Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

The Power of PowerPoint | thepopp.com 1 SEMINAR, MK LOCAL GOVERNMENT OTODA PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA BERBASIS KEARIFAN/BUDAYA LOKAL Tri Yudi Siswantoro.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "The Power of PowerPoint | thepopp.com 1 SEMINAR, MK LOCAL GOVERNMENT OTODA PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA BERBASIS KEARIFAN/BUDAYA LOKAL Tri Yudi Siswantoro."— Transcript presentasi:

1 The Power of PowerPoint | thepopp.com 1 SEMINAR, MK LOCAL GOVERNMENT OTODA PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA BERBASIS KEARIFAN/BUDAYA LOKAL Tri Yudi Siswantoro NIM : 1171800001

2 The Power of PowerPoint | thepopp.com 2 LATAR BELAKANG MASALAH 1. Berdasarkan kajian dan fakta menunjukkan bahwa bangsa yang maju adalah bangsa yang berkarakter kuat yang berlandaskan nilai nilai kearifan budaya lokal 2. Bangsa yang berkarakter adalah bangsa yang mampu bersaing di era global tanpa harus terikut arus globalisasi yang terkadang membuat tergerusnya kearifan lokal suatu bangsa 3. Peran pendidikan sangat besar dalam membentuk karakter bangsa. Namun kenyataan yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak berbekas dalam membentuk moral dan karakter bangsa yang positif Contohnya : -maraknya kasus yang berbau kerusuhan dan konflik yang terjadi -penegakan hukum di Indonesia yang dilihat dari cara pelaksanaannya juga memperburuk situasi karakter bangsa sekarang ini. Hukum begitu jeli pada kesalahan dan begitu buta pada keadilan 4. Dengan semakin menipisnya karakter bangsa yang dimiliki oleh setiap individu, semakin terhambat pula perkembangan kearifan/budaya lokal di setiap daerah. Derasnya arus globalisasi, modernisasi dan ketatnya puritanisme dikhawatirkan dapat mengakibatkan terkikisnya rasa kecintaan terhadap kebudayaan lokal

3 The Power of PowerPoint | thepopp.com 3 1. Apakah yang dimaksud dengan kearifan/budaya lokal? 2. Apakah yang dimaksud dengan pendidikan karakter bangsa? 3. Bagaimana menerapkan pendidikan karakter berbasis kearifan/budaya lokal? RUMUSAN MASALAH

4 The Power of PowerPoint | thepopp.com 4 KEARIFAN/BUDAYA LOKAL (LOCAL WISDOM) Kearifan lokal adalah pandangan hidup dan ilmu pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan mereka. Kearifan lokal dapat digunakan fondasi membangun karakter bangsa, sepanjang tidak bertentangan dengan nilai- nilai Pancasila. Perlu adanya upaya untuk membendung dampak negatif globalisasi Naritoom (Wagiran, 2010) merumuskan local wisdom dengan definisi ; (1)kearifan lokal adalah sebuah pengalaman panjang, yang diendapkan sebagai petunjuk perilaku seseorang; (2)kearifan lokal tidak lepas dari lingkungan pemilik-nya; dan (3)kearifan lokal itu bersifat dinamis, lentur, terbuka, dan senantiasa me-nyesuaikan dengan zamannya. Kearifan lokal merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari bahasa masyarakat itu sendiri. Kearifan lokal (local wisdom) biasanya diwariskan secara turun temurun dari satu generasi ke generasi melalui cerita dari mulut ke mulut. Kearifan lokal ada di dalam cerita rakyat, peribahasa, lagu, dan permainan rakyat. Kearifan lokal sebagai suatu pengetahuan yang ditemukan oleh masyarakat lokal tertentu melalui kumpulan pengalaman dalam mencoba dan diintegrasikan dengan pemahaman terhadap budaya dan keadaan alam suatu tempatbudayamasyarakatcerita rakyatperibahasa lagupermainan rakyat

5 The Power of PowerPoint | thepopp.com 5 PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai- nilai tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil. Pendidikan merupakan proses pemanusiaan untuk menjadikan manusia memiliki rasa kemanusiaan, menjadi manusia dewasa, dan manusia seutuhnya agar mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi secara penuh dan mengembangkan budaya. Mendidik bermaksud membuat manusia menjadi lebih sempura, membuat manusia meningkatkan hidupnya dari kehidupan alamiah menjadi berbudaya. Mendidik adalah membudayakan manusia. Pendidikan membuat orang berbudaya. Makin tinggi kebudayaan, makin tinggi pula pendidikan atau cara mendidiknya Karakter yang dibangun bukan hanya karakter yang melekat pada peserta didik, tetapi semua warga negara juga harus dibangun. Sehingga dengan demikian, akan terbangun karakter bangsa Indonesia.

