Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SOSIALISASI Pertemuan Ketiga TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM:

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SOSIALISASI Pertemuan Ketiga TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM:"— Transcript presentasi:

1 SOSIALISASI Pertemuan Ketiga TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM:
Agar mahasiswa mengetahui makna dari Sosialisasi Agar mahasiswa mengetahui tujuan dari sosialisasi Agar mahasiswa mengetahui agen sosialisasi TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan dampak positif dan negatif dari sosialisasi. Mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan dampak dari faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan individu

2 Berbeda dengan binatang yang segala sesuatunya digerakkan oleh nalurinya, manusia harus memutuskan sendiri apa yang harus dilakukannya. Keputusan yang diambil oleh suatu kelompok manusia berbeda dengan kelompok lain, sehingga kita menjumpai keanekaragaman. Kebiasaan-kebiasaan yang dimiliki oleh manusia didapat melalui proses belajar. Setiap anggota baru dari kelompok masyarakat harus mempelajari kebiasaan melalui proses yang dinamakan SOSIALISASI

3 SOSIALISASI DEFINISI SOSIALISASI:
Keseluruhan kebiasaan manusia yang harus dipelajari oleh setiap anggota baru suatu masyarakat. Yg diajarkan melalui sosialisasi adalah peranan-peranan, oleh sebab itu teori sosialisasi oleh sejumlah tokoh sosiologi dikatakan sebagai teori peranan (role theory) Sosialisasi dapat juga diartikan sebagai “Proses seorang anak belajar menjadi anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat” (Peter L. Berger)

4 Bila cermin memantulkan apa yg terdapat di depannya, maka seseorang pun memantulkan apa yang dirasakannya sbg tanggapan masyarakat (Teori Looking Glass Self dari C.H. Cooley): 1. Persepsi kita memandang orang lain. 2. Persepsi kita tentang penilaian mereka, 3. Persepsi kita tentang penilaian-penilaian.

5 Dalam bersosialisasi dikenal “Pengambilan Peranan.”
Pengambilan peranan adalah proses dimana anggota baru masyarakat mempelajari peranan-peranan yang ada dalam masyarakat. (George Herbert Mead) Play Stage: Tahap dimana anak baru masyarakat mempelajari peranan-peranan yang ada dalam masyarakat. Game Stage: Tahap dimana anak telah mengetahui peranan yang harus dijalankan oleh orang lain. Dalam tahapan-tahapan tersebut ada orang-orang penting dalam proses sosialisasi yang dikenal dengan sebutan significant other.

6 Seseorang yang tidak mengalami sosialisasi tidak dapat berinteraksi dengan orang lain. Tidak ada seorang manusia pun yang tidak melakukan proses sosialisasi dalam hidupnya. Apabila ada manusia yang tidak bergaul / berkumpul dengan manusia lain, itu merupakan kasus khusus. Sosialisasi dapat berjalan lancar, teratur, intensif bila masyarakat mempunyai lembaga-lembaga yang mendapat tugas khusus. Yang dinamakan Social Institution, seperti Lembaga Keluarga, Lembaga Pendidikan, Lembaga Keagamaan, Lembaga Ekonomi, Lembaga Politik, dan lain-lain

7 Membekali seseorang dg ketrampilan yg dibutuhkan dlm kehidupan
Tujuan Sosialisasi Membekali seseorang dg ketrampilan yg dibutuhkan dlm kehidupan Mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi seperti dalam membaca, menulis, dan berbicara Membiasakan diri dengan nilai-nilai kepercayaan pokok yg ada di masyarakat Sosialisasi berlangsung seumur hidup manusia selama ia masih mau dan mampu meningkatkan kemampuannya. Sehingga dapat dikatakan sebagai “never ending studies”. Sebab perubahan selalu terjadi dalam masyarakat, sebagai anggota masyarakat kita harus selalu belajar dari perubahan tersebut

8 Tipe Sosialisasi Formal. Sosialisasi melalui lembaga-lembaga yg berwenang seperti pendidikan di sekolah. Informal. Sosialisasi yg terdapat di masyarakat atau dlm pergaulan yg bersifat kekeluargaan seperti teman, sahabat, sesama anggota klub, dll. Sosialisasi dibedakan menjadi : Sosialisasi Primer, yaitu sosialisasi paling dini yg diterima individu dari lingkungan hidupnya. Sosialisasi sekunder, yaitu sosialisasi lanjutan dari sosialisasi primer.

9 AGEN SOSIALISASI 1. Keluarga Terdiri atas orang tua dan saudara., kerabat dan bukan kerabat. Contoh: Baby sitter, driver, security, dll) Peran ortu sangat penting pada tahap awal ini. Kemampuan-kemampuan tertentu hanya dapat diajarkan pada periode tertentu. 2. Teman Tetangga, teman sekolah, teman gank (cyber friends). Berinteraksi dengan teman sederajat mulai mempelajari kemampuan baru, mulai belajar nilai-nilai keadilan.

10 3. Sekolah Pendidikan formal yang mempersiapkan penguasaan peranan-peranan baru dikemudian hari. Selain membaca. Menulis, berhitung, dipelajari pula tentang: Kemandirian (independence) Prestasi (achievement) Universal (universalisme) Spesifikasi (specificity) Tanggung jawab (responsibility)

11 4. Media Massa Pesan-pesan yang ditayangkan media dapat mengarah publik ke arah perilaku pro-sosial atau anti-sosial.

12 Faktor-faktor yg menentukan perkembangan kepribadian:
1. Warisan biologis (keturunan) 2. Lingkungan fisik. 3. Kebudayaan. 4. Pengalaman kelompok. 5. Pengalaman unik.

13 DISKusi KelompOk Tuti kesayangan keluarganya. Dia menjadi sombong sehingga tidak disukai teman-temannya. Menurutmu mengapa hal ini terjadi? Ada mahasiswa yang selalu menyendiri di kelasmu. Untuk membantunya bersosialisasi apa yang dapat dilakukan. Saat ini kita dapat menemukan ada beberapa anak yang saat ini sudah berani atau tidak sopan kepada orang yang lebih tua. Kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana kira-kira solusinya?

14 Terima kasih......


Download ppt "SOSIALISASI Pertemuan Ketiga TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM:"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google