Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sri Esti Trisno Sami, ST, MMSI  

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sri Esti Trisno Sami, ST, MMSI  "— Transcript presentasi:

1 Sri Esti Trisno Sami, ST, MMSI 085234051324  sriestits2@gmail.com
SISTEM OPERASI Sri Esti Trisno Sami, ST, MMSI

2 PENDAHULUAN

3 Daftar pustaka DR. Bambang Hariyanto, Sistem Operasi, Informatika Bandung, Bandung, 2014 Gabungan Kelompok Kerja 21–28 IKI Semester Genap 2002/2003,ebook Sistem Operasi, Bahan Kuliah IKI-20230 Masyarakat Digital Gotong Royong (MDGR), ebookPengantar Sistem Operasi Komputer: Plus Ilustrasi Kernel Linux, 2006

4 Sistem Penilaian Nilai Akhir = UTS + UAS
UTS = (10% x nilai tugas) + (40% x nilai ujian) UAS = (10% x nilai tugas) + (40% x nilai ujian)

5 Range Penilaian Range Nilai Akhir

6 KONTRAK KULIAH JUMLAH PERTEMUAN = 14 + UTS + UAS
TOLERANSI SAKIT/IJIN/ALPA = 25% (3X) JADWAL KULIAH = HARI RABU JAM 19:30 – 21:00 TOLERANSI TERLAMBAT = 30 MENIT

7 Sistem komputer Sistem operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara pemakai komputer dan perangkat keras komputer. Maksud sistem operasi adalah menyediakan satu lingkungan tempat pemakai dapat mengeksekusi program-program. Perangkat keras berupa pemroses (CPU- Central Processing Unit), memori, dan perangkat masukan/keluaran menyediakan sumberdaya komputasi dasar. Program aplikasi mendefinisikan cara-cara bagaimana sumber daya digunakan untuk menyelesaikan persoalan. Sistem operasi mengendalikan dan mengkoordinasikan penggunaan perangkat keras komputer di antara beragam program aplikasi untuk beragam pemakai.

8 1. Skema Dasar Sistem Komputer
Empat komponen pokok di sistem komputer adalah: 1. Pemroses Berfungsi melakukan pengolahan data pengendalian operasi komputer 2. Memori utama Berfungsi menyimpan data dan program Program harus disimpan di memori utama sebelum dapat dieksekusi. Data harus disimpan di memori utama sebelum dapat dimanipulasi oleh pemroses. Memori utama biasanya volatile, tidak dapat mempertahankan data dan program yang disimpan bila sumber daya energi (listrik) dihentikan. Saat ini, komputer mengikuti konsep program tersimpan (stored program concept) dari Von Neumann yaitu program (kumpulan intruksi) disimpan di suatu tempat (memori), kemudian intruksi-intruksi disitu diambil untuk dieksekusi.

9 3. Perangkat masukan dan keluaran interkoneksi antar komponen
Berfungsi memindahkan data antara komputer dan lingkungan eksternal. Lingkungan eksternal terdapat di antarmuka (interface) beragam perangkat, seperti: Perangkat penyimpan sekunder, Perangkat komunikasi, Terminal, dsb 4. Interkoneksi antarkomponen Adalah struktur dan mekanisme untuk menghubungkan ketiga komponen (pemroses, memori utama, dan perangkat masukan/keluaran).

10 Skema dasar sistem komputer dapat digambarkan sebagai berikut:
Gambar Skema Blok Sistem Komputer

11 Keterangan gambar: Bus data bersifat dua arah (bidirectional) bahwa data dapat disimpan dan diambildari memori utama , atau dikrim dan diambil dari port masukan/keluaran. Bus kendali juga bersifat dua arah, bus kendali digunakan untuk persinyalan yang mengatur komunilkasi antara pemroses dengan memori utama dan port-port masukan/keluaran. Bus alamat bersifat satu arah (undirectional), yakni alamat memori akan dikirim ke memori utama untuk menyatakan alamat memori yang dikehendaki pemroses untuk diambil atau sebagai lokasi penyimpanan saat penulisan. Port-port masukan/keluaran mewakili perangkat keras masukan/keluaran yang sesungguhnya dalam berhubungan dengan pemroses. Setiap perangkat keras masukan/keluaran mempunyai beberapa nomor port yang digunakan sebagai perantara untuk berhubungan dengan pemroses.

12 Bootstrap Prosedur untuk memulai penggunaan komputer dengan memuatkan kernel sistem operasi disebut booting. Saat komputer dihidupkan atau reboot, komputer memerlukan program awal agar dapat berjalan. Program ini disebut boostrap program. Pada sebagian besar sistem kompuer, terdapat satu potongan kode berukuran kecil, disimpan di ROM (read only memory) disebut bootstrap program atau boostrap loader. Program ini dapat mencari lokasi kernel, memuatkan kernel ke memori, dan memulai eksekusi kernel.

