Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TINJAUAN EKONOMI KABUPATEN SAMPANG 2018

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TINJAUAN EKONOMI KABUPATEN SAMPANG 2018"— Transcript presentasi:

1 TINJAUAN EKONOMI KABUPATEN SAMPANG 2018
BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN SAMPANG TINJAUAN EKONOMI KABUPATEN SAMPANG 2018 Disampaikan oleh : Arif Suroso (BPS Sampang) Dalam rangka Sosialisasi Tinjauan Ekonomi Kabupaten Sampang Berdasarkan PDRB Tahun Dasar 2010 Berbasis SNA 2008 Sampang, 30 Oktober 2018

2 KERANGKA PAPARAN I II III PDRB IPM
HASIL PENGHITUNGAN PDRB KAB.SAMPANG TAHUN DASAR 2010 II IPM III

3 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB)
BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN SAMPANG PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB)

4 PDRB Penjumlahan seluruh nilai tambah bruto (NTB) dari berbagai aktifitas ekonomi yang menghasilkan barang dan jasa di suatu wilayah dalam periode tertentu

5 Kegunaan PDRB PDRB harga berlaku (nominal) menunjukkan kemampuan sumber daya ekonomi yang dihasilkan oleh suatu wilayah. Nilai PDRB yang besar menunjukkan kemampuan sumber daya ekonomi yang besar, begitu juga sebaliknya. PDRB harga konstan (riil) dapat digunakan untuk menunjukkan laju pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan atau setiap kategori dari tahun ke tahun.

6 Distribusi PDRB harga berlaku menurut lapangan usaha menunjukkan struktur perekonomian atau peranan setiap kategori ekonomi dalam suatu wilayah. Kategori-kategori ekonomi yang mempunyai peran besar menunjukkan basis perekonomian suatu wilayah. PDRB per kapita atas dasar harga berlaku menunjukkan nilai PDB dan PNB per satu orang penduduk. PDRB per kapita atas dasar harga konstan berguna untuk mengetahui pertumbuhan nyata ekonomi per kapita penduduk suatu negara.

7 Dasar Penghitungan PDRB
System of National Accounts 2008 (SNA2008) atau Sistem Neraca Nasional (SNN) adalah rekomendasi internasional tentang bagaimana menyusun ukuran aktivitas ekonomi yang sesuai dengan standar neraca baku yang didasarkan pada prinsip-prinsip ekonomi. Rekomendasi yang dimaksud dinyatakan dalam sekumpulan konsep, definisi, klasifikasi, dan aturan neraca yang disepakati secara internasional dalam mengukur indikator tertentu seperti PDB.

8 Klasifikasi PDRB Menurut Lapangan Usaha
Pengelompokan kegiatan ekonomi dilakukan berdasarkan kesamaan atau kemiripan fisik produk (barang dan jasa), proses produksi atau jenis kegiatan sehingga diperoleh sektor atau subsektor yang homogen Klasifikasi PDB/PDRB Indonesia saat ini mengacu pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI 2009 Revisi IV) yang terdiri 21 katagori (didalam penyusunan PDRB diringkas menjadi 17 katagori) PDRB Tahun Dasar 2010 A. Pertanian, Kehutanan dan Perikanan B. Pertambangandan Penggalian C. Industri Pengolahan D. PengadaanListrikdan Gas E. Pengadaan Air F. Konstruksi G. Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor H. Transportasi dan Pergudangan I. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum J. Informasi dan Komunikasi K. Jasa Keuangan L. Real Estat M,N. Jasa Perusahaan O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib P. Jasa Pendidikan Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial R,S,T.U Jasa Lainnya

