Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

EKONOMI MIKRO DEMAND (TAWAR BELI) & SUPPLY (TAWAR JUAL) TIM PENGAJAR EKONOMI MIKRO.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "EKONOMI MIKRO DEMAND (TAWAR BELI) & SUPPLY (TAWAR JUAL) TIM PENGAJAR EKONOMI MIKRO."— Transcript presentasi:

1 EKONOMI MIKRO DEMAND (TAWAR BELI) & SUPPLY (TAWAR JUAL) TIM PENGAJAR EKONOMI MIKRO

2 Mekanisme Pasar (Teori Permintaan)  Permintaan Pasar dan Kurva Permintaan (market demand curve), menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang diminta dari berbagai tingkat harganya.  Hukum Permintaan (law of demand), menyatakan bahwa jika harga naik maka jumlah permintaan turun, ceteris paribus. Atau sebaliknya.  Ceteris paribus, adalah asumsi bahwa faktor- faktor lain/selain harga dianggap konstan.  Permintaan pasar adalah akumulasi dari seluruh permintaan-permintaan individual  Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan suatu barang (x); Harga barang (x), Harga barang lain (y), Selera (T), Pendapatan (I), Ekpektasi (E) dan faktor non ekonomi Gambar 1.2 Kurva permintaan daging (ceteris paribus) Keterangan: P = Harga daging Q = Jumlah permintaan daging P 12 10 0 1.500 2.200 Q D

3 Mekanisme Pasar (lanjutan) Gambar 1.3a Kurva perubahan jumlah barang yang diminta (ceteris paribus) PP0P1PP0P1 Q 0 Q 1 Q D A B Gambar 1.3b Kurva Perubahan Permintaan P P 2 P 0 P* P 1 0 Q 1 Q* Q 0 Q 2 Q 0 D2D2 D0D0 D1D1 Faktor perubahan harga barang Faktor perubahan selain harga

4 Mekanisme Pasar (contoh kasus) Harga (P)234 Jumlah (Q)403020 Kasus 1.1 Permintaan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan; Q = 60 – 10P, dimana Q adalah jumlah barang yang diminta dan P adalah harga. Buatlah (a) skedul permintaan, (b) gambarkan kurva permintaan barang tersebut. Jawab: (a) Skedul permintaan dapat ditunjukkan dengan beberapa alternatif tingkat harga (b) Berdasar skedul permintaan maka gambar kurva, sbb: P432P432 0Q 20 30 40 D ; Q = 60 – 10P

5 Mekanisme Pasar (Teori Penawaran)  Penawaran Pasar dan Kurva Penawaran Pasar, adalah keinginan dan kemampuan penjual menawarkan/ memproduksi sejumlah barang pada berbagai tingkat harga.  Hukum Penawaran, hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan terhadap perubahan harga adalah searah, ceteris paribus.  Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran; Biaya produksi, tingkat persaingan, teknologi, ekspektasi pasar dan faktor non ekonomi yang lain. Gambar 1.4 Kurva Penawaran Daging (ceteris paribus) Keterangan: P = Harga daging Q = Jumlah Penawaran S P 20 10 0 4.500 6.000 Q

6 Mekanisme Pasar (lanjutan) Gambar 1.5a Perubahan jumlah barang yang ditawarkan (ceteris paribus) Gambar 1.5b Perubahan Penawaran P P0P1P0P1 0 Q 1 Q 2 Q S Faktor perubahan harga P P 2 P 0 P* P 1 0Q Q 1 Q 0 Q* Q 2 Faktor perubahan selain harga S1S1 S0S0 S2S2

7 Mekanisme Pasar (contoh kasus) Kasus 1.2 Penawaran suatu barang ditunjukkan dengan persamaan Q = 5P + 15, dimana Q adalah jumlah barang yang ditawarkan dan P adalah harga. Buatlah (a) skedul penawaran dan (b) gambarkan dalam kurva. Jawab: (a) Skedul penawaran dapat ditunjukkan, sbb: Harga (P)234 Jumlah (Q)253035 (b) Berdasarkan skedul penawaran, kurva penawaran, sbb: P 0Q 432432 25 30 35 S : Q = 5P +15

8 Mekanisme Pasar (lanjutan)  Penentuan Harga Pasar, interaksi antara permintaan pasar dan penawaran pasar akan menghasilkan harga (P) dan jumlah (Q) keseimbangan (ekuilibrium) pasar barang tersebut.  Secara grafik, keseimbangan pasar ditunjukkan pada titik perpotongan kurva penawaran dengan kurva permintaan. P Q0 D S E P* Q* Gambar 1.6 Kurva keseimbangan pasar Gambar 1.7 Terjadi Kelebihan Penawaran dan kelebihan Permintaan P 0Q P1P1 P* P2P2 Q* S D K L MN

9 Mekanisme Pasar (contoh kasus) Kasus 1.3 Permintaan suatu barang ditunjukkan dengan persamaan Q = 60 – 10P; dan penawaran barang; persamaan Q = 5P + 15; dimana Q adalah jumlah barang dan P adalah harga. Buatlah (a) skedul keseimbangan (ekuilibrium) dan (b) gambarkan kurva keseimbangan permintaan dan penawaran barang tersebut Jawab: (a) Skedul; Harga (P)234 Jml Diminta403020 Jml Ditawarkan253035 P Q0 D ; Q = 60 -10P 3 30 S ; Q = 5P + 15 (b) Keseimbangan secara matematis; Qs = Qd 5P + 15 = 60 – 10P 15P = 45 Maka P = 3 dan Q = 30

