Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PSIKOLOGI INDUSTRI & ORGANISASI

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PSIKOLOGI INDUSTRI & ORGANISASI"— Transcript presentasi:

1 PSIKOLOGI INDUSTRI & ORGANISASI
Pengertian, Tujuan & Ruang Lingkup Psikologi Industri dan Organisasi NITA SRI HANDAYANI

2 AGENDA Perkenalan Metode belajar Sumber Komitmen bersama
Materi Psikologi Industri dan Organisasi Pengantar PIO

3 KOMITMEN Keterlambatan : 30 menit
Konsekuensi keterlambatan: ngerjakan tugas HP SILENT Boleh makan permen dan minum

4 PENILAIAN UTS : 30 % UJIAN UTAMA : 50 % TUGAS, KEAKTIFAN : 10 %
ETIKA, ABSENSI : 10 %

5 METODE Interactive lecturing Journal review
Tugas Kelompok (presentasi)

6 SUMBER Aamodt, M. G, (2010), Industrial/Organizational Psychology: An Applied Approach, Sixth Edition, Wadsworth, USA. Robbins, S. P, (2003), Organizational Behavior, Tenth Edition, Printice Hall Inc, New Jersey.

7 Materi P I O Pengertian dan Wawasan PIO Analisis Jabatan
Perencanaan SDM Pelatihan dan Pengembangan Sikap Kerja Perilaku Produktif dan Tidak Produktif Penilaian Kinerja Individu, Kelompok dan Organisasi Kondisi Kerja dan Psikologi Kerekayasaan Telaah Penelitian dalam Bidang PIO

8 SEJARAH DAN PERKEMBANGAN PIO di Indonesia
Psikologi baru dikenal di Indonesia pada tahun 1950-an. Pada tahun 1949 terdapat kegiatan-kegiatan evaluasi psikologis : Balai psychotechniek dari kementrian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan RI melakukan pengukuran untuk keperluan penjurusan sekolah. Pusat Psikologi Angkatan Darat melakukan pengukuran psikometris untuk menyeleksi para anggotanya. 1953 Prof, Dr Slamet Imam Santoso mendirikan Lembaga Pendidikan Asisten Psikologi dan Balai Psychotechniek, yang kemudian berkembang menjadi jurusan psikologi FKUI bekembang menjadi F Psi UI, PIO hanya sebatas penggunaan alat tes saja berkembang menjadi jurusan di UNPAD dan di UGM. Dan diikuti PTN lainnya ; UNAIR dan UNDIP. Penerapan PIO lebih kepada ilmu terapan yaitu lebih banyak pada bidang pemeriksaan psikologis (psikotes), training, kerekayasaan, dan perilaku konsumen.

9 PENGERTIAN PIO Definisi
Psikologi industri / organisasi adalah cabang psikologi itu menerapkan prinsip- prinsip psikologi ke tempat kerja. Tujuan dari I / O psikologi adalah "untuk meningkatkan martabat dan kinerja manusia, dan organisasi tempat mereka bekerja, dengan memajukan sains dan pengetahuan perilaku manusia ”(Rucci, 2008). Misalnya, prinsip-prinsip pembelajaran digunakan untuk mengembangkan program pelatihan dan rencana insentif, prinsip psikologi sosial digunakan untuk membentuk kelompok kerja dan memahami konflik karyawan, serta prinsip motivasi dan emosi digunakan untuk memotivasi dan memuaskan karyawan. Penerapan prinsip-prinsip psikologis adalah yang paling membedakan I / O psikologi dari bidang terkait yang biasanya diajarkan di perguruan tinggi bisnis. Meskipun banyak topik yang dibahas dalam teks ini serupa kepada mereka yang ditemukan dalam manajemen sumber daya manusia (HRM) atau perilaku organisasi perilaku, teknik dan alasan di baliknya sering berbeda. Sebagai contoh, banyak teks HRM yang menganjurkan wawancara tidak terstruktur sebagai yang sangat baik solusi untuk memilih karyawan terbaik. I / O psikolog, bagaimanapun, pertimbangkan wawancara tidak terstruktur menjadi kurang bernilai dibandingkan alternatif lain yang lebih sesuai sebagai tes psikologi, wawancara perilaku, sampel kerja, biodata, dan penilaian pusat (Berry,2003).

