Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MASA KESHOGUNAN  Jepang sudah ada kira-kira pada 660 M. Suku Yamamoto penyembah Amaterasu Omikami merupakan suku paling kuat pada masa Jepang kuno.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MASA KESHOGUNAN  Jepang sudah ada kira-kira pada 660 M. Suku Yamamoto penyembah Amaterasu Omikami merupakan suku paling kuat pada masa Jepang kuno."— Transcript presentasi:

1

2 MASA KESHOGUNAN

3  Jepang sudah ada kira-kira pada 660 M. Suku Yamamoto penyembah Amaterasu Omikami merupakan suku paling kuat pada masa Jepang kuno. Kaisar pertama Jepang yaitu Jimmu (Jimmu Tenno), semua Kaisar di Jepang menganggap dirinya keturunan Ameterasu Omikami. Sehingga kekuasaan Kaisar suci dan tidak dapat diganggu gugat. Sampai dengan tahun 1192 M daerah-daerah di Jepang diperintah oleh banyak klan yang saling berebut kekuasaan dan saling menjatuhkan, yaitu diantaranya ialah Klan Mononobe, Klan Soga, Klan Tairo, dan Klan Minamoto. Masa Keshogunan

4   Pada 1156-1160 M terjadi perang saudara antara Klan Taira dengan Klan Minamoto.  Perang I : Klan Taira menang.  Perang II (1180-1185) dibawah Minamoto No Yoritomo Klan Minamoto jadi pemenang.  Untuk memperkuat kedudukannya, Minamoto No Yoritomo menjalankan beberapa kebijakan, Al: 1. Membentuk Shugo, bertugas sebagai militer & polisi 2. Jito, bertugas mengurus tanah dan pajak 3.Membentuk Pemerintahan Bakufu (Organisasi pemerintahan militer)

5   Minamoto No Yoritomo sebagai pemimpin Bakufu memakai gelar Shogun. Kata Shogun mempunyai arti yang mirip dengan Generalisimo, yaitu pemimpin tertinggi, yang pada perkembangnnya menjadi diktator militer. Munculnya dualisme dalam pemerintahan 1. Pemerintahan Sipil 2. Pemerintahan Militer

6  Shogunan Kamakura (Kamakura Bakufu) adalah pemerintahan militer oleh Samurai yang didirikan Minamoto No Yoritomo di Kamakura. Pada zaman Kamakura (1185-1333) lahir suatu kelas baru dalam masyarakat Jepang yaitu kelas militer. Kebudayaan zaman ini adalah bangkitnya aliran-aliran agama Buddha. Pembentukan Bakufu ini sekaligus menandai berakhirnya awal zaman pertengahan dan dimulainya zaman feodalisme di Jepang. Perkembangan Kekuasaan Shogun

7   Pada periode Muromachi ditandai dengan peperangan-peperangan saudara yang memakan waktu panjang, menyebabkan kelas prajurit atau kaum Samurai menjadi kelas masyarakat yang paling berperanan dalam semua sektor kehidupan. Shogun Muromachi/Ashikaga

8  K EKUASAAN S HOGUN T OKUGAWA Diawali dengan naiknya Tokugawa Leyasu sebagai Shogun pasca wafatnya Toyotomi Hideyoshi.  Pada 1600 Shogun Tokugawa mulai melakukan hubungan perdagangan dengan bangsa Barat, Belanda, Portugal dan Spanyol.

9 J EPANG DIBAWAH PEMIMPIN - PEMIMPIN MILITER Orang-orang kuat yang akan membentuk negara Jepang baru yang kuat dan ingin menghapuskan semua perselisihan. Di antara pemimpin-pemimpin bangsa Jepang yang terkemuka antara lain : 1. Oda Nobunaga (1534-1582 M), 2. Hideyoshi Toyotomi (1537-1598 M) 3. Iyeyashu Tokugawa (1543-1616 M)

10 Politik Isolasi Shogun Tokugawa menjalankan politik isolasi ini untuk memperkuat dan mempertahankan kekuasaan mereka. Semula Shogun Tokugawa memang mengijinkan bangsa Spanyol dan Portugis untuk berdagang di Jepang, tetapi lama-kelamaan kedua bangsa ini dicurigai, mereka dianggap membantu kaum Kristen yang memberontak.

