Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Tim dosen fisika ppdu stttelkom Difraksi Angota kelompok 1.Alfrajjiady 2.Yudi gusrianto September 20, 2019 Fisika 11.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Tim dosen fisika ppdu stttelkom Difraksi Angota kelompok 1.Alfrajjiady 2.Yudi gusrianto September 20, 2019 Fisika 11."— Transcript presentasi:

1 Tim dosen fisika ppdu stttelkom Difraksi Angota kelompok 1.Alfrajjiady 2.Yudi gusrianto September 20, 2019 Fisika 11

2 2 Difraksi Gambaran tentang difraksi Difraksi celah tunggal Difraksi oleh lubang berbentuk lingkaran Kisi difraksi (grating)

3 Fisika 13 Gambaran tentang difraksi PPeristiwa dibelokkannya gelombang CContoh MMeskipun dipisahkan tembok, suara di dalam ruangan sering kali masih bisa didengar oleh orang diluar ruangan DDi sekitar bayangan gelap, ada pola terang AAir yang terhalang batu akan membelok DDifraksi merupakan superposisi gelombang dari banyak sumber PPrinsip Huygens: setiap muka gelombang merupakan sumber gelombang sekunder baru

4 Fisika 14 Contoh peristiwa difraksi Cahaya terhalang tangan Air dilewatkan pada lubang sempit Difraksi oleh celah tunggalDifraksi oleh celah ganda

5 Fisika 15

6 6 Difraksi Cahaya  Difraksi cahaya sulit diamati karena:  Biasanya sumber cahaya polikromatik sehingga pola difraksi yang ditimbulkan setiap gelombang cahaya saling tumpang tindih  Sumber cahaya terlalu lebar sehingga pola difraksi yang dihasilkan masing-masing bagian akan saling tumpang tindih  Cahaya tidak selalu koheren, sehingga polanya berubah-ubah selalu sesuai perubahan beda fasanya  Dua macam difraksi cahaya  Difraksi Fresnel: pola difraksi diamati di tempat yang tidak jauh dari sumber. Sinar yang terlibat dalam proses difraksi tidak sejajar  Difraksi Fraunhofer: pola difraksi diamati di tempat yang jauh dari sumber. Sinar yang terlibat dalam proses difraksi semuanya sejajar

7 Fisika 17  Difraksi Fresnel sumber Celah difraksi layar

8 Fisika 18  Difraksi Fraunhofer ideal Sumber sangat jauh, sinar yang datang ke celah sejajar Menuju layar yang sangat jauh, sinar sejajar satu sama lain

9 Fisika 19  Skema difraksi Fraunhofer real sumber lensa celah lensa layar

10 Fisika 110 Difraksi Celah Tunggal  Skema difraksi celah tunggal Lebar celah total w, dibagi menjadi n buah celah kecil yang banyak, masing-maing dianggap sebagai sumber gelombang sekunder baru Untuk kasus ini misalnya n=9 Jarak antar celah d L layar O=pusat layar P=titik yang diamati pola difraksinya Muka gelombang datang y1y1 y5y5 y9y9 

11 Fisika 111 Analisis Difraksi Celah Tunggal  Asumsi: Difraksi Fraunhofer  Persamaan Gelombang  y 1 =Asin(kx 1 -  t)  y 2 =Asin(kx 2 -  t)  y 9 =Asin(kx 9 -  t)  Pada celah, semua gelombang (y 1...y 9 ) sefase  Di titik P terjadi superposisi : y p = y 1 + y 2 +...+ y 9 

12 September 20, 2019Fisika 112 Perhitungan beda fasa di P  Beda fasa di titik P hanya karena selisih jarak yang ditempuh masing-masing gelombang dari celah ke titik P  Perhitungan beda fasa:   2 -  1 =(kx 2 -  t)-(kx 1 -  t)=k(x 2 -x 1 )=kdsin    3 -  2 =(kx 3 -  t)-(kx 2 -  t)=k(x 3 -x 2 )=kdsin    3 -  1 =(kx 3 -  t)-(kx 1 -  t)=k(x 3 -x 1 )=2kdsin    9 -  1 =(kx 9 -  t)-(kx 1 -  t)=k(x 9 -x1)=8kdsin  =wksin  x1x1 x2x2 d  x1x1 x2x2  x 2 -x 1 = d sin  d

13 Fisika 113 Penggambaran dengan Fasor  Gelombang di titik P  Y 1 =Asin(kx 1 -  t)=Asin   Y 2 =Asin(kx 2 -  t)  Y 2 =Asin(  +kdsin  )  Y 9 =Asin(kx 9 -  t)  Y 9 = Asin(  +wksin  )  Beda fasa gelombang dari tepi atas dan tepi bawah celah  = wksin  A1A1 A2A2 A9A9 A s = A 1 +A 2 +...+A 9 R A 0 =R    /2 A s =2Rsin  /2

14 Fisika 114 Perhitungan intensitas  Perbandingan amplitudo gelombang superposisi dan amplitudo gelombang pada sumber  Perbandingan intensitas difraksi di Pdengan sumber  Intensitas maximum terjadi pada terang pusat  Terang berikutnya terjadi pada saat sin(  /2)=1.  Intensitas minimum (gelap) terjadi pada saat sin(  /2)=0  =2nπ, n=1,2,…

15 September 20, 2019Fisika 115 Syarat Gelap dan Terang  Syarat minimum (gelap)   =2nπ, n=1,2,…  wksin  =2n   w(2  / )sin  =2n   wsin  =n, n=1,2,....  Syarat terang  Pola terang terjadi di tengah-tengah antara dua minimum  wsin  =(n+½), n=1,2,....

