Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERSEKUTUAN OLEH Drs. Ec. I Wyn Karman, M. Acc. Ak, CA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERSEKUTUAN OLEH Drs. Ec. I Wyn Karman, M. Acc. Ak, CA."— Transcript presentasi:

1 PERSEKUTUAN OLEH Drs. Ec. I Wyn Karman, M. Acc. Ak, CA.

2  Persekutuan (partnership) : asosiasi antara dua atau lebih individu sebagai pemilik untuk menjalankan perusahaan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.  Persekutuan Firma (Fa) : persekutuan yang masing-masing anggotanya aktif menjalankan kegiatan perusahaan.  Persekutuan Komanditer (CV; Commanditaire Vennotschap) : persekutuan yang anggotanya terdiri dari sekutu aktif/komplementer (aktif partner) dan sekutu pasif/komanditer (silent partner). A. DEFINISI PERSEKUTUAN

3 SIFAT PERSEKUTUAN : 1.Mutual Agency (Keagenan atau perwakilan bersama), Masing-masing sekutu merupakan agen, wakil, perantara, perpanjangan tangan dari persekutuan. 2.Limited Life (Umur terbatas). Hal-hal yang membatasi umur persekutuan antara lain perjanjian persekutuan, ketentuan hukum serta putusan pengadilan. Sewaktu-waktu persekutuan dapat bubar karena masuknya sekutu baru, pengunduran sekutu dan sebagainya. 3.Unlimited Liability (Tanggungjawab tak terbatas).Tanggung jawab masing- masing sekutu tidak terbatas pada modal yang telah disetor saja kecuali sekutu pasif. 4.Ownership of an Interest in a Partnership (Memiliki kepentingan dalam persekutuan). Kekayaan yang telah disetor ke dalam persekutuan sudah bukan lagi milik, sekutu penyetor, melainkan milik semua sekutu. 5.Participation in profits and losses (Berpartisipasi dalam pembagian laba). A. DEFINISI PERSEKUTUAN

4 PENCATATAN INVESTASI SEKUTU Investasi para sekutu dalam berbagai bentuk dan wujudnya dicatat berdasarkan jumlah yang disepakati oleh para sekutu dalam persekutuan dan dinyatakan sebagai modal persekutuan. PENGGABUNGAN PERUSAHAAN PERSEORANGAAN MENJADI PERSEKUTUAN (Metode pembukuan pembentukan persekutuan): 1.Meneruskan pembukuan salah seorang sekutu. a.Jurnal mencatat penyesuaian atas pembukuan sekutu yang dilajutkan berdasarkan nilai yang disepakati seluruh sekutu. b.Jurnal setoran sekutu, selain yang pembukuannya dilanjutkan sebesar aset bersih masing-masing sekutu berdasarkan nilai yang disepakati seluruh sekutu. 2.Membentuk pembukuan yang baru. Jurnal setoran masing-masing sekutu, sebesar aset bersih berdasarkan nilai yang disepakati seluruh sekutu. B. PENDIRIAN PERSEKUTUAN

5 CONTOH : Ary dan Rery mendirikan persekutuan. Sebagai setoran modal, Ary menyerahkan perusahaan perseorangannya sedangkan Rery menyetorkan uang tunai sebesar Rp. 25.000.000,-. Neraca Perusahaan Ary per 31 Desember 2003 14-5 AKTIVA:  Kas  Piutang Usaha  Cadangan Kerugian PU  Persed. Barang dagang  Perlengkapan  Peralatan  Akum. Peny. Peralatan 16.200.000 20.000.000 (1.200.000) 21.400.000 1.600.000 12.000.000 (5.600.000) PASIVA:  Hutang Usaha  Modal, Ary 24.000.000 40.400.000 TOTAL AKTIVA64.400.000TOTAL PASIVA64.400.000 B. PENDIRIAN PERSEKUTUAN

6 Dalam persekutuan disepakati oleh Ary dan Rery bahwa: 1.Semua uang kas di perusahaan diambil oleh Ary, Piutang Usaha sebesar 1.000.000 dihapuskan dan Cadangan Kerugian Piutang Usaha ditetapkan 4% dari sisa piutang. 2.Persediaan barang dagangan ditetapkan berdasarkan nilai pasarnya sebesar 26.600.000 3.Peralatan diakui sebesar nilai wajarnya 7.500.000, yaitu atas nilai pengganti 15.000.000 yang telah disusutkan 50%. 4.Disepakati goodwill untuk Ary atas kegiatan perusahaan selama ini sebesar 10.000.000 1.Semua uang kas di perusahaan diambil oleh Ary, Piutang Usaha sebesar 1.000.000 dihapuskan dan Cadangan Kerugian Piutang Usaha ditetapkan 4% dari sisa piutang. 2.Persediaan barang dagangan ditetapkan berdasarkan nilai pasarnya sebesar 26.600.000 3.Peralatan diakui sebesar nilai wajarnya 7.500.000, yaitu atas nilai pengganti 15.000.000 yang telah disusutkan 50%. 4.Disepakati goodwill untuk Ary atas kegiatan perusahaan selama ini sebesar 10.000.000 Prepare the journal entry to set up the partnership. B. PENDIRIAN PERSEKUTUAN

7 Journal entry to set up the partnership, ary’s bookkeeping resume. B. PENDIRIAN PERSEKUTUAN

8 AKTIVA:  Kas  Piutang Usaha  Cadangan Kerugian PU  Persed. Barang dagang  Perlengkapan  Peralatan  Goodwill 25.000.000 19.000.000 (760.000) 26.600.000 1.600.000 7.500.000 10.000.000 PASIVA:  Hutang Usaha  Modal, Ary  Modal, Rery 24.000.000 39.940.000 25.000.000 TOTAL AKTIVA88.940.000TOTAL PASIVA88.940.000 PERSEKUTUAN ARY & RERY NERACA Per 31 Desember 2003 Modal Ary menjadi Rp. 40.400.000 – Rp. 460.000 = Rp. 39.940.000 Modal Ary menjadi Rp. 40.400.000 – Rp. 460.000 = Rp. 39.940.000 B. PENDIRIAN PERSEKUTUAN

