Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh : Moh. Syamsudin Baharsyah Muhammad Zainal Abidin Al Gafur Program Pascasarjana DIKDAS UNNES Hakikat Hubungan PerkembanganLandasanTahapanSikap Ilmiah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh : Moh. Syamsudin Baharsyah Muhammad Zainal Abidin Al Gafur Program Pascasarjana DIKDAS UNNES Hakikat Hubungan PerkembanganLandasanTahapanSikap Ilmiah."— Transcript presentasi:

1 Oleh : Moh. Syamsudin Baharsyah Muhammad Zainal Abidin Al Gafur Program Pascasarjana DIKDAS UNNES Hakikat Hubungan PerkembanganLandasanTahapanSikap Ilmiah Perkembangan Penemuan SAINS

2 Tujuan 1.Untuk mengetahui pengertian filsafat 2.Untuk mengetahui pengertian Ilmu Pengetahuan Alam 3.Untuk mengetahui hubungan antara filsafat dan Imu Pengetahuan Alam 4.Untuk mengetahui perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam 5.Untuk mengetahui tahap – tahap penemuan Ilmu Pengetahuan Alam 6.Untuk mengetahui sikap ilmiah dalam Ilmu Pengetahuan Alam Hakikat Hubungan PerkembanganLandasanTahapanSikap Ilmiah

3 Hakikat Hubungan PerkembanganLandasanTahapanSikap Ilmiah Filsafat Yunani Philosophia, Philos : kesukaan atau kencintaan terhadap sesuatu Sophia: kebijaksanaan. Objek kajian materi filsafat yaitu Masalah Tuhan, yang sama sekali diluar atau diatas jangkauan ilmu pengetahuan biasa. Masalah alam, yang belum atau tidak bisa dijawab dengan ilmu pengetahuan biasa. Masalah manusia

4 Kenalan suatu kumpulan teori yang sistematis, penerapannya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam, lahir dan berkembang melalui metode ilmiah seperti observasi dan eksperimen serta menuntut sikap ilmiah seperti rasa ingin tahu, terbuka, jujur, dan sebagainya. Pada hakikatnya IPA dibangun atas dasar produk ilmiah, proses ilmiah, dan sikap ilmiah. Selain itu, IPA dipandang pula sebagai proses, sebagai produk, dan sebagai prosedur Secara umum IPA meliputi tiga bidang ilmu dasar, yaitu biologi, fisika, dan kimia. IPA (SAINS) Terpadu Hakikat Hubungan PerkembanganLandasanTahapanSikap Ilmiah

5 hakikat Hubungan PerkembanganLandasanTahapanSikap Ilmiah Hubungan Walaupun berbeda, filsafat dan sains tetap memiliki sifat-sifat ilmu yaitu temporal (sementara), sistematis, rasional, kritis, dan logis. Keempat sifat itu adalah setting default otak manusia. Bila satu saja ditinggalkan, teori yang dihasilkan tidak akan bertahan. Bagaimanapun juga ada beberapa hal yang tidak bisa dicover metode sains secara indah. Disinilah metode filsafat berperan. Jadi, filsafat ipa merupakan cabang filsafat yang mempelajari teori pembagian ilmu, metode yang digunakan dalam ilmu, tentang dasar kepastian dan jenis keterangan yang berkaitan dengan kebenaran IPA.

6 Hakikat Hubungan PerkembanganlandasanTahapanSikap Ilmiah Membangun Filsafat IPA Jika IPA dikaji dari ketiga aspek (ontologi, epistemologi dan aksiologi), maka perlu mempelajari esensi atau hakikat yaitu inti atau hal yang pokok atau intisari atau dasar atau kenyataan yang benar dari ilmu tersebut. Contohnya dalam membangun Filsafat IPA perlu menelusuri dari aspek: Ontologi: eksistensi (keberadaan) dan essensi (keberartian) ilmu-ilmu ke-IPA-an. Epistemologi: metode yang digunakan untuk membuktikan kebenaran IPA. Aksiologi: manfaat dari IPA.

7 Hakikat Hubungan PerkembananLandasanTahapanSikap Ilmiah Perkembangan sains sampai ke abad 20 membawa manusia ke tingkat yang lebih tinggi pada kehidupannya. Level pemahaman terhadap alam mencapai tingkat level yang lebih tinggi. Pengamatan alam sudah sampai ke level mikroskopis, ternyata pengamatan pada level mikroskopis mementahkan hukum-hukum fisika yang pada saat itu menajdi pijakan ilmu fisika. Hukum-hukum fisika klasik seperti mekanika dan gravitasi dimentahkan oleh perilaku elektron dan proton yang acak tapi teratur. Tenyata sains merupakan ilmu yang tidak pasti, ada ketidakpastian dalam kepastian terutama pada level mikroskopis dimana ketidakpastian itu semakin besar. Pada masa ini terjadi pergeseran paradigma dari paradigma Newtonian ke paradigm pos Newtonian. Perkembangan IPA (SAINS)

8 Hakikat Hubungan PerkembananLandasanTahapanSikap Ilmiah Perkembangan IPA (SAINS) Objek Paradigma Newtonian Paradigma Pos Newtonian AlamMesinSistem / jaringan Fenomena objekInteraksi bendaTransformasi objek Ruang, waktuDatar, tak berbatas Melengkung,tak berbatas Kekuatan alamDetermenistik, realistik Indeterministik, anti- realistik