13 2. PEMROSES Pemroses disebut juga CPU (Central ProsessingUnit). Pemroses merupakan jantung dari komputer yang berfungsi mengendalikan operasi komputer dan melakukan pengolahan data. Eksekusi pemroses dituntun oleh clock yang bertugas mensikronisasi seluruh elemen komputer. Pemroses melakukan kerja dengan urutan langkah sebagai berikut: • Mengambil intruksi yang dikodekan secara biner dari memori utama • Mendekode intruksi menjadi aksi-aksi sederhana

14 Operasi-operasi di pemroses dapat dikatagorikan menjadi tiga tipe:
Operasi aritmatika Contoh: penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dsb. Operasi logika Contoh: operasi OR, AND, X-OR, inversi, dsb Operasi pengendalian Contoh: Operasi percabangan, lompat, dsb

15 Pemroses terdiri dari tiga komponen:
CU (Control Unit): Berfungsi mengendalikan operasi yang dilaksanakan sistem komputer ALU (Aritmetic Logic Unit): Berfungsi melakukan operasi aritmatika dan logika Register-register: Membantu pelaksanaan operasi pemroses dan berfungsi sebagai memori sangat cepat sebagai tempat operan-operan dari operasi yang akan dilakukan oleh pemroses

16 Register dapat dibagi dua:
1. Register yang terlihat pemakai Berarti pemakai/pemrogram dapat memeriksa isi-isi register tipe ini. Pada register yang bersifat read-only, pemakai hanya dapat melihat isi register, sementara yang bersifat read-write, beberapa intruksi disediakan untuk mengisi (memodifikasi) register tipe ini. 2. Register untuk kendali dan status Register ini untuk mengendalikan operasi pemroses dan tidak terlihat oleh pemakai

17 Register yang terlihat pemakai ada dua:
1. Register Data, register menyimpan nilai, ada dua macam: a. General Purpose Register: dapat difungsikan untuk banyak ragam keperluan pada intruksi yang melakukan suatu operasi terhadap data b. Special Purpose Register: dibatasi untuk keperluan tertentu, seperti menampung operasi floating point, menampung limpahan (carry) operasi penjumlahan atau perkaian, dsb 2. Register Alamat, digunakan untuk keperluan pengalamatan atau menunjuk ke alamat tertentu. Register ini dapat berisi: alamat data di memori, alamat itruksi di memori utama, bagan alamat yang digunakan dalam peghitungan alamat lengkap Contoh register ini: - Register indes (index register) Pengalamatan berindeks yang melibatkan penambahan indeks ke nilai dasar (base) untuk memperoleh alamat efektif. - Register penunjuk segmen (segment pointer register) Pengalamatan bersegmen, memori dibagi menjadi segmen-segmen. Register penunjuk segmen ini mencatat alamat dasar (lokasi awal) dari segmen. - Register penunjuk stack (stack pointer reister) Stack biasanya diimplementasikan dengan memori utama bukan memori tersendiri. Terdapat dua operasi utama terhadap stack, yaitu: 1. Intruksi push: intruksi menyimpan data pada stack, yaitu meletakkan data di puncak stack. 2. Intruksi pop: intruksi mengambil data dari stack, yaitu mengambil data di puncak stack.

18 Register untuk kendali dan status, terdiri dari:
1. Register untuk alamat dan buffer, tdd: - MAR (Memory Address Register): register ini mencatat alamat memori yang akan diakses (baik yang akan ditulis maupun akan dibaca) - MBR (Memory Buffer Register); register ini untuk menampung data yang akan dituliskan ke memori yang alamatnya ditunjuk MAR atau menampung data dari memori (yang alamatnya ditunjuk oleh MAR) yang akan dibaca. - I/O AR (I/O Address Register): register ini untuk mencatat alamat I/O port yang akan diakses (baik akan ditulis maupun dibaca) I/O BR (I/O Buffer Register): register ini untuk menampung data yang akan dituliskan ke port yang alamatnya ditunjuk I/O AR atau untuk menampung data dari port yang akan dibaca. 2. Register untuk eksekusi intruksi, tdd: - PC (Program Counter): register ini mencatat alamat memori dari intruksi yang akan diambil untuk dieksekusi. - IR (Intruction Register): register ini menampung intruksi yang akan dilaksanakan 3. Register untuk informasi status, register ini berisi informasi status, dapat berupa satu register atau kumpulan register. Register ini disebut PSW (Program Status Word), yang berisi kode-kode sbb: - Sign: Flag ini mencatat tanda bilangan (yaitu positit atau negatif) yang dihasilkan operasi sebelumnya yang dijalankan - Zero: Flag ini mencatat apakah operasi sebelumnya menghasilkan nilai nol. - Carry: Flag ini mencatat apakah operasi dihasilkan carry (kondisi ketika operasi penjumlahan atau perkalian menghasilkan bawaan yang tidak dapat ditampung register akumulator) - Equal: Flag ini mencatat apakah operasi menghasilkan kondisi sama dengan. - Overflow: Flag ini mencatat apakah operasi menghasilkan kondisi overflow. - Interrupt enable/disable: Flag ini mencatat apakah mode interupsi sedang dapat diaktifkan atau tidak. - Supervisor: Flag ini mencatat apakah mode eksekusi yang dilaksanakan, yaitu mode supervisor atau bukan

19 Sekian Terimakasih


Download ppt "Sri Esti Trisno Sami, ST, MMSI  "

Presentasi serupa


Iklan oleh Google