9 Journal entry to set up the partnership new bookkeeping. B. PENDIRIAN PERSEKUTUAN

10 AKTIVA:  Kas  Piutang Usaha  Cadangan Kerugian PU  Persed. Barang dagang  Perlengkapan  Peralatan  Goodwill 25.000.000 19.000.000 (760.000) 26.600.000 1.600.000 7.500.000 10.000.000 PASIVA:  Hutang Usaha  Modal, Ary  Modal, Rery 24.000.000 39.940.000 25.000.000 TOTAL AKTIVA88.940.000TOTAL PASIVA88.940.000 PERSEKUTUAN ARY & RERY NERACA Per 31 Desember 2003 Modal Ary, Rp. 39.940.000 Modal Rery Rp. 25.000.000 Modal Ary, Rp. 39.940.000 Modal Rery Rp. 25.000.000 B. PENDIRIAN PERSEKUTUAN

11 METODE PEMBAGIAN LABA RUGI: 1.Merata. 2.Ratio Arbitrary (perjanjian). 3.Ratio Modal. 4.Bunga atas Modal, sisanya sesuai perjanjian. 5.Gaji dan/atau Bonus bagi sekutu, sisanya sesuai perjanjian. 6.Bunga atas Modal, Gaji dan/atau Bonus bagi sekutu, sisanya sesuai perjanjian. C. PEMBAGIAN LABA RUGI PERSEKUTUAN

12 CONTOH : Persekutuan Ary dan Rery memperoleh Laba tahun berjalan 2003 yang akan dibagikan kepada para sekutu sebesar Rp.36.000.000, Berikut ini adalah rekening Modal Ary, Modal Rery TGL.KET.REF.DEBITKREDITSALDO 2003 Jan, 01 Apr, 01 Saldo Setoran modal 10.000.00050.000.000 60.000.000 TGL.KET.REF.DEBITKREDITSALDO 2003 Jan, 01 Mar, 01 Nop, 01 Saldo Penarikan modal Setoran modal 5.000.000.10.000.00070.000.000 65.000.000 75.000.000 MODAL ARY MODAL RERY

13 1. Pembagian laba secara merata; bagian laba untuk Ary dan Rery masing-masing 36.000.000 : 2 = 18.000.000 2. Ratio Arbitrary (perjanjian); laba Rugi Ary : Rery adalah 3 : 2,bagian laba untuk Ary 3 / 5 X 36.000.000 = 21.600.000, dan Rery 2 / 5 X 36.000.000 = 14.400.000 C. PEMBAGIAN LABA RUGI PERSEKUTUAN

14 3. Ratio Modal 3.a. Ratio Modal awal Sesuai dengan ratio modal pada saat pertama kali dibentuknya persekutuan. 3.b.Ratio Modal awal periode. Sesuai dengan ratio saldo modal awal periode Ary dan Rery; 50.000.000 : 70.000.000 (5 : 7), bagian laba untuk Ary 5 / 12 X 36.000.000 = 15.000.000, untuk Rery adalah 7 / 12 X 36.000.000 = 21.000.000 3. Ratio Modal 3.a. Ratio Modal awal Sesuai dengan ratio modal pada saat pertama kali dibentuknya persekutuan. 3.b.Ratio Modal awal periode. Sesuai dengan ratio saldo modal awal periode Ary dan Rery; 50.000.000 : 70.000.000 (5 : 7), bagian laba untuk Ary 5 / 12 X 36.000.000 = 15.000.000, untuk Rery adalah 7 / 12 X 36.000.000 = 21.000.000

15 C. PEMBAGIAN LABA RUGI PERSEKUTUAN 3.c. Ratio Modal akhir periode. Sesuai dengan ratio saldo modal akhir periode Ary dan Rery; 60.000.000 : 75.000.000 (6 : 7,5), bagian laba untuk Ary 6 / 13,5 X 36.000.000 = 16.000.000, untuk Rery adalah 7,5 / 13,5 X 36.000.000 = 20.000.000 3.c. Ratio Modal akhir periode. Sesuai dengan ratio saldo modal akhir periode Ary dan Rery; 60.000.000 : 75.000.000 (6 : 7,5), bagian laba untuk Ary 6 / 13,5 X 36.000.000 = 16.000.000, untuk Rery adalah 7,5 / 13,5 X 36.000.000 = 20.000.000

16 C. PEMBAGIAN LABA RUGI PERSEKUTUAN 3.d. Ratio Modal rata-rata. Rata-rata modal Ary = {(50.000.000 X 3) + (60.000.000 X 9)} : 12 = 690.000.000 : 12 = 57.500.000 Rata-rata Modal Rery = {(70.000.000 X 2) + (65.000.000 X 8) + (75.000.000 X 2)} : 12 = 810.000.000 : 12 = 67.500.000 Bagian laba Ary dan Rery, 5,75 : 6,75, untuk Ary 5,75 / 12,5 X 36.000.000 = 16.560.000, untuk Rery adalah 6,75 / 12,5 X 36.000.000 = 19.440.000 3.d. Ratio Modal rata-rata. Rata-rata modal Ary = {(50.000.000 X 3) + (60.000.000 X 9)} : 12 = 690.000.000 : 12 = 57.500.000 Rata-rata Modal Rery = {(70.000.000 X 2) + (65.000.000 X 8) + (75.000.000 X 2)} : 12 = 810.000.000 : 12 = 67.500.000 Bagian laba Ary dan Rery, 5,75 : 6,75, untuk Ary 5,75 / 12,5 X 36.000.000 = 16.560.000, untuk Rery adalah 6,75 / 12,5 X 36.000.000 = 19.440.000

