Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

INISIASI 3 “TEORI ADMINISTRASI KLASIK DAN NEO KLASIK; DAN TEORI ORGANISASI” MATERI TUTORIAL ONLINE 3.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "INISIASI 3 “TEORI ADMINISTRASI KLASIK DAN NEO KLASIK; DAN TEORI ORGANISASI” MATERI TUTORIAL ONLINE 3."— Transcript presentasi:

1 INISIASI 3 “TEORI ADMINISTRASI KLASIK DAN NEO KLASIK; DAN TEORI ORGANISASI” MATERI TUTORIAL ONLINE 3

2 A. TEORI ADMINISTRASI KLASIK Teori administrasi klasik : A.Manajemen Ilmiah (Scientific Management) 1) Robert Owen (1771-1858) dikenal sebagai Bapak Personalia Modern menyatakan bahwa investasi terbaik bagi para manajer adalah pekerja. 2)Charles Babbage (1792-1871) menyatakan bahwa adanya pembagian kerja akan menambah ketrampilan kerja dan mempertinggi efisiensi 3) F.W. Taylor (1856-1916) melakukan penelitian gerak dan waktu (motion and time study) dan standar kerja, serta seleksi pekerja. Pekerja dapat dimotivasi dengan balas jasa ekonomi lebih yang dihasilkan dari kenaikan produksi.

3 A. TEORI ADMINISTRASI KLASIK B.Teori Administrasi (Administratives Theory) 1)Henry Fayol (1841-1925) berpendapat bahwa administrasi merupakan bagian dari kegiatan badan usaha dengan menerapkan : 6 fungsi atau kegiatan yaitu kegiatan teknis, kegiatan komersial, kegiatan finansial, kegiatan akunting, kegiatan keamanan, dan kegiatan administrasi. 5 fungsi administrasi/ manajemen yaitu: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pemberian perintah (commanding), pengkoordinasian (coordinating), dan pengawasan (controlling). 14 prinsip administrasi yaitu: pembagian kerja (division of work), kewenangan (authority), disiplin (discipline), kesatuan perintah (unity of command), kesatuan arah/tujuan (unity of direction), mendahulukan kepentingan umum daripada pribadi (subordination of individuals to general interest), penggajian (remuneration), sentralisasi (centralization), jenjang hirarki (hierarchical scale), tata tertib (order), keadilan/ kesamaan (equity), stabilitas staf/jabatan (stability of staffs or tenure), inisiatif (initiatives), semangat korps (esprit de corps),

4 A. TEORI ADMINISTRASI KLASIK B.Teori Administrasi (Administratives Theory) 2)Luther Gullick dan Lyndall Urwick (1937) menyatakan daftar 7 fungsi pokok peranan administrator POSDCORB yaitu: a. Planning (perencanaan) b. Organizing (pengorganisasian) c. Staffing (penyusunan staf) d. Directing (memimpin/mengarahkan) e. Coordinating (perkoordinasian) f. Reporting (pelaporan) g. Budgeting (penganggaran)

5 A. TEORI ADMINISTRASI KLASIK C.Teori Birokrasi Max Weber (1864-1920) menyatakan aturan-aturan organisasi yang disebut tatanan administrasi yang ditentukan oleh siapa yang memberikan perintah kepada siapa (koordinasi inperatif). Weber mengidentifikasikan 10 ciri/ tipe birokrasi ideal yaitu: 1)Para anggota staf secara pribadi hanya menjalankan tugas impersonal jabatan mereka 2)Adanya hirarki jabatan yang jelas 3)Fungsi-fungsi jabatan ditentukan dengan tegas 4)Para pejabat diangkat berdasarkan kontrak 5)Mereka dipilih berdasarkan kualifikasi professional 6)Mereka memilii gaji dan hak-hak pension 7)Pos jabatan adalah lapangan kerjanya sendiri (pokoknya) 8)Terdapat struktur karir dan promosi yang dimungkinkan berdasarkan senioritas maupun keahlian dan pertimbangan keunggulan 9)Pejabat mungkin tidak sesuai dengan penempatannya 10)Tunduk pada sistem disipliner dan kontrol yang seragam

