uang domestik, mereka menggunakan nilai kurs. Selama kurs masih stabil hal tersebut akan menjadi arah perdagangan.

13 Penjelasan terbaru mengenai
arah perdagangan TEORI PERMINTAAN TUMPANG TINDIH LINDER Teori permintaan tumpang tindih menyimpulkan bahwa perdagangan internasional dalam barang-barang manufaktur akan lebih besar antara negara-negara dengan tingkat pendapatan perkapita yang sama daripada antara negera-negara dengan tingkat pendapatan yang berbeda.

14 SIKLUS HIDUP PRODUK INTERNASIONAL
Siklus Hidup Produk Internasional (International Product Life Cycle - IPLC) adalah sebuah teori yang menjelaskan mengapa produk yang berawal dari ekspor sebuah negara akhirnya menjadi impor dari negara tersebut. IPLC yang diterapkan di Amerika, yaitu ekspor Amerika Serikat, produk asing dimulai, persaingan asing di pasar ekspor, dan persaingan impor di Amerika Serikat.

15 SIKLUS HIDUP TEKNOLOGI
Sangatlah berguna membedakan antara produk baru dan teknologi baru yang digunakan dalam menghasilkan sebuah produk. Konsep IPLC hanya fokus pada hasil akhir barang untuk dikonsumsi, kelihatannya ada fenomena hubungan dekat berkaitan dengan teknologi produksi, yang mungkin disebut siklus hidup teknologi internasional.

16 SKALA EKONOMI DAN KURVA PENGALAMAN
Skala ekonomi dan kurva pengalaman memengaruhi perdagangan internasional karena mereka dapat mengizinkan industri-industri sebuah negara untuk menjadi produsen berbiaya rendah tanpa meminta negara tersebut memiliki sumber daya yang melimpah dari faktor produksi tertentu

17 SKALA EKONOMI DAN KURVA PENGALAMAN
Skala ekonomi dan kurva pengalaman memengaruhi perdagangan internasional karena mereka dapat mengizinkan industri-industri sebuah negara untuk menjadi produsen berbiaya rendah tanpa meminta negara tersebut memiliki sumber daya yang melimpah dari faktor produksi tertentu

18 PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA
Faktor-faktor yang berhubungan dengan keterbatasan sumber daya dan persaingan tidak sempurna menyebabkan perusahaan-perusahaan yang ada di negara-negara tertentu secara identik membuat bermacam produk yang unik untuk menghindari persaingan langsung.

19 TEORI PENGGERAK (First Mover Theory)
Perusahaan-perusahaan yang memasuki industri pertama kali akan dapat memperoleh pangsa pasar yang besar, mengizinkan mereka untuk memperoleh keuntungan seperti penurunan biaya dan peningkatan keahlian teknis.

20 KEUNGGULAN KOMPETITIF NASIONAL DARI KELOMPOK REGIONAL
Kondisi Permintaan Faktor Kondisi Industri-Industri Pendukung dan Terkait Strategi Perusahaan, Struktur, dan Persaingan

21 PERDAGANGAN INTERNASIONAL
RINGKASAN TEORI PERDAGANGAN INTERNASIONAL TEORI INVESTASI INTERNASIONAL Teori investasi internasional kontemporer telah diperluas jauh dari teori klasik yang menyebutkan bahwa perbedaan dalam suku bunga untuk investasi dari besarnya risiko adalah alasan modal internasional bergerak dari satu negara ke negara lain.

22 TEORI KEUNGGULAN MONOPOLI
Berdasarkan teori ini, investasi asing langsung terjadi besar-besaran di industri-industri oligopolistik daripada di industri yang beroperasi di bawah persaingan yang hampir sempurna.

23 KETIDAKSEMPURNAAN PASAR
Pengetahuan yang luas memungkinkan perusahaan untuk memproduksi produk-produk yang berbeda yang lebih disukai konsumen daripada barang yang sama yang dibuat secara lokal.

24 SIKLUS HIDUP PRODUK INTERNASIONAL
Untuk menghindari hilangnya pasar yang dipakai untuk ekspor, sebuah perusahaan sering terpaksa berinvestasi dalam fasilitas produksi di luar negeri ketika perusahaan lain mulai menawarkan produk yang sama.

25 MENGIKUTI PEMIMPIN (FOLLOW THE LEADER)
Knickerbocker mencatat bahwa ketika sebuah perusahaan, khususnya pemimpin dalam industri oligopolistik memasuki sebuah pasar, perusahaan-perusahaan lain di industri akan mengikuti.

26 INVESTASI SILANG Ada sejumlah alasan investasi oleh perusahaan multinasional yang mengambil tempat di negara-negara asing, seperti mengikuti konsumen, mencari pengetahuan, dan mengambil manfaat dari stabilitas ekonomi dan politik negara tuan rumah.

27 TEORI INTERNASIONALISASI
Konsepnya untuk memperoleh tingkat pengembalian yang lebih tinggi dari investasinya, dimana sebuah perusahaan akan mentransfer pengetahuan yang luas ke kantor cabang asing daripada menjualnya di pasar terbuka.

28 KAPABILITAS DINAMIS Agar sebuah perusahaan berhasil berinvestasi diluar negeri, perusahaan harus memiliki tidak hanya kepemilikan pengetahuan unik atau sumber daya tetapi kemampuan untuk menciptakan secara dinamis dan memanfaatkan kapabilitas sepanjang waktu.

29 TEORI EKLEKTIK PRODUKSI INTERNASIONAL DUNNING
Jika sebuah perusahaan ingin berinvestasi dalam fasilitas produksi di luar negeri, ia harus memiliki tiga macam keunggulan. 1. Kepemilikan spesifik 2. Lokasi spesifik 3. Internalisasi

30 TERIMA KASIH


Download ppt "TEORI-TEORI PERDAGANGAN & INVESTASI INTERNASIONAL"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google