Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

CREATED BY: AHMAD MULKANI, S.Pd

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "CREATED BY: AHMAD MULKANI, S.Pd"— Transcript presentasi:

1 CREATED BY: AHMAD MULKANI, S.Pd
PENGUKURAN CREATED BY: AHMAD MULKANI, S.Pd REV.02/DOC.AHM/GANJIL/TP19-20

2 CREATED BY: AHMAD MULKANI, S.Pd

3 Apa yang akan kita pelajari
PADA TOPIK KALI INI, KITA AKAN MEMPELAJARI 1 BESARAN DAN JENISNYA 2 SATUAN DAN JENISNYA 3 ALAT UKUR BESARAN 4 KONVERSI SATUAN

4 MARI KITA MELAKUKAN PENGAMATAN
Petunjuk…! Ciri-ciri fisik yang harus diamati Duduklah secara berpasangan 1. Bentuk: beraturan/ tidak beraturan 2. Ukuran: panjang/ lebar/ tinggi/ luas/ keliling /volume 3. Massa: ringan/ berat 4. Ketebalan: tipis/ tebal 5. Kehalusan: kasar/ halus 6. Wujud: padat/ cair/ gas 7. Memiliki warna…. 8. Memiliki aroma…. Perhatikan benda-benda yang disajikan oleh guru, kemudian lakukan pengamatan terkait ciri-ciri fisik setiap benda Tuliskan hasil pengamatan kalian kalian pada buku tulis. Kalian dapat mendiskusikannya dengan pasangan duduk kalian Presentasikan hasil pengamatan kalian

5 MARI KITA ANALISIS HASIL PENGAMATAN
Setelah kalian menyelesaikan pengamatan, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut! 1 Dari hasil pengamatan kalian, ciri-ciri fisik apa saja yang memungkinkan untuk dapat diukur dan hasilnya dapat dinyatakan dengan angka-angka? 2 Ciri-ciri fisik atau segala sesuatu yang dapat diukur dan hasilnya dapat dinyatakan dengan angka-angka atau nilai dalam pengukuran disebut dengan…………………………... Sedangkan sesuatu yang menyertai angka/nilai yang diukur disebut dengan…………………

6 KONSEP BESARAN Apa yang dimaksud dengan besaran?
Apa sajakah contoh-contoh besaran yang ada disekitar kita? Besaran adalah segala sesuatu yang dapat di ukur dengan menggunakan alat tertentu serta hasil pengukurannya dapat dinyatakan dengan angka/nilai Jumlah zat, intensitas cahaya, waktu, arus listrik, suhu, massa, dan panjang. Perhatikan berbagai kalimat berikut! PANJANG kain dapat diukur dan hasilnya berupa angka, sehingga PANJANG adalah besaran Seorang pengrajin membeli kain bewarna merah sepanjang 2 meter Siswa ditugaskan oleh guru mengukur kapasitas sebuah tabung, volume yang terukur sebesar 500 m3 VOLUME tabung dapat diukur dan hasilnya berupa angka, sehingga VOLUME adalah besaran WAKTU lari dapat diukur dan hasilnya berupa angka, sehingga WAKTU adalah besaran Juara lari cepat di Sekolah Mondial mampu mencatatkan waktu 45 detik

7 BESARAN DAN JENISNYA Besaran dibedakan menjadi 2 jenis Besaran Pokok
Besaran Pokok adalah besaran-besaran yang satuan nilainya sudah ditetapkan standarnya secara sistem internasional (SI) Besaran Pokok Satuan Lambang Satuan Alat Ukur Jumlah Zat/molekul mole mol Tidak dapat diukur secara langsung Intensitas Cahaya kandela cd Lightmeter Waktu sekon s Stopwatch Kuat Arus Listrik ampere A Amperemeter Suhu kelvin K Termometer Massa kilogram Kg Neraca/timbangan Panjang meter m Mistar, Jangka sorong, mikrometer sekrup

8 Besaran dibedakan menjadi 2 jenis
BESARAN DAN JENISNYA Besaran dibedakan menjadi 2 jenis BESARAN TURUNAN Besaran Turunan adalah besaran-besaran yang satuannya berasal dari 2 atau lebih besaran pokok Contoh: Besaran Volume Volume = p x l x t = m x m x m = m3 Besaran Kecepatan Kecepatan = perpindahan / waktu = m / s Besaran Percepatan Kecepatan = kecepatan / waktu = (m / s) / s = m / s2 Besaran Massa Jenis Massa Jenis = massa / volume = kg / m3 Contoh: Besaran Gaya Gaya = massa x percepatan = kg x (m / s2 ) = kg m s-2 Besaran Tekanan Tekanan = Gaya / Luas Permukaan = kg x (m / s2) / m2 = kg m-1 s-2 Besaran Usaha / Energi Usaha = gaya x perpindahan = kg x (m / s2 ) x m = kg m2 s-2