16 Fisika 116 Grafik intensitas difraksi I0I0 0 22 44 66 88 -2  -4  -6  -8   2 3 4 wsin  - -2 -3 -4

17 Fisika 117 Contoh 1  Sebuah celah tunggal lebar 0,2 mm dilewati cahaya yang panjang gelombangnya 100 Å. Jika sebuah layar diletakkan pada jarak 8 m dari celah, tentukan dimana terjadi difraksi minimum pertama. Catatan: minimum pertama adalah minimum setelah terang pusat (n=1) Solusi: Syarat minimum pertama: wsin  = sin  ≈tan  ≈y/L, dengan y = jarak minimum pertama ke terang pusat dan L=jarak celah ke layar. 2.10 -4. (y/8)=100.10 -10  y=4.10 -4 m =0,4 mm

18 Fisika 118 Contoh 2  Sebuah celah tunggal dilewati gelombang dengan =200 Å. Jarak layar ke celah 8 m. Berapa lebar celah agar terang pusat mempunyai lebar 2 kali lebar celah Solusi Syarat minimum 1: wsin  =  sin  ≈tan  ≈y/L Minimum pertama terjadi pada y=w w(w/L)= w 2 = /L=25 Å w = 5 Å w w w L

19 September 20, 2019Fisika 119 Contoh 3  Soal seperti contoh 1 dengan intensitas sumber 10 W/m 2. Dimana terjadinya dan berapa intensitas maksimum ke-1 (maksimum pertama setelah terang pusat) Solusi: Syarat maksimum: wsin  =(n+½), n=1,2,.... maksimum orde ke-1: wsin  =3 /2 0,2.10 -3.(y 1 /8)=300.10 -10 /2 y 1 =6.10 -4 = 0,6 mm

20 Fisika 120  Intensitas   =kwsin   untuk maksimum orde 1:  =(2  / ).(3 /2)=3   Intensitas maksimum orde 1: W/m 2

21 Fisika 121 Difraksi oleh lubang berbentuk lingkaran  Secara matematis lebih susah analisisnya karena harus membuat superposisi gelombang yang bersumber dari setiap titik yang ada di lingkaran  Secara fisis pola difraksi tidak berbeda dengan celah, terjadi pola gelap-terang berbentuk cincin yang disebut cincin Airy  Untuk lingkaran berdiameter d, minimum pertama memenuhi syarat

22 Fisika 122 Cincin Airy

23 Fisika 123 Kisi Difraksi (Grating)  Dibuat dengan membuat goresan pada suatu bahan tertentu dan berfungsi sebagai sistem banyak celah, misalnya 10000/cm.  Cahaya datang ke tiap goresan akan diteruskan atau dipantulkan tergantung jenis gratingnya. Gelombang-gelombang transmisi/pantul itu akan disuperposisikan dan mengalami difraksi  Berdasarkan interferensi banyak celah, makin banyak celahnya makin tajam intensitas maksimumnya. Tetapi karena ada proses difraksi maka semakin tinggi ordenya makin kecil intensitasnya  Jumlah celah dalam kisi difraksi menentukan kemampuan kisi tersebut untuk memisahkan gelombang

24 Fisika 124 Daya pisah gelombang  Misal ada dua gelombang 1 dan 2. Agar kedua gelombang itu terpisah polanya, maka minimum 1 harus berimpit dengan maksimum 2. Misalkan kisi terdiri atas N celah. Pemisahan warna pada orde ke-n terjadi jika  Contoh: agar pada orde ke-2 terjadi pemisahan antara gelombang 5896 Å dan 5890 Å, maka dibutuhkan kisi difraksi dengan jumlah celah sekitar 500

25 Fisika 125 Pola difraksi oleh grating m=0 m=1 m=-1 m=2

26 Fisika 126 Pembiasan Gelombang

27 Fisika 127 Polarisasi

28 Fisika 128 Dispersi

29 Fisika 129 Difraksi Fraunhofer

30 Fisika 130 Penggabungan Warna

31 Fisika 131 A Fabry-Perot fiber optic interferometer formed by the fiber end face and a movable mirror.

32 Fisika 132 Daftar Pustaka  Eugene Hecht and Alfred Zajac, Optics, Addison-Wesley, New York, 1974  Halliday and Resnick, Fisika, terjemahan oleh Pantur Silaban dan Erwin Sucipto, Erlangga, Jakarta, 1984  Sutrisno, Gelombang dan Optik (Seri Fisika), Penerbit ITB, 1984


Download ppt "Tim dosen fisika ppdu stttelkom Difraksi Angota kelompok 1.Alfrajjiady 2.Yudi gusrianto September 20, 2019 Fisika 11."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google