Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Dosen Pembimbing : Sutrisno, BSEE, MT.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Dosen Pembimbing : Sutrisno, BSEE, MT."— Transcript presentasi:

1 Dosen Pembimbing : Sutrisno, BSEE, MT.
Membangun Radio Link Point to Point Menggunakan Ubiquiti Rocket M5 5 GHz Dosen Pembimbing : Sutrisno, BSEE, MT. PT. Bandung Sinergi Akses Teknologi (GreenLinks)

2 Latar Belakang 1. Perkembangan dalam Dunia Jaringan
2. Perlunya Sistem Transmisi yang Lebih Efektif dan Efisien

3 Tujuan 1. Mengetahui kegunaan dan cara kerja dari sistem radio Ubiquiti 2. Membangun dan merealisasikan radio link point to point menggunakan ubiquiti rocket M5

4 Metode Pelaksanaan Tinjauan Pustaka Monitoring Pengujian Dan Analisis
Perancangan Installasi

5 Tinjauan Pustaka

6 Point to Pont Protocol PPP merupakan data link protokol yang digunakan untuk melakukan koneksi secara langsung antara dua node melalui kabel serial, line telepon, trunk line, telepon selular, jalur radio yang special, atau fiber optik.

7 Fitur-Fitur PPP PPP protocol beroperasi melalui koneksi interface piranti Data Communication Equipment (DCE) dan piranti Data Terminal Equipment (DTE). PPP protocol dapat beroperasi pada kedua modus synchronous (dial-up) ataupun asynchronous dan ISDN.

8 Radio Propagasi Propagasi Line of Sight Radio Microwave

9 Propagasi Line of Sight
karakteristik propagasi radio  dengan frekuensi tinggi Faktor-faktor yang mempengaruhi : Radio Horison Kelengkungan bumi dan efek atmosfer Jarak Geometris ke horison Rentang pelayanan yang sebenarnya Gangguan propagasi Line of Sight

10 Radio Microwave Gelombang radio microwave adalah gelombang dengan panjang gelombang mulai dari satu meter sampai satu milimeter atau ekuivalennya, dengan rentang frekuensi antara 300 MHz (0,3 GHz) dan 300 GHz.

11 MIMO MIMO adalah singkatan dari Multiple Input Multiple Output
sebuah receiver atau transmitter menggunakan lebih dari satu antena Kelemahannya waktu interval yang menyebabkan adanya sedikit delay pada antena akan mengirimkan sinyal, meskipun pengiriman sinyalnya sendiri lebih cepat. 

12 Perancangan

13 Perancangan Site Menggunakan Airlink

14 Perancangan Radio 1 Perancangan Radio 1, penulis mencontohkan radio 1 dipasang di daerah ITC-Kosambi

15 Setting Radio 1 Device : Rocket M5 5 Ghz Station Name : brg_siang
Frequency Band : 5,8 Ghz Tower High : 30 meter Antenna : Rocket Dish 30 dBi Antenna Max Gain : 30 dBi Rx Noise Level : 5 dB (Low)

16 Perancangan Radio 2 Perancangan Radio 1, penulis mencontohkan radio 1 dipasang di daerah PT. Jasa Marga , Purbaleunyi

17 Hasil Perancangan

18 Installasi

19 Perlengkapan minimum dalam tahap installasi
Perangkat Radio (dalam hal ini Ubiquiti Rocket M5) Antenna Ubiquiti Rocket Dish PoE (Power Over Ethernet) Kabel UTP (RJ-45) Datasheet Perangkat Ubiquiti

20 Ubiquiti Rocket M5 5GHz Rocket-M5 bekerja pada frekuensi 5.8Ghz. Dengan teknologi AirMAX dapat menghasilkan througput hingga 150Mbps. Sedangkan TX powernya mencapai 27dBm (500mW). Dalam Ubiquiti Rocket M5 terdapat 2buah soket RPSMA waterproof yang dapat disambungkan ke antena MIMO seperti Sectoral AirMAX dan Rocket Dish.

21 Antenna Rocket Dish Ubiquiti Rocket Dish bekerja pada frekuensi 5,8 Ghz 30 dBi. Antenna merupakan solid antenna dan sangat cocok dipakai dengan Ubiquiti Rocket M5.

22 PoE (Power Over Ethernet)
Power over Ethernet (PoE) teknologi adalah sistem yang memanfaatkan kabel UTP twisted pair untuk mentransmisikan daya (power) melalui pair yang tidak terpakai.

23 Konfigurasi Radio

24 Konfigurasi Radio 1 Akses alamat dan Log.in

25 Main Wireless Advanced

26 Konfigurasi Radio 2 Lakukan Pengaturan seperti Konfigurasi Radio 1, perbedaannya : Wireless Mode Jika pada radio 1, wireless mode disetting bridge, maka pada radio 2 wireless mode disetting AP wireless, karena berfungsi sebagai penerima dari radio 1 SSID (service set identifier definition) Pada pengturan SSID radio 2 dibedakan dengan radio 1 supaya tidak tertukar dalam melakukan konfogurasi, misalnya diberi nama AP-Jasa Marga.

27 Pemasangan Antenna Rocket Dish

28 Antenna Rocket Dish

29 Pasangakan Feed pada parabolic Disk

30 Pasangkan mounting bracket dan pole bracket

31 Pasangkan tiang penyangga

32 Pengujian dan Analisis

33 Radio 1

34 Lokasi Radio 1 Lokasi dari radio 1 adalah ITC-Kosambi Jalan Baranang Siang-Bandung yang terletak pada koordinat: 6 55’5.704” S 107 37’11.790” E Dengan ketinggian tower 35 m

35 Main Radio 1

36 Network Radio 1

37 Site Survey Frekuensi Radio 1

38 Radio 2

39 Lokasi Radio 2 Lokasi dari radio 2 adalah PT. Jasa Marga, Purbaluenyi Bandung yang terletak pada koordinat: 6 54’53.080” S 107 36’35.320” E Dengan ketinggian tower 25 m

40 Main Radio 2

41 Network Radio 2

42 Site Survey Frekuensi Radio 2

43 Monitoring

44 Monitoring dengan What’s up Gold
WhatsUp Gold adalah software manajemen jaringan yang mempunyai fitur pencarian perangkat serta pemetaan jaringan secara otomatis, pemonitoran SNMP dan WMI secara real-time, dan fungsi pensignalan, notifikasi, dan pelaporan yang serbaguna.

45

46 Kesimpulan

47 Perancangan radio link point to point menghasilkan TX/RX Rate sebesar 270 Mbps/216 Mbps , Transmit CCQ sebesar 88,8 % pada radio 1 dan 89,1 % pada radio 2, dengan nosie floor sebesar -92 dBm. Parameter – parameter yang harus dipertimbangkan dalam pembangunan jaringan point to point adalah faktor LoS, Environment, Device, dan kebutuhan.

48 Abdul Wahid [ ]


Download ppt "Dosen Pembimbing : Sutrisno, BSEE, MT."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google