10 Harga Dasar (floor price) Harga Tertinggi (ceiling price)  Suatu kebijakan pemerintah dalam perekonomian untuk mempengaruhi bekerjanya mekanisme pasar, yang bertujuan mengendalikan keseimbangan (ekuilibrium) pasar.  Harga dasar adalah harga eceran terendah yang ditetapkan oleh pemerintah terhadap suatu barang, disebabkan oleh melimpahnya penawaran barang tersebut di pasar.  Harga tertinggi adalah harga maksimum yang ditetapkan berkenaan dengan menurunnya penawaran barang di pasar, pemerintah melakukan operasi pasar. Gambar 1.8 Kebijakan harga dasar dan harga tertinggi terhadap barang X. P 1 = harga TERENDAH (FLOOR-PRICE) P 2 = harga TERTINGGI (CEILING –PRICE) P Q0 SxSx DxDx P1P1 P2P2

11 Kebijakan harga tertinggi (ceiling price), efektif dalam melindungi konsumen dari gejolak kenaikan harga tak terhingga. Kebijakan harga melalui “Operasi Pasar” pada waktu tertentu, pemerintah menambah jumlah barang yang ditawarkan ke pasar. P Q 0 P1P1 Sx Sx 2 Sx 1 Kebijakan harga terendah (floor price), efektif melindungi produsen dari penurunan harga barang sampai tak terhingga. Mekanisme kebijakan ini dengan peran pemerintah untuk membeli surplus produksi. Gambar 1.9 Kebijakan harga tertinggi P Q Dx P2P2 Sx Dx Sx 1 Dx 1 Gambar 1.10 Kebijakan harga terendah

12 DEMAND-ANALYSIS - Demand (Permintaan) adalah kuantitas barang atau jasa yg. rela atau mampu dibeli oleh konsumen selama periode waktu tertentu berdasarkan kondisi-kondisi tertentu. - Model matematis konsep permintaan barang atau jasa : Q DX = F (P X, I, P R, P E, I E, P AE, T, N, A, F, O) Dimana : Q DX = kuantitas permintaan barang atau jasa F = fungsi, berarti fungsi dari atau tergantung pada P X = harga dari barang atau jasa X I = pendapatan konsumen P R = harga dari barang lain yang bersangkutan P E = ekspektasi konsumen terhadap harga dari barang/jasa X di masa mendatang I E = ekspektasi konsumen terhadap tingkat pendapatan di masa mendatang P AE = ekspektasi konsumen thdp. ketersediaan barang / jasa X di masa mendatang T = selera konsumen N = banyaknya konsumen potensial A = pengeluaran iklan F = features atau atribut dari barang / jasa tersebut O = faktor-faktor spesifik lain dari permintaan barang / jasa tersebut

13 CONTOH : DEMAND ANALYSIS Permintaan TV berwarna (20 inchi) ditemukan fungsi permintaan secara umum sebagai berikut : Q DX = -1,4 – 15 P X + 7,5 P R + 2,6 I + 2,5 A Q DX = kuantitas permintaan TV berwarna (ribuan unit) P X = harga dari TV berwarna (ratusan ribu rupiah) P R = harga TV dari merk lain (ratusan ribu rupiah) I = pendapatan konsumen (jutaan rupiah per tahun) A = pengeluaran iklan produk TV tersebut (ratusan juta rupiah per tahun) Contoh : Tahun 1996, harga rata-rata TV berwarna 20 inchi Samsung di Surabaya Rp. 1,1 juta; harga TV berwarna merk lain Rp. 0,9 juta; rata-rata pendapatan konsumen Rp. 10 juta per tahun dan total pengeluaran iklan untuk TV berwarna Samsung 20 inchi Rp. 5 milyar. - Tentukan fungsi permintaan TV berwarna Samsung 20 inchi ! - Hitunglah besar kuantitas permintaan TV berwarna Samsung 20 inchi ! - Gambarkan fungsi Demand tersebut !

14 SUPPLY ANALYSIS - Supply (penawaran) adalah kuantitas produk yang ditawarkan atau dijual di pasar yang secara umum sangat tergantung pada sejumlah variabel. - Model matematis konsep penawaran produk : Q SX = F (P X, P I, P R, T, P E, N F, O) Dimana : Q SX = kuantitas penawaran produk X F = fungsi, berarti fungsi dari atau tergantung pada P X = harga dari produk X P I = harga input yang digunakan untuk memproduksi produk X P R = harga dari produk lain (pengganti) T = tingkat teknologi yang tersedia P E = ekspektasi produsen terhadap harga produk X di masa mendatang N F = banyaknya perusahaan yang memproduksi produk yang sama O = faktor-faktor spesifik lain dari penawaran produk tersebut

15 CONTOH SUPPLY ANALYSIS Fungsi penawaran ruang pusat perbelanjaan (mall) di Surabaya tahun 1996 adalah sebagai berikut : Q SX = 325 + 7 P X – 0,25 P I – 8 P R + 5 N F Q SX = kuantitas penawaran sewa ruang mall (000 m²) P X = harga sewa mall (US $ / m² / bln.) P I = harga input pembangunan mall (US $ / m²) P R = harga sewa ruang perkantoran (US $ / m²) N F = banyaknya pengembang yang menawarkan sewa ruang mall (unit perusahaan) Contoh : Apabila rata-rata harga sewa mall US $ 75 / m² / bln. Dan rata-rata biaya pembangunan (harga input) ruangan mall US $ 500 / m², rata-rata harga sewa ruang perkantoran US $ 25 / m² / bln., jumlah pengembang yang menawarkan sewa ruang mall 20 perusahaan. - Tentukan fungsi penawaran ! - Hitunglah besar kuantitas penawaran sewa ruang mall (000 m²) ! - Gambarkan fungsi Supply tersebut !


Download ppt "EKONOMI MIKRO DEMAND (TAWAR BELI) & SUPPLY (TAWAR JUAL) TIM PENGAJAR EKONOMI MIKRO."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google