Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB"β€” Transcript presentasi:

1 ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB

2 SIFAT-SIFAT URUTAN DARI 𝑹
PERTEMUAN KE-3 SIFAT-SIFAT URUTAN DARI 𝑹 OLEH: RINA AGUSTINA, M. Pd.

3 TEOREMA 2.2.1 Sifat-Sifat Urutan dari 𝕽 Terdapat himpunan bagian tak kosong P dari β„œ yang disebut himpunan bilangan real positif, yang memenuhi sifat-sifat berikut: (a) Jika π‘Ž,π‘βˆˆπ‘ƒ, maka π‘Ž+𝑏 βˆˆπ‘ƒ (b) Jika π‘Ž,π‘βˆˆπ‘ƒ, maka π‘Ž.𝑏 βˆˆπ‘ƒ (c) Jika π‘Žβˆˆβ„œ, maka tepat saru dari di bawah ini akan dipenuhi: π‘Žβˆˆπ‘ƒ π‘Ž=0 βˆ’π‘Žβˆˆ P sifat (c) disebut Sifat Trichotomy.

4 DEFINISI 2.2.2 (i) Jika π‘Žβˆˆπ‘ƒ, dikatakan π‘Ž bilangan real positif dan ditulis π‘Ž > 0. (ii) Jika π‘Žβˆˆπ‘ƒβˆͺ 0 , dikatakan π‘Ž bilangan non negatif dan ditulis π‘Žβ‰₯ 0. (iii) Jika βˆ’π‘Žβˆˆπ‘ƒ, dikatakan π‘Ž bilangan real negatif dan ditulis π‘Ž < 0. (iv) Jika βˆ’π‘Žβˆˆπ‘ƒβˆͺ 0 , dikatakan π‘Ž bilangan non positif dan ditulis π‘Žβ‰€ 0.

5 DEFINISI 2.2.3 Misalkan π‘Ž,𝑏 βˆˆπ‘…. (a) Jika π‘Žβˆ’π‘ βˆˆπ‘ƒ, maka ditulis π‘Ž>𝑏 atau 𝑏<π‘Ž (b) Jika π‘Žβˆ’π‘ βˆˆπ‘ƒβˆͺ 0 , maka ditulis π‘Žβ‰₯𝑏 atau π‘β‰€π‘Ž Selanjutnya notasi π‘Ž<𝑏<𝑐 mempunyai arti π‘Ž<𝑏 dan 𝑏<𝑐. Dengan cara yang sama, jika π‘Žβ‰€π‘ dan 𝑏≀𝑐, maka ditulis π‘Žβ‰€π‘β‰€π‘

6 TEOREMA 2.2.4 Misalkan π‘Ž,π‘βˆˆπ‘…. (a) Jika π‘Ž>𝑏 dan 𝑏>𝑐, maka ditulis π‘Ž>𝑐 (b) Dipenuhi tepat satu dari: π‘Ž>𝑏, π‘Ž=𝑏, π‘Ž<𝑏 (c) Jika π‘Žβ‰₯𝑏 dan π‘Žβ‰€π‘, maka π‘Ž=𝑏 Bukti: Jika π‘Ž>𝑏 berarti π‘Žβˆ’π‘βˆˆπ‘ƒ, π‘‘π‘Žπ‘› 𝑏>𝑐 π‘π‘’π‘Ÿπ‘Žπ‘Ÿπ‘‘π‘– π‘βˆ’π‘βˆˆπ‘ƒ, sehingga dengan aksioma: Jika π‘Ž,π‘βˆˆπ‘ƒ, maka π‘Ž+𝑏 βˆˆπ‘ƒ, diperoleh: (π‘Žβˆ’π‘)+(π‘βˆ’π‘)=π‘Žβˆ’π‘βˆˆπ‘ƒ. Jadi 𝒂>𝒄