17 C. PEMBAGIAN LABA RUGI PERSEKUTUAN 4. Bunga atas Modal, sisanya sesuai perjanjian Bunga atas modal rata-rata 6% dan sisa laba dibagi rata Bunga atas modal: Bunga untuk Modal Ary = 57.500.000 X 6% = 3.450.000 Bunga untuk Modal Rery = 67.500.000 X 6% = 4.050.000 Sisa laba setelah Bunga atas Modal dibagi rata = {36.000.000 – (3.450.000 + 4.050.000)} : 2 = 14.250.000 Total bagian laba untuk Ary dan Rery adalah: Untuk Ary = 3.450.000 + 14.250.000 = 17.700.000 Untuk Rery = 4.050.000 + 14.250.000 = 18.300.0000 4. Bunga atas Modal, sisanya sesuai perjanjian Bunga atas modal rata-rata 6% dan sisa laba dibagi rata Bunga atas modal: Bunga untuk Modal Ary = 57.500.000 X 6% = 3.450.000 Bunga untuk Modal Rery = 67.500.000 X 6% = 4.050.000 Sisa laba setelah Bunga atas Modal dibagi rata = {36.000.000 – (3.450.000 + 4.050.000)} : 2 = 14.250.000 Total bagian laba untuk Ary dan Rery adalah: Untuk Ary = 3.450.000 + 14.250.000 = 17.700.000 Untuk Rery = 4.050.000 + 14.250.000 = 18.300.0000

18 C. PEMBAGIAN LABA RUGI PERSEKUTUAN 5. Bonus Ary 20% dari laba setelah bonus, gaji per bulan Ary 1.250.000 dan Rery 1.000.000, sisa laba dibagi rata - Bonus Ary =20% X Laba setelah bonus ; Laba = Laba setelah Bonus + Bonus 36.000.000 = x + 20%x 36.000.000 = 120%x x = 30.000.000 ; Bonus Ary : 20% X 30.000.000 = 6.000.000 - Gaji ; Ary = 12 X 1.250.000 = 15.000.000, Rery = 12 X 1.000.000 = 12.000.000 - Sisa laba dibagi rata ; {36.000.000 – (6000.000 + 15.000.000 + 12.000.000)} : 2 = 3.000.000 : 2 = 1.500.000 - Total pembagian laba: Untuk Ary : 6.000.000 + 15.000.000 + 1.500.000 = 22.500.000 Untuk Rery : 12.000.000 + 1.500.000 = 13.500.000 5. Bonus Ary 20% dari laba setelah bonus, gaji per bulan Ary 1.250.000 dan Rery 1.000.000, sisa laba dibagi rata - Bonus Ary =20% X Laba setelah bonus ; Laba = Laba setelah Bonus + Bonus 36.000.000 = x + 20%x 36.000.000 = 120%x x = 30.000.000 ; Bonus Ary : 20% X 30.000.000 = 6.000.000 - Gaji ; Ary = 12 X 1.250.000 = 15.000.000, Rery = 12 X 1.000.000 = 12.000.000 - Sisa laba dibagi rata ; {36.000.000 – (6000.000 + 15.000.000 + 12.000.000)} : 2 = 3.000.000 : 2 = 1.500.000 - Total pembagian laba: Untuk Ary : 6.000.000 + 15.000.000 + 1.500.000 = 22.500.000 Untuk Rery : 12.000.000 + 1.500.000 = 13.500.000

19 C. PEMBAGIAN LABA RUGI PERSEKUTUAN 6. B unga atas modal, Bonus, Gaji berturut-turut seperti di atas dan sisanya dibagi rata - Bunga atas modal; Ary = 3.450.000, Rery = 4.050.000 - Bonus untuk Ary = 6.000.000 - Gaji; Ary = 15.000.000, Rery = 12.000.000 - Sisa laba dibagi rata: = {36.000.000 - (3.450.000 + 4.050.000 + 6.000.000 + 15.000.000 + 12.000.000)}/2 = {- 4.500.000}/ 2 = -2.250.000 - Total: Untuk Ary : 3.450.000 + 6.000.000 + 15.000.000 – 2.250.000 = 22.200.000 Untuk Rery : 4.050.000 + 12.000.000 – 2.250.000 = 13.800.000 6. B unga atas modal, Bonus, Gaji berturut-turut seperti di atas dan sisanya dibagi rata - Bunga atas modal; Ary = 3.450.000, Rery = 4.050.000 - Bonus untuk Ary = 6.000.000 - Gaji; Ary = 15.000.000, Rery = 12.000.000 - Sisa laba dibagi rata: = {36.000.000 - (3.450.000 + 4.050.000 + 6.000.000 + 15.000.000 + 12.000.000)}/2 = {- 4.500.000}/ 2 = -2.250.000 - Total: Untuk Ary : 3.450.000 + 6.000.000 + 15.000.000 – 2.250.000 = 22.200.000 Untuk Rery : 4.050.000 + 12.000.000 – 2.250.000 = 13.800.000

20 Disolusi/Pembubaran adalah berubahnya hubungan sekutu yang menyebabkan berhentinya persekutuan secara hukum. KONDISI YANG MENIMBULKAN PEMBUBARAN Pembubaran oleh Tindakan Sekutu Pencapaian tujuan persekutuan. Kesepakatan perubahan anggota atau mengakhiri persekutuan. Pengunduran salah seorang sekutu. D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP)

21 Pembubaran Karena Ketentuan Undang-undang Salah seorang anggota meninggal. Salah seorang sekutu atau persekutuan pailit. Persekutuan tidak syah lagi. Pembubaran oleh Keputusan Pengadilan Salah seorang sekutu tidak mampu lagi memenuhi perjanjian persekutuan. Salah seorang sekutu merugikan persekutuan. Perselisihan intern yang tidak terselesaikan dan alasan lain oleh pengadilan. D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP)