11 Runtuhnya keshogunan Pada pertengahan abad XIX M, pemerintaha Shogun Tokugawa menghadapi keruntuhannya. Adapun faktor-faktor penyebabnya antara lain: 1. Aspek Luar Negeri, Amerika merupakan negara yang mematahkan politik isolasi Jepang dan memaksa pemerintah Bakufu untuk membuka negaranya bagi bangsa-bangsa Barat. 2. Aspek Dalam Negeri, Rezim Shogun Tokugawa melaksanakan pemerintahannya dengan tangan besi, ini menimbulkan kebencian rakyat yang dipelopori Klan Revolusioner

12 RESTORASI MEIJI

13 Jepang sebelum Restorasi Meiji adalah bangsa yang hancur karena konflik sosial dan bentrokan antar kelompok. Akibatnya, kehidupan ekonomi tidak tertata dengan baik. Restorasi Meiji 1868 adalah sejarah penting bagi Jepang karena menjadi pemantik bagi pembaharuan. Tak heran jika Restorasi Meiji berpengaruh luas dan abadi bagi bangsa Jepang hinga sekarang. Di bawah kaisar Meiji, Jepang dapat berkembang pesat dalam waktu relatif singkat. Untuk mencapai kemajuan itu mungkin memerlukan waktu berabad-abad lamanya. Yang dimaksud adalah bahwa Jepang langsung dapat memasuki pembentukan negara modern, dengan industri negara modern pula.

14 Seperti telah diketahui bahwa pada 8 November 1867 M, Shogun terakhir meletakan jabatan dan menyerahkan kekuasaan kepada kaisar. Delapan bulan sebelum Shogun terakhir meletakan jabatan, kaisar Komel meninggal dunia pada tanggal (3 Februari 1867 M). Sebagai penggantinya ialah kaisar Mutsuhito, yang pada penyerahan kekuasaan baru berumur 14 tahun. Masa pemerintahannya dikenal dengan nama kaisar Meiji (Meiji Tenno). Secara resmi Mutsohito memegang pemerintahan sejak 25 Januari 1868 sampai 30 Juli 1912. Pemulihan kekuasan ke tangan kaisar Meiji inilah yang dikenal dengan “Restorasi Meiji”.

15 Bidang Politik (Pemerintahan)  Kaisar berpegang teguh pada charter oath  sistem pemerintahan meniru sistem pemerintahan barat (pemerintah dibagi kedalam departemen-departemen)  Sistem pemerintahan feodal dihapuskan  Pemerintah mengijinkan adanya National Assembly Kaisar adalah sumber dari segala kekuasaan. Kekuasan kaisar adalah suci an tidak dapat diganggu gugat. Dalam menjalankan pemerintahan kaisar dibantu oleh : Diet (DPR) Semua UU harus mendapat pengesahan dari Diet. Kabinet Langsung bertanggung jawab kepada kaisar. Prive Council (DPA) Tugasnya sebagai penasehat kaisar

16 Bidang Ekonomi  menguasai kembali sumber-sumber perekonomian, penghasilan nasional, terutama untuk kepentingan militer Jepang, dengan cara : membangun jalan kereta api, mendirikan bank, mengijinkan pelayaran bagi kapal-kapal asing.  Mengembangkan ekonomi Jepang yang sebaik-baiknya, dengan cara : mengirimkan misi untuk belajar pengetahuan ekonomi barat, membuka hubungan ekonomi dengan bangsa- bangsa barat, membuka pabrik-pabrik.

