Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KERACUNAN STRYCHNIN KELOMPOK 2. Isep Ramdan Ayuni Stevia Nurul Febriana Safitri Ni Putu Devi W

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KERACUNAN STRYCHNIN KELOMPOK 2. Isep Ramdan Ayuni Stevia Nurul Febriana Safitri Ni Putu Devi W"— Transcript presentasi:

1 KERACUNAN STRYCHNIN KELOMPOK 2

2 Isep Ramdan066114007Ayuni Stevia066114010Nurul Febriana Safitri 066114024Ni Putu Devi W066114033

3 PENDAHULUAN 1.Tujuan Percobaan Mempelajari salah satu gejala keracunan oleh obat. Memahami penanganan keracunan yang bersifat simptomatis.

4 2.Latar Belakang Keracunan merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh bahan organik ataupun bahan anorganik yang masuk ke dalam tubuh sehingga menyebabkan tidak normalnya mekanisme di dalam tubuh. Akibat-akibat dari keracunan dapat menurunkan kesadaran bahkan pada kasus-kasus tertentu dapat menyebabkan kematian jika cara penanganan yang salah. (Yayasan Essentia 1993).

5 TINJAUAN PUSTAKA Striknin merupakan alkaloid utama dalam nux vomica, biji tanaman Strychnos nux vomica. Striknin tidak bermanfaat untuk terapi, tetapi untuk menjelaskan fisiologi dan farmakologi susunan saraf. Obat ini menduduki tempat utama diantara obat yang bekerja secara sentral. (Sunaryo, 1995).

6 Gejala keracunan striknin yang mula-mula timbul ialah kaku otot muka dan leher. Setiap rangsangan sensorik dapat menimbulkan gerakan motorik hebat. Pada stadium awal terjadi gerakan ekstensi yang masih terkoordinasi, akhirnya terjadi konvulsi. Episode kejang ini terjadi berulang, frekuensi dan hebatnya kejang bertambah dengan adanya perangsangan sensorik.

7 Striknin ternyata juga merangsang medula spinalis secara langsung, atas dasar ini efek striknin dianggap berdasarkan kerjanya pada medula spinalis dan konvulsinya disebut konvulsi spinal.

8 Diazepam Bekerja pada sistem GABA(gamma-aminobutyric acid), yaitu dengan memperkuat fungsi hambatan neuron GABA. Reseptor Benzodiazepin dalam seluruh sistem saraf pusat, terdapat dengan kerapatan yang tinggi terutama dalam korteks otak frontal dan oksipital, di hipokampus dan dalam otak kecil. Pada reseptor ini, benzodiazepin akan bekerja sebagai agonis. Terdapat korelasi tinggi antara aktivitas farmakologi berbagai benzodiazepin dengan afinitasnya pada tempat ikatan. Dengan adanya interaksi benzodiazepin, afinitas GABA terhadap reseptornya akan meningkat, dan dengan ini kerja GABA akan meningkat. Dengan aktifnya reseptor GABA, saluran ion klorida akan terbuka sehingga ion klorida akan lebih banyak yang mengalir masuk ke dalam sel. Meningkatnya jumlah ion klorida menyebabkan kemampuan sel untuk dirangsang berkurang.

9 HASIL DAN PEMBAHASAN 1.Data pengamatan Kelompok 2 Data Pengamatan Data Hewan Coba Normal strignin Bobot badan 31,0 g Detak jantung 96x / menit Laju pernafasan 172x / menit Refleks +++ Tonus otot +++ kesadaran +++ Salivasi +++ Defekasi +++ Urinasi Kejang +++ Kaku Otot +++

10 Pembahasan Striknin dapat menimbulkan kematian apabila dengan dosis yang tinggi dan bereaksi pada beberapa menit dan sangat berbahaya apabila tidak diatasi atau di cegah, disini diazepam lah yang dapat menagkal racun terebut dengan dosis yang sesuai dan cara penyuntikannya pun secara IP untuk diazepam, sedangkan untuk stignin yaitu via sub cutan atau dibawah kulit. Tujuan penyuntikan dibawah kulit ini bertujuan agar strignin tidak langsung meracuni hewan coba, yang mengakibatkan kerja strignin lebih lama dan secara bertahap, sehingga gejala dapat diamati secara berkala.

11 Disini strignin digunakan sebagai racun yang bekerja sebagai antagonisme kompetitif. Mekanismenya dengan meningkatkan rangsangan dan kepekaan, dimana strignin sendiri merupakan obat golongan stimulansia ssp, sehingga efek yang ditimbulkan kepekaan hewan coba akan meningkat semakin aktif. Sedangkan diazepam disini digunakan sebagai penawar racun dikarenakan diazepam merupakan golongan depresansia dimana obat ini kerjanya kebalikan dari stimulant sehingga obat ini dapat digunakan untuk mengobati gejala dari keracunan strignin.

12 Pada pengamatan kelompok kami dosis penyuntikan stiknin 0,2325 ml atau 0,2 ml, sedangkan diazepam adalah 0,62 ml / 0,6 ml. Pada saat penyuntikan striknin ( racun ) melalui subkutan, ada bebeapa reaksi yang terjadi pada mencit ini mata merah telinga membesar dan setelah beberapa menit mengalami kejang

13 Onset saat timbul tanda kejang terjadi pada detik ke 30, Setelah tanda - tanda tersebut timbul secepatnya disuntikan penangkal racun yaitu diazepam, penggunaan diazepam bertujuan agar racun yang timbul dapat dihentikan reaksinya dalam tubuh.

14 Dan hasil yang didapat mencit mengalami kematiaan pada durasi 13 menit setelah tanda – tanda timbul, padahal seharunya mencit ini tidak mengalami kematian karena adanya penangkal racun.

15 Data pengamatan kelompok KelompokStigninDiazepam OnsetDurasiOnsetDurasi 11 menit 9 s2 menit56 s8 menit 230 s13 menitMati 31 menitMati 44 menit5 menitMati 52 menit 34 sHidup41 s47 menit 18s 62 menit9 menit 15 sMati 74 menit 22s34 menit 19s1 menit 12 s59 menit 25s 85 s8 menit 34 sMati

16 Kesimpulan Salah satu gejala keracunan yang dapat diamati dari keracunan strignin yaitu terjadinya kejang. Penanganan keracunan strignin dapat dilakukan dengan pemberian segera diazepam secara IP.

17 TERIMAKASIH


Download ppt "KERACUNAN STRYCHNIN KELOMPOK 2. Isep Ramdan Ayuni Stevia Nurul Febriana Safitri Ni Putu Devi W"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google