22 AKUNTANSI PEMBUBARAN Penerimaan Sekutu Baru. Perolehan kepemilikan sekutu baru dapat dilakukan dengan dua cara yaitu: a.Pembelian Kepentingan Dari Sekutu Lama. b.Melakukan Investasi Kedalam Persekutuan. Pengunduran Anggota Sekutu. a.Pembayaran Sejumlah Saldo Modal Sekutu Yang Mundur. b.Pembayaran Melebihi Saldo Modal Sekutu Yang Mundur. c.Pembayaran Kurang Dari Saldo Modal Sekutu Yang Mundur. D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP)

23 CONTOH : Yuri, Reri dan Kaka terikat dalam persekutuan Yurika. Saldo modal masing-masing tanggal 30 Juni 2011 ; Rp.20.000.000, Rp.30.000.000, Rp.40.000.000 dengan ratio laba rugi 3:2:1. Mereka sepakat menerima Dini dalam persekutuan, dengan membeli 50% modal kaka dan melakukan pembayaran secara pribadi diantara mereka. D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP) 50% X 40.000.000 = 20.000.000

24 D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP) CONTOH : Yuri, Reri dan Kaka terikat dalam persekutuan Yurika. Saldo modal masing-masing tanggal 30 Juni 2011 ; Rp.20.000.000, Rp.30.000.000, Rp.40.000.000 dengan ratio laba rugi 3:2:1. Mereka sepakat menerima Dini dalam persekutuan, dengan melakukan investasi secara tunai sebesar Rp. 30.000.000 untuk ¼ kepentingannya. Modal Dini = ¼ X (90.000.000 + 30.000.000) = 30.000.000

25 D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP) CONTOH : Yuri, Reri dan Kaka terikat dalam persekutuan Yurika. Saldo modal masing-masing tanggal 30 Juni 2011 ; Rp.20.000.000, Rp.30.000.000, Rp.40.000.000 dengan ratio laba rugi 3:2:1. Mereka sepakat menerima Dini dalam persekutuan, dengan melakukan investasi secara tunai sebesar Rp. 40.000.000 untuk ¼ kepentingannya dari total modal riil setelah masuknya Dini. Modal Dini = ¼ X (90.000.000 + 40.000.000) = 32.500.000, Kelebihan (40.000.000-32.500.000=7.500.000), bonus Yuri 3/6, Reri 2/6 dan Kaka 1/6.

26 D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP) CONTOH : Yuri, Reri dan Kaka terikat dalam persekutuan Yurika. Saldo modal masing-masing tanggal 30 Juni 2011 ; Rp.20.000.000, Rp.30.000.000, Rp.40.000.000 dengan ratio laba rugi 3:2:1. Mereka sepakat menerima Dini dalam persekutuan, dengan melakukan investasi secara tunai sebesar Rp. 40.000.000 untuk 2 / 5 kepentingannya dari total modal riil setelah masuknya Dini. CONTOH : Yuri, Reri dan Kaka terikat dalam persekutuan Yurika. Saldo modal masing-masing tanggal 30 Juni 2011 ; Rp.20.000.000, Rp.30.000.000, Rp.40.000.000 dengan ratio laba rugi 3:2:1. Mereka sepakat menerima Dini dalam persekutuan, dengan melakukan investasi secara tunai sebesar Rp. 40.000.000 untuk 2 / 5 kepentingannya dari total modal riil setelah masuknya Dini. Modal Dini = 2 / 5 X (90.000.000 + 40.000.000) = 52.000.000, Kekurangan (52.000.000- 40.000.000=12.000.000), bonus dari Yuri 3/6, Reri 2/6 dan Kaka 1/6.

27 D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP) CONTOH : Yuri, Reri dan Kaka terikat dalam persekutuan Yurika. Saldo modal masing-masing tanggal 30 Juni 2011 ; Rp.20.000.000, Rp.30.000.000, Rp.40.000.000 dengan ratio laba rugi 3:2:1. Mereka sepakat menerima Dini dalam persekutuan, dengan melakukan investasi secara tunai sebesar Rp. 40.000.000 yang merupakan ¼ kepentingan Dini dalam persekutuan. Modal Dini; ¼ X Total = 40.000.000, Total Modal = 40.000.000 / ¼ = 160.000.000, Goodwill (160.000.000-130.000.000=30.000.000), untuk Yuri 3/6, Reri 2/6 dan Kaka 1/6.

28 D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP) CONTOH : Yuri, Reri dan Kaka terikat dalam persekutuan Yurika. Saldo modal masing-masing tanggal 30 Juni 2011 ; Rp.20.000.000, Rp.30.000.000, Rp.40.000.000 dengan ratio laba rugi 3:2:1. Mereka sepakat menerima Dini dalam persekutuan, dengan melakukan investasi secara tunai sebesar Rp. 40.000.000. Modal Yuri, Reri dan Kaka merupakan 2 / 3 dari total modal persekutuan setelah masuknya Dini. Modal Yuri, Reri dan Kaka; 2 / 3 X Total = 90.000.000, Total Modal = 90.000.000 : 2 / 3 = 135.000.000, Goodwill (135.000.000-130.000.000=5.000.000), untuk Dini, sehingga Modal Dini = 40.000.000 + 5.000.000 = 45.000.000

29 Jumlah yang dibayar kepada Kaka sama dengan saldo modalnya yaitu Rp.30.000.000. Yuri, Reri, Kaka dan Dini terikat dalam persekutuan dengan saldo modal per 30 Juni 2011 masing-masing Rp.15.000.000, Rp.40.000.000, Rp.30.000.000, Rp.20.000.000 dan berbagi laba dengan rasio 3:3:2:2. Kaka mengundurkan diri dan persekutuan sepakat membayar Kaka sebesar Rp.30.000.000. 14-29 D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP)