6 B. TEORI ADMINISTRASI NEO KLASIK Teori administrasi neo klasik : 1.Pendekatan Hubungan Kemanusiaan (Human Relation Approach). a. Marry Porker Follet (1863-1933) menekankan perlunya kepentingan umum dalam organisasi. Agar manajemen dan pekerja benar-benar dapat menjadi bagian dari kelompok, maka pandangan tradisional harus ditinggalkan. b.Elton Mayo (1880-1949) melalui studi hawthorn (hawtorn study) ditemukan bahwa faktor manusia merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas kerja. c.Oliver Sheldon (1894-1951) menekankan tanggung jawab sosial perusahaan k kepada masyarakat dan industri harus dilengkapi dengan harga paling murah selaras dengan standar mutu yang memadai serta didistribusikan dengan sedemikian rupa secara lengsung maupun tidak lengsung sehingga meningkatkan tujuan tertinggi dari masyarakat

7 B. TEORI ADMINISTRASI NEO KLASIK Teori administrasi neo klasik: 2.Pendekatan Perilaku (Behavioral Approach) a. Hugo Minsterberg (1863-1961) menekankan psikologi dan efisiensi industry bahwa alat-alat psikologis membantu kegiatan pencapaian tujuan yang efektif. b.Chester I. Barnard (1886-1961) menekankan fungsi-fungsi eksekutif dengan memperkenalkan konsep-konsep organisasi informal, pengambilan keputusan, status, komunikasi, dinamika individu dengan organisasi. 3 aspek teori kehidupan organisasi yaitu: organisasi sebagai suatu sistem, organisasi formal dan informal, peranan eksekutif. c.Herbert A. Simon (1947) menekankan administrative behavior dengan tiga tema utama yaitu: keputusan adalah dasar dari teori administrasi, konsep instrument rationality, dan konsep satisfying (kepuasan). d.Abraham Maslow menekankan tingkat kebutuhan manusia mulai dari kebutuhan biologis/ fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial, kebutuhan harga diri, dan kebutuhan aktualisasi diri. e.Douglas Murray McGregor mengembangkan asumsi teori X dan Y yang dipergunakan manajer dalam melaksanakan kegiatannya f. Warren Bennis yang menyatakan bahwa demokrasi tidak dapat dielakkan dalam organisasi

8 B. TEORI ADMINISTRASI NEO KLASIK Teori administrasi neo klasik : 3.Pendekatan Sistem (System Approach) a. Barnard (1938) menekankan bahwa organisasi sebagai suatu sistem aktivitas yang kooperatif antara dua atau lebih yang merupakan sistem terbuka b.Sundarso (2006) menyatakan karakteristik sistem yaitu: kesleuruhan, mencapau tujuan, entropi, transformasi, regulasi, hirarki sistem, diferensiasi elemen/subsistem, ekuifinalitas Elemen dasar sebuah sistem terdiri atas masukan (input), proses (process), keluaran (output), dan umpan balin (feedback).

9 C. TEORI ORGANISASI Pengertian teori organisasi : 1.Teori Organisasi Klasik (Teori Struktur) menekankan pada struktur dengan ciri: a. Adanya pembagian kerja b.Hirarki proses fungsional c.Struktur hubungan kekuasaan d.Pengawasan yang ketat Reksohadiprojo (1988) menyatakan teori klasik berkembang dalam tiga aliran yaitu: a. Birokrasi yang rasional dalam mencapai tujuan b.Teori administrasi yang memusatkan pada prinsip-prinsip manajemen dan unsur-unsur manajemen sebagaimana dinyatakan oleh Henry Fayol c.Manajemen Ilmiah dengan pencapaian efisiensi terbear melalui pembagian kerja atau spesialisasi

