Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BUDAYA KERJA & ETOS KERJA Bahan – 9 PERILAKU ORGANISASI ADM. NEGARA, FISIP, SMT. IV

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BUDAYA KERJA & ETOS KERJA Bahan – 9 PERILAKU ORGANISASI ADM. NEGARA, FISIP, SMT. IV"— Transcript presentasi:

1 BUDAYA KERJA & ETOS KERJA Bahan – 9 PERILAKU ORGANISASI ADM. NEGARA, FISIP, SMT. IV http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id1

2 BUDAYA Cara hidup tertentu yang memancarkan identitas tertentu dari suatu bangsa (Ashley Montagu & Cristoper Dawson 1993) Suatu keseluruhan dari pola perilaku yang dikirim melalui kehidupan sosial, seni. Agama, kelembagaan, dan segala hasil kerja dan pemikiran manusia dari suatu kelompok manusia (Kotter& Heskett 1992) Keseluruhan sistem gagasan tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan cara belajar (Koentjaraningrat) Nilai-nilai yang telah menjadi kebiasaan BUILT A WORK CULTURE http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id2

3 BUDAYA KERJA Budaya kerja adalah suatu falsafah yang didasari oleh pandangan hidup sebagai nilai-nilai yang yang menjadi sifat, kebiasaan dan kekuatan pendorong, membudaya dalam kehidupan suatu kelompok masyarakat atau organisasi kemudian tercermin dari sikap menjadi perilaku, kepercayaan, cita-cita, pendapat dan tindakan yang terwujud sebagai “kerja” atau “bekerja” Budaya kerja organisasi adalah manajemen yang meliputi pengembangan, perencanaan, produksi, dan pelayanan suatu produk yang berkualitas dalam arti optimal, ekonomis, dan memuaskan http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id3

4 FUNGSI BUDAYA KERJA Suatu komponen kualitas manusia yang melekat dengan identitas bangsa dan menjadi tolok ukur dasar dalam pembangunan. Ikut menentukan integritas bangsa dan menjadi penyumbang utama dalam menjamin kesinambungan kehidupan bangsa. Terkait erat dengan nilai-nilai dan falsafah bangsa yang mendorong kinerja seseorang. http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id4

5 Manfaat Budaya Kerja Mengubah sikap dan perilaku pegawai untuk meningkatkan produktivitas kerja. Meningkatkan kepuasan kerja dan pelanggan, pengawasan fungsional, dan mengurangi pemborosan. Menjamin hasil kerja berkualitas Memperkuat jaringan kerja ( networking) Menjamin keterbukaan ( accountable ) Membangun kebersamaan http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id5

6 built a worker culture http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id6

7 Budaya Berani Ambil Resiko TAKE A RISK CULTURE Hidup dalam budaya yg berfokus pada resiko ini penuh dengan upaya menekan resiko tinggi, namun dengan umpan balik yang lambat. Pentingnya membuat keputusan yang tepat menimbulkan naluri melihat jauh ke depan. Mengambil keputusan butuh waktu yg lama, dan sekali melakukan, pemikiran sulit diubah. Dalam budaya ini dperlukan pribadi-pribadi yg matang. http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id7

8 Budaya Kerja yg Fokus pd Proses FOCUS ON PROCESS CULTURE Individu yang dihargai dalam budaya ini adalah yang mencoba untuk melindungi integritas sistem lebih dari kepentingan pribadi Di lembaga pemerintah, karyawan bahkan tak memperoleh umpan balik. Sebagai akibatnya, efektifitas pekerjaan sampai terjadi sesuatu yg mebutuhkan evaluasi. http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id8

9 Budaya Kerja Keras HARD WORKER CULTURE Budaya kerja keras termasuk budaya yang sulit, penuh dengan aktifitas yang energetik. Lingkungan budaya ini sangat kondusif bagi orang-orang yang aktif, erat dengan pencapaian target tertentu. http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id9

10 Semoga MUTU SDM organisasi Anda tidak seperti berikut : 1. suka mengeluh, banyak menuntut, egois 2. bekerja seenaknya, kepedulian kurang 3. kerja seba tanggung, sering menunda, manipulatif 4. malas, disiplin buruk, stamina kerja rendah 5. pengabdian minim, sense of belonging tipis, gairah kerja kurang 6. terjebak rutinitas, menolak perubahan, kurang kreatif 7. bekerja asal-asalan, cepat merasa puas 8. jiwa melayani rendah, merasa hebat, arogan http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id10

11 http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id11

12 ETOS KERJA ORGANISASI Etos Kerja sebenarnya istilah populer untuk “selera bekerja” 1. Semangat (spirit) 2. Self esteem (harga diri) 3. Trust (keyakinan) http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id12

13 Etos Kerja Unggulan Kerja adalah Rahmat Kerja adalah Amanah Kerja adalah Panggilan Kerja adalah Aktualisasi Kerja adalah Ibadah Kerja adalah Seni Kerja adalah Kehormatan Kerja adalah Pelayanan http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id13

14 Harapan yang muncul dari Perilaku Organisasi : 1. Menemukan sukses sejati 2. Roh keberhasilan dalam Organisasi 3. Manusia sebagai Insan Pekerja 4. Teori Sukses terpadu 5. Etos & Pengembangan Karakter 6. Etos & Pengembangan Kompetensi 7. Etos & Pengembangan Karisma http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id14

15 8. Etos & Pengembangan Kepercayaan Diri 9. Etos & Kecerdasan Spiritual 10. Etos & Kecerdasan Emosi 11. Etos & Kecerdasan Advertiser 12. Etos & Kecerdasan Finansial http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id15

16 http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id16

17 Terima kasih… http://herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id17 Hard worker culture Take a risk culture Focus on process culture Built a worker culture Hard worker culture Take a risk culture Focus on process culture Built a worker culture


Download ppt "BUDAYA KERJA & ETOS KERJA Bahan – 9 PERILAKU ORGANISASI ADM. NEGARA, FISIP, SMT. IV"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google