9 Hakikat Hubungan PerkembananLandasanTahapanSikap Ilmiah Sains memiliki tiga sifat utama yaitu netral, humanistik dan universal. Namun pada perkembangannya ternyata sains tidak netral, humanistik dan universal. Kemajuan sains belum tentu memajukan kemanusiaan di muka bumi. Perkembangan IPA (SAINS)

10 Hakikat Hubungan PerkembanganLandasanTahapanSikap Ilmiah LANDASAN IPA DAN FILSAFAT YANG MENDASARI Ada beberapa teori dan filsafat yang melandasi pembelajaran IPA terpadu. Adapun landasan-landasan tersebut sebagai berikut: Teori Konstruktivis Trianto, 2007:21 pengetahuan dibentuk sendiri oleh individu dan pengalaman kunci utama dari belajar bermakna. Teori Perkembangan Kognitif Siswa SD/MI berada pada taraf operasional konkret dimana anak sudah mampu berpikir rasional, seperti penalaran untuk menyelesaikan suatu masalah yang konkret (aktual). Teori Vygotsky Vygotsky mengemukakan bahwa untuk membantu mengembangkan pengetahuan yang sungguh bermakna, dengan cara memadukan antara konsep-konsep dan prosedur melalui demonstrasi dan praktek (Budiningsih, 2005:104).

11 Hakikat Hubungan PerkembanganLandasanTahapanSikap Ilmiah Filsafat Progresivisme Landasan filosofis pembelajaran IPA terpadu ialah filsafat pendidikan Progresivisme yang dikembangkan oleh para ahli pendidikan seperti John Dewey, William Kilpatrick, George Count, dan Harold Rugg diawal abad 20. Progresvisme merupakan pendidikan yang berpusat pada siswa dan memberi penekanan lebih besar pada kreativitas, aktivitas, belajar "naturalistik", hasil belajar "dunia nyata" dan juga pengalaman teman sebaya (Sismanto, 2007).

12 Hakikat Hubungan Perkembangan Landasan TahapanSikap Ilmiah Cara Memperoleh Pengetahuan IPA Pengetahuan sains didapat dengan menerapkan paham humanisme, rasionalisme, empirisme, dan positivisme. Humanisme ialah paham filsafat yang mengajarkan bahwa manusia mampu mengatur dirinya dan alam. Humanisme telah muncul pada zaman Yunani Lama (Yunani Kuno). Rasionalisme ialah paham yang mengatakan bahwa akal itulah alat pencari dan pengukur pengetahuan. Pengetahuan dicari dengan akal, temuannya diukur dengan akal pula. Empirissme ialah paham filsafat yang mengajarkan bahwa yang benar ialah yang logis dan ada bukti empiris. Positivisme mengajarkan bahwa kebenaran ialah yang logis, ada bukti empirisme, yang terukur.

13 Hakikat Hubungan Perkembangan Landasan TahapanSikap Ilmiah Cara Memperoleh Pengetahuan IPA

14 Hakikat Hubungan Perkembangan Landasan TahapanSikap Ilmiah Cara Memperoleh Pengetahuan IPA Syarat untuk mendapatkan pengetahuan adalah melalui metode ilmiah, yaitu: 1.Perumusan masalah; merupakan pertanyaan apa, mengapa, bagaimana objek akan diteliti 2.Penyusunan hipotesis; pernyataan yang menunjukan kemungkinan jaawaban untuk pemecahan masalah 3.Pengujian hipotesis; usaha dalam mengumpulkan fakta- fakta yang relevan dengan hipotesis yang telah diajaukan 4.Penarikan kesimpulam; penarikan kesimpulan dilandasasi dari analisis dari fakta-fakta untuk melihat apakah hipotasis dapat diterima atau tidak

15 Hakikat Hubungan Perkembangan Landasan TahapanSikap Ilmiah Hakikat IPA sebagai sikap ilmiah adalah: pelajaran IPA dapat mempengaruhi pola pikir dan pemahaman siswa ke arah yang lebih baik sehingga dapat membangkitkan daya kreatifitas. sikap ilmiah yang dimaksudkan dalam makalah ini berkaitan dengan sikap siswa dalam menanggapi dan menemukan pengetahuan baru melalui beberapa metode atau proses ilmiah. Sikap ilmiah dalam pembelajaran sains berbeda dengan sikap terhadap sains.

16 Hakikat Hubungan Perkembangan Landasan TahapanSikap Ilmiah 1.Sikap ingin tahu : ditandai tingginya minat dan keingintahuan anak terhadap setiap perilaku alam di sekitarnya. 2.Sikap objektif terhadap data/fakta : Proses IPA merupakan upaya pengumpulan dan penggunaan data untuk menguji dan mengembangkan gagasan. 3.Sikap berpikir kritis 4.Sikap penemuan dan kreativitas 5.Sikap berpikiran terbuka dan kerjasama 6.Sikap ketekunan 7.Sikap peka terhadap lingkungan sekitar

17 Yuk Diskusi


Download ppt "Oleh : Moh. Syamsudin Baharsyah Muhammad Zainal Abidin Al Gafur Program Pascasarjana DIKDAS UNNES Hakikat Hubungan PerkembanganLandasanTahapanSikap Ilmiah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google