Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENERAPAN AKUNTANSI SALAM SESUAI PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) SYARIAH OLEH : KELOMPOK 6 MUHAMMAD RAFLI (C ) MOH FARAS YUSUF ( C )

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENERAPAN AKUNTANSI SALAM SESUAI PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) SYARIAH OLEH : KELOMPOK 6 MUHAMMAD RAFLI (C ) MOH FARAS YUSUF ( C )"— Transcript presentasi:

1 PENERAPAN AKUNTANSI SALAM SESUAI PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) SYARIAH OLEH : KELOMPOK 6 MUHAMMAD RAFLI (C30117286) MOH FARAS YUSUF ( C30117197)

2 Pengertian Dasar Akuntansi Salam Salam berasal dari kata “As salaf” yang artinya pendahuluan karena pemesan barang menyerahkan uangnya di muka. Terminologi: Para fuqaha menamainya al mahawi’ij (barang barang mendesak). Akad Salam adalah sejenis jual beli yang mendesak walaupun barang yang diperjualbelikan tidak ada ditempat. Dilihat dari sisi pembeli ia sangat membutuhkan barang tersebut di kemudian hari sementara si penjual sangat membutuhkan uang tersebu Al-Salam atau salaf adalah jual beli barang secara tangguh dengan harga yang dibayarkan di muka, atau dengan bahasa lain jual beli dimana harga dibayarkan di muka sedangkan barang dengan kriteria tertentu akan diserahkan pada waktu tertentu.

3 Ketentuan- Ketentuan dalam Akuntansi Salam Ketentuan syar’I transaksi salam diatur dalam Fatwa DSN Nomor 05/DSN-MUI/IV/2000 tentang Jual Beli Salam. Fatwa tersebut mengatur tentang ketentuan pembayaran, barang, salam parallel, waktu penyerahan, dan syarat pembatalan kontrak. Ketentuan-ketentuan tersebut akan dibahas dalam aspek rukun dan syarat salam berikut. Rukun Salam ◦ Muslam (Pembeli atau pemesan) ◦ Muslam Ilaih (Penjual atau penerima pesanan) ◦ Muslam fih ( Barang yang di pesan) ◦ Ra’s al-mal ( Harga pesanan/ modal yang dibayarkan) ◦ Shighat ijab qabul (ucapan serah terima)

4 Syarat Salam a. Syarat Aqidain : Muslam (pembeli atau pemesan) dan syarat Muslam Ilaih ( penjual atau penerima pesanan). b. Syarat Ra’s al mal (dana yang dibayarkan atau modal) c. Syarat Muslam fih (barang yang dipesan) d. Syarat Ijab Qabul

5 Standar Akuntansi Salam dalam PSAK No.59 tentang Akuntansi Bank Syariah Pengakuan dan Pengukuran Salam. PAR 69-80. 1. Salam adalah akad jual beli muslam fiih (barang pesanan) dengan penangguhan pengiriman oleh muslam ilaihi (penjual) dan pelunasannya dilakukan segera oleh pembeli sebelum barang yang dipesan tsb diterima sesuai dengan syarat- syarat tertentu. Barang yang diperjualbelikan belum ada ketika transaksi. Tetapi penjual akan menyerahkannya dikemudian hari setelah pembeli melakukan pembayaran di muka.

6 2. Salam parallel berarti melaksanakan dua transaksi bai’ as-salam antara bank dengan nasabah, dan antara bank dan pemasok (supplier) atau pihak ketiga lainnya.( (Muhammad Syafi’I Antonio, 2001:110) 3. Bank dapat bertindak sebagai pembeli (muslam) atau penjual dalam suatu transaksi salam. Jika bank bertindak sebagai penjual kemudian memesan kepada pihak lain untuk menyediakan barang pesanan dengan cara salammaka hal ini disebut salam pararel

7 4. Pengakuan dan pengukuran penerimaan barang pesanan: barang pesanan cocok, dinilai sesuai nilai akad. jika barang pesanan berbeda kualitas:

8 Perlakuan Akuntansi Salam 1. Pengakuan & Pengukuran 2. Penyajian 3. Pengungkapan Manfaat dan Kelemahan Akad Salam 1. Manfaat Akad Salam Orang yang mempunyai perusahaan sering membutuhkan uang unuk keperluan perusahaan mereka, bahkan sewaktu-waktu kegiatan perusahaan sampai terhambat Karena kekurangan bahan pokok. Sedangkan pembeli selain akan mendapat barang yang sesuai dengan yang diinginkannya, maka ia pun sudah menolong kemajuan perusahaan saudaranya. Untuk kepentingan itu, Allah swt. Membolehkan akad salam.(Lukman Hakim, 2012:118) 2. Kelemahan Akad Salam Akan dimanfaatkan oleh orang yang sangat membutuhkan untuk menekan harga kepada penjual. Sebagaimana islam sangat mengiginkan hambanya untuk mempermudah dan membantu pihak lain, melakukan eksploitasi pihak lain atas nama syariat dan agama, untuk itu Nabi mencegah jual beli yang dilakukan oleh orang yang sangat membutuhkan.(Abdul Sami’ Al-Mishri, 2006:107).

9 TERIMA KASIH...


Download ppt "PENERAPAN AKUNTANSI SALAM SESUAI PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) SYARIAH OLEH : KELOMPOK 6 MUHAMMAD RAFLI (C ) MOH FARAS YUSUF ( C )"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google