10 C. TEORI ORGANISASI Teori organisasi : 2.Teori Hubungan Antar Manusia yang muncul karena Hawthorn studies dengan ciri: a. Adanya hasil atau produk daripada hubungan manusia b.Adanya motivasi yang dijalankan oleh pimpinan organisasi Wursanto (2003) menyatakan teori hubungan antar manusia yaitu: a. Organisasi merupakan hubungan kemanusiaan b.Organisasi dapat diurus dengan baik dan dapat mencapai sasaran yang ditetapkan apabila di dalamnya terdapat hubungan antar pribadi yang serasi c.Tujuan dari teori ini adalah untuk mendapatkan kepuasan psikologis karyawan, moral yang tinggi, disiplin yang tinggi, loyalitas yang tinggi, dan motivasi yang tinggi

11 C. TEORI ORGANISASI Teori organisasi : 3.Teori Proses dengan ciri: a. Adanya kerja sama antar sekelompok orang-orang secara nyata b.Adanya dinamika (gerak ubah) organisasi Wursanto (2003) menyatakan teori proses yaitu: a. Berhasil tidaknya organisasi mencaai tujuan tergantung pada proses kerjasama antara orang-orang dalam organisasi b.Pimpinan organisasi harus mendayagunakan dan mengarahkan proses kerjasama itu ke arah tercapainya tujuan yang ditetapkan

12 C. TEORI ORGANISASI Teori organisasi : 4.Teori Perilaku dengan ciri: a. Ada tidaknya, baik buruknya, suatu organisasi itu tergantung dari perilaku para anggotanya b.Setiap organisasi mempunyai watak, temperamen, cita-cita, keinginan yang berbeda-beda, yang mengakibatkan perilaku dari setiap anggota organisasi yang berbeda-beda sebagaimana dinyatakan oleh Herbert A. Simon. c.Perilaku dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu: perilaku formal sebagai akibat hubungan formal dalam organisasi, perilaku informal sebagai akibat dari hubungan informal yang timbul dalam organisasi, dan perilaku nonformal yang merupakan akibat adanya hubungan nonformal yang merupakan jembatan antara perilaku formal dengan informal yang saling mempengaruhi.

13 C. TEORI ORGANISASI Teori organisasi: 5.Teori Sistema dengan ciri: a. Organisasi sebagi jaringan (network) daripada berbagai sistem yang berkaitan satu sama lain, serta bekerja dan bergerak berdasarkan tata-kaitan sistem- sistem tertentu b.Ancangan sistem melihat organisasi dalam kaitannya dengan lingkungannya. Karena itu struktur organisasi harus menyediakan saluran-saluran komunikasi yang mempermudah pengambilan keputusan sebagaimana dinyatakan oleh Barnes (1984). c.Teori organisasi dapat didefinisikan sebagai teori yang menerangkan dan memprediksi apa dan bagaimana struktur, proses dan perilaku dari berbagai macam organisasi menurut budaya dan lingkungan.

14 D. PENGERTIAN DAN HAKIKAT ORGANISASI Pengertian organisasi : a. Organisasi adalah entitas sosial yang secara sengaja dikoordinasikan, dengan batas-batas yang relatif jelas, yang berfungsi dalam waktu yang reltif berkelanjutan, untuk mencapai tujuan atau beberapa tujuan bersama (Robbins dan M. Coulter, 2002) b.Organisasi adalah hubungan-hubungan yang terpolakan di antara orang-orang, yang berkaitan dengan aktivitas-aktivitas yang saling berhubungan, yang diarahkan untuk suatu tujuan tertentu (Wexley dan Yuki, 2003). Organisasi menurut Prof. Dr. Sondang P. Siagian (1983, 1985) : a.Organisasi sebagai wadah dimana kegiatan-kegiatan administrasi dan manajemen dijalankan. b.Organisasi sebagai proses dimana dianalisis interaksi antara orang-orang yang menjadi anggota organisasi itu

