Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Teori Penunjang Metodologi Kualitatif

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Teori Penunjang Metodologi Kualitatif"— Transcript presentasi:

1 Teori Penunjang Metodologi Kualitatif

2 Variasi penggunaan teori dalam penelitian kualitatif
Dalam kualitatif, teori seringkali digunakan sebagai penjelasan atas perilaku dan sikap – sikap tertentu. Misal ; ahli etnografi memanfaatkan tema kultural atau aspek ‘kebudayaan’. Peneliti kualitatif, seringkali menggunakan perspektif teoritis sebagai panduan umum untuk meneliti gender, kelas dan ras (atau isu – isu lain mengenai kelompok marginal). Teori seringkali digunakan sebagai poin akhir penelitian. Berarti peneliti menerapkan proses penelitiannya secara induktif yang berlangsung mulai dari data.

3 Beberapa penelitian kualitatif, tidak menggunakan teori yang terlalu eksplisit. Kasus ini bisa terjadi disebabkan 2 hal ; Karena tidak ada satupun penelitian kualitatif yang dilakukan dengan observasi yang “benar – benar murni” Karena struktur konseptual sebelumnya yang disusun dari teori dan metode tertentu telah memberikan starting point bagi keseluruhan observasi. Beberapa orang memandang penelitian kualitatif sebagai penelitian yang tidak memiliki orientasi teori yang eksplisit.

4 Tips penelitian tentang penggunaan teori dalam penelitian kualitatif :
Pastikan apakah teori tersebut dapat diterapkan dalam penelitian kualitatif atau tidak Jika bisa diterapkan, identifikasi bagaimana teori tersebut dijabarkan dan digunakan dalam penelitian Anda ; apakah sebagai penjelasan up-front, sebagai end point penelitian atau sebagai perspektif advokasi Tempatkan teori tersebut dalam naskah penelitian Anda di bagian yang tepat, sesuai dengan tujuan digunakannya teori tersebut.

5 Bagaimana sebuah teori digunakan, akan turut mempengaruhi penempatannya dalam sebuah penelitian kualitatif. Dalam penelitian kualitatif yang menggunakan tema kultural, atau perspektif teoritis, teori muncul di awal penelitian. Teori bisa muncul di awal dan dapat dimodifikasi atau disesuaikan sedemikian rupa berdasarkan pandangan dari para partisipan. Menurut Neuman ; pattern theory, tidak menekankan penalaran deduktif. Teori ini menggunakan metafora – metafora, analogi agar relasi ini “memiliki arti”. Pattern Theory merupakan sistem gagasan, mengurutkan setiap tahapan atau menghubungkan bagian – bagian dengan keseluruhan.

6 Beberapa perspektif teoritis yang biasa digunakan dalam penelitian kualitatif adalah sbb :
Perspektif feminis, menggugat kondisi kaum wanita saat ini yang ditindas dengan sewenang – wenang dan institusi yang turut membentuk kondisi tersebut Wacana raisal : memunculkan pertanyaan – pertanyaan penting tentang konstruksi dan kontrol atas pengetahuan – pengetahuan yang berbau ras. Perspektif teori kritis : fokus pada pemberdayaan umat manusia agar dapat bebas dari kungkungan rasial, kelas, gender

7

8 Teori queer : Istilah ini digunakan dalam literatur yang berfokus pada individu – individu yang menamakan dirinya sebagai kelompok lesbian, gay, biseksual atau transgender. Teori tersebut melihat individu dalam sisi – sisi kultural dan politis apa yang membuat mereka terkucilkan dalam ranah sosial – menyuarakan pengalaman – pengalaman individu yang tertindas. Studi ketidakmampuan : berfokus pada makna inklusi dalam sekolah, yang melibatkan para pengurus sekolah, guru, dan orang tua yang memiliki anak – anak dengan ketidakmampuan tertentu

9

10 Logika induktif dalam penelitian kualitatif
Peneliti mengemukakan generalisasi atau teori – teori dari literatur – literatur dan pengalaman pribadinya Peneliti mencari pola – pola umum, generalisas- generaliasai atau teori – teori dari tema – tema atau kategori – kategori yang dibuat Peneliti meganalisis data berdasarkan tema – tema dan kategori - kategori Peneliti mengajukan pertanyaan – pertanyaan terbuka pada partisipan dan merekam catatan – catatan lapangan Peneliti mengumpulkan informasi (misalnya ; dari wawancara atau observasi)

11 Contoh Kasus : Observasi tentang aspek psikologi, bisa diawali dengan observasi dari media (video), seperti di bawah ini Kemudian dilanjutkan dengan memilih fokus, terkait isu komunikasi, melalui pertanyaan – pertanyaan yang sifatnya terbuka. Pertanyaan diajukan pada subyek yang telah dipilih.

