Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGEMBANGAN KURIKULUM SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL PEMBINA UTAMA MADYA, GOL IV/d KEPALA BIDANG KURIKULUM PENDIDIKAN MENENGAH PUSAT KURIKULUM BALITBANG.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGEMBANGAN KURIKULUM SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL PEMBINA UTAMA MADYA, GOL IV/d KEPALA BIDANG KURIKULUM PENDIDIKAN MENENGAH PUSAT KURIKULUM BALITBANG."— Transcript presentasi:

1 PENGEMBANGAN KURIKULUM SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL PEMBINA UTAMA MADYA, GOL IV/d KEPALA BIDANG KURIKULUM PENDIDIKAN MENENGAH PUSAT KURIKULUM BALITBANG KEMDIKNAS

2 SBI MERUPAKAN “SEKOLAH YANG:
SUDAH MEMENUHI SELURUH STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN; & DIPERKAYA DG MENGACU PADA STANDAR PENDIDIKAN SALAH SATU NEGARA ANGGOTA ORGANIZATION FOR ECONOMIC CO-OPERATION AND DEVELOPMENT (OECD) DAN/ATAU NEGARA MAJU LAINNYA YG MEMPUNYAI KEUNGGULAN TERTENTU DALAM BDG PENDIDIKAN; SHG MEMILIKI DAYA SAING DI FORUM INTERNASIONAL” 6/5/2009 HERRY WIDYASTONO, 2009

3 DIPERKAYA ADAPTASI, YAITU PENYESUAIAN UNSUR-UNSUR TTT YG SUDAH ADA DALAM SNP; ADOPSI, YAITU PENAMBAHAN UNSUR-UNSUR TTT YG BELUM ADA DALAM SNP. 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

4 DAYA SAING DI FORUM INTERNASIONAL
LULUSANNYA DAPAT: MELANJUTKAN PENDIDIKAN PADA SATUAN PENDIDIKAN YG BERTARAF INTERNASIONAL, DI DALAM/LUAR NEGERI; MENGIKUTI SERTIFIKASI BERTARAF INTERNASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH SALAH SATU NEGARA OECD DAN/ATAU NEGARA MAJU LAINNYA YG MEMPUNYAI KEUNGGULAN TTT DLM BDG PENDIDIKAN  (NEGARA DARI SISTER SCHOOL); 6/5/2009 HERRY WIDYASTONO, 2009

5 LULUSANNYA DAPAT (lanjutan):
MERAIH MEDALI TINGKAT INTERNASIONAL PADA BERBAGAI KOMPETISI SAINS, MATEMATIKA, TEKNOLOGI, SENI, DAN OLAH RAGA; BEKERJA PADA LEMBAGA-LEMBAGA INTERNASIONAL DAN/ATAU NEGARA-NEGARA LAIN. 6/5/2009 HERRY WIDYASTONO, 2009

6 KARAKTERISTIK KURIKULUM SBI:
MENGGUNAKAN SI & SKL DIPERKAYA DG MENGACU PADA KURIKULUM SALAH SATU NEGARA ANGGOTA OECD / NEGARA MAJU LAINNYA YG MEMPUNYAI KEUNGGULAN TERTENTU DALAM BDG PENDIDIKAN; 6/5/2009 HERRY WIDYASTONO, 2009

7 DIPERKAYA ADAPTASI, YAITU PENYESUAIAN UNSUR-UNSUR TTT YG SUDAH ADA DALAM SI/SKL; ADOPSI, YAITU PENAMBAHAN UNSUR-UNSUR TTT YG BELUM ADA DALAM SI/SKL. 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

8 PENYESUAIAN UNSUR-UNSUR TERTENTU YG SUDAH ADA DALAM SI/SKL
ADAPTASI MODEL 1 SI/SKL KURIKULUM OECD / NEGARA MAJU LAIN PENYESUAIAN UNSUR-UNSUR TERTENTU YG SUDAH ADA DALAM SI/SKL 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

9 MODEL 2 SI/SKL KURIKULUM OECD /
NEGARA MAJU LAIN PENYESUAIAN UNSUR-UNSUR TERTENTU YG SUDAH ADA DALAM SI/SKL (PROSES PEMBELAJARAN LEBIH BERMUTU)

10 MODEL 3 SI/SKL KURIKULUM OECD /
NEGARA MAJU LAIN PENYESUAIAN UNSUR-UNSUR TERTENTU YG SUDAH ADA DALAM SI/SKL (PROSES PEMBELAJARAN LEBIH BERMUTU)

11 PENAMBAHAN UNSUR-UNSUR TERTENTU YG BELUM ADA DALAM SI/SKL
ADOPSI SI/SKL + KURIKULUM OECD / NEGARA MAJU LAIN PENAMBAHAN UNSUR-UNSUR TERTENTU YG BELUM ADA DALAM SI/SKL 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

12 HASIL PENGAYAAN ADAPTASI & ADOPSI 1 2 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

13 SI/SKL SMA SALAH SATU NEGARA OECD
HASIL PENGAYAAN SI/SKL SMA SI/SKL SMA SALAH SATU NEGARA OECD SI/SKL SMA BI 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10 10. TETAP ADAPTASI ADOPSI 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

14 BAGIAN MANA SAJA DOKUMEN KURIKULUM YG DIPERKAYA?
11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

15 1. RUANG LINGKUP SKL SKL Satuan Pendidikan SKL Kelompok Mata Pelajaran
a. Agama dan Akhlak Mulia b. Kewarganegaraan dan Budi Pekerti c. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi d. Estetika e. Jasmani Olahraga dan Kesehatan 3. SKL Mata Pelajaran 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