30 Bonus Kaka; 33.000.000 - 30.000.000 = 3.000.000 dari Yuri, Reri dan Dini dengan rasio 3:3:2. Yuri, Reri, Kaka dan Dini terikat dalam persekutuan dengan saldo modal per 30 Juni 2011 masing-masing Rp.15.000.000, Rp.40.000.000, Rp.30.000.000, Rp.20.000.000 dan berbagi laba dengan rasio 3:3:2:2. Kaka mengundurkan diri dan persekutuan sepakat membayar Kaka sebesar Rp.33.000.000, kelebihannya bonus dari sekutu lainnya. 14-30 D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP)

31 Goodwill Kaka; 33.000.000 - 30.000.000 = 3.000.000. Yuri, Reri, Kaka dan Dini terikat dalam persekutuan dengan saldo modal per 30 Juni 2011 masing-masing Rp.15.000.000, Rp.40.000.000, Rp.30.000.000, Rp.20.000.000 dan berbagi laba dengan rasio 3:3:2:2. Kaka mengundurkan diri dan persekutuan sepakat membayar Kaka sebesar Rp.33.000.000, kelebihannya pembentukan Goodwill untuk sekutu yang mundur. 14-31 D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP)

32 Goodwill Kaka; 2 / 10 X total =(33.000.000 - 30.000.000); total goodwill = 3.000.000 : 2 / 10 = 15.000.000 untuk Yuri, Reri, Kaka, Dini dengan rasio 3:3:2:2. Yuri, Reri, Kaka dan Dini terikat dalam persekutuan dengan saldo modal per 30 Juni 2011 masing-masing Rp.15.000.000, Rp.40.000.000, Rp.30.000.000, Rp.20.000.000 dan berbagi laba dengan rasio 3:3:2:2. Kaka mengundurkan diri dan persekutuan sepakat membayar Kaka sebesar Rp.33.000.000, kelebihannya pembentukan Goodwill untuk seluruh sekutu. 14-32 D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP)

33 Bonus dari Kaka; 30.000.000 - 28.000.000 = 2.000.000 kepada Yuri, Reri dan Dini dengan rasio 3:3:2. Yuri, Reri, Kaka dan Dini terikat dalam persekutuan dengan saldo modal per 30 Juni 2011 masing-masing Rp.15.000.000, Rp.40.000.000, Rp.30.000.000, Rp.20.000.000 dan berbagi laba dengan rasio 3:3:2:2. Kaka mengundurkan diri dan persekutuan sepakat membayar Kaka sebesar Rp.28.000.000, jumlah yang tidak dibayarkan bonus untuk sekutu lainnya. 14-33 D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP)

34 Penghapusan goodwill; 30.000.000 - 28.000.000 = 2.000.000 Yuri, Reri, Kaka dan Dini terikat dalam persekutuan dengan saldo modal per 30 Juni 2011 masing-masing Rp.15.000.000, Rp.40.000.000, Rp.30.000.000, Rp.20.000.000 dan berbagi laba dengan rasio 3:3:2:2. Kaka mengundurkan diri dan persekutuan sepakat membayar Kaka sebesar Rp.28.000.000, jumlah yang tidak dibayarkan penghapusan goodwill untuk sekutu yang mundur. 14-34 D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP)

35 Penghapusan goodwill; 2 / 10 X total = (30.000.000 - 28.000.000) ; total goodwill = 2.000.000 : 2 / 10 = 10.000.000 untuk Yuri, Reri, Kaka dan =Dini dengan rasio 3:3:2:2. Yuri, Reri, Kaka dan Dini terikat dalam persekutuan dengan saldo modal per 30 Juni 2011 masing-masing Rp.15.000.000, Rp.40.000.000, Rp.30.000.000, Rp.20.000.000 dan berbagi laba dengan rasio 3:3:2:2. Kaka mengundurkan diri dan persekutuan sepakat membayar Kaka sebesar Rp.28.000.000, jumlah yang tidak dibayarkan penghapusan goodwill untuk seluruh sekutu. 14-35 D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP)

36 Salah Satu Sekutu Meninggal. Meninggalnya salah seorang sekutu menyebabkan bubarnya persekutuan. Sekutu lain dapat melanjutkan perusahaan dengan membentuk persekutuan yang baru. Perubahan Menjadi Perseroan. Perubahan persekutuan menjadi perseroan artinya bagian kepentingan sekutu akan digantikan dengan saham yang diterbitkan oleh perseroan. Metode pembukuan perseroan bisa mengambil bentuk melanjutkan pembukuan persekutuan atau membentuk pembukuan yang sama sekali baru. D. PERMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION OF PARTNERSHIP)

37 Likuidasi Persekutuan : Keseluruhan proses berhentinya persekutuan secara bisnis yang mencakup pencairan sebagian atau seluruh aktiva menjadi uang kas, dan pengembalian/pembayaran seluruh kewajiban perusahaan kepada kreditor dan pemilik. Likuidasi Persekutuan terdiri dari : Realisasi : Pencairan sebagian atau seluruh aktiva menjadi uang kas. Likuidasi : Pengembalian/pembayaran seluruh kewajiban (klaim) perusahaan kepada kreditor dan pemilik. E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN

38 PROSEDUR LIKUIDASI Pembukuan persekutuan ditutup Proses realisasi, dimana selisih antara nilai buku aktiva dengan realisasinya dibebankan kepada modal sekutu sesuai ratio laba rugi. Bila modal sekutu tertentu bersaldo debit, dapat diimbangi (right of offset) dengan hutang persekutuan kepada sekutu tersebut, dan bila sekutu tersebut tidak mampu menutup saldo debit modalnya, maka kerugian ini ditanggung oleh sekutu lainnya. Pembayaran pertama kali dilakukan kepada kreditur luar, jika seluruh kewajiban kreditur luar sudah dipenuhi (lunas), pembayaran bisa dilanjutkan kepada kreditur sekutu dan modal secara bersamaan. E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN

39 METODE LIKUIDASI 1. Likuidasi Sekaligus. Likuidasi sekaligus adalah proses likuidasi dimana pembagian kepada para sekutu dapat dilakukan setelah seluruh aktiva direalisasikan sehingga diketahui laba rugi realisasi. 2. Likuidasi Bertahap. Pendistribusian kas kepada sekutu pada saat kas tersedia selama periode proses likuidasi, sebelum realisasi selesai. E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN

40 Metode pendistribusian kas pada likuidasi : 1. Skedul Pembayaran Yang Aman adalah distribusi yang bisa dilakukan kepada sekutu dengan keyakinan bahwa jumlah yang didistribusikan tidak berlebihan, didasarkan pada asumsi: - Seluruh sekutu secara pribadi insolven (tidak likuid). - Seluruh aktiva non kas dinyatakan kemungkinan rugi. - Kas ditahan (tidak dibagikan) dinyatakan kemungkinan rugi. 2. Rencana Distribusi Kas yaitu penetapan jumlah kas yang diterima masing-masing sekutu untuk setiap jumlah kas yang akan didistribusikan kepada sekutu pada awal proses likuidasi. E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN

41 ASET:  Kas  Aset Lain 10.000 180.000 KEWAJIBAN DAN EKUITAS: Kewajiban  Hutang Usaha  Hutang B  Hutang D Total Kewajiban Ekuitas  Modal A  Modal B  Modal C  Modal, D Total Ekuitas 75.000 6.000 5.000 86.000 42.000 31.500 20.500 10.000 94.000 TOTAL ASET190.000TOTAL PASIVA190.000 E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN A, B, C, dan D membagi laba dan rugi dalam rasio masing – masing 30%, 30%, 20%, 20% pada persekutuan A,B,C dan D yang memutuskan untuk dilikuidasi. Neraca yang disusun per 31 Desember 1999, tepat sebelum likuidasi, melaporkan saldo sbb:

42 E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN  Nilai buku aktiva lain Rp.180.000 direalisasi dengan nilai realisasi Rp.100.000. Kerugian realisasi sebesar Rp.80.000 dibebankan ke modal sekutu sesuai ratio laba rugi.  Kerugian ini akan menyebabkan modal D menjadi bersaldo debit yang tidak seluruhnya dapat diimbangi (offset) dengan saldo pinjaman persekutuan kepadanya (hutang D).  D harus melakukan investasi tambahan untuk menutup saldo debit modalnya yang tidak terimbangi.  Sebelum D melakukan Investasi tambahan dilakukan pembayaran kepada sekutu yang modalnya bersaldo kredit.

43 E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN KET.KAS AKTIVA LAIN HUTANG USAHA HUTAN G B HUTAN G D MODAL A 30% MODAL B 30% MODAL C 20% MODAL D 20% Saldo Sebelum Likuidasi10.000180.00075.0006.0005.00042.00031.50020.50010.000 Realisasi dan pembagian kerugian100.000(180.000) (24.000) (16.000) 110.000075.0006.0005.00018.0007.5004.500(6.000) Pembayaran Kepada Kreditur(75.000) 35.000006.0005.00018.0007.5004.500(6.000) Mengimbangi So. Debit Modal D (5.000) 5.000 35.000006.000018.0007.5004.500(1.000) Pembayaran Kpd. Sekutu suai Sekedul(35.000) (6.000) (17.625)(7.125)(4.250) 00000375 250(1.000) Investasi tambahan oleh D1.000 0000375 2500 Pembayaran Kepada Sekutu(1.000)0000(375) (250)0 000000000

44 E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN KETERANGANKemung-kinanABCD Rugi3322 Saldo Modal18.0007.5004.500(1.000) Saldo Hutang6.000 Total Kepentingan18.00013.5004.500(1.000) Kemungkinan rugi dari D dilimpahkan kepada A, B, dan C(375) (250)1.000 Jumlah yang dapat dibayarkan17.62513.1254.2500 Pembayaran hutang sekutu6.000 Pembayaran Modal17.6257.1254.2500 Total Pembayaran17.62513.1254.2500 Fa. A, B, C & D Skedul Pembayaran Yang Aman 1 - 31 Januari 2000

45 E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN  Nilai buku aktiva lain Rp.180.000 direalisasi dengan nilai realisasi Rp.80.000. Kerugian realisasi sebesar Rp.100.000 dibebankan ke modal sekutu sesuai ratio laba rugi.  Kerugian ini akan menyebabkan modal D menjadi bersaldo debit yang tidak seluruhnya dapat diimbangi (offset) dengan saldo pinjaman persekutuan kepadanya (hutang D).  D harus melakukan investasi tambahan untuk menutup saldo debit modalnya yang tidak terimbangi.  Sebelum D melakukan Investasi tambahan dilakukan pembayaran kepada sekutu yang modalnya bersaldo kredit.

46 E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN KET.KAS AKTIVA LAIN HUTANG USAHA HUTANG B HUTANG D MODAL A 30% MODAL B 30% MODAL C 30% MODAL D 30% Saldo Sebelum Likuidasi10.000180.00075.0006.0005.00042.00031.50020.50010.000 Realisasi dan pembagian kerugian80.000(180.000) (30.000) (20.000) 90.000075.0006.0005.00012.0001.500500(10.000) Pembayaran Kepada Kreditur(75.000) 15.000006.0005.00012.0001.500500(10.000) Mengimbangi So. Debit Modal D (5.000) 5.000 15.000006.000012.0001.500500(5.000) Pembayaran Kpd. Sekutu sesuai Sekedul(15.000) (5.250) (9.750)000 00075002.2501.500500(5.000) Investasi tambahan oleh D5.000 0075002.2501.5005000 Pembayaran Kepada Sekutu(5.000)00(750)0(2.250)(1.500)(500)0 000000000