17 Bidang Pendidikan Sistem pendidikan di Jepang maniru sistem pendidikan ala barat, dengan tujuan :  Untuk mencapai persatuan nasional yang kuat  Untuk melatih rakyat tentang kesetiaan terhadap negara  Untuk memperoleh pengetahuan dn teknik modern  Untuk kesempurnaan pertahanan nasional Departemen Pendidikan mengeluarkan UU Pendidikan tahun 1872 M, sebagai berikut:  Wajib belajar bagi anak-anak yang telah berumur 6 tahun.  Bagi anak-anak yang telah berumur 6-14 tahun dibebaskan dari uang sekolah.  Pendidikan bersifat militeristis.  Seluruh negara dibagi menjadi 8 daerah pendidikan, masing-masing dibagi lagi menjadi 32 distrik sekolah menengah dan 210 sekolah dasar.  Pengiriman pemuda-pemuda Jepang ke luar negeri.  Bangunan sekolah diperluas, baik negeri maupun swasta. Bidang Pendidikan Sistem pendidikan di Jepang maniru sistem pendidikan ala barat, dengan tujuan :  Untuk mencapai persatuan nasional yang kuat  Untuk melatih rakyat tentang kesetiaan terhadap negara  Untuk memperoleh pengetahuan dn teknik modern  Untuk kesempurnaan pertahanan nasional Departemen Pendidikan mengeluarkan UU Pendidikan tahun 1872 M, sebagai berikut:  Wajib belajar bagi anak-anak yang telah berumur 6 tahun.  Bagi anak-anak yang telah berumur 6-14 tahun dibebaskan dari uang sekolah.  Pendidikan bersifat militeristis.  Seluruh negara dibagi menjadi 8 daerah pendidikan, masing-masing dibagi lagi menjadi 32 distrik sekolah menengah dan 210 sekolah dasar.  Pengiriman pemuda-pemuda Jepang ke luar negeri.  Bangunan sekolah diperluas, baik negeri maupun swasta.

18 Bidang Militer Latar belakang Kaisar Meiji mengadakan pembaharuan di bidanng militer:  Adanya peristiwa Kagosima dan Shimonoseki telah memperlihatkan bangsa Jepang, bahwa sistem pemerintahannya telah usang.  Adanya desakan yang menghendaki agar Kaisar tetap menjadi pemegang kekuasan tertinggi atas pertahanan negara.  Menginginkan adanya militer yang disiplin, setia dan berani.  Untuk mempertahankan kemerdekaan negara terhadap kemungkinan adanya desakan ari negara-negara lain, dan demi kejayaan bangsa serta negara Jepang. Bidang Militer Latar belakang Kaisar Meiji mengadakan pembaharuan di bidanng militer:  Adanya peristiwa Kagosima dan Shimonoseki telah memperlihatkan bangsa Jepang, bahwa sistem pemerintahannya telah usang.  Adanya desakan yang menghendaki agar Kaisar tetap menjadi pemegang kekuasan tertinggi atas pertahanan negara.  Menginginkan adanya militer yang disiplin, setia dan berani.  Untuk mempertahankan kemerdekaan negara terhadap kemungkinan adanya desakan ari negara-negara lain, dan demi kejayaan bangsa serta negara Jepang.

19 Jauh sebelum Restorasi Meiji, Jepang dianggap sebagai negara yang lemah, terbelakang dan menjadi mangsa bagi negara- negara imperialis barat. Akan tetapi setelah Restorasi dalam segala bidang ternyata memberikan hasil yang sangat menabjubkan. Bangsa dan negara Jepang melaju ke masa kejayaannya, Jepang menjadi negara yang kuat dan modern yang sejajar dengan negara-negara barat. Dalam bidang pemerintahan, Meiji telah menumbangkan pemerintahan feodal. Sejak 1889 M yakni dengan terbentuknya konstitusi baru, maka pemerintahan Jepang bercorak demokrtis. Kaisar memegang teguh Charter Oath, memerintah sesuai dengan kehendak rakyat dan untuk kesejahteraan rakyat

