Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Penalaran PROPOSISI KATEGORIS. Penalaran Proposisi Kategoris Arti Proposisi Kategoris  Proposisi Kategoris adalah suatu pernyataan yang terdiri atas.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Penalaran PROPOSISI KATEGORIS. Penalaran Proposisi Kategoris Arti Proposisi Kategoris  Proposisi Kategoris adalah suatu pernyataan yang terdiri atas."— Transcript presentasi:

1 Penalaran PROPOSISI KATEGORIS

2 Penalaran Proposisi Kategoris Arti Proposisi Kategoris  Proposisi Kategoris adalah suatu pernyataan yang terdiri atas hubungan 2 term sebagai subjek dan predikat serta dapat dinilai benar atau salah.  Di dalam proposisi ini, Predikat (P) menerangkan Subjek (S) tanpa syarat.  Proposisi Kategoris terbagi dalam 2 bagian: kuantitas dan kualitas. Kuantitas berisikan 2 hal: universal (P menerangkan semua S, misal: semua mahasiswa STP itu rajin) dan partikular (P menerangkan sebagian S, misal: sebagian mahasiswa STP itu orang Batak). Kualitas berisikan 2 hal: afirmatif (P dipersatukan dgn S melalui kata penghubung yang bersifat mengakui, misal: kambing adalah binatang) dan negatif (P dan S dihibungkan dengan kata penghubung yang bersifat menyangkal, misal: Pacar Adi bukan Sinta).

3 Penalaran Proposisi Kategoris Unsur-Unsur dalam Proposisi Kategoris:  Term sebagai SUBJEK: hal yang diterangkan dalam pernyataan, yang sering disimbolkan dengan ‘S’  Term sebagai PREDIKAT: hal yang menerangkan dalam pernyataan, yang sering disimbolkan dengan ‘P’  KOPULA, hal yang mengungkapkan adanya hubungan antara subjek dan predikat, dapat meng-iyakan atau meng-ingkari, yang menunjukkan kualitas pernyataan  PEMBILANG, yang menunjukkan kuantitas.  Dalam proposisi kategoris, kuantitas dan kualitas kemudian digabungkan. Hasil penggabungan itu menghasilkan 4 proposisi kategoris, yaitu: A, E, I dan O.

4 Penalaran Proposisi Kategoris Unsur-Unsur dalam Proposisi Kategoris: S P P P SP P SSP

5 Penalaran Proposisi Kategoris Beberapa Jenis Penalaran Langsung: KONVERSI  Konversi adalah jenis penyimpulan langsung dengan cara menukar kedudukan subjek dan predikat tanpa mengubah makna.  Contoh Konversi: 1.Semua manusia adalah berakal budi, jadi: semua yang berakal budi adalah manusia 2.Semua anggota DPR adalah anggota MPR, jadi: sebagian anggota MPR adalah anggota DPR. 3.Semua manusia bukan kera, jadi: semua kera bukanlah manusia 4.Semua sarjana hukum adalah politikus, jadi: sebagian politikus adalah sarjana hukum 5.Sebagian rakyat Indonesia adalah suku Nias, jadi: semua suku Nias adalah rakyat Indonesia

6 Penalaran Proposisi Kategoris Beberapa Jenis Penalaran Langsung: INVERSI  Inversi adalah jenis penyimpulan langsung dengan cara menegasikan (mengingkari) subjek dan predikat pada proposisi.  Misalnya: 1.Semua rakyat Indonesia diharuskan berpancasila, jadi: semua yang bukan rakyat Indonesia tidak diharuskan berpancasila 2.Semua manusia adalah makhluk hidup, jadi: sebagian yang bukan manusia adalah makhluk hidup; atau sebagian yang bukan manusia adalah bukan makhluk hidup. 3.Sebagian makhluk adalah manusia, jadi: semua yang bukan makhluk adalah bukan manusia

7 Penalaran Proposisi Kategoris Beberapa Jenis Penalaran Langsung: KONTRAPOSISI  Kontraposisi adalah penyimpulan langsung dengan cara menukar kedudukan subjek dan predikat serta menegasikannya.  Contoh kontraposisi: 1.Semua sudut siku-siku adalah 90 derajat, jadi: semua yang bukan 90 derajat adalah bukan siku-siku 2.Semua mahasiswa semester 2 STPDM adalah manusia, jadi: semua yang bukan manusia adalah pasti bukan mahasiswa semester 2 STPDM 3.Semua mahasiswa tingkat 1 adalah bukan kera, jadi: sebagian yang bukan kera adalah adalah mahasiswa tingkat 1; atau sebagian yang bukan kera adalah bukan mahasiswa tingkat 1.

8 Penalaran Proposisi Kategoris Beberapa Jenis Penalaran Langsung: OPOSISI  Oposisi, penyimpulan secara langsung dengan membandingkan antara proposisi yang satu dengan proposisi yang lain dalam term yang sama, tetapi bisa berbeda kuantitas ataupun kualitasnya untuk menentukan keabsahan sebuah proposisi (dapat berbentuk kontradiksi, kontraris, subkontraris, subalternasi dengan hukumnya masing-masing).  Contoh Oposisi: 1.Semua mahasiswa masuk kelas, maka: sebagian mahasiswa tidak masuk kelas (kontradiksi)

9

10

11

12

13 PROPOSISI KATEGORIS PENALARAN TIDAK LANGSUNG Didasarkan atas 2 proposisi / lebih, kemudian ditarik konklusi PENALARAN LANGSUNG Didasarkan pada satu proposisi (premis), kemudian ditarik sebuah konklusi


Download ppt "Penalaran PROPOSISI KATEGORIS. Penalaran Proposisi Kategoris Arti Proposisi Kategoris  Proposisi Kategoris adalah suatu pernyataan yang terdiri atas."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google