6 The Power of PowerPoint | thepopp.com 6 Fungsi dari pendidikan budaya dan karakter bangsa : 1.Pengembangan: pengembangan potensi peserta didik untuk menjadi pribadi berperilaku baik; memiliki sikap dan perilaku yang mencerminkan budaya dan karakter bangsa; 2.Perbaikan: memperkuat kiprah pendidikan nasional untuk bertanggung jawab dalam pengembangan potensi peserta didik yang lebih bermartabat; dan 3.Penyaring: untuk menyaring budaya bangsa sendiri dan budaya bangsa lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang bermartabat. Tujuan pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah: 1.Mengembangkan potensi kalbu/nurani/afektif peserta didik sebagai manusia dan warganegara yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter bangsa; 2.Mengembangkan kebiasaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan nilai-nilai universal dan tradisi budaya bangsa yang religius; 3.menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik sebagai generasi penerus bangsa; 4.mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri, kreatif, berwawasan kebangsaan; dan 5.mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman, jujur, penuh kreativitas dan persahabatan, serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan (dignity).

7 The Power of PowerPoint | thepopp.com 7 PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL Pendidikan berbasis kearifan lokal adalah pendidikan yang mengajarkan peserta didik untuk selalu lekat dengan situasi konkret yang mereka hadapi, Paulo Freire (Wagiran, 2010) menyebutkan, dengan dihadapkan pada masalah dan situasi konkret yang dihadapi, peserta didik akan semakin tertantang untuk menanggapinya secara kritis. Suwito (2008), “ Pilar pendidikan kearifan lokal meliputi ; (1) Membangun manusia berpendidikan harus berlandaskan pada pengakuan eksistensi manusia sejak dalam kandungan; (2) Pendidikan harus berbasis kebenaran dan ke-luhuran budi, menjauhkan dari cara berpikir tidak benar; (3) Pendidikan harus mengembangkan ranah moral, spiritual (ranah afektif) bukan sekedar kognitif dan ranah psikomotorik; dan (4) Sinergitas budaya, pendidikan dan pariwisata perlu dikembangkan secara sinergis dalam pendidikan yang berkarakter.

8 The Power of PowerPoint | thepopp.com 8 Semakin maju perkembangan jaman, semakin disadari pula betapa pentingnya sebuah karakter di dalam suatu bangsa. Bangsa yang besar dapat diketahui dari karakter kuat yang dimilikinya yang bersumber dari nilai-nilai yang digali dari budaya masyarakatnya. Nilai-nilai kearifan lokal bukanlah penghambat kemajuan di era global, namun menjadi suatu kekuatan yang luar biasa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai modal keunggulan kompetetif dan komparatif dari suatu bangsa. Oleh karena itu, pendidikan berbasis kearifan lokal sangat diperlukan, agar suatu bangsa yang maju, masih dapat mempunyai akar budayanya sendiri terlepas dari pengaruh budaya bangsa lain yang tentunya tidak sesuai dengan karakteristik masyarakat yang dimiliki oleh suatu bangsa KESIMPULAN 1.Agar pihak-pihak yang terkait dalam masalah pendidikan dapat mengimplementasikan kearifan budaya lokal untuk dijadikan dasar atau inti dari karakter bangsa 2.Memasukkan pendidikan karakter di dalam kurikulum juga sedikit banyak akan membantu mengatasi krisis karakter yang kita alami sekarang SARAN

9


Download ppt "The Power of PowerPoint | thepopp.com 1 SEMINAR, MK LOCAL GOVERNMENT OTODA PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA BERBASIS KEARIFAN/BUDAYA LOKAL Tri Yudi Siswantoro."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google