15 E. TUJUAN ORGANISASI Tujuan organisasi menurut Silalahi (2003) dapat dibagi menjadi 2 dimensi tujuan yaitu: a. Tercapainya tujuan organisasi secara efektif dan efisien b.Tercapainya kepuasan dari anggota organisasi Tujuan organisasi yaitu: a.Pelayanan (services) b.Mencari keuntungan (profit) c.Tujuan sosial

16 F. ASAS-ASAS ORGANISASI Asas-asas organisasi menurut LAN (1997-a) dapat dibagi menjadi 11 asas yaitu: a. Asas Pembagian Tugas b.Asas Fungsionalisasi c.Asas Koordinasi d.Asas Kesinambungan e.Asas Akordion f.Asas Pendelegasian Wewenang g. Asas Keluwesan h.Asas Rentang Kendali i.Asas Jalur dan Staf j.Asas Kejelasan dan Pelembagaan k.Asas Pengembangan Jabatan Fungsional

17 G. BENTUK-BENTUK ORGANISASI Bentuk-bentuk organisasi menurut Prof. Dr. Sondang P. Siagian (1985) dapat dibagi menjadi 4 bentuk yaitu: a. Organisasi Lini (Line Organization) dengan ciri-ciri yaitu: organisasi kecil, jumlah karyawan masih sedikit, pemilik merupakan pimpinan organisasi, hubungan kerja pimpinan dan bawahan bersifat langsung, tingkat spesialisasi masih rendah, semua anggota organisasi saling kenal, tujuan yang hendak dicpai masih sederhana, alat-alat yang dibutuhkan masih sederhana, struktur organisasi masih sederhana, dan produksi yang belum beragam. b.Organisasi Lini dan Staf (Line And Staff Organization) dengan ciri-ciri: organisasinya besar dan kompleks, jumlah karyawan banyak, hubungan kerja bersifat langsung, terdapat dua kelompok orang dalam organisasi yang menjalankan tugas pokok dan yang menjalankan tugas penunjang, spesialisasi yang sudah beragam c.Organisasi Fungsional (Functional Organization) dengan ciri tidak terlalu menekankan pada hirarki structural namun lebih banyak pada sifat dan fungsi yang perlu dijalankan d.Organisasi Tipe Panitia (Committee Type Of Organization) dengan ciri dimana pimpinan dan para pelaksana dibentuk dalam kelompok-kelompok yang bersifat panitia.

18 DAFTAR PUSTAKA Barnes, M.C. (1984). Organisasi Perusahaan. Jakarta: Pustaka Binaman Pressindo Fayol, Henry. (1949) General and Industrial Management. London: Sir Isac, itman & Sons Karyana, Ali. Enceng, Darmanto. (2014). Pengantar Ilmu Administrasi. Tangerang Selatan: Penerbit Universitas Terbuka Reksohadiprodjo, Sukanto. (1988) Organisasi Perusahaan. Jakarta: Penerbit Karunika Universitas Terbuka Robbins, Steppeen P. and Mary Coulter. (2002) Management. New Jersey: Prentice Hall Siagian, Sondang P. (1983). Filsafat Administrasi. Jakarta: Gunung Agung Siagian, Sondang P. (1985). Organisasi, Kepemimpinan, dan Perilaku Administrasi. Jakarta: Gunung Agung Silalahi, Ulbert. (2003). Studi Tentang Ilmu Administrasi: Konsep, Teori, dan Dimensi. Bandung: Sinar Baru Algesindo Wexley, K.N., & G.A. Yuki. (1977,2003). Organizational Behavior and Personnel Psychology. Homewood Illinois: R. D. Irwin. Wursanto, Ig. (2003). Dasar-Dasar Ilmu Organisasi. Yogyakarta: Penerbit Andi.

19 Terima kasih


Download ppt "INISIASI 3 “TEORI ADMINISTRASI KLASIK DAN NEO KLASIK; DAN TEORI ORGANISASI” MATERI TUTORIAL ONLINE 3."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google