47 E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN KETERANGANKemung-kinanABCD Rugi3322 Saldo Modal12.0001.500500(5.000) Saldo Hutang6.000 Total Kepentingan12.0007.500500(5.000) Kemungkinan rugi dari D dilimpahkan kepada A, B, dan C(1.875) (1.250)5.000 10.1255.625(750)0 Kemungkinan rugi dari C dilimpahkan kepada A dan B(375) 750 Jumlah yang dapat dibayarkan9.7505.25000 Pembayaran hutang sekutu5.250 Pembayaran Modal9.750 Total Pembayaran9.7505.25000 Fa. A, B, C & D Skedul Pembayaran Yang Aman 1 - 31 Januari 2000

48 E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN  Nilai buku aktiva lain Rp.180.000 direalisasi dengan nilai realisasi Rp.60.000. Kerugian realisasi sebesar Rp.120.000 dibebankan ke modal sekutu sesuai ratio laba rugi.  Kerugian ini akan menyebabkan modal C dan D menjadi bersaldo debit yang tidak seluruhnya dapat diimbangi (offset) dengan saldo pinjaman persekutuan kepadanya (hutang D). Hutang usaha yang belum terbayar dilunasi oleh B yang secara pribadi solven.  Secara pribadi A dan D tidak mempunyai kekayaan yang cukup untuk menutup defisit modalnya (insolven), sekutu yang solven bila mengalami defisit melakukan investasi tambahan untuk menutup saldo debit modalnya yang tidak terimbangi.  Sebelum D melakukan Investasi tambahan dilakukan pembayaran kepada sekutu yang modalnya bersaldo kredit.

49 KET.KAS AKTIVA LAIN HUTANG USAHA HUTANG B HUTANG D MODAL A 30% MODAL B 30% MODAL C 30% MODAL D 30% Saldo Sebelum Likuidasi10.000180.00075.0006.0005.00042.00031.50020.50010.000 Realisasi dan pembagian kerugian60.000(180.000) (36.000) (24.000) 70.000075.0006.0005.0006.000(4.500)(3.500)(14.000) Pembayaran Kepada Kreditur(70.000) 005.0006.0005.0006.000(4.500)(3.500)(14.000) Mengimbangi So. Debit Modal B dan D (4.500)(5.000) 4.500 5.000 00 1.50006.0000(3.500)(9.000) Pembayaran Kpd. Kreditur oleh B0 (5.000)0 05.00000 0001.50006.0005.000(3.500)(9.000) Kerugian dari D yang Insolven (3.375) (2.250)9.000 0001.50002.6251.625(5.750)0 Investasi tambahan oleh C5.750 001.50002.6251.62500 Pembayaran Kepada Sekutu(5.750)00(1.500)0(2.625)(1.625)00 000000000 E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN

50 Persekutuan Ana, Suta dan Wija akan dilikuidasi sesegera mungkin setelah 31 Desember 1999. Seluruh Kas yang ada ditangan akan didistribusikan setiap akhir bulan, kecuali sejumlah Rp.20.000.000 ditahan untuk kontijensi. Laba rugi dibagi berdasarkan ratio 5 : 3 : 2 untuk Ana, Suta dan Wija. Neraca persekutuan per 31 Desember 1999 sebagai berikut: AKTIVA:  Kas  Piutang Wija  Aktiva lain  Goodwill 240.000.000 40.000.000 1.080.000.000 40.000.000 PASIVA:  Hutang Usaha  Hutang Wesel  Hutang Suta  Modal Ana  Modal Suta  Modal Wija 300.000.000 200.000.000 20.000.000 340.000.000 200.000.000 TOTAL AKTIVA1.400.000.000TOTAL PASIVA1.400.000.000

51 E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN Ringkasan peristiwa likuidasi adalah sebagai berikut:  Januari 2000, Piutang Wija dioffset dengan saldo modalnya, goodwill dihapus seluruhnya, aktiva lain nilai buku Rp.360.000.000 dijual seharga Rp.380.000.000, kas didistribusikan.  Pebruari 2000, Aktiva lain nilai buku Rp.320.000.000 dijual seharga Rp.260.000.000, dibayar biaya likuidasi Rp.4.000.000, kewajiban sebesar Rp.8.000.000 diketahui belum tercatat, kas didistribusikan.  Maret 2000, Aktiva lain nilai buku Rp.100.000.000 dijual seharga Rp.150.000.000, dibayar biaya likuidasi Rp.5.000.000, kas didistribusikan.  April 2000, Aktiva lain nilai buku Rp.300.000.000 dijual seharga Rp.150.000.000, dan seluruh kas yang ada didistrbusikan.

52 E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN KETERANGANKEPENTINGANDISTRIBUSI KEPADA ANASUTAWIJAANASUTAWIJA Saldo Modal340.000 200.000 Saldo Piutang(40.000) Saldo Hutang20.000 Total Kepentingan340.000360.000160.000 Ratio Laba Rugi50%30%20% Kemamp. menutup kerugian680.0001.200.000800.000 Pembagian Tahap I(400.000)120.000 Kemamp. menutup kerugian680.000800.000 Pembagian Tahap II(120.000) 36.00024.000 Kemamp. menutup kerugian680.000 0156.00024.000 Pembagian Tahap III sesuai Ratio Laba Rugi PERSEKUTUAN ANA, SUTA DAN WIJA SKEDUL RENCANA DISTRIBUSI KAS DALAM LIKUIDASI (DALAM 000)