7 (b) Dipenuhi tepat satu dari: π‘Ž>𝑏, π‘Ž=𝑏, π‘Ž<𝑏 Dengan sifat Trichotomy, dipenuhi tepat satu dari: π‘Žβˆ’π‘βˆˆπ‘ƒ π‘Žβˆ’π‘=0 βˆ’ π‘Žβˆ’π‘ =π‘βˆ’π‘Žβˆˆ P π‘Ž>𝑏 π‘Ž=𝑏 π‘Ž<𝑏 (c) Jika π‘Žβ‰₯𝑏 dan π‘Žβ‰€π‘, maka π‘Ž=𝑏 Andaikan π‘Žβ‰ π‘, maka π‘Žβˆ’π‘ β‰  0, sehingga dari (b) diperoleh π‘Žβˆ’π‘βˆˆπ‘ƒ atau π‘βˆ’π‘Žβˆˆ P. Dengan kata lain, π‘Ž>𝑏 atau 𝑏>π‘Ž. Hal ini kontradiksi dengan hipotesis π‘Žβ‰₯𝑏 dan π‘Žβ‰€π‘. Maka pengandaian salah. haruslah π‘Ž=𝑏

8 TEOREMA 2.2.5 (a) Jika π‘ŽβˆˆR, dan π‘Žβ‰ 0, maka π‘Ž 2 >0 (b) 1 >0 (c) Jika nβˆˆπ‘, maka 𝑛>0 Bukti: (a) Dengan sifat Trichotomy, jika π‘Žβ‰ 0 maka π‘ŽβˆˆP atau βˆ’π‘ŽβˆˆP. Jika π‘ŽβˆˆP , maka dengan aksioma π‘Ž.π‘βˆˆP, diperoleh π‘Ž 2 = π‘Ž.π‘ŽβˆˆP Dengan cara yang sama, jika βˆ’π‘ŽβˆˆP, maka (βˆ’π‘Ž)(βˆ’π‘Ž) ∈P, Maka (βˆ’π‘Ž)(βˆ’π‘Ž) =(-1) π‘Ž.(-1)π‘Ž = (-1).(-1). π‘Ž 2 = π‘Ž 2 ∈P Sehingga disimpulkan: jika π‘Žβ‰ 0, maka π‘Ž 2 >0

9 (b) 1 >0 Karena 1=1 2 dan π‘Ž 2 >0, maka 1>0 (c) Jika nβˆˆπ‘, maka 𝑛>0 KERJAKAN !

10 (c) Jika nβˆˆπ‘, maka 𝑛>0 Dibuktikan dengan induksi matematika : (i) untuk n = 1, benar 1 > 0 (ii) untuk n = k, maka k > 0. Akan dibuktikan untuk n = k + 1 karena 1βˆˆπ‘ƒ dan kβˆˆπ‘ƒ, maka k+1βˆˆπ‘ƒ sehingga dengan aksioma: a+π‘βˆˆπ‘ƒ, maka terbukti bahwa k + 1 > 0 dari (i) dan (ii) terbukti bahwa: 𝑛>0

11 TEOREMA 2.2.6 Misalkan π‘Ž,𝑏,𝑐, dan π‘‘βˆˆR (a) Jika π‘Ž>𝑏, maka π‘Ž+c>𝑏+𝑐 (b) Jika π‘Ž>𝑏 dan 𝑐>𝑑, maka π‘Ž+c>𝑏+𝑑 (c) Jika π‘Ž>𝑏 dan 𝑐>0, maka π‘π‘Ž>𝑐𝑏 Jika π‘Ž>𝑏 dan 𝑐<0, maka π‘π‘Ž<𝑐𝑏 (d) Jika π‘Ž>0, maka 1 π‘Ž >0 Jika π‘Ž<0, maka 1 π‘Ž <0