9 KONSEP SATUAN Apa yang dimaksud dengan satuan?
Apa sajakah contoh-contoh satuan yang ada disekitar kita? Satuan adalah segala sesuatu yang menyertai angka/nilai hasil dari pengukuran suatu besaran Meter, kilogram, sekon/detik, meterkuadrat, meterkubik dll. Perhatikan berbagai kalimat berikut! 2 adalah angka hasil pengukuran diikuti oleh meter, maka meter sebagai satuannya Seorang pengrajin membeli kain bewarna merah sepanjang 2 meter 500 adalah angka hasil pengukuran diikuti oleh m3, maka m3 sebagai satuannya Siswa ditugaskan oleh guru mengukur kapasitas sebuah tabung, volume yang terukur sebesar 500 m3 45 adalah angka hasil pengukuran diikuti oleh detik, maka detik sebagai satuannya Juara lari cepat di Sekolah Mondial mampu mencatatkan waktu 45 detik

10 Contoh: jengkal, kaki, tombak dll
JENIS-JENIS SATUAN 1. SATUAN BAKU Satuan baku adalah satuan yang standarnya telah disepakati secara sistem internasional (SI). Contoh: meter, kilogram, sekon dll 2. SATUAN TIDAK BAKU Satuan tidak baku adalah satuan yang standarnya tidak sama/tidak berlaku secara sistem internasional (SI). Contoh: jengkal, kaki, tombak dll

11 MENGGUNAKAN ALAT UKUR BESARAN POKOK PANJANG
1. JANGKA SORONG KEGUNAAN Untuk mengukur diameter dalam atau luar suatu benda serta kedalaman lubang benda KETELITIAN JANGKA SORONG Jangka sorong secara umum memiliki angka ketelitian 0,01 cm

12 CONTOH SOAL JANGKA SORONG
Hitunglah diameter benda hasil pengukuran menggunakan jangka sorong berikut! s.u = 3,1 cm s.n = 7 = 7 x 0,01 cm = 0,07 cm Diameter = s.u + s.n = 3,1 cm + 0,07 cm = 3,17 cm

13 LATIHAN SOAL 1 JANGKA SORONG
Hitunglah diameter benda hasil pengukuran menggunakan jangka sorong berikut!

14 LATIHAN SOAL 2 JANGKA SORONG
Hitunglah diameter benda hasil pengukuran menggunakan jangka sorong berikut!

15 LATIHAN SOAL 3 JANGKA SORONG
Hitunglah diameter benda hasil pengukuran menggunakan jangka sorong berikut!

16 MENGGUNAKAN ALAT UKUR BESARAN POKOK PANJANG
2. MIKROMETER SEKRUP Digunakan untuk mengukur ketebalan suatu benda. Secara umum ketelitian alat ini adalah 0,01 mm Title in here

17 CONTOH SOAL MIKROMETER SEKRUP
Hitunglah ketebalan benda hasil pengukuran menggunakan mikrometer sekrup berikut! s.u = 4,5 mm s.n = 38 = 38 x 0,01 mm = 0,38 mm Ketebalan = s.u + s.n = 4,5 mm + 0,38 mm = 4,88 mm

18 LATIHAN SOAL 1 MIKROMETER SEKRUP
Hitunglah ketebalan benda hasil pengukuran menggunakan mikrometer sekrup berikut!

19 LATIHAN SOAL 2 MIKROMETER SEKRUP
Hitunglah ketebalan benda hasil pengukuran menggunakan mikrometer sekrup berikut!

20 LATIHAN SOAL 3 MIKROMETER SEKRUP
Hitunglah ketebalan benda hasil pengukuran menggunakan mikrometer sekrup berikut!

21 MENGGUNAKAN ALAT UKUR BESARAN POKOK WAKTU
3. STOPWATCH ANALOG Stopwatch analog banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk mengukur besaran waktu dalam melakukan berbagai aktivitas. Manfaat Bunyi Manfaat Bunyi Jarum penunjuk pada lingkaran besar menunjukkan satuan waktu detik Manfaat Bunyi Manfaat Bunyi Pada gambar terlihat jarum menunjukkan pada angka 10 detik Jarum penunjuk pada lingkaran kecil menunjukkan satuan waktu menit Pada gambar terlihat jarum menunjukkan pada angka 1 menit Jadi berdasarkan gambar terukur waktu = 1 menit 10 detik atau = 60 detik + 10 detik = 70 detik