9 III. HASIL PENGHITUNGAN
BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN SAMPANG III. HASIL PENGHITUNGAN

10 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
Tabel 1. Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Sampang Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (Juta Rupiah), ─2017 Kategori 2013 2014 2015* 2016* 2017** A. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 4,189,128.3 4,695,132.3 5,213,167.5 5,564,431.6 5,941,939.0 B. Pertambangan dan Penggalian 4,187,113.5 3,700,817.6 2,561,322.9 2,966,057.1 3,263,221.1 C. Industri Pengolahan 425,174.5 473,807.2 514,019.9 560,120.2 605,794.3 D. Pengadaan Listrik dan Gas 4,075.2 4,300.9 4,779.2 5,219.5 5,806.7 E. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 9,190.3 10,112.5 11,047.4 11,878.0 12,651.3 F. Konstruksi 1,086,713.7 1,205,359.9 1,299,166.5 1,462,999.6 1,603,143.6 G. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 1,921,083.1 2,165,088.3 2,444,757.3 2,758,317.2 3,083,694.7 H. Transportasi dan Pergudangan 103,186.6 120,366.0 139,797.0 155,845.9 172,730.4 I. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 44,273.3 50,916.5 58,236.3 65,714.8 74,321.0 J. Informasi dan Komunikasi 528,089.8 575,570.0 636,876.6 707,769.8 779,358.6 K. Jasa Keuangan dan Asuransi 153,256.1 173,167.7 194,661.0 216,847.3 242,253.9 L. Real Estate 156,369.3 170,779.4 194,165.7 211,518.3 224,517.4 M,N. Jasa Perusahaan 36,877.1 40,527.4 44,639.0 48,968.4 53,432.8 O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 598,074.4 629,656.6 700,275.9 767,679.4 836,231.7 P. Jasa Pendidikan 360,505.5 412,230.5 455,376.9 499,712.5 548,012.6 Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 62,000.0 72,666.7 80,311.8 87,760.6 95,021.7 R,S,T,U. Jasa lainnya 112,571.0 127,776.3 144,646.5 154,141.1 165,152.4 Jumlah 13,977,681.7 14,628,275.7 14,697,247.3 16,244,981.3 17,707,283.3

11 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
Tabel 2. Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Sampang Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha (Juta Rupiah), ─2017 Kategori 2013 2014 2015* 2016* 2017** A. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 3,441,301.6 3,558,183.9 3,733,986.8 3,831,667.6 3,953,402.7 B. Pertambangan dan Penggalian 3,244,780.4 2,808,188.1 2,580,155.7 2,841,489.1 2,935,989.3 C. Industri Pengolahan 382,165.3 406,014.9 427,773.4 451,659.7 473,552.2 D. Pengadaan Listrik dan Gas 4,391.7 4,531.6 4,576.0 4,765.3 4,901.6 E. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 8,593.2 8,872.6 9,218.7 9,533.1 9,865.8 F. Konstruksi 932,920.0 988,041.1 1,005,422.5 1,062,078.5 1,127,183.9 G. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 1,692,249.1 1,827,385.9 1,951,904.3 2,099,345.4 2,242,022.6 H. Transportasi dan Pergudangan 96,454.1 105,548.2 113,137.5 121,384.1 129,514.0 I. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 39,543.0 42,818.3 46,365.3 50,258.2 54,507.9 J. Informasi dan Komunikasi 517,190.3 561,314.5 599,203.2 652,078.8 704,179.9 K. Jasa Keuangan dan Asuransi 132,393.7 142,570.6 152,255.4 161,820.2 172,356.0 L. Real Estate 142,284.0 152,355.6 159,140.1 168,944.7 175,668.7 M,N. Jasa Perusahaan 30,568.1 32,594.6 34,255.3 35,928.5 37,692.6 O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 501,397.5 505,835.0 540,648.0 565,972.9 592,630.2 P. Jasa Pendidikan 298,323.3 320,047.7 341,354.0 365,666.1 391,994.1 Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 55,257.6 59,222.3 61,116.8 65,328.5 68,666.8 R,S,T,U. Jasa lainnya 103,979.3 109,402.3 113,967.0 118,891.6 123,542.7 Jumlah 11,623,792.1 11,632,927.1 11,874,480.0 12,606,812.3 13,197,670.9

12 Produk Domestik Regional Bruto
Tabel 3. Peranan PDRB Menurut Lapangan Usaha Kabupaten Sampang (Persen) Lapangan Usaha 2013 2014 2015* 2016* 2017** (1) (2) (3) (4) (5) (6) Sektor Primer 59.93 57.4 52.9 52.51 51.99 A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 29.97 32.1 35.47 34.25 33.56 B Pertambangan dan Penggalian 29.96 25.3 17.43 18.26 18.43 Sektor Sekunder 10.91 11.58 12.44 12.56 12.58 C Industri Pengolahan 3.04 3.24 3.5 3.45 3.42 D Pengadaan Listrik dan Gas 0.03 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 0.07 0.08 F Konstruksi 7.77 8.24 8.84 9.01 9.05 Sektor Tersier 29.16 31.03 34.66 34.93 35.44 G Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 13.74 14.8 16.63 16.98 17.41 H Transportasi dan Pergudangan 0.74 0.82 0.95 0.96 0.98 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0.32 0.35 0.4 0.42 J Informasi dan Komunikasi 3.78 3.93 4.33 4.36 4.4 K Jasa Keuangan dan Asuransi 1.1 1.18 1.32 1.33 1.37 L Real Estat 1.12 1.17 1.3 1.27 M,N Jasa Perusahaan 0.26 0.28 0.3 O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 4.28 4.3 4.76 4.73 4.72 P Jasa Pendidikan 2.58 2.82 3.1 3.08 3.09 Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0.44 0.5 0.55 0.54 R,S,T,U Jasa lainnya 0.81 0.87 0.93 Produk Domestik Regional Bruto 100