12 Bukti: (a) Jika π‘Ž>𝑏, maka π‘Ž+c>𝑏+𝑐 Jika π‘Ž>𝑏, berarti π‘Žβˆ’π‘βˆˆπ‘ƒ, sehingga (a + c) – (b + c) = π‘Žβˆ’π‘βˆˆπ‘ƒ. Jadi (a + c) > (b + c) (b) Jika π‘Ž>𝑏 dan 𝑐>𝑑, maka π‘Ž+c>𝑏+𝑑 π‘Ž>𝑏 dan 𝑐>𝑑 berarti π‘Žβˆ’π‘βˆˆπ‘ƒ dan cβˆ’π‘‘βˆˆπ‘ƒ, sehingga dengan sifat: Jika π‘Ž,π‘βˆˆπ‘ƒ maka π‘Ž+π‘βˆˆπ‘ƒ , diperoleh: (a + c) – (b + d) = (a – b) + (c – d) βˆˆπ‘ƒ Jadi π‘Ž+c>𝑏+𝑑

13 (c) Jika π‘Ž>𝑏 dan 𝑐>0, maka π‘π‘Ž>𝑐𝑏 Jika π‘Ž>𝑏 dan 𝑐<0, maka π‘π‘Ž<𝑐𝑏 KERJAKAN ! Jika π‘Ž>𝑏 dan 𝑐>0, berarti π‘Žβˆ’π‘βˆˆπ‘ƒ dan cβˆˆπ‘ƒ, sehingga dengan sifat: Jika π‘Ž,π‘βˆˆπ‘ƒ maka π‘Ž.π‘βˆˆπ‘ƒ , diperoleh: π‘π‘Žβˆ’π‘π‘=c . aβˆ’b βˆˆπ‘ƒ. jadi π‘π‘Ž>𝑐𝑏 Jika 𝑐<0, berarti βˆ’cβˆˆπ‘ƒ, sehingga π‘π‘βˆ’π‘a=(βˆ’c) . aβˆ’b βˆˆπ‘ƒ. Jadi π‘π‘Ž<𝑐𝑏

14 Contoh : Jika π‘Ž,π‘βˆˆπ‘…, buktikan π‘Ž 2 + 𝑏 2 =0β†”π‘Ž=𝑏=0 Bukti ! (i) π‘Ž 2 + 𝑏 2 =0β†’π‘Ž=𝑏=0 Andaikan π‘Žβ‰ 0 dan 𝑏≠0, maka π‘Ž 2 = π‘Ž.π‘Ž>0 dan 𝑏 2 = 𝑏.𝑏>0 Sehingga π‘Ž 2 + 𝑏 2 >0. Kontradiksi dengan π‘Ž 2 + 𝑏 2 =0. maka haruslah π‘Ž=0 dan 𝑏=0

15 (ii) π‘Ž=𝑏=0β†’ π‘Ž 2 + 𝑏 2 =0 π‘Ž=0, maka π‘Ž 2 = π‘Ž. π‘Ž = 0
(ii) π‘Ž=𝑏=0β†’ π‘Ž 2 + 𝑏 2 =0 π‘Ž=0, maka π‘Ž 2 = π‘Ž.π‘Ž = = 0 𝑏=0, maka 𝑏 2 = 𝑏.𝑏 = = 0 Sehingga π‘Ž 2 + 𝑏 2 =0 Dari (i) dan (ii) terbukti bahwa: Jika π‘Ž,π‘βˆˆπ‘…, buktikan π‘Ž 2 + 𝑏 2 =0β†”π‘Ž=𝑏=0

16 KERJAKAN ! Jika 0<𝑐<1, tunjukkan 0< 𝑐 2 <𝑐<1 Bukti: 0<𝑐, berarti c>0 dan diketahui c<1. maka: 0<𝑐<1 0.c<𝑐.𝑐<1.𝑐 0< 𝑐 2 <𝑐 Dan telah diketahui bahwa: 0<𝑐<1 Maka disimpulkan bahwa : 0< 𝑐 2 <𝑐<1

17 TUGAS MANDIRI! 1. Teorema bagian d ! 2. Buktikan: jika 0<π‘Ž<𝑏, maka π‘Ž< π‘Žπ‘ <𝑏 π‘‘π‘Žπ‘› 0< 1 𝑏 < 1 π‘Ž

18 TERIMA KASIH WASSALAMU’ALAIKUM. WR. WB


Download ppt "ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google