20 RENCANA PEMBENTUKAN NEGARA ASIA TIMUR RAYA DAN JEPANG PADA MASA PENDUDUKAN AMERIKA SERIKAT

21 Rencana Pembentukan Negara Asia Timur Raya Setelah Perang Dunia I usai, orang-orang Jepang antusias kepada demokrasi, dimana Diet (Dewan Perwakilan Rakyat) memegang peranan penting dalam pemerintahan negara. Para birokrat, pimpinan militer yang sangat dekat dengan warisan oligarki masih pula mendapat kesempatan bersuara dalam Diet. Dalam insiden dikatakan bahwa Kapten Nakamura tewas terbunuh oleh pasukan nasionalis Cina. Hal inilah yang dijadikan alasan Jepang untuk menyerang Manchuria. Cina mengajukan protes “Insiden Mukden” ini ke Liga Bangsa- Bangsa (LBB) di Jenewa. Kehausan Jepang untuk mendapatkan lebensraum (ruang hidup) tidak dapat dipuaskan dengan menguasai Manchuria. Jepang menghendaki agar seluruh Cina dapat dikuasainya. Ketegangan antara Jepang dan Cina makin memuncak, Pada 7 Juli 1937 terjadinya Perang Cina-Jepang II (1937-1945), yang diawali dengan adanya Insiden Jembatan Marco Polo (Martinah, 1976).

22 Faktor Pendorong Jepang Membentuk Negara Asia Timur Raya Faktor-faktor yang menyebabkan Jepang bercita-cita ingin membentuk Negara Asia Timur Raya adalah: 1. Jepang insyaf benar akan panggilannya untuk menjadi pemimpin di Asia. 2. Jepang merasa dirinya kuat untuk berhadapan dengan kekuatan barat yang besar di Asia dan Pasifik. 3. Kemajuan industri dan perdagangan yang pesat. 4. Kepadatan penduduk yang semakin cepat perkembangannya. Faktor-faktor yang menyebabkan Jepang bercita-cita ingin membentuk Negara Asia Timur Raya adalah: 1. Jepang insyaf benar akan panggilannya untuk menjadi pemimpin di Asia. 2. Jepang merasa dirinya kuat untuk berhadapan dengan kekuatan barat yang besar di Asia dan Pasifik. 3. Kemajuan industri dan perdagangan yang pesat. 4. Kepadatan penduduk yang semakin cepat perkembangannya. Untuk merealisasikan cita-citanya Jepang melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut: 1. Membentuk Pakta anti-Komintern (1936). 2. Membentuk Pakta Poros (1940). 3. Mengadakan Perjanjian dengan Uni Soviet 1952 (Neutrality Pact).

23 Jepang Berhadapan dengan Amerika Serikat dalam Perang Pasifik Dengan jalan diplomasi Jepang masih mencoba mendapatkan pengesahan dari Amerika Serikat mengenai posisinya yang istimewa di Asia. Akan tetapi, usaha ini gagal, karena Amerika Serikat mempunyai prinsip yang berbeda,. Hal inilah yang membahayakan bagi Jepang karena berarti cita-cita Jepang untuk membentuk Negara Asia Timur Raya akan terhalang. Oleh karena itu, untuk menghadapi sepak terjang Jepang ini, Amerika Serikat mengambil tindakan sebagai berikut : 1. Membekukan kekayaan Jepang yang ada di Amerika Serikat. 2. Menunjuk Jenderal Mac Arthur untuk menjadi Kepala Staf Angkatan Perang Amerika Serikat. 3. F.D. Roosevelt dan W. Churchill mengadakan pertemuan di Teluk Argentina dan New Foundland, dengan hasil dikeluarnya Atlantic Charter.

24 Jepang Pada Masa Pendudukan Amerika Serikat Perang Pasifik yang diawali dengan pemboman Pearl Harbour oleh Jepang pada 7 Desember 1941, di mana pada masa-masa awal Jepang ada dalam ofensif berakhir dengan kemenangan dipihak Sekutu. Ada empat dasar kebebasan dari F.D Roosevelt yang menjadi pedoman dan juga dasar dalam pelaksanaan pendudukan, yaitu: 1. Fredom of speach and expression (kebebasan dalam berpendapat dan berekspresi). 2. Fredom of every person to wordhip god his own way (kebebasan dalam memuja Tuhan dengan cara masing- masing). 3. Fredom from want (kebebasan dari kemiskinan). 4. Fredom from fear (kebebasan dari ketakuatn) (Martinah, 1976). Perang Pasifik yang diawali dengan pemboman Pearl Harbour oleh Jepang pada 7 Desember 1941, di mana pada masa-masa awal Jepang ada dalam ofensif berakhir dengan kemenangan dipihak Sekutu. Ada empat dasar kebebasan dari F.D Roosevelt yang menjadi pedoman dan juga dasar dalam pelaksanaan pendudukan, yaitu: 1. Fredom of speach and expression (kebebasan dalam berpendapat dan berekspresi). 2. Fredom of every person to wordhip god his own way (kebebasan dalam memuja Tuhan dengan cara masing- masing). 3. Fredom from want (kebebasan dari kemiskinan). 4. Fredom from fear (kebebasan dari ketakuatn) (Martinah, 1976).