13 Tabel 4. Laju Pertumbuhan Riil PDRB Menurut lapangan Usaha Kabupaten Sampang (persen) 2013-2017
2014 2015* 2016* 2017** (1) (2) (3) (4) (5) (6) A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 1.16 3.40 4.94 2.62 3.18 B Pertambangan dan Penggalian 9.25 -13.46 -8.12 10.13 3.33 C Industri Pengolahan 4.26 6.24 5.36 5.58 4.85 D Pengadaan Listrik dan Gas/ 3.45 3.19 0.98 4.14 2.86 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 8.51 3.25 3.90 3.41 3.49 F Konstruksi 9.58 5.91 1.76 5.64 6.13 G Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 11.18 7.99 6.81 7.55 6.80 H Transportasi dan Pergudangan 8.82 9.43 7.19 7.29 6.70 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 8.42 8.28 8.40 8.46 J Informasi dan Komunikasi 12.24 8.53 6.75 K Jasa Keuangan dan Asuransi 11.62 7.69 6.79 6.28 6.51 L Real Estat 7.32 7.08 4.45 6.16 3.98 M,N Jasa Perusahaan 4.57 6.63 5.10 4.88 4.91 O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 1.93 0.89 6.88 4.68 4.71 P Jasa Pendidikan 6.95 7.28 6.66 7.12 7.20 Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 11.00 7.18 3.20 6.89 5.11 R,S,T,U Jasa lainnya 3.89 5.22 4.17 4.32 3.91 Produk Domestik Regional Bruto 6.53 0.08 2.08 6.17 4.69 Produk Domestik Regional Bruto Non Migas 5.26 5.07 5.13 4.95 5.01

14 Tabel 5. Laju Implisit PDRB Menurut lapangan Usaha Kabupaten Sampang (Juta rupiah) 2013-2017
2014 2015* 2016* 2017** (1) (2) (3) (4) (5) (6) A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 7.89 8.40 5.81 4.02 3.50 B Pertambangan dan Penggalian 13.92 2.13 -24.67 5.15 6.48 C Industri Pengolahan 2.76 4.89 2.97 3.21 3.15 D Pengadaan Listrik dan Gas/ -3.69 2.28 10.04 4.88 8.16 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 2.59 6.57 5.14 3.97 2.92 F Konstruksi 4.03 4.73 5.92 6.60 3.25 G Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 3.22 4.37 5.71 4.90 4.68 H Transportasi dan Pergudangan 3.35 8.35 3.91 3.88 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 3.01 6.21 5.63 4.10 4.28 J Informasi dan Komunikasi 0.02 0.42 3.65 2.12 1.97 K Jasa Keuangan dan Asuransi 4.93 5.26 4.81 L Real Estat 2.87 2.00 8.85 2.61 2.08 M,N Jasa Perusahaan 4.52 3.07 4.59 4.01 O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 4.30 4.36 4.05 4.72 P Jasa Pendidikan 5.29 6.59 3.57 2.44 2.30 Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 4.06 9.36 7.09 2.23 R,S,T,U Jasa lainnya 2.84 7.88 8.67 2.15 3.11 Produk Domestik Regional Bruto 7.63 4.57 -1.57 4.11 4.12 Produk Domestik Regional Bruto Non Migas 4.98 6.38 5.59 4.17 3.53

15 Ringkasan Katagori 2013 2014 2015 2016 2017 PDRB adhb (Juta Rupiah)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) PDRB adhb (Juta Rupiah) 13,977,681.73 14,628,275.70 14,697,247.26 16,244,981.29 17,707,283.30 PDRB Perkapita (Rupiah) 12, 12, 12, 13, 13, Pertumbuhan PDRB 6.53 0.08 2.08 6.17 4.69 Pertumbuhan PDRB tanpa Migas 5.26 5.07 5.13 4.95 5.01