53 KET.KAS PIUTANG WIJA AKTIVA LAIN GOOD- WILL HUTANG LAIN HUTANG SUTA MODAL ANA MODAL SUTA MODAL WIJA 50%30%20% Saldo 1 Januari240.00040.0001.080.00040.000500.00020.000340.000 200.000 Offset Piutang Wija dg. Modalnya (40.000) Penghapusan Goodwill (40.000) (20.000)(12.000)(8.000) Realisasi dan pembagian keuntungan380.000 (360.000) 10.0006.0004.000 Saldo 31 Januari Sebelum Distribusi620.0000720.0000500.00020.000330.000334.000156.000 Pembayaran Kepada Kreditur(500.000) Distribusi kpd Sekutu (sesuai Skedul)(100.000) (20.000) (80.000) Saldo 1 Pebruari20.0000720.000000330.000254.000156.000 Realisasi dan pembagian kerugian260.000 (320.000) (30.000)(18.000)(12.000) Biaya Likuidasi(4.000) (2.000)(1.200)(800) Pencatatan Hutang lain 8.000 (4.000)(2.400)(1.600) E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN

54 Persekutuan Ana, Suta dan Wija Distribusi Kas kepada Sekutu Bulan Januari KeteranganAnaSutaWija 50%30%20% Kas tersedia100.000 Pembagian Tahap I: Didistribusikan kepada Suta120.000 Jumlah yang dapat didistribusikan100.000 Belum terbayar20.000 Total Distribusi100.000 Saldo 31 Januari Sebelum Distribusi620.0000720.0000500.00020.000330.000334.000156.000 Pembayaran Kepada Kreditur(500.000) Distribusi kpd Sekutu (sesuai Skedul)(100.000) (20.000) (80.000) KET.KAS PIUTAN G WIJA AKTIVA LAIN GOOD- WILL HUTANG LAIN HUTANG SUTA MODAL ANA MODAL SUTA MODAL WIJA E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN

55 KETERANGAN Kemungkin anAnaSutaWija Rugi50%30%20% Saldo Modal 330.000334.000156.000 Saldo Hutang 20.000 Total Kepentingan 330.000354.000156.000 Kemungkinan rugi Aktiva Lain720.000(360.000)(216.000)(144.000) (30.000)138.00012.000 Kemungkinan Rugi Kas Ditahan20.000(10.000)(6.000)(4.000) (40.000)132.0008.000 Kemungkinan Rugi Ana 40.000(24.000)(16.000) 0108.000(8.000) Kemungkinan Rugi Wija (8.000)8.000 Jumlah yang dapat dibayarkan 0100.0000 Pembayaran hutang sekutu 20.000 Pembayaran Modal 80.000 Total Pembayaran 0100.0000 Persekutuan Ana, Suta dan Wija Skedul Pembayaran Yang Aman 1 - 31 Januari 2000 E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN

56 Saldo 28 Pebruari Sbl. Distribusi276.0000400.00008.0000294.000232.400141.600 Pembayaran Kepada Kreditur(8.000) Distribusi kpd Sekutu (sesuai Skedul)(248.000) (84.000)(106.400)(57.600) Saldo 1 Maret20.0000400.000000210.000126.00084.000 Realisasi dan pembagian keuntungan150.000 (100.000) 25.00015.00010.000 Biaya Likuidasi(5.000) (2.500)(1.500)(1.000) Saldo 31 Maret Sbl. Distribusi165.0000300.000000232.500139.50093.000 Distribusi kpd Sekutu sesuai ratio L/R(145.000) (72.500)(43.500)(29.000) Saldo 1 April20.0000300.000000160.00096.00064.000 Realisasi dan pembagian kerugian150.000 (300.000) (75.000)(45.000)(30.000) Saldo 31 April Sbl. Distribusi170.0000000085.00051.00034.000 Distribusi kpd Sekutu sesuai ratio L/R(170.000) (85.000)(51.000)(34.000) 000000000 KET.KAS PIUTANG WIJA AKTIVA LAIN GOOD- WILL HUTANG LAIN HUTANG SUTA MODAL ANA MODAL SUTA MODAL WIJA

57 Persekutuan Ana, Suta dan Wija Distribusi Kas kepada Sekutu Bulan Pebruari 2000 KeteranganAnaSutaWija 50%30%20% Kas tersedia248.000 Pembagian Tahap I: Didistribusikan kpd Suta20.000 Jumlah yang dapat didistribusikan20.000 Belum terbayar0 Pembagian Tahap II : Didistribusikan kpd Suta dan Wija60.000 Jumlah yang dapat didistribusikan60.00036.00024.000 Belum terbayar0 Pembagian Tahap III : Didistribusikan sesuai ratio L/R168.00084.00050.40033.600 Total Distribusi248.00084.000106.40057.600 Saldo 28 Pebruari Sbl. Distribusi276.0000400.00008.0000294.000232.400141.600 Pembayaran Kepada Kreditur(8.000) Distribusi kpd Sekutu (sesuai Skedul)(248.000) (84.000)(106.400)(57.600) KET.KAS PIUTANG WIJA AKTIVA LAIN GOOD- WILL HUTANG LAIN HUTANG SUTA MODAL ANA MODAL SUTA MODAL WIJA E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN

58 KETERANGAN Kemungk inanAnaSutaWija Rugi50%30%20% Saldo Modal 294.000232.400 141.60 0 Saldo Hutang 000 Total Kepentingan 294.000232.400 141.60 0 Kemungkinan rugi Aktiva Lain400.000 (200.00 0) (120.00 0) (80.000 ) 94.000112.40061.600 Kemungkinan Rugi Kas Ditahan20.000(10.000)(6.000)(4.000) Jumlah yang dapat dibayarkan 84.000106.40057.600 Pembayaran Modal 84.000106.40057.600 Total Pembayaran 84.000106.40057.600 Persekutuan Ana, Suta dan Wija Skedul Pembayaran Yang Aman 1 - 28 Pebruari 2000 E. LIKUIDASI PERSEKUTUAN

59 TERIMA KASIH SELESAI


Download ppt "PERSEKUTUAN OLEH Drs. Ec. I Wyn Karman, M. Acc. Ak, CA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google