10 Pengertian PIO lanj. PIO dapat diartikan sebagai satu keseluruhan pengetahuan yang berisi fakta, aturan, dan prinsip-prinsip perilaku manusia pada dunia kerja. PIO adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia : dalam peranannya sebagai tenaga kerja dan konsumen, baik secara perorangan maupun kelompok. Yang bermaksud agar temuan dalam PIO dapat digunakan untuk kepentingan dan kebermanfaatan bagi manusia dan organisasi tempatnya bekerja.

11 Pengertian PIO lanj. PIO sebagai ilmu : PIO menerapkan temuan- temuan dari psikologi. PIO mempelajari perilaku : segala yang dilakukan manusia pada saat bekerja. PIO pelajari peran manusia sebagai tenaga kerja dan konsumen : sebagai bagian dari organisasi dan sebagai pengguna (user). PIO pelajari secara perorangan dan kelompok : mempelajari sejauhmana pengaruh kelompok atau unit kerja terhadap perilaku seorang tenaga kerja. Atau sejauhmana peran kelompok memberikan pengaruh pengambilan keputusan membeli seorang konsumen

12 Selanjutnya, setelah kita mendapatkan penjelasan tentang apa itu PIO, maka pertanyaan berikutnya yang muncul adalah apa saja yang didiskusikan dalam PIO itu sendiri. Jika diawal dijelaskan bahwa PIO adalah terapan dari ilmu psikologi dalam konteks dunia kerja, maka terdapat beberapa poin yang bisa kita tarik disini . Pertama, psikologi sebagai ilmu yang mempelajari ilmu perilaku di dunia kerja, dimana dunia kerja tidak terlepas dari yang namanya organisasi,  maka PIO juga akan berbicara tentang Organisasi itu sendiri, dimana disini mulai dari berbicara tentang teori-teori organisasi, desain organisasi, budaya organisasi, perilaku organisasi, perubahan dan pengembangan organisasi. Selanjutnya, bahwa jika melihat trend yang terjadi dewasa ini, bahwa organisasi akan berjalan efektif jika terjalin interaksi dalam kelompok-kelompok kerja, maka kajian PIO juga meliputi interaksi individu di dalam kelompok,  dimana pokok bahasannya biasanya terkait dengan dinamika kelompok, proses kelompok dan komunikasi dalam kelompok. Berikutnya, yang tidak kalah penting adalah bahwa psikologi mempelajari tentang manusia, maka kajian diskusi dari PIO juga meliputi aspek individu, dimana hal ini meliputi aspek rekruitmen dan seleksi, perencanaan karir, pengembangan individu, proses belajar dalam organisasi atau dalam istilah awam kajian-kajian ini seringkali bersinggungan dengan yang disebut “manajemen sumber daya manusia”. Sehingga, terdapat tiga poin ruang lingkup yang menjadi kajian PIO yaitu organisasi, kelompok dan juga individu.

13 ALASAN DIBALIK PENTINGNYA PIO
1. Dari segi konsumen Industri seharusnya, memproduksi dan memberikan pelayanan mempertimbangkan kesejahteraan fisik mempertimbangkan nilai2 personal 2.Dari segi produsen mengembangkan efektifitas keterlibatan manusia dalam produksi dan distribusi barang/pelayanan 3.Meningkatkan memelihara nilai2 manusia (kesehatan, rasa aman, kepuasan, dll)

14 ALASAN..lanj. 4. Perbedaan tujuan industri dengan kebutuhan2 mereka sumber permasalahan dlm industri. 5. Riset2 psikologi memperkecil masalah industri.