16 III. INDEK PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)
BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN SAMPANG III. INDEK PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)

17 IPM METODE BARU DI INDONESIA
Angka Harapan Hidup saat Lahir (AHH) Dimensi Umur Panjang dan Hidup Sehat Dimensi Standar Hidup Layak Pengeluaran per Kapita per tahun yang disesuaikan (96 Komoditas PPP) Rata-Rata Ukur/Geometrik Agregasi Indeks Harapan Lama Sekolah (HLS) Rata-Rata Lama Sekolah (RLS 25 th +) Dimensi Pengetahuan

18 Ukuran Keberhasilan Target Pembangunan Dana Alokasi Umum
APA MANFAAT IPM ? Ukuran Keberhasilan IPM merupakan indikator penting untuk MENGUKUR KEBERHASILAN dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk) Target Pembangunan IPM merupakan salah satu indikator TARGET PEMBANGUNAN pemerintah dalam pembahasan asumsi makro di DPR-RI Dana Alokasi Umum IPM juga digunakan sebagai salah satu alokator dalam penentuan DANA ALOKASI UMUM (DAU)

19 BAGAIMANA MEMAKNAI IPM?
IPM merupakan indikator jangka panjang sehingga perlu kehati-hatian dalam memaknainya. PERINGKAT (RANKING) BUKAN SATU-SATUNYA ukuran kemajuan pembangunan manusia. Kemajuan pembangunan manusia dapat dilihat dari: KECEPATAN IPM Kecepatan IPM menggambarkan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pembangunan manusia dalam suatu periode STATUS IPM Status IPM menggambarkan level pencapaian pembangunan manusia dalam suatu periode

20 CAPAIAN IPM JAWA TIMUR IPM Kab. Sampang 2017: 59,90
Tren IPM Kab.Sampang, Pada tahun 2017, capaian pembangunan manusia yang diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 59,90 Rata-rata Lama Sekolah: 4,12 tahun IPM IPM Kab. Sampang 2017: 59,90 Harapan Lama Sekolah: 11,38 tahun Pengeluaran per Kapita per tahun yang Disesuaikan: (dalam ribuan) Rp 8.352,- Angka Harapan Hidup saat Lahir: 67,67 tahun

21 KECEPATAN IPM 2013-2017 Rata2 Pertumbuhan IPM Tertinggi 2013-2017
1,44% Sampang 1,37% Kab. Pasuruan 1,36% Sumenep Rata2 Pertumbuhan IPM Terendah 0,69% Kota Mojokerto 0,66% Kota Malang 0,65% Kota Pasuruan

22 INDIKATOR IPM 2017: Angka Harapan Hidup
Angka Harapan Hidup (AHH) 2017

23 CAPAIAN IPM Komponen pendidikan 2010 - 2017
Rata2 Capaian IPM Komponen Pendidikan Tertinggi 2,93% Sampang 2,33% Situbondo 2,33% Tuban Rata2 Capaian IPM Komponen Pendidikan Terendah 1,32% Kota Probolinggo 1,29% Tulungagung 0,93% Kota Mojokerto

24 INDIKATOR IPM 2017: Rata-rata Lama Sekolah
Sampang RLS : 4,12 Rata-rata Lama Sekolah (RLS) 2017

25 INDIKATOR IPM 2017: Pengeluaran per Kapita

26 IPM 2017 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2017

27 RENCANA KERJA SELANJUTNYA
Perubahan tahun dasar PDRB 2010 merupakan proses yang berkelanjutan. Dengan keterbatasan yang ada, PDRB 2010=100 merupakan upaya terbaik yang dapat dilakukan oleh BPS untuk meningkatkan kualitas data PDRB yang dihasilkan. Agenda Kerja selanjutnya: Memperluas cakupan implementasi SNA; Merperkuat hubungan kerja antar pemangku kepentingan baik penyedia dan pengguna data Neraca Nasional umumnya dan PDRB khususnya; Memperluas adopsi data dasar: hasil Sensus Pertanian 2013 dan Sensus Ekonomi 2016 (Dalam Proses Pengolahan); Penyempurnaan matriks supply untuk penyusunan PDRB.

28 TERIMA KASIH


Download ppt "TINJAUAN EKONOMI KABUPATEN SAMPANG 2018"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google