25 Tugas Pemerintahan Pendudukan Politik Amerika Serikat memberikan kesempatan bagi Jepang untuk mengembangkan sistem perekonomian dan demokrasi ditegaskan antara Amerika Serikat dan Jepang di Postdam. Dalam pelaksanaan pendudukannya, Amerika Serikat mengangkat Mac Arthur sebagai Supreme Commander for the Allied Powers (Pimpinan Tertinggi Pasukan Sekutu). Dalam upaya mengawasi pelaksanaan pendudukan, maka dibentuklah Komisi Urusan Timur Jauh (Far Eastern Comission) yang berkedudukan di Washington.

26 Pelaksanaan Politik Pendudukan Masa pendudukan Amerika Serikat di Jepang terbagi menjadi tiga periode, yakni: a. Periode Reformasi (1945-1948) Pemerintah pendudukan berhasil merancang UUD baru. Pada 6 Maret 1946 UUD tersebut kemudian disahkan. Dalam periode pertama ini dikatakan sukses, akan tetapi dibidang ekonomi belum berhasil. Masa pendudukan Amerika Serikat di Jepang terbagi menjadi tiga periode, yakni: a. Periode Reformasi (1945-1948) Pemerintah pendudukan berhasil merancang UUD baru. Pada 6 Maret 1946 UUD tersebut kemudian disahkan. Dalam periode pertama ini dikatakan sukses, akan tetapi dibidang ekonomi belum berhasil. b. Periode Penetapan (1948- 1950) Dalam periode kedua ini kritik- kritik yang dutunjukan kepada pemerintah penduduk Amerika mulai terdengar di mana-mana. b. Periode Penetapan (1948- 1950) Dalam periode kedua ini kritik- kritik yang dutunjukan kepada pemerintah penduduk Amerika mulai terdengar di mana-mana.

27 Eksperimen demokrasi Amerika Serikat di Jepang dapat dikatakan berhasil, karena dia dibuktikan dengan hasil-hasil pendudukannya tersebut. Menurut Dasuki, ada 6 pembaharuan penting yang dilakukan oleh kekuasaan pemerintah penduduk dalam upaya pendemokrasian di Jepang, yaitu: Hasil Masa Pendudukan 1. Bidang Politik/Pemerintahan 2. Bidang Keagamaan 3. Bidang Militer 4. Bidang Ekonomi 5. Bidang Sosial 6. Bidang Pendidikan

28 Jepang Sebagai Negara Imperialis

29   Adanya perkembangan Jepang dalam segala bidang,  Adanya perkembangan industri yang begitu pesat, butuh daerah pasaran dan bahan mentah, demi kelangsungan proses industrialisasi.  Adanya restriksi (pembatasan) imigran Jepang yang dilakukan oleh negara- negara barat. Faktor-Faktor Munculnya Jepang Sebagai Negara Imperialis

30  Perang Cina-Jepang 1 (1894-1895M) Jepang dan Cina sebelumnya telah memiliki hubungan persahabatan, baik secara resmi yakni dengan utusan-utusan, maupun tidak resmi yakni dengan hubungan dagang sejak zaman sebelum dinasti Ming. Akan tetapi suasana persahabatan tersebut berubah setelah Jepang berhasil membangun negaranya menjadi kuat. Kaisar Meiji sebagai kaisar baru, mulai merintis jalan kearah pembentukan negara Jepang yang baru, kuat dan modern. Kaisar menginginkan Negara Jepang menjadi Negara yang besar. Hal ini hanya dapat terlaksana apabila Jepang dapat menguasai daerah-daerah di sekitarnya