15 Aktifitas dan ruang lingkup psikolog industri dan organisasi
Yang dimaksudkan dengan perilaku manusia ialah segala kegiatan yang dilakukan oleh manusia, baik yang secara langsung dapat diamati seperti berjalan, melompat, menulis, duduk, berbicara dan sebagainya maupun yang tidak dapat diamati secara langsung seperti berikir, perasaan, motivasi dan sebagainya

16 PERILAKU MANUSIA DIPELAJARI DALAM PERANNYA SEBAGAI TENAGA KERJA DAN SEBAGAI KONSUMEN.
MANUSIA DIPELAJARI DALAM INTERAKSI DENGAN PEKERJAANNYA., DENGAN LINGKUNGAN FISIK DAN LINGKUNGAN PSIKO- SOSIALNYA DI PEKERJAANNYA. SEBAGAI TENAGA KERJA MANUSIA MENJADI ANGGOTA ORGANISASI INDUSTRI DAN SEBAGAI KONSUMEN IA MENJADI PENGGUNA DARI PRODUK ATAU JASA DARI ORGANISASI PERUSAHAAN. TENTANG KONSUMEN DAPAT BERBENTUK, SEJAUH MANA ADA REAKSI YANG SAMA DARI KELOMPOK KONSUMEN DENGAN CIRI2 TERTENTU TERHADAP IKLAN SUATU PRODUK

17 PERILAKU MANUSIA DIPELAJARI SECARA PERORANGAN DAN SECARA KELOMPOK
DALAM ORGANISASI ADA UNIT KERJA. UNIT KERJA YANG BESAR TERDIRI DARI UNIT2 KERJA YANG LEBIH KECIL DAN MASING2 TERDIRI DARI UNIT KERJA YANG LEBIH KECIL LAGI. DALAM HUBUNGAN INI DIPELAJARI BAGAIMANA DAMPAK SATU KELOMPOK ATAU UNIT KERJA TERHADAP PERILAKU SEORANG TENAGA KERJA DAN SEBALIKNYA.

18 PSIKOLOGI SEBAGAI PROFESI DAN SCIENCE
"PSIKOLOGI merupakan ilmu yang berfokus pada perilaku dan proses mental yang melatar-belakangi, serta penerapan dalam kehidupan manusia. Ahli dalam ilmu Psikologi dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu profesi atau yang berkaitan dengan praktik psikologi dan ilmu psikologi termasuk dalam hal ini ilmu murni atau terapan."

19 Lanjutan… "PSIKOLOG adalah lulusan pendidikan profesi yang berkaitan dengan praktik psikologi dengan latar belakang pendidikan Sarjana Psikologi lulusan program pendidikan tinggi psikologi strata 1 (S1) sistem kurikukum lama atau yang mengikuti pendidikan tinggi psikologi strata 1 (S1) dan lulus dari pendidikan profesi psikologi atau strata 2 (S2) Pendidikan Magister Psikologi (Profesi Psikolog). Psikolog memiliki kewenangan untuk memberikan layanan psikologi yang meliputi bidang-bidang praktik klinis dan konseling; penelitian; pengajaran; supervisi dalam pelatihan, layanan masyarakat, pengembangan kebijakan; intervensi sosial dan klinis; pengembangan instrumen asesmen psikologi; penyelenggaraan asesmen; konseling; konsultasi organisasi; aktifitas-aktifitas dalam bidang forensik; perancangan dan evaluasi program; serta administrasi. Psikolog DIWAJIBKAN MEMILIKI IZIN PRAKTIK PSIKOLOGI sesuai dengan ketentuan yang berlaku."

20 Lanjutan.. ILMUWAN PSIKOLOGI adalah ahli dalam bidang ilmu psikologi dengan latar belakang pendidikan strata 1 dan/atau strata 2 dan/atau strata 3 dalam bidang psikologi. Ilmuwan psikologi memiliki kewenangan untuk memberikan layanan psikologi yang meliputi bidang-bidang penelitian; pengajaran; supervisi dalam pelatihan; layanan masyarakat; pengembangan kebijakan; intervensi sosial; pengembangan instrumen asesmen psikologi; pengadministrasian asesmen; konseling sederhana;konsultasi organisasi; perancangan dan evaluasi program. Ilmuwan Psikologi dibedakan dalam kelompok ilmu murni (sains) dan terapan.

21 Simpulannya, psikologi profesi itu suatu program lanjutan seorang sarjana psikologi untuk menjadi seorang psikolog yang nantinya berhak memiliki gelar M. Psi (Magister Psikologi) Psikolog. Sedangkan ilmu psikologi merupakan program lanjutan baik untuk sarjana psikologi maupun non-psikologi untuk mempelajari kaidah-kaidah keilmuan psikologi yang berhak menyandang gelar M. Si (Magister Sains) atau dibeberapa universitas di Indonesia seperti UGM memakai gelar M. A (Master of Arts) .