12

13 Rentang pendekatan obyektif - subyektif
Teori adalah komponen penting dalam penelitian untuk mengeksplorasi rumusan masalah Dalam riset kualitatif, penggunaan teori lebih bervariasi, bahkan dapat mengembangkan teori dari hasil penelitian. Menurut Fisher ; metode penelitian tidak secara eksklusif ilmiah atau humanistik. Analisis statistik atas data kuantitatif, dapat dan telah diterapkan atas fenomena humanistik. Kajian yang dianggap ilmiah, juga memanfaatkan beberapa teknik fenomenologi tanpa statistik apapun untuk mengolah data

14 Fisher : Metode ilmiah, adalah metode yang digunakan penelitian yang digunakan secara ilmiah dan dapat bersifat – deskriptif, eksperimental, kualitatif, kuantitatif, etnometodologis, kritis, analitis, historis, fenomenologis, dsb. Gebner : kaum objektivis & subyektivis = saling membutuhkan. Kelebihan Sains : kecermatannya dalam pengamatan Kelebihan Humaniora : imajinasi Marie Hochmut Nichols : Humaniora tanpa sains adalah buta, tapi sains tanpa humaniora mungkin jahat

15 Morgan & Smircich, mengkompromikan pendekatan objektif dengan subyektif / interpretif pada satu skala : Subyektif Obyektif Fenomenologi etnometodologi Teori tindakan sibernetika teori sistem behaviorisme sosial terbuka teori belajar sosial

16 Klasifikasi Teori dalam perspektif obyektif - interpretif

17 Telaah akan teori – teori yang tertera dalam skala griffin di atas, penting untuk membuat kita semakin paham mengenai asumsi yang berbeda tentang realitas sosial. Menurut Anderson : teoritisi obyektif mempercayai kesatuan ilmu. Asumsinya, dunia fenomena adalah dunia yang tersatukan dan prinsip yang sama berlaku. Teoritisi interpretif, mempercayai ranah ganda. Mempelajari bahasa verbal dan isyarat non verbal, bahkan yang digunakan sehari – hari adalah penting.

18 Strategi – Stratgi kualitatif
Etnografi ; peneliti menyelidiki suatu kelompok kebudayaan di lingkungan yang alamiah dalam periode waktu yang cukup lama dalam pengumpulan data utama, data observasi dan wawancara Grounded Theory : peneliti memproduksi teori umum dan abstrak dari suatu proses, aksi atau interaksi tertentu yang berasal dari pandangan partisipan Studi kasus : peneliti menyelidiki secara cermat suatu program, peristiwa, aktivitas, proses atau sekelompok individu.

19 Fenomenologi : peneliti mengidentifkasi hakikat pengalaman manusia tentang suatu fenomena tertentu. Memahami pengalaman hidup manusia , untuk mengkaji sejumlah subyek dengan terlibat secara langsung dan relatif lama di dalam mengembangkan pola – pola relasi makna. Naratif : menyelidiki kehidupan individu – individu dan meminta seorang atau sekelompok individu untuk menceritakan kehidupan mereka. Di akhir penelitian, peneliti menggabungkan gaya naratif pandangan – pandangannya tentang kehidupan partisipan.

20 Bacaan lebih lanjut Moleong, Lexy Metodologi Penelitian Kualitatif. Rosda Karya. Bandung Mulyana, Dedy Metodologi Penelitian Kualitatif ; Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Rosda Karya. Bandung Creswell, John Research Design : Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed (terj.). Pustaka Pelajar. Yogya

21 Latihan INdividu Carilah salah satu tema atau isu komunikasi, yang akan dijadikan materi tulisan untuk UTS Berikan alasan mengapa mengambil tema tersebut. Jelaskan poin – poin penting apa saja yang nanti akan diceritakan dalam bentuk narasi.


Download ppt "Teori Penunjang Metodologi Kualitatif"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google