Upload presentasi
Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu
Diterbitkan olehAde Kurnia Telah diubah "5 tahun yang lalu
1
ILMU GIZI KODE MK. JAM 2.04 Pengampu : Guntoro, S.Gz
2
BUKU SUMBER Buku utama :
Betty B Alford and Margaret L. (1982). Nutrition During The Life Sycle. New Jersey : Boyle Prentice-Hall, Inc. Clara Mizon Lewin. (1986). Nutrition and nutritional Therapy. Norwalk : Applenton Century Crofts Sylvia, Escoff-Stump. (1985). Nutrition and Diagnosis Related Care. Philadelphia : Lea and Fabijer Sediaoetama Achmad Djaelani, 1991, Ilmu Gizi Untuk Profesi dan Mahasiswa. Dian Rakyat, Jakarta Virginia A Beal. (1986). Nutrition in The Life Span. New York : MacMillan Publishing Co. Sunita Almatsier (2004). Prinsip Dasar Ilmu Gizi, Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
3
KONSEP DASAR ILMU GIZI OLEH : GUNTORO, S.Gz
GARIS BESAR TOPIK : 1. Pengertian Gizi 2. Sejarah Perkembangan Ilmu gizi 3. Pengelompokan Zat Gizi menurut Kebutuhan
4
PENDAHULUAN - Paradigma Sehat : Keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif scr. sosek. - Keadaan Gizi Seimbang konsumsi zat gizi sehari-hari seimbang
5
1. PENGERTIAN GIZI Ilmu Gizi (Nutrition Science) : mempelajari bentuk seni dan cara pengaturan menu Zat gizi (Nutrients) : ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsi Makanan : bahan selain obat yg mengandung zat gizi Pangan (istilah umum) : semua bahan yang dapat dijadikan makanan Bahan Makanan : makanan dalam keadaan mentah. Status Gizi : keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Nutrition : Proses tubuh mengolah makanan Nutriture : Keadaan fisiologis hasil keseimbangan
6
II. SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU GIZI
Relatif baru Mulanya mencakup ruang sgt sempit Zaman Purba dan Yunani Hipocrates (400SM) : Bapak Ilmu Kedokteran, mengibaratkan makanan sebagai panas Penelitian Tentang Pernapasan dan Kalorimetri Antoine Lavoisier (1743 – 1794) (Bapak Ilmu Gizi): mempelajari hal-hal yg. berkaitan dg. penggunaan energi makanan Leibig (1803 – 1873) Jerman : KH, lemak, protein dioksidasi dalam tubuh dan menghasilkan panas Regnault dan Reiset (1840) : Perbandingan antara CO2 yang dikeluarkan dan O2 yang dikonsumsi berbeda Mayer dan Helmholz (1847) : Hukum Konservasi Energi
7
Magendie (awal abad ke-19) : yang Pertama membedakan macam zat gizi BM : KH, L, P. - Rubner (pertengahan abad-19) : menentukan nilai energi urine / faeces dsr penelitian Kalorimetri - Ta : tentang pengaruh spesifik dinamik (SDA) makanan, - Attwater dan Rose (akhir abad-19) : membangun alat Kalorimetri pertama - Attwater dan Bryant (1899) : Menerbitkan DKBM - Awal abad ke-20, Ilmu Gizi semakin menampakkan diri
8
Penemuan Mineral - Tulang dan gigi : terdiri Ca penggumpalan darah ( ta. 1808) - Boussinggault : zat besi sbg. Zat esensial - Leibig : zat besi pembwa O2 sel drh merah Ta.1840 penggunaan zat besi untuk penyembuhan anemia mendapat pengakuan - Ringer (1885) dan Loke (1900) : cairan tubuh perlu konsentrasi elektrolit - Loeb (awal abad-20) : mineral mutlak diperlukan
9
Penemuan Vitamin -Ta Takaki : sindroma beri-beri pelaut Jepang -Ta (di Indonesia/ Hindia Belanda) Eykman : selaput luar beras/aleuron -awal abad-20:Lind (Inggris) : scurvy (skorbut) -Ta.1907 :Holst dan Frolig (Swedia) menimbulkan scurvy -Ta :Funk dlm The Etiologi of Deficiency Disease mengusulkan nama `vitamine` -Ta.1920 : (Drummond) istilah `vitamine`diganti`vitamin` -Ta.1913 : McCollum & Davis menemukan vitamin A
10
Penelitian Pada tingkat Molekular dan Selular - Dimulai sejak 1955
Penelitian Pada tingkat Molekular dan Selular - Dimulai sejak : Pengertian tentang struktur sel yang rumit, peran kompleks, vital - Setelah 1960 : tekanan penelitian gizi berpindah tentang saling keterkaitan Keadaan sekarang - Sudah diketahui sekitar 45 zat gizi yang harus tersedia dalam makanan - Masalah gizi kurang msh tersebar, disisi lain gizi lebih - FAO dan WHO membentuk panitia tetap `Codex Alimentaris`
11
III. PENGELOMPOKAN ZAT GIZI MENURUT KEBUTUHAN
Sumber Zat Pembangun : ikan, telur, ayam, daging, susu, keju, kacang-kacangan, tempe, tahu, oncom Sumber Zat Pengatur : buah, sayuran Sumber Energi : Beras, jagung, gandum, ubi kayu, ubi jalar, kentang, sagu, roti, mi, pisang, dll zat pembangun Zat Pengatur A B Sumber Energi
12
makasih s`moga sukes !
Presentasi serupa
© 2024 SlidePlayer.info Inc.
All rights reserved.