22 Jadi perbedaan paling mendasar antara keduanya yaitu lulusan profesi berhak menjadi Psikolog dan mendapatkan Surat Izin Praktik Psikologi dari HIMPSI, sedangkan Psikologi Sains tidak diperuntukkan untuk itu. 

23 Pengertian Organisasi.
ORGANISASI SEBAGAI SUATU SISTIM TERDIRI DARI SUBSISTIM, YAITU SATUAN KERJA YANG YANG BESAR SEPERTI DEVISI ATAU URUSAN. SATUAN KERJA YANG BESAR INI TERDIRI DARI SATUAN2 KERJA YANG LEBIH KECIL (SUB-SUBSISTIM) SEPERTI BAGIAN. SETIAP BAGIAN TERDIRI DARI SATUAN KERJA YANG LEBIH KECIL LAGI, MISALNYA SEKSI DAN SATUAN KERJA YANG TERKECIL IALAH TENAGA KERJA.

24 Obyek yang dipelajari PIO
OBYEK YANG DIPELAJARI OLEH PSIKOLOG INDUSTRI DAN ORGANISASI ADALAH PERILAKU MANUSIA SEBAGAI TENAGA KERJA DAN SEBAGAI KONSUMEN DALAM KAITAN:  a. FUNGSI BATAS SISTIM : YAITU SECARA PERORANGAN ATAU SECARA KELOMPOK SEPERTI: PELAMAR/CALON TENAGA KERJA TENAGA KERJA YANG TERLIBAT DALAM PROSES PENGADAAN DAN SELEKSI TENAGA KERJA TENAGA KERJA YANG TERLIBAT DALAM PROSES PENGENDALIAN MUTU, PEMASARAN DAN PENJUALAN KONSUMEN, PERORANGAN MAUPUN PERUSAHAAN b. PROSES PRODUKSI DALAM SISTIM SEPERTI: TENAGA KERJA PELAKSANA YANG DIKELOLA TENAGA KERJA PENGELOLA (MANAGER).

25 Obyek yang dipelajari PIO lanj.
C. KAITAN DENGAN PERILAKU KEORGANISASIAN (ORGANIZATIONAL BEHAVIOR). PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI SANGAT ERAT HUBUNGANNYA DENGAN PERILAKU KEORGANISASIAN. KESAMAAN DALAM BIDANG KAJIAN TERLETAK PADA MEMPELAJARI PERILAKU MANUSIA: DALAM PERANNYA SEBAGAI TENAGA KERJA DAN SEBAGAI KONSUMEN BAIK SECARA PERORANGAN MAUPUN SECARA KELOMPOK. UNTUK KEPENTINGAN DAN KEMANFAATAN MANUSIANYA DAN ORGANISASINYA.

26 Obyek yang dipelajari PIO lanj.
SEBAGAI TENAGA KERJA PERILAKU DIPELAJARI UNTUK MENEMUKENALI KEPRIBADIAN, KECAKAPAN2, KETRAMPILAN, SIKAP DAN CIRI2 KEPRIBADIAN: DENGAN TUJUAN KHUSUS UNTUK SELEKSI DAN PENEMPATAN, UNTUK PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DALAM INTERAKSI DENGAN LINGKUNGAN FISIKNYA DALAM INTERAKSI DENGAN LINGKUNGAN SOSIALNYA. PERILAKU ORGANISASI LEBIH BERFOKUS PADA NO. 3.

27 D. KAITANNYA DENGAN MANAGER SUMBER DAYA MANUSIA
DI INDONESIA KEBANYAKAN ORANG SUKAR DAPAT MEMBEDAKAN ANTARA PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI DAN MANAGEMEN SUMBER DAYA MANUSIA. OBYEK STUDINYA IALAH SAMA YAITU MANUSIA SEBAGAI TENAGA MANUSIA. PERBEDAAN UTAMA TERLETAK PADA KONDISI DIMANA MANUSIA SEBAGAI TENAGA DIPELAJARI KERJA.