31  Perang Cina-Jepang 1 (1894-1895 M) Sebelum perang berlangsung, Korea adalah negara vassal Cina. Sebaliknya mulai 1894 M, Jepang menaruh perhatian yang besar terhadap Korea, yang kemudian melibatkan Korea dalam perang melawan Cina. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perang Cina- Jepang 1, dapat dikemukakan sebagai berikut : 1.Sebab umum 2.Sebab khusus

32  Pada 1900 M, golongan konservaditif Cina mendirikan suatu perkumpulan rahasia yang terkenal dengan nama Yi Ho Tuan, oleh orang- orang barat disebut “Boxers”. Gerakan ini berusaha untuk menyelamatkan negara dari pendudukan bangsa-bangsa barat. Dengan adanya kekacauan yang ditimbulkan oleh Boxers tersebut, Rusia berkesempatan untuk mengirimkan pasukannya ke Manchuria untuk melindungi warga negara dan kekayaannya. Rusia memberitahukan kepada negara-negara barat bahwa pengiriman tersebut hanya bersifat sementara, dan jika situasi telah aman akan segera ditarik kembali. Tapi kenyataannya, setelah pemberontakan Boxers berakhir, tentara Rusia tetap ditempatkan di daerah tersebut. Perang Rusia-Jepang (1904- 1905 M)

33   Baik Jepang maupun Rusia mempunyai kepentingan politik dan ekonomi yang sama terhadap Korea dan Manchuria.  Jepang menghendaki agar masalah Manchuria diselesaikan langsung dengan Tsar Rusia Pada 10 Februari 1904 M pemerintah Jepang secara resmi mengumumkan perang kepada Rusia, armada Jepang memblokir Port Arthur dengan segera. Selanjutnya di bawah pimpinan Jendral Kuroki tentara Jepang menduduki Korea, selanjutnya menduduki Dairen. Pasukan Jepang di bawah pimpinan Jendral Nogi dapat menghancurkan kapal-kapal Rusia di Port Arthur. Sebab-sebab terjadinya perang Jepang-Rusia, adalah sebagai berikut :

34  Atas permintaan Jepang, Presiden Amerika Serikat Franklin D. Roosevelt bersedia untuk berperan sebagai penengah dalam perundingan Rusia-Jepang. Perjanjian perdamaian ia bertempat di Portsmounth, New Hampshire, Amerika Serikat. Dengan perjanjian Portsmounth berarti Rusia Kehilangan daerah-daerah Pengaruhnya. di Manchuria, jalan-jalan kereta api dan hak-haknya yang lain di Manchuria, sebab semulanya telah diberikan kepada Jepang. Perang besar antara Rusia-Jepang yang berakhir pada 1905 M dengan kemenangan bagi pihak Jepang.

35  Perang Dunia 1 (1914-1918 M) terpusat di Eropa, namun kemudian juga merembet ke Asia dan Pasifik. Adapun sebab-sebab umum terjadinya Perang Dunia 1 adalah sebagai berikut :  Terjadinya pertentangan antar negara  Terjadinya perlombaan persenjataan  Munculnya gerakan nasionalisme  Munculnya persekutuan politik Jepang Dalam Perang Dunia 1

36 Perang korea

37 P ERANG KOREA (1950-1953) Setelah Perang Dunia II berakhir, tidaklah berarti situasi dunia menjadi aman. Permasalahan yang muncul pasca Perang Dunia II adalah lahirnya pertentangan antara Blok Barat di bawah pimpinan komando Amerika Serikat dan Blok Timur di bawah pimpinan Uni Soviet yang lebih dikenal dengan nama “Perang Dingin”. Negara negara yang menjadi korban akibat Perang Dingin, seperti Vietnam (terpecah menjadi Vietnam Utara dan Vietnam Selatan), Jerman (terpecah menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur), dan Korea (terpecahnya Korea menjadi Korea Utara dan Korea Selatan).