16 PENGAYAAN SKL SKL SATUAN PENDIDIKAN SKL KLP MATA PELAJARAN SKL MATA PELAJARAN STANDAR KOMPETENSI (SK) KOMPETENSI DASAR (KD) AGAMA & AKHLAK MULIA KEWARGANEGARAAN & BUDI PEKERTI IPTEK (UN) ESTETIKA JASMANI, OLAHRAGA, & KESEHATAN SI 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

17 SKL SMA SALAH SATU NEGARA OECD
HASIL PENGAYAAN SKL SKL SMA SKL SMA SALAH SATU NEGARA OECD SKL SMA BI 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10 10. TETAP ADAPTASI ADOPSI 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

18 KELULUSAN PESERTA DIDIK DINYATAKAN LULUS SETELAH:
MENYELESAIKAN SELURUH PROGRAM PEMBELAJARAN MEMPEROLEH NILAI MINIMAL BAIK PADA PENILAIAN AKHIR UNTUK SELURUH MATA PELAJARAN PADA KELOMPOK MATA PELAJARAN NON-UN LULUS UJIAN SEKOLAH LULUS UJIAN NASIONAL +++ (TERSERAH SEKOLAH) (LULUS SERTIFIKASI DARI NEGARA SISTER SCHOOL) 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

19 2. RUANG LINGKUP STANDAR ISI
KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUM BEBAN BELAJAR KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KALENDER PENDIDIKAN 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

20 PENGAYAAN SI KERANGKA DASAR & STRUKTUR KURIKULUM BEBAN BELAJAR KTSP KALENDER PENDIDIKAN
VISI, MISI, & TUJUAN SEKOLAH STRUKTUR & MUATAN KTSP KALENDER SEKOLAH SILABUS RPP 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

21 BEBAN BELAJAR BEBAN BELAJAR SMA/SMK PADA JALUR PENDIDIKAN FORMAL KATEGORI STANDAR DAPAT DINYATAKAN DALAM SKS BEBAN BELAJAR SMA/SMK PADA JALUR PENDIDIKAN FORMAL KATEGORI MANDIRI & BERTARAF INTERNASIONAL DINYATAKAN DALAM SKS 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

22 KTSP BI DIKEMBANGKAN SESUAI DENGAN:
SATUAN PENDIDIKAN (Visi, Misi & Tujuan Satuan Pendidikan), POTENSI DAERAH/ KARAKTERISTIK DAERAH, SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT SETEMPAT, & PESERTA DIDIK (sesuai Kemampuan Awal & Karakteristik). DIPERKAYA DG MENGACU KURIKULUM SALAH SATU NEGARA ANGGOTA OECD/NEGARA MAJU LAINNYA 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

23 KALENDER PENDIDIKAN NO KEGIATAN ALOKASI WAKTU KETERANGAN 1
Minggu efektif belajar Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan 2 Jeda tengah semester Maksimum 2 minggu Satu minggu setiap semester 3 Jeda antarsemester Antara semester I dan II 4 Libur akhir tahun pelajaran Maksimum 3 minggu Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran

24 NO KEGIATAN ALOKASI WAKTU KETERANGAN
5 Hari libur keagamaan 2 – 4 minggu Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. 6 Hari libur umum/ nasional Maksimum 2 minggu Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah. 7 Hari libur khusus Maksimum 1 minggu Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masing-masing. 8 Kegiatan khusus sekolah/ madrasah Maksimum 3 minggu Digunakan untuk kegiatan yang diprogramkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

25 SI SMA SALAH SATU NEGARA OECD
HASIL PENGAYAAN SI (KERANGKA DASAR & STRUKTUR KURIKULUM, BEBAN BELAJAR, KTSP, KALENDER PENDIDIKAN) SI SMA SI SMA SALAH SATU NEGARA OECD SI SMA BI 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10 10. TETAP ADAPTASI ADOPSI 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

26 Terima Kasih DR. HERRY WIDYASTONO, APU
Kepala Bidang Kurikulum Pendidikan Menengah PUSAT KURIKULUM Kantor: (021) Ext Fax: (021) Rumah: (021) Fax: (021) HP: 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

27 OECD BERLOKASI DI PARIS PERANCIS, MERUPAKAN ORGANISASI INTERNASIONAL UNT MEMBANTU PEMERINTAHAN NEGARA-NEGARA ANGGOTANYA MENGHADAPI TANTANGAN GLOBALISASI EKONOMI. KONVENSI OECD PERTAMA KALI TGL. 14 DESEMBER 1960. 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO

28 30 NEGARA ANGGOTA OECD AUSTRALIA, AUSTRIA, BELGIUM, CANADA, CZECH REPUBLIC, DENMARK, FINLAND, FRANCE, GERMANY, GREECE, HUNGARY, ICELAND, IRELAND, ITALY, JAPAN, KOREA, LUXEMBOURG, MEXICO, NETHERLANDS, NEW ZEALAND, NORWAY, POLAND, PORTUGAL, SLOVAK REPUBLIC, SPAIN, SWEDEN, SWITZERLAND, TURKEY, UNITED KINGDOM, UNITED STATES. BAGAIMANA SINGAPURA ? 11/30/2018 HERRY WIDYASTONO


Download ppt "PENGEMBANGAN KURIKULUM SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL PEMBINA UTAMA MADYA, GOL IV/d KEPALA BIDANG KURIKULUM PENDIDIKAN MENENGAH PUSAT KURIKULUM BALITBANG."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google