22 LATIHAN SOAL 1 STOPWATCH ANALOG
Hitunglah waktu hasil pengukuran dalam satuan detik menggunakan stopwatch berikut!

23 LATIHAN SOAL 2 STOPWATCH ANALOG
Hitunglah waktu hasil pengukuran dalam satuan detik menggunakan stopwatch berikut!

24 LATIHAN SOAL 3 STOPWATCH ANALOG
Hitunglah waktu hasil pengukuran dalam satuan detik menggunakan stopwatch berikut!

25 MENGGUNAKAN ALAT UKUR BESARAN POKOK MASSA
4. NERACA ATAU TIMBANGAN Neraca digunakan untuk mengukur besaran massa. Salah satu jenis timbangan manual adalah neraca Ohaus tiga lengan Neraca ini digunakan denan cara menggeser BEBAN GESER hingga TITIK NOL berada dalam keadaan seimbang

26 MENGGUNAKAN ALAT UKUR BESARAN POKOK MASSA
4. NERACA ATAU TIMBANGAN Berikut adaah hasil pengukuran menggunakan neraca ohaus tiga lengan Massa benda yang terukur berdasarkan gambar di atas adalah: Massa = massa pada lengan depan + lengan tengah + lengan belakang = 5,5 gram + 20 gram gram = 225,5 gram atau 0,2255 kg

27 LATIHAN SOAL 1 NERACA/TIMBANGAN
Berikut adaah hasil pengukuran menggunakan neraca ohaus empat lengan Hitunglah massa benda yang terukur berdasarkan gambar di atas dalam satuan gram dan kilogram!

28 LATIHAN SOAL 2 NERACA/TIMBANGAN
Supaya neraca seimbang, berapakah masaa pemberat benda X harus ditambahkan? Dalam gram dan kilogram

29 LATIHAN SOAL 3 NERACA/TIMBANGAN
Supaya neraca seimbang, pada piringan sebelah kanan harus ditambahkan anak timbangan seberat? Dalam gram dan kilogram.

30 MENGGUNAKAN ALAT UKUR BESARAN TURUNAN VOLUME
5. GELAS UKUR ATAU GELAS UKUR BERPANCURAN Untuk mengukur volume benda yang tidak beraturan dapat menggunakan gelas ukur atau gelas ukur berpancuran. Volume Batu = Volume Sesudah (V2) – Volume sebelum (V1) Volume batu = 100 ml – 50 ml = 50 ml Karena 1 ml = 1 cm3 Maka volume batu nilainya sama dengan cm3 Caranya isi gelas ukur dengan air, lalu catat volume awal air. Kemudian masukkan benda kedalam gelas tersebut. Lalu catat kenaikan volume air. Selisih kenaikan volume air dengan volume awal air sama dengan volume benda.

31 MENGGUNAKAN ALAT UKUR BESARAN TURUNAN VOLUME
5. GELAS UKUR ATAU GELAS UKUR BERPANCURAN Berikut adalah gelas ukur berpancuran Volume Batu = 30 cm3 Karena 1 ml = 1 cm3 Maka volume batu nilainya sama dengan 30 ml Cara menghitung volume benda tak beraturan menggunakan gelas ukur berpancuran adalah dengan mengukur volume air yang ditampung pada gelas ukur berskala. Volume air yang ditampung sama dengan volume benda.

32 LATIHAN SOAL 1 NERACA DAN GELAS UKUR
Tentukan massa jenis benda berdasarkan gambar di atas dalam satuan g/cm3 dan kg/m3 !

33 LATIHAN SOAL 2 NERACA DAN GELAS UKUR
Hitunglah massa jenis benda P seperti pada gambar berikut dalam satuan g/cm3 dan kg/m3 !

34 LATIHAN SOAL 3 NERACA DAN GELAS UKUR
Tiga buah batu dimasukkan ke dalam gelas berpancuran yang berisi air sebanyak 50 mL, kemudian air yang tumpah ditampung pada gelas lain seperti tampak pada gambar. Jika massa total ketiga batu tersebut adalah 90 gram, hitunglah massa jenis batu dalam satuan g/cm3 dan kg/m3 !

35 SMP FAKULTY: CHANGE TO BETTER
Thank You!


Download ppt "CREATED BY: AHMAD MULKANI, S.Pd"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google