28 Pada managemen sumber daya manusia, perilaku manusia dipelajari dalam kaitannya dengan managemen dan bagaimana manusia sebagai tenaga kerja dapat dimanagemeni secara efektif menjadi pokok bahasan. Topik2 yang sama ialah seleksi tenaga kerja, pelatihan, motivasi dan kepemimpinan, tetapi masaing2 ditangani dengan cara yang berbeda. Managemen sumber daya manusia bekerja berdasarkan effisiensi dan efektivitas kerja sedangkan psikologi industri berdasarkan mencari ciri2 yang absah pada manusia.

29 Profesi Psikolog Bidang Industri Dan Organisasi
Mampu mengaplikasikan teori-teori psikologi untuk menjelaskan dan meningkatkan efektifitas perilaku dan kognisi manusia dalam dunia bisnis dan organisasi Secara umum berbagai teori, metode dan pendekatan Psikologi dapat dimanfaatkan di berbagai bidang dalam perusahaan. Salah satu hasil riset yang dilakukan terhadap para manager HRD menunjukkan bahwa lebih dari 50% responden menyebutkan Psikologi Industri dan Organisasi memberikan peran penting pada area-area seperti pengembangan manajemen SDM (rekrutmen, seleksi dan penempatan, pelatihan dan pengembangan), motivasi kerja, moral dan kepuasan kerja. 30% lagi memandang hubungan industrial sebagai area kontribusi dan yang lainnya menyebutkan peran penting PIO pada disain struktur organisasi dan desain pekerjaan.

30 APA PERANAN PSIKOLOG DLM MENANGANI INDIVIDU DLM ORGANISASI?
Di luar industri/organisasi : Sumber tenaga kerja Mengidentifikasi perbedaan individu, spt: keahlian, motivasi , bakat, kepribadian,inteligensi. SDM Sebagai kajian perilaku konsumen.

31 Peran Psikolog Lanj. Di dalam Industri/Organisasi :
Kegiatan dalam organisasi Jabatan & pekerjaan yg ada 6 jlh calon karyawan Rekruitmen (pencarian tenaga kerja) Seleksi–Penempatan/Placement– Training Kondisi Lingkungan Kerja baik secara fisik (tata ruang, kebisingan, tata lampu) & non fisik.

32 Peran Psikolog lanj. Keselamatan & Kesehatan Kerja
Motivasi/ Kepuasan, Konflik, Hubungan individu dengan organisasi. Leadership/Kepemimpinan

33 RUANG LINGKUP PIO Pelatihan & Pengembangan
- Mengidentifikasi kebutuhan training - Merumuskan & melaksanakan pelatihan teknis dan program pengembangan managemen. - M’evaluasi keefektifan program pelatihan. - Perencanaan Karir Seleksi & Penempatan Mengembangkan alat- alat penilaian utk : - Seleksi - Penempatan personil - Pengelompokan dan promosi karyawan - Analisis tugas

34 Ruang Lingkup PIO lanj. Pengukuran Kinerja (Performance Appraisal)
Pengembangan Organisasi - m’ analisis Struktur Organisasi - kepuasan & keefektifan individu dan kelompok kerja - Memudahkan perubahan organisasi Pengukuran Kinerja (Performance Appraisal) - Mengembangkan kriteria - Mengukur ketepatan & nilai guna - Mengevaluasi keefektifan organisasi

35 Ruang Lingkup PIO lanj. - m’nilai kebutuhan utama konsumen
Kualitas kehidupan kerja Meningkatkan keluaran produktif dari individu M’identifikasi faktor yg dikaitkan dgn kepuasan kerja M’desain ulang pekerjaan Psikologi Konsumen - m’nilai kebutuhan utama konsumen - M’identifikasi reaksi konsumen thd produk baru - Mengembangkan strategi segmentasi pasar

36 Ruang Lingkup PIO lanj Ergonomi - M’desain lingkungan kerja
- M’optimalkan keefektifan orang dgn mesin - Mengembangkan teknologi sistem

37


Download ppt "PSIKOLOGI INDUSTRI & ORGANISASI"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google