38 Sebab-Sebab Terjadinya Perang 1. Adanya Persaingan Ideologi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet 2. Pembagian wilayah Korea menjadi dua bagian 3. Tidak adanya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet tentang pembentukan Korea Merdeka

39 Sebab khusus 1. Mengambil alih Komisi Sementara PBB di Korea 2. Mencoba mengadakan penyatuan Korea 3. Mengadakan penyelidikan penarikan pasukan pendudukan di Korea

40 Dalam serangan tersebut, pihak Utara dapat menduduki Kota Chuchon, Ongjin dan bahkan Kaesong sebagai kota penting Korea Selatan. Penyerangan pada 25 Juni 1950 itu, sasaran sebenarnya adalah Seoul, Ibu Kota Korea Selatan. Namun karena cuaca yang buruk, penyerangan tidak berhasil dilaksanakan. Tiga hari setelah perang meletus (28 Juni 1950), akhirnya Seoul dapat di duduki oleh pasukan Korea Utara ( Harian Merdeka, 1950 ). Dengan direbutnya Seoul, berarti pihak utara telah berhasil menguasai 50-80 mil² wilayah teritorial Korea Selatan, 12 kota dan 5.000 desa dalam jangka waktu empat hari. Proses Jalannya Perang Korea

41 Bagi Amerika, Perang Korea adalah perang Amerika Serikat juga, karena Amerika Serikat mengetahui bahwa di belakang Korea Utara adalah Uni Soviet. Pada 27 Juni, Presiden Truman memerintahkan kepada Angkatan Udara dan Angkatan Laut Amerika Serikat untuk memberikan perlindungan kepada pasukan Korea Selatan. Selama tiga bulan (Juni, Juli, Agustus), pihak selatan mengalami kekalahan, maka untuk menghindari agar Semenanjung Korea tidak jatuh ke pihak utara, pihak selatan membuat strategi baru yang disebut “Pertahanan PBB”. Setelah beberapa waktu pihak utara unggul, maka mulai September 1950, offensive berubah ke tangan pihak selatan.

42 U PAYA - UPAYA PENYELESAIAN PERANG KOREA a. Perundingan Kaesong (10 Juli-22 Agustus) Korea Utara maupun korea selatan menyertujui kaesong sebagai tempat perundingan, karena: Pihak utara mempertimbangkan bahwa kaesong terletak 20 mil di dalam garis pertahanan mereka. Bagi pihak selatan dapat menimbulkan kesan bahwa mereka bersedia melaksanakan perundingan. Korea Utara maupun korea selatan menyertujui kaesong sebagai tempat perundingan, karena: Pihak utara mempertimbangkan bahwa kaesong terletak 20 mil di dalam garis pertahanan mereka. Bagi pihak selatan dapat menimbulkan kesan bahwa mereka bersedia melaksanakan perundingan.

43 b. Perundingan di Panmunyom (25 Oktober-27 Juni 1953) Dalam perundingan ini, masalah garis demakarsi menjadi topik yang hangat. Pihak Korea Utara diwakili Mayjen Lee, mengusulkan garis demarkasi selebar 2 mil. Selanjutnya daerah tersebut dijadikan daerah bebas militer. c. Gencatan senjata Pada 27 Juni 1953 diberlakukan gencatan senjata. Sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati, garis demakarsi militer yang memisahkan kedua belah pihak telah ditentukan, yaitu memanjang dari muara sungai Han, beberapa mil sebelah barat daya Panmunyom, kemudian melintas garis 38° Lintang Utara membelok ke barat di sebelah selatan Kumsong dan berakhir di sebelah utara Kaesong.

44 d. Dampak perang korea Sebab terjadinya dampak yang cukup luas di Dunia Internasional 1. Korea bekas daerah jajahan Jepang 2. Pasca perang dunia II yang ditandai dengan kekalahan Jepang 3. Keikutsertaan PBB

45 Dampak perang korea bagi dunia internasional 1. Munculnya dua negara adidaya, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet 2. Munculnya RRC sebagai kekuatan baru di Asia 3. Munculnya pertahanan bersama


Download ppt "MASA KESHOGUNAN  Jepang sudah ada kira-kira pada 660 M. Suku Yamamoto penyembah Amaterasu Omikami merupakan suku paling kuat pada masa Jepang kuno."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google